Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Angin Terhadap Dimensi Rip-Rap Bendungan: Studi Kasus : Bendungan Sengguruh Hafifah, Dwi Tiya Ayu; Asmaranto, Runi; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.06

Abstract

Rip-rap Bendungan Sengguruh berfungsi sebagai peredam energi yang dapat mereduksi hempasan ombak agar tidak terjadi penggerusan tanah pada lereng hulu bendungan. Studi ini bertujuan menganalisa potensi terjadinya gelombang air yang diakibatkan oleh angin yang dapat merusak material pada Rip-rap Bendungan Sengguruh dilihat berdasarkan tinggi gelombang yang dihasilkan serta perubahan dimensi Rip-rap yang dihitung dari metode perhitungan angin desain (VMPH). Data yang dibutuhkan yaitu kecepatan angin bulanan (U), dataarah angin yang digunakan untuk menentukan nilai panjang fetch (F), data berat jenis batuan dan kemiringan rip-rap bendungan untuk menghitung berat masing-masing fragmen batuan (W). Dari perhitungan tinggi gelombang menggunakan metode perhitungan angin desain (VMPH) tidak dihasilkan gelombang airakibat pengaruh angin pada Bendungan Sengguruh, diakibatkan nilai fetch (F) pada Bendungan Sengguruh <1 km yaitu sebesar (0,850 km). Pada penelitian kaliini tidak dijumpai pengaruh angin yang signifikan yang dapat merusak rip-rap Bendungan Sengguruh. Berdasarkan perhitungan dan dilihat dari kondisi riprap Bendungan Sengguruh saat ini masih dapat dikatakan aman dari pengaruh angin dan gelombang.
Analisa Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Usia Guna Waduk Ngancar Juldah, Hailal; Asmaranto, Runi; Sholichin, Moh
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.01

Abstract

Rusaknya suatu daerah tangkapan air (DTA) akibat penggunaan lahan yang kurang tepat akan mempengaruhi besarnya erosi di lahan dan besar sedimen yang masuk ke waduk sehingga akan mempengaruhi usia guna waduk itu sendiri. Penelitian ini dilakukan di Waduk Ngancar yang terletak di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perubahan tata guna lahan pada DTA Ngancar serta pengaruhnya terhadap usia guna waduk Ngancar. Dalam studi ini perhitungan erosi menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE).Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data curah hujan tahunan tahun 2001-2020, peta jenis tanah, peta kemiringan lereng, peta tata guna lahan pada tahun 2011, 2016 dan 2020  dari hasil analisa perubahan tata guna lahan didapatkan Pada DTA Ngancar setiap tahunnya luasan permukiman dan luasan ladangnya bertambah . Dari analisa USLE dan perhitungan laju sedimen didapatkan pada tahun 2011 besar erosi lahan sebesar 97.028,49 ton/tahun dan laju sedimentasi sebesar 22.529,18 m3/tahun. Pada tahun 2016 besar erosi lahan sebesar 100.432,21 ton/tahun dan laju sedimentasi sebesar 100.432,21 ton/tahun. Pada tahun 2020 besar erosi lahan sebesar 103.628,90 ton/tahun dan laju sedimentasi sebesar 23.235,07 ton/tahun. Sehingga didapatkan sisa usia guna waduk ngancar pada tahun 2020 tersisa 3,7 tahun. Damage to a catchment area (DTA) due to improper land use will affect the amount of erosion in the land and the amount of sediment that enters the reservoir so it will affect the useful age of the reservoir itself. This research was conducted at the Ngancar Reservoir located in Wonogiri Regency, Central Java. The purpose of this research was to determine the effect of land use changes on the Ngancar DTA and its effect on the useful life of the Ngancar reservoir. In this study, the calculation of erosion used the USLE (Universal Soil Loss Equation) method. The data needed in this study are annual rainfall data for 2001-2020, soil type maps, slope maps, and land use maps in 2011, 2016, and 2020 from the results of the analysis of land use changes obtained at the Ngancar DTA every year the area of settlements and the area of the fields increase. From the USLE analysis and sediment rate calculations, it was found that in 2011 the amount of land erosion was 97,028.49 tons/year and the sedimentation rate was 22,529.18 m3/year. In 2016, land erosion was 100,432.21 tons/year and sedimentation rate was 100,432.21 tons/year. In 2020, the top land erosion was 103,628.90 tons/year and the sedimentation rate was 23,235.07 tons/year. After calculating erosion and sedimentation, the remaining age of the Ngancar reservoir in 2020 will be 3,7 years left.
Evaluasi Saluran Drainase Untuk Menanggulangi Genangandi KelurahanLowokwaru,KecamatanLowokwaru, Kota Malang Sari, Rika Rahma; Asmaranto, Runi; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.044

