Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Merajut Identitas Bangsa Bagi PMI Melalui Pelatihan Etika, Estetika, Dan Olahraga Tradisional Maspiyah Maspiyah; Nur Ahmad; Novia Restu Windayani; Bayu Ristiawan; Lutfi Saksono; Karwanto Karwanto; Awang Dharmawan; Lutfhi Abdil Khuddus
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.808

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis sebagai duta bangsa di luar negeri. Namun, dalam praktiknya PMI masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan pemahaman etika dan estetika berpenampilan, serta minimnya aktivitas fisik yang berorientasi pada pembentukan karakter. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan diri PMI melalui pelatihan etika, estetika, dan olahraga tradisional Indonesia di Dili, Timor Leste. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga pertemuan, yaitu dua pertemuan daring dan satu pertemuan luring yang melibatkan 20 peserta PMI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap etika berperilaku 80%, estetika berpenampilan 75%, serta kesadaran akan pentingnya olahraga tradisional 85% sebagai sarana menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap identitas budaya Indonesia. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat karakter PMI sebagai representasi bangsa Indonesia di luar negeri.
Edukasi Cerdas Pemilihan Kosmetika Perawatan Kulit dan Pelatihan Pembuatan Kosmetika Tradisional Berbahan Alam di Malaysia Nia Kusstianti; Maspiyah; Sri Dwiyanti; Octaverina K. Pritasari; Biyan Yesi Wilujeng; Dewi Lutfiati; Novia Restu Windayani; Mutimmatul Faida; Dindy Sinta Megasari; Hanny Ferry Fernanda; Nur Ilahi Anjani; Nieke Andina Wijaya; Sri Usodoningtyas
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3068

Abstract

Tingginya konsumsi kosmetika di Malaysia tidak selalu diiringi literasi keamanan dan kehalalan produk yang memadai, sehingga dapat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan kesalahan persepsi konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pemilihan kosmetika aman dan halal serta keterampilan pembuatan kosmetika tradisional berbahan alam pada anggota Pertubuhan Kebajikan Ummah Indonesia Malaysia. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan melalui tahapan analisis kebutuhan, edukasi cerdas pemilihan kosmetika, praktik pembuatan sabun berbahan umbi dan rumput teki, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Kajang, Selangor, dengan melibatkan perempuan Muslimah anggota komunitas. Evaluasi menggunakan tes tulis dan angket respon peserta. Hasil menunjukkan nilai rata-rata tes 96,3 (kategori sangat baik) serta 80–100% peserta memberikan respon positif terhadap materi, metode, dan manfaat pelatihan. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi konsumen, kesadaran regulatif, serta motivasi kewirausahaan berbasis kosmetika alami.
The Influence of Zinc Supplementation on Improving Learning Concentration and Hemoglobin Levels in Anemic Adolescent Girls at Junior High School Sukma Sahadewa; Fara Disa Durry; Nur Khamidah; Novia Restu Windayani
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.16399

Abstract

Mild to moderate anemia impairs cognitive performance and academic engagement among adolescent girls, yet school-based nutrition programs in Indonesia focus largely on iron and vitamin A. This study evaluated whether a focused 30-day regimen of 20 mg/day zinc could improve both hemoglobin concentration and attention, as measured by the Stroop Color–Word Test, in 30 junior high school girls with baseline hemoglobin < 12 g/dL. Following daily supplementation, mean hemoglobin rose from 10.6 ± 0.5 g/dL to 12.4 ± 0.4 g/dL (Δ = 1.8 g/dL, p < 0.001, Cohen’s d = 3.86), fully eliminating moderate anemia in this cohort. Stroop scores increased from 61.2 ± 5.3 to 75.8 ± 4.6 points (Δ = 14.6, p < 0.001, Cohen’s d = 2.88), with no students remaining in the lowest concentration category post-intervention. These parallel gains reflect zinc’s dual role in enhancing erythropoiesis improving cerebral oxygen delivery and modulating neurotransmission via NMDA/GABA balance and BDNF upregulation. Effect sizes exceed those typically reported for iron-only or broader micronutrient interventions. Findings support integrating a one-month zinc supplement into Indonesian school-health protocols to rapidly correct anemia and bolster cognitive readiness for learning.
PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR DAN ASSESMEN LITERASI SECARA INKLUSIF BAGI GURU SD LABSCHOOL UNTUK DIAGNOSTIK AWAL SISWA Zaenal Abidin; Diah Anggraeny; Onny Fransinata Anggara; Novia Restu Windayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6904

