Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Dan Realisasi Susunan Mikrostrip X-band Untuk Aplikasi Radar Maritim Remon Riyanto; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar yang dikelilingi oleh lautan. Untuk ini diperlukan pengawasan dan pengamanan diwilayah perairan Indonesia. Kemampuan mata manusia sebagai salah satu indera penting yang sangatlah terbatas hanya tidak lebih 100 meter. Peralatan yang dapat berfungsi sebagai “mata” tetapi menggunakan pancaran gelombang radio yang dikenal sebagai Radar. Radar dapat menggantikan fungsi mata manusia untuk memantau objek dengan jarak yang jauh. Radar maritim dapat mendeteksi keberadaan kapal lain, cuaca/awan yang di hadapi di depan sehingga bisa menghindar dari bahaya yang ada di depan kapal. Pemasangan antena ini diletakkan di atas kapal, dibantu dengan rotator agar radar ini dapat berputar secara 360o . Antena yang dirancang pada tugas akhir ini adalah antena array mikrostrip dengan patch rectangular pada frekuensi tengah 9.4 GHz, pada range frekuensi 9.37-9.43 GHz dengan gain ≥ 12 dB dan bandwidth 60 MHz. Pada perancangan antena ini menggunakan substrat Rogers RT5880 dengan ??  2.2 dan ketebalan 1.57 mm. Untuk proses simulasi antena akan dibantu dengan software CST Microwave Studio. Antena yang sudah dirancang pada tugas akhir bekerja pada frekuensi X-Band 9.24-9.60 GHz pada VSWR ≤ 2 dengan gain 15.26 dB dan bandwidth 360 MHz. Antena array mikrostrip ini menghasilkan pola radiasi unidirectional dan polarisasi elips. Kata kunci : Radar, antena mikrostrip, antena array
Perancangan Dan Realisasi Antena Dipol Silang Uhf Dengan Reflektor Planar Horisontal Untuk Penerima Tv Digital Dvb-t2 (desain And Realization Uhf Cross Dipole Antenna With Horizontal Planar Reflector For Dvb-t2 Digital Tv Receiver) Imam Muaffiq; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Televisi adalah salah satu perangkat penerima sumber informasi yang paling sering digunakan oleh masyarakat hingga saat ini. Pemerintah mempunyai target migrasi televise analog ke digital pada 2018 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Kominfo No.32 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Secara Digital dan Penyiaran Multipleksing Melalui Sistem Terestrial[1]. Salah satu perangkat yang dibutuhkan untuk menunjang terselenggaranya komunikasi televisi adalah antena. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi antena dipol silang dengan reflektor planar horizontal untuk penerima tv digital dengan bahan tembaga. Perancangan antena ini menggunakan software CST Studio Suite dan beroperasi pada frekuensi 470-806 MHz dengan gain ≥ 2,15 dBi, bandwidth 336 MHz, VSWR ≤ 2, pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi linier horisontal. Hasil pengukuran yang didapatkan menunjukkan bahwa antena dapat bekerja pada frekuensi 470-806 MHz. Gain maksimum yang didapatkan 5,821 dBi. VSWR pada frekuensi tengah ( fc = 638 MHz ) adalah 1,283 dan bandwidth 466 MHz. Pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi elips horisontal dengan axial ratio sebesar 6,07 dB. Kata Kunci : Televisi Digital, UHF , Dipol Silang, Reflektor Planar
Antena Mikrostrip Celah Persegi Pita Ganda Untuk E-nodeb Lte 1,8 Dan 2,3 Ghz Agung Rachman; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan salah satu sistem seluler versi mutakhir saat ini telah dikembangkan di dunia teknologi. LTE sendiri bekerja pada banyak frekuensi, salah satunya adalah 1,8 GHz. Digunakan antena mikrostrip dengan alasan antena mikrostrip memiliki keuntungan berbentuk kompak dengan dimensi yang kecil, mudah untuk difabrikasikan, mudah dikoneksikan dan mudah diintegrasikan dengan perangkat lainnya. