p-Index From 2021 - 2026
4.922
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penggunaan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa di UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto Sherfina Indah Aprilia; Dwi Ratnasari; M. Slamet Yahya
Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2022): EVALUASI- Edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/evaluasi.v6i1.856

Abstract

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara tidak langsung menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan saat ini. Hal tersebut menyebabkan kurang maksimalnya proses pembelajaran yang dilaksanakan secara tidak langsung (tatap muka) yang dapat menyulitkan peserta didik dalam memahami isi materi pelajaran. Oleh sebab itu, dibutuhkan solusi yang tepat mengenai media pembelajaran yang sesuai untuk digunakan dosen (pendidik) dalam menyampaikan materi kepada mahasiswa. Salah satu media yang dapat dijadikan solusi atau digunakan selama proses pembelajaran daring tersebut yaitu adanya video pembelajaran yang menggabungkan tipe belajar secara audio dan visual. Seperti yang telah diterapkan dalam mata kuliah Praktikum PAI di UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ditemukan bahwa secara garis besar video pembelajaran yang digunakan sebagai bagian dari tugas bagi para mahasiswa memberikan respon yang positif dalam hal memotivasi dan meningkatkan pemahaman materi secara lebih mudah. Hal tersebut dikarenakan video pembelajaran yang digunakan dapat menarik perhatian serta bisa dipelajari secara berulang. Dengan begitu dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Character Education as A Form of Strengthening School Cultural in SDIT Imam Syafi’i Kebumen M Slamet Yahya
Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Postgraduate Program, State Institute on Islamic Studies Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.76 KB) | DOI: 10.24090/ijtimaiyya.v5i1.3653

Abstract

This article is intended to describe the implementation of character education in order to strengthen the school culture at SDIT Imam Syafi'i Kebumen. Field data is collected through interviews, observations and then analyzed in qualitative. The findings are (a) character education at SDIT Imam Syafi'i in the conversation of the meaning of tarbiyah, ta'dib and ta'lim consisting of responsibility, discipline and religious characters; (b) the most prominent character in SDIT Imam Syafi'I is simplicity with a simple method that is exemplary; and (c) forms of educational activities as a strengthening of school culture, namely routine, spontaneous and conditioning activities.
Tradisi Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Mushalla Raudlatut Thalibin Kembaran Kebumen Slamet Yahya
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 18 No 1 (2020): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.584 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v18i1.3505

Abstract

This article aims Abstract to examine the tradition of manaqib of Sheikh Abdul Qodir Al-Jailani at the Mushalla Raudlatut Thalibin, Kembaran, Kebumen. The tradition of reading the manaqib also its existence is historical with the culture and psychology of the people from time to time and then its existence certainly affects the change in community behavior in some or all aspects of the life of the culprit. The tradition of manaqib in Mushala Raudlatut Thalibin is held every night on the 11th of qomariyah month, this election is in accordance with the date of the death of Sheikh Abdul Qodir al-Jailani ie on the 11th of rabi'ul tsani 561 H / 166 AD, with readings according to the guidance of the murshid. He wisdom to preserve the culture of our ancestors as long as it does not conflict with the texts of the Qur'an and the Hadith, expects a blessing from Sheikh Abdul Qodir al-Jailani to be classified as those who love waliyullah, contain moral educational values, and provide assemblies for the meet- ing of the congregation and the community. Tulisan Abstrak: ini bertujuan untuk mengkaji tentang tradisi manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani di Mushalla Raudlatut Thalibin, Kembaran, Kebumen. Tradisi pembacaan manaqib juga keberadaannya menyejarah dengan budaya dan psikologi masyarakat dari waktu ke waktu yang kemu- dian keberadaannya tentunya berpengaruh pada perubahan tingkah laku masyarakat di sebagian atau di semua aspek kehidupan masyarakat pe- lakunya. Tradisi manaqib di Mushala Raudlatut Thalibin dilaksanakan setiap malam tanggal 11 bulan qomariyah, pemilihan ini sesuai dengan tanggal wafatnya Syekh Abdul Qodir al-Jailani yaitu pada tanggal 11 Rabi’ul Tsani 561 H/ 166 M, dengan bacaan-bacaan sesuai dengan panduan dari para mursyid. Hikmahnya untuk melestarikan budaya dari para leluhur kita selama tidak bertentangan dengan nash al-Qur’an dan Hadits, mengharapkan limpahan berkah dari Syekh Abdul Qodir al-Jailani, supaya tergolong orang-orang yang cinta kepada waliyullah, mengandung nilai-nilai pendidikan akhlak, menyediakan majlis untuk bertemunya para jama’ah dan masyarakat.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSTELASI ERA GLOBAL: STUDI KASUS DI MTS YAPIKA TANJUNGSARI PETANAHAN KEBUMEN M Slamet Yahya
Jurnal Penelitian Agama Vol 20 No 1 (2019)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.706 KB) | DOI: 10.24090/jpa.v20i1.2019.pp75-94