Abstract

Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, merupakan kelurahan dengan masalah genangan yang sering terjadi tiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena saluran drainase kecil, sedimentasi drainase, dan kurangnya inlet. Studi ini dilakukan untuk mengetahui genangan yang terjadi dan alternatif penanganannya. Aplikasi SWMM 5.1 digunakan untuk menggambarkan simulasi genangan dan mengetahui besarnya genangan pada daerah studi. Hasil pada simulasi SWMM 5.1 menunjukkan kemampuan saluran drainasedi lokasi studiyang dianalisis dengankala ulang 5 tahun menyebabkanbeberapa saluran mengalami luapan, yaitu di Jalan Nusa Indah, Jalan Tirtonadi, Jalan Sarangan, Jalan Anggrek Vanda, Jalan Mawar, Jalan Bungur, Jalan Cempaka Kuning, dan Jalan Mawar IV.Oleh karena itu, diperlukan alternatif penanganan genangan banjir, yaitu pembersihan saluran di Jalan Nusa Indah, penambahan inletdi Jalan Tirtonadi dan Jalan Sarangan, pengerukan sedimen di Jalan Cempaka Kuning dan Jalan Mawar IV, dan pelebaran saluran di Jalan Nusa Indah, Jalan Anggrek Vanda, Jalan Mawar, Jalan Bungur, Jalan Tirtonadi, dan Jalan Sarangan.
Studi Penanganan Genangan di Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar Rasyid, Feby Fetryanti; Asmaranto, Runi; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.054

Abstract

Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar salah satu kabupaten yang beradadi Provinsi Jawa Timur dansering mengalami genangan maupun banjir akibat perubahan tata guna lahan, dan penyempitan saluran drainase. Contoh penanganan genangan yang digunakan yaitu dengan penerapan sumur resapan yang bertujuan untuk mengurangi air limpasan permukaan di lokasi studi, selain itu juga dilakukan pelebaran dan memperdalam saluran yang memiliki dimensi kecil. Untuk menganalisanya, pemodelan genangan ini menggunakan data dari curah hujan selama 22 tahun dengan kala ulang 5 tahun serta10 tahun menggunakan aplikasi Storm Water Management Model(SWMM). Hasil kalibrasi menunjukkan nilai RootMean Square Error(RMSE) sebagaitemuankapasitas0,0028. Berdasarkan temuan simulasi, 9 dari 13 saluran drainase eksisting meluap ketika kemampuan sistem pembuangan air yang ada dengan interval pengujian 5 tahun dan 10 tahun telah terpenuhi.Denganpenerapan sumur resapanpada 7 daerah tangkapan air dengan jumlah 51 sumur.Nilai efektivitas penerapan sumur resapan pada EPA SWMM dengandurasiulang 5 tahun memperoleh sebesar 76%-96,23%, jugadurasiulang 10 tahun75,75%-96,21%.
Perbandingan Hasil Stabilisasi Menggunakan Volcanic Ash dan Kapur Pada Tanah Ekspansif di Kawasan Citraland Surabaya Ramadhanti, Banyu Bening; Hendrawan, Andre Primantyo; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.011

Abstract

Lempung ekspansif adalah jenis tanah problematik karena mudah mengembang dan menyusut akibat perubahan kadar air tanah. Struktur perkerasan jalan, gedung dan jembatan yang dibangun di atas tanah jenis ini akan mengalami kerusakan atau keruntuhan. Untuk meningkatkan daya dukung dan kekuatannya, proses perbaikan tanah berupa stabilisasi telah sering digunakan. Pada studi ini, material abu vulkanik (volcanic ash) dari Gunung Kelud dan bubuk kapur komersial digunakan sebagai stabilizer untuk meningkatkan karakteristik kekuatan lempung ekspansif yang diambil dari wilayah barat kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur Indonesia. Di laboratorium, benda uji eksperimental diambil dengan cara menyampurkan 15% bahan volcanic ash dan kapur dengan tanah ekspansif untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap kuat tekan bebasnya (unconfined compression strength, UCS). Nilai kadar air optimum (OMC) dan kepadatan kering maksimum (MDD) didapat dari pemadatan Standard Proctor. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa volcanic ash dan kapur mampu menurunkan harga indeks plastisitas lempung ekspansif. Peningkatan tertinggi nilai UCS diamati pada benda uji yang distabilisasi dengan 15% volcanic ash. Pada proses pemadatan, penambahan volcanic ash dan kapur dapat meningkatkan kepadatan kering maksimum tetapi menurunkan kadar air optimum dari benda uji lempung ekspansif.
Penerapan Metode DRASTIC untuk Penilaian Tingkat Kerentanan Air Tanah di Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Handini, Maya; Siswoyo, Hari; Asmaranto, Runi
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 38 No. 1 (2024): PENA MARET 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v38i1.4159

Abstract

The water source used for daily needs by community in Perak District, Jombang Regency is groundwater. The groundwater in this location has the potential for contamination by domestic waste, so preventive measures are needed to assess the level of groundwater vulnerability. The aim of this research is to assess the level of groundwater vulnerability to pollution and map its distribution. This research was conducted at 25 dug well points in Perak District from July to November 2023. water level (D), rainfall (R), aquifer media (A), soil texture (S), slope (T), unsaturated zone (I), and conductivity. hydraulics (C). Based on the research results, it was found that the DRASTIC index value during the research period ranged from 127 – 167 with medium and high vulnerability. The distribution of groundwater vulnerability levels in the research location is dominated by medium vulnerability with an area between 60 – 72.41%.
Performance Evaluation of the GPM Satellite Rainfall in the Wampu Basin, North Sumatera, Indonesia Hakim, Anita Maulidiyah Rahma; Harisuseno, Donny; Sisinggih, Dian; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2025.016.02.7