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam menyusun bahan ajar dan asesmen diagnostik sebagai dasar perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hasil analisis kebutuhan di SD Labschool Universitas Negeri Surabaya menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun bahan ajar dan instrumen asesmen literasi yang kontekstual, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah inklusif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar dan asesmen literasi secara inklusif untuk mendukung pelaksanaan diagnostik awal siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan selama 32 jam pelajaran, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup konsep literasi, asesmen diagnostik, pembelajaran inklusif, penyusunan bahan ajar, dan pengembangan instrumen asesmen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun bahan ajar yang lebih kontekstual, adaptif, dan inklusif serta mengembangkan instrumen asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan awal literasi peserta didik. Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, contoh bahan ajar berbasis literasi, instrumen asesmen diagnostik, dokumentasi kegiatan, serta artikel ilmiah. Program ini juga memperkuat kemitraan antara Universitas Negeri Surabaya dan SD Labschool UNESA dalam mendukung implementasi pembelajaran inklusif berbasis asesmen diagnostik, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan dasar yang lebih berpusat pada kebutuhan peserta didik.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PEWARNAAN RAMBUT TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI MINI SALON SURABAYA Nadia Agnissia Putri; Biyan Yesi Wilujeng; Octaverina Kecvara Pritasari; Novia Restu Windayani
Jurnal Tata Rias Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Tata Rias Volume 15 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v15n2.80378

Abstract

This study aims to determine the compliance of hair coloring services at Mini Salon Surabaya with the Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI), analyze the effect of hair coloring service quality on customer satisfaction, and determine the level of customer satisfaction with the service. This study used a quantitative approach with simple linear regression. The population was consumers who had their hair colored at Mini Salon Surabaya. Data collection techniques included observation and a Likert-scale questionnaire. The results indicate that the Standard Operating Procedure (SOP) for hair coloring at Mini Salon Surabaya complies with the 2021 SKKNI, covering the preparation phase, the coloring process, and the end of the service. Based on the results of simple linear regression analysis and hypothesis testing (t-test), hair coloring service quality has a positive and significant effect on customer satisfaction. This indicates that the better the service quality, the higher the level of customer satisfaction. The coefficient of determination (R²) indicates that service quality contributes to customer satisfaction, while the remaining influence is due to other factors outside the study.
PENGARUH PROPORSI SERBUK JAHE DAN KOLAGEN TERHADAP SIFAT FISIK DAN DAYA TERIMA MINUMAN HERBAL UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN KULIT winda tri lestari Lestari; Maspiyah Maspiyah; Novia Restu Windayani; Octaverina Kecvara Pritasari
Jurnal Tata Rias Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Tata Rias Volume 15 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v15n2.81208

Abstract

Skin health and beauty are important aspects closely related to appearance and self-confidence. This investigation is designed to evaluate the impact of the proportion of ginger powder and collagen on sensory attributes and acceptability of a functional herbal beverage for skin health and beauty. The study employed an experimental method with three formulations, namely 60:40, 70:30, and 80:20 ratios of ginger powder to collagen. Organoleptic testing was conducted by 30 panelists using a Likert scale with parameters including aroma, taste, color, and overall preference. The gathered metrics were evaluated via descriptive statistics, OneWay ANOVA, along with Duncan’s multiple range test. The findings indicated that the proportion of ginger powder and collagen exerted a profound influence across all measured variables (Sig. < 0.05). The most superior combination was identified at the 80:20 ratio, which secured the peak ratings regarding scent, flavor, appearance, and general acceptability. Consequently, this specific blend is deemed highly ideal, favorably received by the assessors, and possesses the prospective capacity to be manufactured into a functional herbal beverage that promotes skin health and beauty.