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat 4G LTE pada frekuensi 1,8 GHz untuk 4G LTE sehingga pada penelitian ini dibuat antena mikrostrip patch rectangular dengan dual frekuensi di 1,8 GHz dan 2,3 GHz dengan tujuan untuk teknologi 4G mendatang akan digunakan spektrum frekuensi di 2,3 GHz Pada tugas akhir ini akan dirancang antena mikrostrip dengan patch rectangular dan slot rectangular untuk menghasilkan dual band. Kelemahan dari antena mikrostrip adalah gain dan bandwidth yang tidak maksimal, oleh karena itu pada proposal kali ini digunakan teknik catu daya Electromagnetically coupled (EMC) untuk menghasilkan bandwidth dan gain yang lebih besar. Antena direalisasikan dengan menggunakan dua buah subtrat yaitu Rogers Duroid ( = 2.2 dan ketebalan substrat = 1.57 m) dan FR-4 Eproxy ( = 4.6 dan ketebalan substrat = 1.6 ) dengan dimensi (127.25 mm x 101.7562 mm ). Seteleh dilakukan pengukuran antena bekerja pada dua frekuensi yaitu 1,8 dan 2,3 GHz dengan bandwidth masing-masing 75 Mhz & 60 Mhz, gain 5,04 dB & 2,04 dB, polarisasi elips dan pola radiasi unidireksional
Desain Dan Realisasi Bi-directional Couplers Untuk Mengurangi Isolasi Pada Transceiver 2,425 Ghz Untuk Aplikasi Sistem Nano Satelit Varhantz Reinardy; Heroe Wijanto; Tengku Ahmad Riza
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bi-Directional Coupler merupakan komponen telekomunikasi yang memiliki fungsi untuk mengurangi isolasi antara bagian transmitter dan bagian receiver, agar sinyal receiver tidak dipengaruhi dari sinyal yang berasal dari perangkat transmit sendiri (siklus dalam), Bi-Directional Coupler yang akan direalisasikan diharapkan memiliki coupling isolasi sebesar 20 dB baik untuk transmit dan receiver, maupun sebaliknya (Forward Coupling Isolation dan Reverse Coupling Isolation). Bi-Directional Coupler yang direalisasikan memiliki frekuensi sebesar 2.425 GHZ. Dalam realisasinya sebuah Bi-Directional Coupler harus memiliki beberapa karakteristik yang harus dipenuhi seperti VSWR ≤1.5, impedansi 50Ω, coupling ±-20 dB, isolasi ≤-20dB Untuk itu dalam tugas akhir ini dirancang dan direalisasi Bi-Directional Coupler pada frekuensi 2.425 GHz, Bi-Directional Coupler memiliki karakteristik yang harus dipenuhi khususnya pada port coupling akan menghasilkan nilai ± -20 dB, RL ≤ -20 dB, sedangkan hasil untuk port isolasi ≤ -20 dB agar alat dapat diaplikasikan sesuai dengan tujuan. Pada simulasi didapatkan hasil bandwidth sesuai spesifikasi dengan nilai return loss sebesar -46.83 dB, isolasi sebesar -23.72 dB, coupling sebesar -28.93 dB. Hasil pengukuran dari Bi-Directional Coupler yang direalisasikan memiliki bandwidth sesuai spesifikasi, nilai return loss sebesar -43.12 dB, isolasi sebesar - 23.08 dB, dan nilai coupling sebesar -23.68 dB. Kata Kunci : Isolasi, Bi-directional, Receiver dan Transmitter
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra Wideband (Uwb ) Berbentuk Dual Elips Untuk Radar Tembus Tembok Aldino Priyatna; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di bidang teknologi salah satunya antenna UWB sekarang ini memegang peranan penting sebagai aplikasi yang banyak digunakan untuk sarana komunikasi seperti sistem pendeteksi radar dan radio. UWB memiliki berbagai keunggulan karena alat antenna yang digunakan berukuran kecil, biaya murah, dapat tembus dinding dan aman bagi kesehatan. Tugas akhir dengan judul “Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra-Wideband Berbentk Dual Elips untuk Aplikas RadarTembus Tembok” bertujuan untuk merancag dan meralisasi antenna microstrip berbentuk dual elips untuk aplikasi radar tembus tembok sebagai solusi untuk memenuhi perkembangan tersebut. Proses pengerjaan yang dilakukan adalah, merancang design antenna mikrostrip UWB dengan menentukan bahan dielektrik Roger 8550. Antenna mikrostrip UWB yang dapat diaplikasikan pada radar tembus tembook disimulasikan menggunakan software CST sebagai alat simulasi sebelum melakukan pabrikasi. Simulasi dilakukan untuk melihat pengaruh penggunaan slot dan reflector pada antenna dan dilihat parameter-parameter antenna yang dirancang