Abstract

The results of this study are first, the development of vision and mission adapted to the development of science and technology while continuing to prioritize Islamic values; second, curriculum development becomes a multi triple curriculum (Ministry of Religion curriculum, Ministry of National Education curriculum, and Islamic boarding school curriculum); third, the development of learning activities which include; night-time activities, tahfidz activities, tahsin activities, language development, religious moral formation, development of local and global insightful education; fourth, the development of community service in the form of village collaboration participation, care of janazah, distribution of zakat fitrah, distribution of zakat mal, and distribution of qurban animals; fifth, the development of madrasa governance internally between students, teachers, principals, and education personnel, externally between schools and foundations and school committees; sixth, developing networking with parents of students, alumni, government agencies, universities, and other agencies, seventh; MTS YAPIKA is an integrated madrasa, the madrasa students besides getting formal education, they also get pesantren education or are said to be MTS YAPIKA students and al-Istiqomah Islamic boarding school students. Keywords: Madrasa, Islamic Boarding Schools, and Globalization.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SDIT IMAM SYAFI’I PETANAHAN KEBUMEN M Slamet Yahya
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 24 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.191 KB) | DOI: 10.24090/insania.v24i2.3065

Abstract

SDIT Imam Syafi’i merupakan sekolah yang berhasil menanamkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Sekolah ini memiliki lingkungan yang cukup nyaman untuk kegiatan pembelajaran. Ruang kelas yang tidak dilengkapi dengan AC tapi cukup sejuk karena dipenuhi dengan ventilasi udara. Toilet juga cukup memadai, ada 20 toilet peserta didik, dan 6 toilet guru. Di setiap depan ruang kelas terdapat dua bak sampah (organik dan anorganik) sehingga peserta didik dapat membuang sampah sesuai dengan kebutuhannya Teori pendidikan karakter peduli lingkungan dapat dilaksanakan dalam empat pilar, yakni kegiatan belajar mengajar di kelas, kegiatan budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan harian di rumah dan di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru, dan peserta didik. Pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah trianggulasi data. Hasil penelitian Pendidikan karakter peduli lingkungan di SDIT Imam Syafi’i Kebumen dilakukan dalam berbagai kegiatan yaitu; jadwal piket kelas, mengelola sampah dengan baik dan benar, hemat energi, hemat transportasi, outdor study, Jumat ngasih, membuat slogan-slogan yang berkaitan dengan cinta lingkungan dan ditempel di pagar, dinding, tertancap ditaman. Perencanaan dilaksanakan melalui rapat kerja pada liburan akhir tahun ajaran. Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran yang dilakukan sudah terencana melalui pengembangan silabus dan pemilihan metode yang tepat untuk pembelajarannnya. Integrasi pendidikan karakter peduli lingkungan pada pembelajaran IPA pada Kopetensi Dasar 3.1 Memahami pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan, dilakukan dengan pelaksanaan pembelajaran dengan metode kontekstual, yaitu peserta didik mengamati dan mengalami langsung akibat dari kegiatan manusia, baik kegiatan yang merusak dan kegiatan yang baik. Kemudian adanya refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di rumah guru melakukan pendampingan terhadap peserta didik agar karakter peduli lingkungan tetap bersemi didalam dada peserta didik dengan memberi kegiatan rumah berupa penugasan untuk menanam pohon di sekitar rumah masing-masing peserta didik.
MEMBANGUN IKLIM INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM YANG BERORIENTASI ETOS KERJA Mustajab Mustajab; M. Slamet Yahya
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.311

Abstract

Persoalan yang sering muncul dalam masalah dalam produktivitas lembaga pendidikan yakni salah satunya disebabkan oleh iklim dan budaya institusi yang kurang menunjang. Produktivitas institusi pendidikan, hakikatnya untuk memperoleh berbagai keuntungan baik yang bersifat material maupun non material. Institusi pendidikan merupakan institusi non profit, namun untuk mencapai tujuan pendidikan diperlukan adanya produktivitas seluruh komponen atau personil dalam lingkungannya. Penerapan iklim dan budaya institusi dapat mempengaruhi perilaku institusi secara positif, maka pengaruh iklim institusi terhadap perilaku institusi mengarah pada sifat positif dan dapat bersifat negatif, misalnya hubungan atasan dan bawahan, kebijakan lembaga, ruangan yang nyaman dan bersih, etos kerja, serta motivasi kinerja. Hal tersebut menimbulkan kepuasan kinerja baik personal maupun institusi. Kemudian dari iklim/ budaya institusi pendidikan, apabila nilai dan budaya yang ada sudah diinternalisasi dalam pribadi masing-masing untuk membangun etos kerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator sebagai tolok ukur etos kerja antara lain: yakni motivasi, produktivitas, disiplin dan efesiensi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN EKO-PROFETIK DI PONDOK PESANTREN Muhamad Slamet Yahya; Ofi Afiatun Hindun Ulfah; Siswadi Siswadi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v6i1.2516

