p-Index From 2021 - 2026
5.916
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Reaktor Jurnal Ilmu Lingkungan PREMISE LAW JURNAL Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan JIKSI (Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi) AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah Majalah Kedokteran Sriwijaya Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Almuslim Jurnal Proteksi Tanaman Tropika SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Agrotek Lestari Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Maspul Journal of Community Empowerment Agroekotek View Jurnal Ilmu Manajemen Profitability PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JP2D (Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar) UNTAN Proceeding Biology Education Conference Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris (JUPENSI) Journal of Nursing Invention CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Journal of Islamic Management Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Inovasi Ramah Lingkungan Dharma Ekonomi Jurnal Riset Akuntansi Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Akuntan Publik Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement EDUJAVARE: International Journal of Educational Research jurnal proteksi tanaman tropika Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bilangan: Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Kabupaten Lombok Barat Endah Sulistiyani; Mariana Mariana; I Made Eka Santosa; Rahmani Rahmani
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.281

Abstract

Imunisasi merupakan bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita dengan mencegah penyakit seperti Hepatitis B, Tuberkulosis, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio dan Campak. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan kelompok eksperimen ,pairedt-test dilakukan secara manual. Populasi adalah seluruh Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan berjumlah bayi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden. Tehnik analisa data digunakan uji statistik Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Hasil Capaian Imunisasi pada Bayi yang dilakukan dengan Metode Sweeping, semua bayi yang menjadi sasaran Imunisasi telah mendapatkan imunisasi. Disimpulkan bahwa dengan uji statistik Chi Square terdapat Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Saran perlu adanya peningkatan capaian sasaran yang tidak mendapat imunisasi maka saran untuk UPT BLUD Puskesmas Kuripan perlu mempertahankan meningkatkan pelayanan termasuk sweeping imunisasi terhadap sasaran yang tidak datang ke posyandu untuk ditambah hari sweepingnya
PENGARUH PENGAWASAN MELEKAT DAN PENGAWASAN FUNGSIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN PASER MARIANA MARIANA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i3.2768

Abstract

Mariana, 2017, Pengaruh Pengawasan Melekat Dan Pengawasan Fungsional Terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Paser  .Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh pengawasan melekat terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Paser dan  Apakah ada pengaruh pengawasan fungsional  berpengaruh terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Paser? Tujuan penelitian ini mengetahui  pengaruh pengawasan melekat  terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Paser dan mengetahui  pengaruh pengawasan fungsional  terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Paser. Dasar teori yang digunakan pengawasan hubungannya dengan  efektivitas pengelolaan keuanan dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda dengan 34 sampelHasil penelitian menunjukkan :Variabel bebas Pengawasan melekat  mempunyai nilai t hitung lebih besar dari t tabel,  ini berarti secara parsial variabel bebas Pengawasan melekat berpengaruh signifikan terhadap Evektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah.Variabel bebas Pengawasan fungsional  mempunyai nilai t hitung lebih besar dari t tabel,  ini berarti secara parsial variabel bebas Pengawasan fungsional berpengaruh signifikan terhadap Evektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah.
Pengaruh Media Tanam dan Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe (Zingiber officinale R) siti hafsah; Mariana Mariana; Rita Hayati
Jurnal Agrotek Lestari Vol 9, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v9i2.8078

Abstract

The purpose of this research is to find out how the growth and yield of ginger are affected by the growing media and varieties, and how they interact with each other. This research was conducted at the Gayo Lues Laboratory and PSDKU at the University of Syiah Kuala Gayo Lues. The design used in this study was a 4 x 2 Factorial Randomized Block Design with 3 replications, so there were 8 treatment combinations and 24 experimental units with a total of 72 plants. Plant height, number of tillers per clump, main stem diameter, fresh chestnut weight, tuber weight, tuber diameter, and dry chestnut weight were the parameters observed. The results of this study indicated that the media and variety treatment had a very significant effect on plant height at 120 HSPT. Stem diameter and fresh chestnut weight were significantly affected by the varietal treatment, as well as plant height and tuber weight, but not by other parameters. In ginger growth and yield, there was no significant interaction between growing media and varieties. The treatment of citronella waste and coffee peel waste planting media with red ginger varieties produced the best plant growth.
Pengaruh Umur Tanaman Kacang Nagara Terhadap Intensitas Penyakit Karat Risky Yanti; Mariana Mariana; M Indar Pramudi
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1251

