Claim Missing Document
Check
Articles

Model Sistem Pentarifan dan Optimasi Jaringan berdasarkan Karakteristik Jaringan pada Komunikasi VoIP dan Multimedia-IP (NGN) Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 5 No. 1 (2009)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v5i1.32

Abstract

Pada saat ini, telekomunikasi telah berkembangdengan cepat baik dari segi evolusi teknologi, segi penggunamaupun segi content. Pertumbuhan ini juga tentunya akansemakin menaikkan tingkat efisiensi operasional perangkattelekomunikasi sehingga tariff penggunaan komunikasidiprediksi semakin turun. Namun di sisi lain, perkembangandari penentuan tarif telekomunikasi ini mengakibatkanpersaingan yang kurang sehat. Untuk mengejar penurunan tarif,beberapa operator harus melakukan trade-off dengan sedikitmenurunkan Qos (Quality of Service). Di sis lain terdapat faktorpendorong teknologi yaitu perkembangan teknologi komunikasiyang telah mencapai konvergensi teknologi hingga generasi ke-4(4G) dimana semua komunikasi berbasis Internet Protocol (IP).Komunikasi voice yang akan terus dikembangkan adalah Voiceover Internet Protocol (VoIP) maupun Multimedia-IP.Penentuan tarif untuk komunikasi berbasis IP tentunya sedikitberbeda dibandingkan dengan komunikasi berbasis circuitswitching seperti pada PSTN terutama jika terdapat interkoneksidengan jaringan lain. Penelitian ini mengembangkan modelperhitungan sistem pentarifan untuk komunikasi berbasis IPdimana salah satu karakteristik yang diperhatikan adalahkarakteristik dari trafik jaringan. Pembahasan dilanjtukan padametode optimasi jaringan untuk memperoleh tarif yangminimum dan OoS yang terjamin. Hasil penelitian ini dapatmenjadi rekomendasi bagi operator telekomunikasi maupunbadan regulasi telekomunikasi dalam menentukan tarifkomunikasi berbasis protokol IP dan pengembangan jaringantelekomunikasinya.
METODE PENJAMINAN KUALITAS PADA TEKNOLOGI CLOUD COMPUTING Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.47

Abstract

Saat ini cloud computing dikenal sebagai teknologi baru yang mengembangkan teknologi grid dengan menerapkan teknik virtualisasi sebagai sumber untuk melakukan komputasi. Teknologi ini mempunyai filosofi bahwa sumber komputasi, penyimpanan dan lain-lain tidak perlu lagi dilakukan di masing-masing client. Akan tetapi semuanya dapat dikerjakan di suatu server yang berada di jaringan internet (cloud). Untuk mendukung teknologi ini diperlukan sebuah jaringan akses internet yang berkecepatan tinggi untuk mendukung transmisi data dengan cepat. Teknologi ini mempunyai kendalaperformansi sehubungan dengan performansi jaringan akses yang digunakan serta performansi di sisi server sendiri. Metode penjaminan kualitas diperlukan untuk memberikan jaminan bahwa setiap pengguna dapat menggunakan aplikasi atau layanan cloud computing sesuai dengan kesepakatan layanan atau service level agreement. Paper ini berfokus pada review beberapa penelitian yang telah membangun metode penjaminan kualitas pada teknologi cloud computing atau sejenis. Dari beberapa review paper tersebut maka paper ini juga mengusulkan arsitektur metode penjaminan kualitas pada teknologi cloud computing. Nowadays, Cloud computing known as new technology that develop grid technology with  virtualization as computation resource. It has philosophy that computation resource, storage, etcwould not compute at each client but compute at server on internet cloud. To realize this technology, it needs internet access with broadband bandwidth and high speeds network for faster data transmissions. Implementation of this technology limited on network access bandwidth and also server performance itself. Quality of Service (QoS) guarantee method was needed to realizeservice that responding to the service level agreement (SLA). This paper focused at reviewed  some research finding at developing Quality of Service (QoS) on cloud computing or similar method. At the end, we also propose new approach for Quality of Service guarantee architecture on cloud computing.
Implementasi Machine-to-Machine untuk Sistem Pemantau Kualitas Udara dan Sungai Nugroho, Tunggul Arief; Suakanto, Sinung; Hutahaean, Bernad Robinson; Angela, Dina
Jurnal Telematika Vol. 9 No. 1 (2014)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v9i1.81