Abstract

Rainfall data is crucial in water resources management, particularly associated with its quantity, quality, and spatial and temporal availability in a basin. This study aims to assess the feasibility of Global Precipitation Measurement (GPM) satellite rainfall data to represent rainfall in the Wampu basin. The observed and the GPM rainfall data were collected for 2001 – 2022. Rainfall data from observations and satellites are classified into seven rainfall depth classes with an interval of 10 mm for each class. The GPM was calibrated by determining each class’s correction factor (CF). Calibration is carried out by adjusting the CF value until the difference between the probability of occurrence of satellite and observation data for 2001 – 2017 shows a minimum value. The accuracy of the yielded CF was then validated by evaluating the estimated rainfall from the GPM with the observed rainfall for 2018 – 2022. The results show that the CF of GPM varies from 0.9 – 1.012 for rainfall intervals 0 – 10 mm, 10 – 20 mm, 20 – 40 mm, 40 – 50 mm, 50 – 100 mm, 100 – 110 mm, and >110 mm, respectively. Then, the validation results show an “Excellent” level of accuracy between the corrected GPM and the observed data.   
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adhitya Zein Muammar Adhiwirawan, Patria Aditiya, Achmad Rizkiawan Agus Budiarto Aini Amalia, Ayu Khurotul Andini, Rika Septian Andre Primantyo Hendrawan Anggara Wiyono Wit Saputra Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Ardiyansah, Ilham Ari Wahjudi Aristantha, Fatan Assajjad, Nurrohman Adi Ayu, Mirsa Azzahra, Arrum Berlian Gari Amrina Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Bias Angga Permana Denny Widhiyanuriyawan Denny Widhiyanuriyawan Dermawan , Very Dhoni Maranata Diah Fitri Maulida Dian Sisinggih Donny Harisuseno Dwi Priyantoro Efendy, Fatkhulloh Utsman Emma Yuliani Eric Virgiawan Aryadi Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fathurrahman, Alfa Anshori Fayiz, Naufal Muhammad Firmanda, Andry Riski Fitria Nur Khoirina, Fitria Nur Ghaisani, Amalia Hafifah, Dwi Tiya Ayu Hakim, Anita Maulidiyah Rahma Handini, Maya hari siswoyo Haris Djafar, Haris Hendrawan, Andre Heri Suprijanto Hezron, Yoel Dongan Hidayat, Muhammad Nurjati Hidayat, Mustafa Mukti Ibnu Romadona, Teuku Ihza Ibnu Widodo Ilmiawan, Ahlun Nazar Islami, Fikry Asri Jadfan Sidqi Fidari Juldah, Hailal Leo Arbi Wibowo Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini M. Amar Sajali M. Bisri M. Ruslin Anwar Maftuch Maftuch Majid, Haidar Naufal Mangku Purnomo Mangku Purnomo mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Melvin Al Ishar Mike Yuanita Milleanisa, Khofifah Endar Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muhammad Adhitya Aldi Muhammad Rifai Muhtasar, Iqbal Maulana Murdhianti, Ari Murdhianti, Ari Nadjadji Anwar Nisa, Awwalin Rakhmatun Nugroho, Ibnu Sam Nurhaliza, Salma Pane, Yasmin Pebriani Sitorus Pitojo Juwono Pitojo Tri Juwono Pramana, Fabian Raditya pratama putra, i wayan ari yoga Prima Hadi Wicaksono qoidulhaq, fayyadh Rahmah Dara Lufira Rahman, Kurdianto Idi Ramadhan, Yudhistira Akbar Zulfikar Ramadhanti, Banyu Bening Rasyid, Feby Fetryanti Redi Bintarto, Redi Ria Asih Aryani Soemitro Rio Trianto, Rio Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizki Ramadhani Pratama Rizqy, Nabilah Rosdiyono, Anangga Rubianto, Prasetyo Rudianto Raharjo Saifuddin Zuhri, Muhammad Iqbal Sanwa, Niken Wibasari Sari, Rika Rahma Setiawan, Ribut Setiawan, Yahya Eko Maryanto Sholichin, Moh Siregar, Muhammad Rafi Sri Sudaryanti, Sri Subhan Ramdlani Sugiarto Sugiarto S Sugiarto Sugiarto Sumanto, Hari Suryono, Antonius Suwanto Marsudi Syafira, Annisa Zuyyinani'ma Teguh Dwi Widodo Torimtubun, Angelina Tuhepaly, Firman Syarif Ussy Andawayant, Ussy Ussy Andawayanti Utami, Rizki Tri Very Dermawan Wahyu Nafier A. Wahyu Sejati Wardana, Fathurrozi Ibnu Widodo, Yudo Wahyu Wirda Wirda Yana Cunanda ‪L. Tri Wijaya Nata Kusuma