agar sesuai dengan karakteristik antenna UWB untuk aplikasi radar tembus tembok. Untuk keperluan validasi design antenna maka didesain prototype yang nantinya dapat dipabrikasi. Prototype kemudian diukur, dihitung dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Hasil yang ingin diperoleh diukur mengkonfirmasi bahwa antena yang diusulkan memiliki bandwith 9,1 GHz selama rentang UWB dari 3,1 GHz sampai 10,6 GHz, gain maksimum sekitar 9 dBi, pola radiasi unidirectional, dan polarisasi elips. Oleh karena itu antenna cocok untuk aplikasi radar tembus tembok Kata kunci: mikrostrip, UWB, reflector, radar tembus tembok, bandwith
Simulasi Dan Analisis Pengaruh Sensing Scheduling Terhadap Kinerja Throughput Pada Cognitive Radio Network Rezzy Ferli Yanza; Heroe Wijanto
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekonologi telekomunikasi saat ini terus berkembang, salah satunya ialah di jaringan nirkabel yang telah mengalami pertumbuhan pesat selama dua dekade terakhir. Perkembangan ini telah menyebabkan masalah kelangkaan spektrum, karena banyak dari spektrum utama telah dilisensi untuk aplikasi tertentu. Namun, menurut pengukuran terakhir penggunaan spektrum nirkabel, spektrum berlisensi sebenarnya sangat kurang dimanfaatkan. Untuk mengatasi masalah kurang effisiennya penggunaan spektrum dapat diatasi dengan penggunaan teknologi cognitve radio. Oleh karena itu, dikembangkan teknologi cognitive radio dengan fungsi spectrum sensing untuk mendeteksi spektrum yang tidak terpakai lalu bisa digunakan untuk pengguna lain agar lebih efisien dan efektif. Pada tugas akhir ini, dilakukan simulasi dan analisis teknologi cognitive radio menggunakan metode deteksi energy pada Matlab R2011b. Sinyal Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) digunakan sebagai sinyal primary user (PU) dan kemudian ditransmisikan melalui kanal Rayleigh yang ditambahkan Additive White Gaussian Noise (AWGN). Pada tugas akhir ini dilakukan analisis pengaruh kinerja throughput terhadap sensing scheduling yang dilakukan pada secondary user (SU) dalam mendeteksi spectrum primer. Hasilnya simulasi dan analisis yang dilakukan diperoleh bahwa semakin lama waktu sensing yang dilakukan pada saat sensing scheduling maka throughput yang dihasilkan akan semakin kecil karena waktu untuk transmisi data menjadi lebih sedikit. Hal tersebut dapat terlihat pada sensing scheduling dengan waktu jeda 15 ms yang menghasilkan throughput rata-rata sebesar 6.995572 bit/ms, sedangkan rata-rata throughput yang dihasilkan pada saat sensing scheduling dengan waktu jeda 200 ms adalah sebesar 113.6951 bit/ms. Kata kunci : cognitive radio, sensing spectrum¸ sensing scheduling, Matlab, Throughput
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra Wideband (uwb) Pada Frekuensi 500-3000 Mhz Untuk Radar Penembus Dinding Yudha Tarigan; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di bidang teknologi salah satunya antena UWB sekarang ini pemegang peranan penting sebagai aplikasi yang banyak digunakan untuk sarana komunikasi seperti sistem pendeteksi radar dan radio[1]. UWB dapat diterapkan di lingkungan indoor dengan sangat baik karena keuntungan dari UWB adalah kecepatan transmisi data yang sangat tinggi dengan daya transmit yang sangat rendah. Proses pengerjaan yang dilakukan adalah merancang design antena mikrostrip UWB dengan menentukan patch wire bowtie dan menggunakan bahan substrat Epoxy FR-4 dengan nilai (εr = 4,3 dan h=1,6 mm). Prototype kemudian diukur, dihitung dan dibandingkan dengan hasil simulasi[5]. Dalam penelitian ini, dirancang dan disimulasikan antena mikrostrip UWB dengan patch wire bowtie untuk aplikasi radar penembus dinding yang bekerja pada frekuensi 500- 3000 MHz dengan pola radiasi omnidirectional; gain ≥ 3dBi ; polarisasi linear; return loss ≤ -10 dB; dan VSWR ≤ 2.0. Kata kunci : Mikrostrip, Ultra Wideband, Radar Penembus Dinding.