Abstract

Isu lingkungan telah menjadi masalah umum yang harus segera ditindaklanjuti. Berbagai pencemaran lingkungan telah terjadi, seperti polusi udara dan sungai. Teknologi dapat memainkan peran untuk mencegah degradasi lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah untuk memantau parameter atau indikator kerusakan lingkungan dan bencana alam. Parameter yang udara dan kualitas air sungai. Mesin-ke-mesin (M2M) adalah teknologi yang dapat dikembangkan untuk mewujudkan sistem pemantauan ini. Penelitian ini mengusulkan penerapan teknologi M2M untuk memantau udara dan sungai. Sensor yang mendeteksi kualitas air (kandungan kimia, pH) dan kualitas udara (monoksida dan timah, kelembaban, suhu) ditempatkan di beberapa lokasi (node) yang rentan atau berpotensi terkena polusi. Pembacaan sensor diproses oleh modul M2M kemudian ditransmisikan ke pusat pengolahan data (server web) melalui jaringan nirkabel CDMA. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe sistem yang memiliki kemampuan untuk memantau udara dan sungai melalui jaringan CDMA. Environment issues have become a common problem which should be followed up immediately. Various environmental pollution has occurred, such as air and river pollution. Technology can play a role to prevent environmental degradation. One of the efforts is to monitor the parameters or indicators of environmental degradation and natural disasters. The parameters are air and river water quality. Machone-to-machine (M2M) is a technology that can be developed to realize this monitoring system. This research proposes the implementation of M2M technology to monitor air and river. Sensors that detect water quality (chemical contents, pH) and air quality (monoxide and lead, humidity, temperature) are placed at several locations (nodes) which is vulnerable or potentially pollution exposed. The sensors readings is processed by an M2M module then transmitted to a data processing center (the web server) through the CDMA wireless network. The result of this research is a system prototype which has capability to monitor air and river through the CDMA network.
Sistem Logging Data Menggunakan FTP Berbasis Jaringan 3G Nugroho, Tunggul; Suakanto, Sinung; A., Simon Filippus
Jurnal Telematika Vol. 10 No. 1 (2015)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v10i1.123

Abstract

Bertambahnya penduduk dan berkembangnya kepemilikan transportasi pribadi di sebuah kota menyebabkan kemacetan semakin bertambah. Salah satu solusi dalam membenahi kemacetan yaitu pembenahan media transportasi umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL). Perangkat teknologi dapat mendukung KRL terhindar dari berbagai masalah seperti kecelakaan akibat kesalahan teknis. Salah satu perangkat yang wajib ada pada KRL adalah sistem logging data untuk merekam segala kondisi pada kereta seperti kecepatan, jarak tempuh, suhu, tegangan, dll. Umumnya, logging data menggunakan data logger (perekam data) yang terintegrasi dengan MMC, harddisk hingga PC untuk merekam dan membaca data. Pembacaan data dilakukan oleh petugas secara lokal dari pusat kontrol. Logging data yang ada saat ini bersifat kurang praktis, efektif dan efesien. Agar sistem logging data lebih efektif, efisien dan jarak jauh, perlu dirancang sistem logging data yang dapat terintegrasi dengan server dan disimpan ke dalam media  penyimpanan yang praktis. Sistem logging data dilakukan oleh perangkat berbasis mikrokontroler yang mampu membaca data analog dan data digital, merekam dan mengirimkan data rekaman ke server menggunakan jaringan 3G dengan koneksi FTP. Sistem logging data ini dapat menyimpan data secara lokal maupun terpusat, sehingga data dapat dilihat atau diakses, diambil dan dianalisis dari jarak jauh melalui web server.The population growth and the growth of private transportation ownership cause more traffic jam in a particular city. One of the solution to handle traffic jam is to fix the public transportation such as Electric Train (KRL). Technological devices can support KRL avoid various problem, such as accident caused by technical errors. A device that needs to be planted in KRL is logging data system to record all conditions of a train i.e speed, mileage, temperature, voltage, etc. In  general, Logging data use data logger (data recorder) integrated with MMC, hard disk, and even PC to record and read the data. The data reading is done by an officer locally from control center. The existing logging data is less practical, efficient and effective. In order to make a more  effective, more efficient and remotely logging data, it is has to be integrated with a server and saved in a simple storage media. Logging data system is done by a microcontroller based devices with abilities to read analog and digital data, record and send data to server using 3G network with FTP connection. Those logging data systems can save data locally or centrally, so the data can be read, accessed, taken and analysed remotely through a web server.
Sistem Interactive Voice Response (IVR) pada Call Center Divisi Marketing Institut Teknologi Harapan Bangsa Echo, Ruth; Sitepu, Herry; Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 10 No. 2 (2015)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v10i2.128