Abstract

Kacang Nagara (Vigna unguiculata sp. cylindrica) merupakan sumber daya genetik lokal yang dapat tumbuh dengan baik di Kalimantan Selatan, khususnya di daerah Nagara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penyakit karat pada kacang-kacangan sangat merugikan bagi pertumbuhan dan produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh umur tanaman kacang nagara saat diinokulasi patogen terserang penyakit karat. Penelitian ini menggenakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf yaitu 7 hari, 14 hari, 21 hari, 35 hari dan 42 hari. Ada 3 jumlah varietas dengan 4 ulangan sehingga didapatkan 72 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan serangan penyakit karat pada tanaman kacang nagara dipengaruhi oleh umur tanaman. Kacang nagara yang berumur 42 hari lebih mudah terserang penyakit karat dibanding bila serangan datang pada saat tanaman berumur 7 hari dan 14 hari. Hal ini juga terjadi pada kacang tunggak sedangkan kedelai varietas Dena-1 tetap tidak terserang sampai dengan pengamatan terakhir.
Efektivitas Waktu Aplikasi PGPR Untuk Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Persemaian Padi Beras Merah Keramat Eka Maulida Riskiya; Ismed Setya Budi; Mariana Mariana
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1252

Abstract

Padi beras merah (Oryza nivara) mulai intensif ditanam karena kebutuhan yang semakin meningkat. Layu Fusarium merupakan salah satu penyakit utama pada beberapa tanaman pangan. Gejala tanaman layu sudah sering ditemukan di pembibitan dan dilahan. Alternatif pengendalian yang aman dan ramah lingkungan menggunakan agensia hayati. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) mengandung agen pengendali hayati dan masih sedikit info tentang aplikasinya pada beras merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas waktu aplikasi PGPR yang paling efektif dalam mengendalikan penyakit layu Fusarium pada persemaian padi beras merah keramat. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri dari 8 perlakuan waktu aplikasi dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi PGPR dengan perendaman benih selama 24 jam sebelum tanam efektif dalam mengendalikan penyakit layu Fusarium. Aplikasi PGPR pada benih tidak menurunkan daya kecambah (tetap 100%), dan tidak mempengaruhi tinggi tanaman.
Konsentrasi Larutan Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) Untuk Menekan Kejadian Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp) Pada Cabai Rawit Varietas Hiyung Di Desa Hiyung Norsalehah Norsalehah; Mariana Mariana; Ismed Setya Budi
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1253

Abstract

Jamur Colletotrichum sp yaitu patogen yang menyebabkan penyakit antraknosa. Penyakit antraknosa pada tanaman cabai rawit hiyung merupakan kendala utama bagi petani. Penanaman cabai terus dilakukan sepanjang musim, dan pestisida kimia dipakai secara terus menerus menimbulkan dampak negatif bagi konsumen, lingkungan dan patogennya. Solusinya yaitu pengendalian yang ramah lingkungan, salah satunya menggunakan kelakai (Stenochlaena palustris).Tanaman kelakai mudah di dapat sehingga punya prosfek bila terbukti efektif mampu menghambat terjadinya penyakit, untuk dikembangkan sebagai biopestisida yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi larutan daun kelakai terhadap kejadian penyakit antraknosa. Penelitian ini dilaksanakan Di Desa Hiyung, Kec Tapin Tengah Kab Tapin dari bulan Mei – Oktober 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga ada 16 satuan percobaan. Perlakuannya adalah kontrol = (air), perlakuan K50 gr/l, K100 gr/l dan K150 gr/l larutan daun kelakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan daun kelakai berpengaruh terhadap kejadian penyakit antraknosa. Konsentrasi K50 gr/l, K100 gr/l dan K150 gr/l mempunyai kemampuan yang sama dalam menekan kejadian penyakit antraknosa namun dengan kontrol berbeda.
Uji Daya Antagonis Beberapa Khamir Sebagai Agen Pengendali Penyakit Antraknosa (Colletotricum sp.) Pada Buah Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Nur Mutmainnah; Mariana Mariana; Helda Orbani Rosa
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1257