Perancangan Dan Realisasi Fir Filter Untuk Inter Satellite Links (Isl) Pada Frekuensi 50-90 Mhz Dengan Menggunakan FPGA Lutfi Jamil Setiawan; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

th sebesar 40 Mhz pada frekuensi 50-90 Mhz dan direalisasikan pada FPGA. Filter FIR ini diimplemantisikan untuk digunakan pada ISL (Inter Satellite Links) . Metode filter FIR dipilih dengan alasan komunikasi yang dilakukan pada ISL adalah komunikasi data. Pada komunikasi data yang dibutuhkan adalah respon fasa yang linear, sedangkan filter yang bisa menjamin respon fasanya linear adalah filter FIR. Metode equiripple dipilih karena metode ini adalah metode yang paling handal atau paling optimal karena melakukan pendekatan terhadap besarnya error antara respon frekuensi yang diinginkan dengan respon frekuensi sesungguhnya yang menyebar merata pada passband dan stopband sehingga dapat meminimalkan besarnya error. Perancangan filter FIR ini dilakukan dengan menggunakan program simulasi matlab R2012b. Perealisasian menggunakan FPGA dengan VHDL sebagai bahasa pemrogramanya dengan bantuan Xilinx ISE Design Suite 14.5. Pada perancancangan filter FIR dibutuhkan orde sebesar 272. Dalam pengimplementasian filter FIR digital dalam FPGA GENESYS Xilinx Virtex-5 XC5VLX50T dibutuhkan resource FPGA yaitu : jumlah slice register 13 %, jumlah slice LUT 39 %, jumlah bonded IOB 3%, jumlah BUFG/BUFGCTRLs 9%, jumlah PLL_ADV 16 %, dan Jumlah DSP48 93%. Kata Kunci : Filter FIR, equiripple, FPGA, VHDL
Perancangan Dan Realisasi Osilator 1.2 Ghz Untuk Up Converter Pada Aplikasi Synthetic Aperture Radar Erza Yoga Pamungkas; Heroe Wijanto; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthetic Aperture Radar (SAR) merupakan radar yang memliliki keluaran berupa citra/gambar. Dalam pembuatan SAR di butuhkan osilator sebagai bagian dari Up Converter. Osilator merupakan komponen penting dari transmitter yang berfungsi menghasilkan gelombang yang amplitudonya berubah terhadap waktu. Dalam penerapannya, SAR membutuhkan transmitter dengan frekuensi 1.27 GHz yang akan dipantulkan ke bumi sebagai pendeteksi objek. Pada peneitian ini akan dirancang sebuah osilator dengan frekuensi 1.2 GHz yang digunakan sebagai lokal osilator pada Up Converter L-band Transmitter. Dalam perancangannya akan digunakan software Advance Design System (ADS) sebagai software simulatornya. Osilator ini akan dirancang menggunakan komponen transistor. Metode yang digunakan dalam perancangan osilator ini adalah metode resistansi negatif. Hasil akhir dari penelitian ini adalah osilator dengan frekuensi 964.646  1.413 MHz, dengan daya keluaran -15.86  1.303183 dBm, derau fasa -45.65 dBc/Hz @152 kHz, dengan factor kualitas 3215. Kata kunci: Synthetic Aperture Radar, osilator, ADS, Up converter, L-Band transmitter, daya keluaran, derau fasa, factor kualitas.