Abstract

Duta ITHB merupakan mahasiswa yang secara sukarela membantu staf Divisi Marketing. Para duta mengalami kesulitan ketika menerima telepon dari calon mahasiswa yang menanyakan tentang informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di ITHB. Duta harus selalu update mengenai product knowledge ITHB. Namun, hal tersebut terkendala oleh pelatihan yang kurang intensif karena terbatasnya waktu. Product knowledge para duta pun menjadi kurang lengkap sehingga terkadang pelayanan kepada penelepon kurang maksimal dan efisien. Pelayanan yang kurang maksimal dan pemberian informasi yang kurang lengkap menyebabkan calon pendaftar mengurungkan niat untuk mendaftar di ITHB. Berdasarkan masalah tersebut, sistem IVR (Interactive Voice Response) pada call center Divisi Marketing ITHB akan dikembangkan pada Tugas Akhir ini. Dengan IVR, call center dapat mengarahkan penelepon dalam pencarian informasi yang dibutuhkan melalui petunjuk suara. Sistem IVR ini dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak Asterisk sebagai softswitch. Dengan adanya sistem IVR pada call center ini, duta dan staf Divisi Marketing dapat melayani calon pendaftar melalui telepon dengan lebih maksimal. Staf Divisi Marketing juga bisa lebih fokus mengerjakan tugasnya tanpa perlu kelelahan menjawab pertanyaan yang berulang, baik dari penelepon maupun duta.ITHB ambassadors are students who volunteer to help the Marketing Division staffs. Those ambassadors have trouble when receiving a call from prospective students who inquire about New Student Admission (PMB) information in ITHB. The ambassadors must always update on ITHB product knowledge. However, it is constrained by the lack of intensive training due to limited time. Product knowledge of the ambassadors become less complete so that sometimes the service given to callers is less maximum and efficient. The less maximum service and incomplete information provided cause prospective applicants get discouraged to enroll in ITHB. Based on these problems, the Interactive Voice Response (IVR) system in the call center of ITHB Marketing Division will be developed in this thesis. Call centers can direct callers to search the required information via voice prompts with IVR. The IVR system is developed using Asterisk as a softswitch. The ambassadors and Marketing Division staffs can serve prospective applicants more maximum through this IVR system in the call center. Moreover, Marketing Division staffs can be more focus in doing their work without feeling exhausted due to the repeated questions from callers and ambassadors.
Model Inferensi Konteks Internet of Things pada Sistem Pertanian Cerdas Engel, Ventje Jeremias Lewi; Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 11 No. 2 (2016)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v11i2.140

Abstract

Sebagian pertanian di dunia sudah mulai memanfaatkan teknologi informasi dan jaringan sensor untuk membantu pengelolaan lahan pertanian. Sistem ini biasa disebut sistem pertanian cerdas. Implementasi sistem pertanian cerdas yang sedikit melibatkan para pemangku kepentingan bidang pertanian membuat implementasi sensor kurang bisa mendukung dalam pembuatan keputusan. Teknik inferensi konteks dapat membantu mengatasi celah permasalahan tersebut. Penelitian ini menyajikan pemodelan inferensi konteks untuk sistem pertanian cerdas yang memperhatikan: (1) jumlah data yang akan diproses, dan (2) pengiriman data dari lahan ke gateway yang tidak selalu aktif. Model inferensi konteks yang diperlukan adalah yang mudah dibuat, mudah dikonfigurasi, dan cepat diproses serta mendukung lintas lingkungan operasi. Penelitian ini menghasilkan model inferensi konteks dan strategi implementasinya untuk penelitian lanjutan.Most farms have started to use information technology and sensor networks to manage farming field. This system is called smart farming. Smart farming implementation which less involving stakeholders in agriculture field makes the technology not really able to support decision making. Context inference techniques can help with that gap problems. This research presents context inference modeling which considers: (1) the amount of data transfer, and (2) periodic data transmisions. The model designed has to be easy to configure, fast to process, and interoperability. This research had resulted context inference model and its implementation strategy.
Penerapan NFC Untuk Pembayaran Uang Elektronik pada Self-Payment Machine Engel, Ventje Jeremias Lewi; Albert, Vincentius; Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.162