Abstract

Today, the existence of a negative stigma about Islamic boarding schools that are dirty and dirty, is increasingly dimmed along with the development of Islamic boarding schools that have an important awareness of the environment and the application of a healthy lifestyle. Islamic boarding schools are supposed to be one of the solutions so that human relations with nature can be well established, as well as the function of pesantren which plays a role in creating religious human beings based on the values of rahmatan lil alamin as agents of change, namely prophetic. Thus it is interesting to carry out an in-depth study to find out how the implementation of eco-prophetic education is for the healthy lifestyle of students. The research locus took place at the Darussalam Islamic Boarding School, Purwokerto. Based on the method, this study takes a qualitative paradigm using an ethnographic approach. As a result, the implementation of eco-prophetic education for the healthy lifestyle of students is considered quite good, with the findings of several pillars and forms of activity as follows: a) Eco-Transcendence (man and God), the forms of which include dhikr, habituation to healthy living, night prayers, and plant trees; b) Eco-Humanization (advice on goodness), its forms include protecting the environment, reminding each other, and competing in goodness; c) Eco-Liberation (preventing damage and evil), in the form of controlling scattered items, managing waste banks, and community cooperation.
THE SIGNIFICANCE OF ISLAMIC EDUCATION INTEGRATION IN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS IN PURWOKERTO Asdlori Asdlori; Muhamad Slamet Yahya
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v4i1.2014

Abstract

This study aims to investigate the integration of Islamic education and Sustainable Development Goals (SDGs) in Purwokerto. The background highlights the significance of Islamic education in promoting values aligned with the SDGs, while also addressing the challenges of conservative interpretations and the need for inclusive approaches. The research aims to analyze the role of the Faculty of Education and Teacher Training in implementing SDGs through its curriculum, research activities, and community engagement. The findings reveal that the integration of Islamic education and SDGs in Purwokerto can foster a comprehensive approach to sustainable development, promoting environmental stewardship, social justice, and economic equity. The discussion emphasizes the importance of inclusive interpretations, curriculum development, and partnerships with various stakeholders. In conclusion, the study emphasizes the potential of Islamic education as a transformative force in achieving the SDGs in Purwokerto, while calling for ongoing efforts to address challenges and maximize the positive impact of integration.
Religious Moderation with the Concept of Ummatan Wasathan: Tafsir Al-Qur'an surah al-Baqarah verse 143 through Ma'na Cum Maghza Muhamad Slamet Yahya; Huzdaeni Rahmawati; Zulfatun Ni’mah
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v16i2.158

Abstract

In order for Indonesia to develop as a plural and diverse nation, religious tolerance is very important. The idea of ​​Ummatan wasathan in the Qur'an is comparable to the word moderation. This idea instills the importance of being a rational, open and fair person. Religious moderation is so important because national pluralism does not always bring positive things. There are many problems caused by differences in ethnicity, race, and even religion. This paper aims to analyze the concept of Ummatan Washatan in Surah Al-Baqarah verse 143 through ma'na cum magazha. This research is descriptive and qualitative in nature, using the interpretation approach of ma'na cum magazha in understanding the meaning in the content of the verse. The research findings reveal that ummatan wasathan, which means that people are given the freedom to make decisions by making full use of their intelligence. Research also reveals that differences are God's will and serve as a test, and that giving advice or preaching must be done in a fair, open, and non-violent way.
Implementasi Metode Information Search dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Sekolah Menengah Pertama Muhamad Slamet Yahya; Heni Rahmawati
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.606

Abstract

Pemilihan metode yang tepat merupakan kunci dari keberhasilan pembelajaran. Kesalahan dalam pemilihan metode yang dilakukan akan berdampak pada gagalnya tujuan pembelajaran. Namun demikian, kesalahan pemilihan metode pembelajaran masih umum terjadi mengindikasikan jika masih banyak guru yang tidak mengerti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode information search dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits dengan mengambil tempat di SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto. Berdasarkan jenisnya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research) dengan mengambil pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasilnya, implementasi metode information search dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits di SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto berjalan dengan baik dan diterapkan secara maksimal. Penggunakan tiga tahapan dasar yakni; perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi, implementasi metode information search menampilkan hasil yang positif dan diterima baik oleh siswa. Kendala-kendala yang ada dalam pelaksanaan dapat ditangan dengan tepat dan terarah.