Perancangan Dan Realisasi Antena Pita-jamak Fractal Planar Inverted-f Untuk Handset Gps, Gsm, Umts, Lte Dan Wifi Linda Ulifaturrosyidah Purnamasari; Heroe Wijanto; Bambang Setia Nugroho
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat seluler saat ini ditutut untuk memiliki fitur yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Teknologi seluler nirkabel yang saat ini sedang berkembang di Indonesia adalah Wi-Fi (Wireless Fidelity), GPS, 3G/UMTS (Universal Mobile Telecommunications System), 3,5G/HSPA (High- Speed Packet Access), dan 4G/LTE (Long Term Evolution). Masing-masing teknologi tersebut memiliki frekuensi kerja yang berbeda-beda. Wi-Fi bekerja pada frekuensi 2400 MHz – 2.483,5 MHz dan 5.725 MHz – 5.825 MHz, 3G/UMTS dan 3,5G/HSPA bekerja pada frekuensi 1.910 – 2.110 MHz, 2.100 MHz – 2.170 MHz, serta 4G/LTE akan bekerja pada frekuensi 1.805 MHz – 1.880 MHz. Salah satu jenis antena yang dapat digunakan pada perangkat mobile adalah antena planar Inverted-F (PIFA) karena mereka memiliki desain yang ringan, biaya produksi sederhana dan relatif rendah. Dalam penelitian ini ini telah dirancang dan direalisasikan antena Fractal PIFA dikombinasikan dengan dua slot paralel terhadap Groundplane sehingga strip berbentuk antena bekerja di masing-masing frekuensi GPS L2, GSM, UMTS, LTE dan WIFI.Fractal PIFA ini dibentuk dari bahan cooper setebal 0,3 dan substrat yang digunakan adalah udara. . Pada frekuensi 1.227 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 1,37 dan nilai Gain 1,37 dB ,Pada frekuensi 1.842,5 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 1,7 dan nilai Gain 2,734 dB, pada frekuensi 1960 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 1,4 dan nilai Gain 3,5 dB, pada frekuensi 2140 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 1,95 dengan nilai Gain sebesar 3,23 dB, pada frekuensi 2.442,5 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 2,99 nilai Gain 3,89 dB dan pada frekuensi 5.775 MHz nilai VSWR yang dihasilkan adalah 1,53 dengan nilai Gain 4,227 dB Sementara pola radiasi yang dihasilkan masing-masing frekuensi adalah omnidirectional dan polarisasi Linear. Kata Kunci : Planar, PIFA, fractal,Ground plane, VSWR dan Gain
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Munir Adhie Surya Ruswanditya Aditya Putra Aviantoro AFIEF DIAS PAMBUDI Afief Pambudi Agie Vadhillah Putri Agil Setiawan Agung Rachman Agus D. Prasetyo Agus Dwi Prasetyo Agus Dwi Prasteyo Agus Prasetyo Ahmad Faiz Rusydi Aidil Fitriadi Aisyah Chindrakasih Ainur Rofiq Aldino Priyatna Ali Muayyadi Ali, Erfansyah Alief Kusumaningtyas Krishnanti Alif Randhy Pratama Amin, Muhammad Alief Faisal Andi Andriana Andy Sastrawinata Angga Budiawan Adipurnama Angga Harwi Yanto Aninditya Esti Pratiwi Antonius Dharma Setiawan Aprilia Pustpita Sari Aqil Aztris Ardhana, Garin Ardian Nugraha Arfianto Fahmi Arie Setiawan Arif Pratama Arnold Nicolas Aryo Prihawi Septano Asep Yudi H Asri Fevi Sari Sidabutar Bagas Dwi Putera Bambang Setia Nugroho Bambang Sumajudin Basuki Rahmat Bayu Heri Prabowo Binarti Fauziah Fitriani Budi Herdiana Budi Herdiana Budi Prasetya Budi Syihabuddin Budianto Budianto Cahya Budi Muhammad Christian Budi Eko Saputro Claudia Kurniaty Danang Hary Nursidik Daniel