Abstract

Consumers nowadays use electronic money for buying and selling at the market. They need easier and faster payment system especially to facilitate the needs in payment on delivery. Therefore, a self-payment machine were designed and implemented with NFC to bring out faster and easier transaction. The system was tested for its functionality, time, and distance between tag and NFC reader.  Self-payment machine can communicate with payment gateway, execute transaction, and evaluate tag used for paying. Time average for a transaction is 27.3345 seconds with 4-5 seconds needed for reading and evaluating the tag. Optimal distance between tag and reader is 0-4 cm.Penggunaan uang elektronik sudah menjadi kebutuhan bagi para pelaku transaksi. Konsumen memerlukan sistem pembayaran yang cepat dan mudah terutama untuk memfasilitasi kebutuhan ketika payment on delivery.. Oleh sebab itu, dirancang sebuah self- payment machine yang berbasis NFC untuk dapat mempermudah dan mempercepat transaksi. Sistem yang dibangun diuji secara fungsionalitas, waktu, dan jarak pembacaan tag NFC.  Sistem self-payment machine yang dibangun mampu berkomunikasi dengan payment gateway, melakukan transaksi, dan mengevaluasi tag untuk pembayaran. Rata-rata waktu yang diperlukan untuk transaksi adalah 27,3345 dengan pembacaan dan evaluasi tag memerlukan 4-5 detik. Jarak optimal antara tag dengan pembaca NFC adalah 0-4 cm.
Perancangan dan Implementasi Payment Gateway dengan metode Concurrency untuk Transaksi Nontunai Gamaliel, Yoyok Yusman; Suakanto, Sinung; Andreas, Andreas
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.174

Abstract

Abstract— Nowadays, the use of technology in the non-cash transaction system has started to shift the system of cash transaction. In line with this situation, the issue of concurrency, the system’s ability to handle the large amount of transactions at the same time, is emerging. This matter may result in lost updates, uncommitted dependencies, and inconsistent analysis. Therefore, it is required to build a payment gateway system that is able to handle this issue. In addition, the system must apply the standard format for non-cash transactions. This paper will design a payment gateway system using concurrency mechanism by applying Akka framework and ISO 8583 as a message format for non-cash transaction. The implementation of the payment gateway system will enable the system to handle concurrency and to use standard format transaction. The payment gateway system is tested with 2 parameters, namely functionality and concurrency.Keywords— Concurrency, Non-cash transactions, payment gateway, framework Akka, ISO8583 Abstrak— Sistem transaksi non-tunai yang berbasis teknologi kini telah mulai menggantikan system transaksi tunai. Berkaitan dengan hal tersebut muncul isu tentang concurrency, yaitu kemampuan system dalam menangani jumlah transaksi yang banyak dalam waktu bersamaan. Adanya isu tersebut dapat mengakibatkan lost update, uncommitted dependency, dan inconsistent analysis. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem payment gateway yang mampu menangani isu tersebut. Selain itu, sistem tersebut harus menerapkan standar format untuk transaksi nontunai. Makalah ini akan merancang sebuah sistem payment gateway yang menggunakan mekanisme concurrency dengan menggunakan framework Akka dan ISO 8583 sebagai format pesan untuk transaksi nontunai. Implementasi dari sistem payment gateway tersebut akan membuat sistem tersebut mampu menangani concurrency dan menggunakan standard format data transaksi. Sistem payment gateway ini diuji dengan 2 parameter, yaitu fungsionalitas dan concurrency. Kata kunci— concurrency, transaksi nontunai, payment gateway, framework Akka, ISO8583.
Pengembangan Sistem Digital Signage Berbasis Location Based Advertising untuk Angkutan Umum Suakanto, Sinung; Angela, Dina; Sitepu, Herry Imanta; Sulingallo, Irwansa Ryan
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 1 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i1.184

Abstract

Pengguna transportasi umum seringkali membutuhkan informasi yang berkaitan dengan tempat-tempat yang dilewati sepanjang rutenya. Informasi tersebut biasanya dapat diketahui dengan memperhatikan papan iklan, spanduk, atau papan nama yang terpampang di area tersebut, bahkan tidak jarang pula harus dicari terlebih dahulu melalui Internet. Pencarian informasi dengan cara seperti itu akan cukup memakan waktu. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan rancangan sistem yang dapat menyampaikan informasi terkait lokasi tertentu dengan cepat dan tepat pada kendaraan yang sedang bergerak. Teknologi digital signage dapat diusulkan untuk menjadi alternatif solusinya. Teknologi ini dapat dikembangkan untuk memberikan informasi terkait lokasi tertentu dimana teknologi tersebut dapat diterapkan pada kendaraan yang sedang bergerak. Informasi tersebut ditampilkan pada suatu layar monitor yang dipasang di kendaraan, seperti LCD atau TV LED, sehingga mudah untuk dilihat. Sistem ini dirancang dengan dukungan teknologi embedded device yang berfungsi untuk menyimpan serta mendistribusikan informasi pada sistem digital signage. Sistem ini dapat disebut sebagai location based advertising yang diharapkan dapat membaca koordinat lokasi yang dilewati oleh kendaraan umum. Dengan adanya sistem digital signage ini, informasi suatu lokasi bagi pengguna transportasi umum dapat dilakukan secara otomatis, cepat, dan tepat.
Penerapan RFID untuk Pencatatan Inventory Barang di dalam Gudang Sebastian, Kelvin; Suakanto, Sinung; Hutagalung, Maclaurin
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.194