Abstract

Tomat merupakan sayuran buah yang banyak diminati dan mempunyai nilai ekonomi. Salah satu penyebab terjadinya penurunan produksi tomat akibat antraknosa (Colletotrichum sp.) khamir merupakan mikroba antagonis yang digunakan untuk mengendalikan penyakit pascapanen pada buah tomat akibat serangan antraknosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh khamir dalam menekan pertumbuhan Colletotrichum sp. baik secara invitro maupun invivo dengan khamir yang di dapat dari beberapa buah yaitu tomat, cabai, terong ungu, terong pipit dan kentang Hasil penelitian menunjukkan penggunaan khamir tidak berpengaruh terhadap keterjadian penyakit antraknosa pada buah tomat. Namun khamir berpengaruh terhadap pertumbuhan colletotrichum sp. secara invitro.
Uji Lapang Campuran Filtrat Kunyit, Jahe dan Lengkuas untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa Pada Cabai Rawit Varietas Hiyung Santi Suminar; Mariana Mariana; Salamiah Salamiah
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 3 (2022): Edisi 5(3): Oktober 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i3.1494

Abstract

ABSTRACT The hiyung variety of cayenne pepper around the swamp area which is now being developed in Hiyung Village. The main problem of chili plants is anthracnose disease caused by the fungus Colletotrichum sp. Anthracnose disease causes the fruit to rot and eventually cause losses so that production will decrease. There are still a lot of use of chemical pesticides to control anthracnose disease, which in excess can have a negative impact on consumers, ecosystems and the environment. To reduce this impact, it is necessary to control cheap, environmentally friendly and safe, namely by using botanical pesticides. This study aims to determine the effect of the concentration of the mixture of turmeric, ginger and galangal filtrate on the incidence of anthracnose. The study used a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 5 replications so that there were 20 experimental units. Chili is grown in Hiyung village, a chili swamp area in South Kalimantan. Anthracnose pathogen inoculation occurs naturally because the area is endemic for anthracnose disease. Application of the test filtrate mixture was carried out when the plants began to flower. The treatment was the concentration of the mixture of turmeric galangal filtrate in water, namely 150 ml/l, 100 ml/l and 50 ml/l. The study showed that the results of the administration of a mixture of turmeric, ginger and galangal filtrate could reduce the anthracnose disease of cayenne pepper hiyung in Hiyung Village. Application of a mixture of turmeric ginger galangal filtrate did not affect the number of fruits, fruit weight and plant height of cayenne pepper hiyung.
Potensi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Untuk Mengendalikan Tobacco Mosaic virus (TMV) Pada Tanaman Cabai Yuneary Yunearty; Noor Aidawati; Mariana Mariana
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 6 No 2 (2023): Edisi 6(2): Juni 2023
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v6i2.1845

Abstract

The mosaic disease that causes TMV is a major pest of chili cultivation. Mosaic disease is significant because the losses it causes are quite significant. Environmentally friendly control of TMV can use PGPR. This study aims to study the potential of PGPR derived from reed roots, bamboo roots, kalakai roots and elephant grass roots in controlling TMV in chili plants. This study used a 1-factor Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments, K1(–), K2(+), A + TMV, B + TMV, C + TMV and D + TMV. PGPR is made using reed roots, bamboo roots, kalakai roots and elephant grass roots. The results of the study confirmed that PGPR derived from reed roots, bamboo roots, melakai roots and elephant grass roots had the potential to control TMV in large chili plants and stimulate the growth of chili plants, namely increasing the height of chili plants infected with TMV, increasing fruit and production. PGPR derived from bamboo roots has better performance than reed roots, elephant grass roots, and kalakai roots.
Fenomena Bullying dan Dampaknya Terhadap Psikologis Remaja Pada SMP Negeri 14 Banjarbaru Marhaeni Fajar Kurniawati; Mariana Mariana; Elis Pebtianti; Ahmad Riduan; M. Rizhan Ridha
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v2i2.957

Abstract

Bullying is a form of intimidation by individuals or groups. This has become an issue that is attracting people’s attention nowadays because this behavior causes uncomfortable and even hurts both physically and psychologically. Many cases of bullying often happened to teenage children. And it is not uncommon for several cases to occur within the school environment. Bullying cases are widespread due to a lack of ability to control behavior and an inability to manage emotions and adapt to the environment. Some people may lack understanding of the emotional and psychological impact of bullying behavior on victims. Lack of empathy and knowledge about how their actions affect others can trigger bullying behavior. Early intervention in the form of counseling and better communication from parents and teachers to children in conditions of bullying is he best way to reduce the possibility long-term consequences.