Christviyana Manafe Darryl Juneldo Lumban Tobing Desti Madya Saputri Destia Rahmawati Dewi Septia Anzani Dharu Arseno Dhoni Putra Srtiawan Dian Prastiwi Dickie Hervianto Dida Tuhu Putranto Dimas Adhitama Donny Noviandi DWI ANDI NURMANTRIS Edwar EDWAR EDWAR Edy Rahmat Juma Egi Ari Wibowo Eka Rezky Syitha Erza Yoga Pamungkas Evan Benedick Nathaniel Evi Nur Cahyanti Fahmi Darmawan Wijayanto Faizal Ramadhan Fajar Siddiq Fanny Octaviany Farid Farhan Fadhlurrahman Fasny F. A Rafsanzani Fasny F. A Rafsanzani, Fasny F. A Fauzia Kurnia Hadist Fiky Y. Suratman Fitriani, Binarti Fauziah Gavrila Nathania Calosa Baskara Ghazwa Azizul Asdhar Girardi Soejatman H, Asep Yudi Habibullah, Wahid Hafiddudin Hafiddudin Hafidudin . Halomoan Togatorop Hamdan Mubarokah Hanif, Amirul Iqbal Hanifah Husnul Chotimah Harfan Hian Ryanu Harry Pratama Haryanto Sachrawi S Hendra Winata Heri Sulistiyo I Gede Oka Mahendra Ihsan Nuur Razzak Hantriono Ikbar, Naufal Imam Ichwani Imam Muaffiq Intan Nuraeni Agfah Iqbal Tawakal Irfan Ridho Fikri Ishak Garlie Delano Girsang Iswahyudi Hidayat Jamil Setiawan, Lutfi Joko Haryatno Joko Suryana Ken Paramayudha Ken Paramayudha Ken Paramayudha, Ken Koredianto Usman Kris Sujatmoko Krisna Maulana Laila Prakasita Levy Olivia Nur Lia Astari Linda Ulifaturrosyidah Purnamasari Lita Kurnia Fitriyanti Lutfi Jamil Setiawan M. Pasaribu M. Ramdhani M. Shiddiq S.H Mardaputri Rannu Pairunan Marsahala Situmorang Merghita Zahrah Yuliandari Mohamad Azka Rijalfaris Mohammad Andi Pamungkas Muchlisin Muchlisin Muhammad Anshar Arif Muhammad Denny Muhammad Fadhil Maulana Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Riswandi Muhammad Miftakhus Sahid Muhammad Purwa Manggala Muhammad Raudhi Azmi Muhammad Zulfikri Hasan Mukhammad Ajie Saputra Nadya Sabrina Narulita Fubian Nico Baihaqi Nurul Hidayah Nurwijayanti Pamungkas Daud Pandu Andika Darmawan Perdana S, Yussi Perdana, Yussi Pramadhan, Iqbaldi Primadita Banu Anggra Primananda Andhika Putra Priyatama Putra Kurniawan Raeida Widyananda Rahmat Ardiansyah Rahmayati Alindra Raja Patar Silitonga Rama Putra Ilyas Eka Cipta Ramaska Prima Agusta Ramtsal Eka Putra Ratih Tryas Prodoningrum Rekan Karyono Remon Riyanto Renaldy Wibisono Rezzy Ferli Yanza Riga Marga Limba Rissa Rahmania Rizal Ritaudin Rizka Amalia Rizwan Herliady Romario Johanes Impola Tamba Ryan Rivaldo Ryo Wisman Fransiscus Gultom S, Haryanto Sachrawi Santosh Poudel Sari, Aprilia Pustpita Satria Taruna Wirawan Setiawan, Antonius Darma Shiddiq S.H, M. Sitia Gamawati Erta Lestari Stevy Francisca Yolanda Novitasari Sugihartono Sugihartono Suhartono Tjondronegoro Sulma Agida Yusfandini Sumartono Sumartono Suryo Novantara Suryo Sasono Sus Sulianti Natalia Aritonang Suyatno Suyatno Syadza Haifa Ami Dwinanda Syakirotunnikmah, Ukhty Syifa Haunan Nashuha Taryana, Yana Tengku Ahmad Riza Uke Kurniawan Usman Ukhty Syakirotunnikmah Unang Sunarya Varhantz Reinardy Vinsensius Sigit Wahyu Ananda Sabilla Pradina Wahyu Setiaji Wanda Triandi Edwin Widi Anggun Fitriana Yan Bagus Yana Taryana Yassir Aulia Yaya Sulaeman Yuda Nugraha Yudha Eko Bimantoro Yudha Tarigan Yudi Adityawarman YUNITA, TRASMA Yussi Perdana Saputera Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Zilliah Mankusa Zilliah Zillya Fatimah Zulfi Zulfi