Abstract

It is very important to record the number of goods in the warehouse. However, manual data collection often causes error between actual number of goods and number of goods in the database. In order to solve this problem, we use an RFID reader to record inventory of goods in the warehouse. By using this reader, not only we reduce the time for data recording, but also we reduce the number of miscalculations of inventory. In this paper, we propose an RFID solution for warehouse management.Pendataan sebuah barang yang masuk dan keluar di dalam gudang merupakan hal yang sangat penting. Namun, pencatatan secara manual seringkali menyebabkan kesalahan berupa ketidaksesuaian data antara jumlah barang sesungguhnya dengan catatan. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan sebuah pembaca RFID untuk mencatat jumlah barang yang ada di gudang. Dengan menggunakan RFID, maka waktu pencatatan dapat dikurangi dan kesalahan penghitungan barang dapat dihilangkan. Kami mengusulkan sebuah solusi RFID untuk Manajemen Gudang pada makalah ini.
Co-Authors A., Simon Filippus Abdulaziz, Rifqi Abdulaziz Adillah, Muhammad Fauzan Nur Adyartama, Arya Putra Agustien, Ferry Ahmad Musnansyah Alaric Rasendriya Aniko Albert, Vincentius Alfi Zahra Hafizhah Amanah, Raisyah Nurul Andreas Andreas Angela, Dina Anis Farihan Mat Raffei Anisa, Gia Annastasia, Syifa Aprilita Firsty Hazdia Arifudin, Nanang Bagastio, Shobrun Jamil Bayuwindra, Anggera Christy, Aldi Cristian Richardo Anin Daniel Hadi Wijaya Dila, Revyolla Ananta Dina Angela Echo, Ruth Edi Triono Nuryatno Ekky Novriza Alam Evan Reswara Fa'rifah, Riska Yanu Fahrizky, Bimo Agung Faishal Mufied Al Anshary Faqih Hamami Fauzi, Rokhman Febriyani, Widia Ferda Ernawan Firdaus, Taufiq Maulana Gamaliel, Yoyok Yusman Hadiningrum, Tiara Rahmania Handoko, Mahardika Maulana Al Mahdi Hardiyanti, Margareta Hazdia, Aprilita Firsty Herry Imanta Sitepu Herry Sitepu Herry Sitepu Hutagalung, Maclaurin Hutahaean, Bernad Robinson Ismail, Mohd Arfian Isnaeni, Rizqullah Maziyah Krisna Dwi Permana Mahardika Maulana Al Mahdi Handoko Margareta Hardiyanti Mat Raffei, Anis Farihan Mifta Ardianti Muhammad Fahmi Hidayat, Muhammad Fahmi Muhammad Ivan Fadilah Muharman Lubis Mulyati, Rika Munansyah, Ahmad Nia Ambarsari Nugroho, Tunggul Nugroho, Tunggul Arief Nur Ichsan Utama Nuraliza, Hilda Nuryanto, Edi Nuryatno, Edi Parameswari, Sang Dara Priyadi, Djoko Rachmadita Andreswari Raffei, Anis Farihan Mat Rafi Adinegoro Raharjo, Adi Rahmat Fauzi Raina, Apriani Nur Ramadhan, Yumna Zahran Randy Ferdiawan Rivero Novelino Roberd Saragih S. Suhardi Safara Cathasa Riverinda Rijadi Satria , Ryan Muhammad Sebastian, Kelvin See, Tan Lian Seno Adi Putra Shaffiei, Zatul Alwani Siregar, Amril Mutoi Suhono H. Supangkat Sulingallo, Irwansa Ryan Syfa Nur Lathifah Thaha, Taufik Kemal Tien Fabrianti Kusumasari Tjong Wan Sen Ulinuha, Zulfa Ventje Jeremias Lewi Engel Widyadhari, Dinda Putri Widyatasya Agustika Nurtrisha Wijaksana, Syifa Nuurunnisa Wijaya, Yohanes Rico Yoyok Gamaliel Zulkarnaen, Rizky Zaki