Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI DOSIMETRI SUMBER BRAKITERAPI IR-192 MENGGUNAKAN METODE ABSOLUT Putra, Mahmudi Rio; Milvita, Dian; Prasetio, Heru
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 2: April 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.2.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang karakterisasi dosimetri sumber brakiterapi Ir-192 menggunakan metode absolut. Karakterisasi yang dilakukan pada penelitian ini meliputi laju kerma dan kuat kerma dari sumber brakiterapi Ir-192 buatan BATAN. Pengukuran dilakukan menggunakan detector extrapolation chamber pada jarak 10 cm dan  divariasikan pada jarak 20 cm, 30 cm, 40 cm, dan 50 cm sebagai validasi jarak. Sebagai validasi alat ukur dilakukan  pengukuran menggunakan detektor farmer yang telah terkalibrasi dengan Ir-192. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara pengukuran pancaran radiasi Ir-192 selama satu menit dan dikonversikan menjadi laju kerma dan kuat kerma. Berdasarkan  penelitian  ini diperoleh hubungan  laju kerma berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara detektor dengan sumber radiasi, kuat kerma yang di pancarkan sumber Ir-192 buatan BATAN bernilai 7,64 x 10-8 Gy s-1 m2.AbstractIt had been done a research to determine the characterization of dosimetry on Ir-192 brachytherapy source by using absolute method. The characterization which was done in this research involved kerma speed  and kerma work on Ir-192 brachytherapy source made by BATAN. The measurement was done by using detector extrapolation chamber against 10 cm, 20 cm, 30 cm, 40 cm, and 50 cm as distance validity and the measurement used farmer detector as tool measurement validity which had been calibrated with Ir-192. The technigue of data collection was done by measuring radiation of Ir-192 for one minute and converting it to be kerma speed and kerma work. The result of this research is that kerma speed is inversely with distance guadrate between detector and radiation source, the kerma work which is amitted by Ir-192 source made by BATAN is 7,64 x 10-8 Gy s-1 m2.
PENENTUAN BIODISTRIBUSI DAN UPTAKE TIROID DARI TC99M PERTEKNETAT PADA PASIEN HIPERTIROID MENGGUNAKAN TEKNIK IN VIVO Putri, Silvia Eka; Milvita, Dian; Nazir, Fadhil; Varuna, Chavied
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 4: Oktober 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.4.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian untuk menentukan biodistribusi Tc99m perteknetat dan uptake tiroid dari 18 orang pasien hipertiroid di salah satu rumah sakit di Jakarta.  Scan pasien hipertiroid dilakukan dengan teknik in vivo.  Scan kelenjar tiroid dilakukan dengan cara menginjeksikan Tc99m perteknetat sebanyak (118-170) MBq secara intravena di lengan pasien, selanjutnya dilakukan pencitraan kelenjar tiroid selama 5 menit setelah injeksi menggunakan kamera gamma dual head skylight ADAC merek Philips.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keseluruhan pasien rerata biodistribusi pada lobus kanan lebih besar daripada lobus kiri dan biodistribusi pada pasien hipertiroid toksik lebih tinggi dibandingkan non toksik.  Uptake tiroid pasien hipertiroid toksik berada di atas batas normal angka uptake tiroid yaitu (8,54 – 16,67) %. Uptake tiroid pasien hipertiroid non toksik masih berada dalam batas uptake normal yaitu (2,19-6,85) %.  Kata kunci : biodistribusi, scan tiroid, in vivo, Tc99m perteknetat, kamera gammaABSTRACTResearch on biodistribution analysis of Tc99m pertechnetate and uptake for 18 hyperthyroidism patients at a hospital in Jakarta has been conducted. The thyroid scaning was conducted using in vivo technique. The thyroid gland  scaning was done by injected (118-170) MBq of Tc99m pertechnetate intravenally in the patients arm.  Then, thyroid gland imaging is done for 5 minutes by using gamma camera dual head skylight ADAC merk Philips after injection. The results show that on the all patients toxic, biodistribution mean in right lobes are higher than on left lobes and in toxic hyperthyroidism patients, their biodistribution are higher than in non toxic. Thyroid uptake of toxic hyperthyroidism patients are above the normal range value of thyroid uptake (8.54-16.67)%. Thyroid uptake of non toxic hyperthyroidism patients still within the normal range of uptake (2.19-6.85) %.Keywords : biodistribution, thyroid scan, in vivo, Tc99m pertechnetate, gamma camera
PEMETAAN LAJU DOSIS RADIASI MENGGUNAKAN TLD-100 DENGAN SUMBER RADIASI COBALT-60 DI INSTALASI RADIOTERAPI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Arifin, Suryawati; Milvita, Dian; Nuraeni, Nunung; Yuliati, Helfi
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 3: Juli 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.3.%p.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang pemetaan laju dosis radiasi menggunakan Thermoluminisence Dosemeter-100 (TLD-100) dengan sumber radiasi Cobalt-60 telah dilakukan di Instalasi Radioterapi RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis laju dosis radiasi dan memperkirakan efek dosis radiasi. Pengambilan data dilakukan pada 14 titik pengukuran. TLD-100 dipasang di dalam dan luar ruang penyinaran serta di ruang kerja instalasi radioterapi selama 1 bulan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa laju dosis radiasi di instalasi radioterapi berkisar antara 0,21 – 1.839,26 mSv per tahun.Laju dosis radiasi di luar ruang penyinaran berkisar antara 0,21 – 1,20 mSv per tahun. Laju dosis radiasi ini masih berada di bawah batas ambang efek deterministik. Efek radiasi yang diterima pekerja dan masyarakat adalah efek stokastik.Kata kunci : radioterapi, TLD-100, efek stokastik AbstractThe mapping of radiation dose rates using thermoluminescence dosimetre-100 (TLD-100) with Cobalt-60 radiation sources has been done at the Radiotherapy Installation Dr. M. Djamil Hospital Padang. This research purpose is to measure and analyze the radiation dose rate and to estimate the radiation dose effect. The data collected at 14 measuring points. TLD-100 were placed inside and outside the radiation room as well as at the radiotherapy installation workroom during  1 month. The results showed the radiation dose rate ranged from 0.21 to 1839.26 mSv per year. The radiation dose rate outside the radiation room ranged from 0.21 to 1.20 mSv per year. This radiation dose rate remained under the threshold dose of deterministic effects. The radiation effects accepted by workers and the public are stochastic effects. Keywords : radiotherapy, TLD-100,stochastic effects
ANALISIS BIODISTRIBUSI Tc99m PERTEKNETAT PADA KELENJAR TIROID PASIEN STRUMA UNI NODOSA DAN STRUMA MULTI NODOSA Ilham, Fandi Aulia; Milvita, Dian; Nasir, Fadil; Varuna, Chavied
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 4: Oktober 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.4.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan analisis biodistribusi Tc99m perteknetat pada kelenjar tiroid pasien struma uni nodosa dan struma multi nodosa. Data diperoleh dari 20 orang pasien struma nodosa, terdiri dari 10 pasien struma uni nodosa dan 10 pasien struma multi nodosa. Radioisotop disuntikkan ke dalam tubuh pasien melalui pembuluh darah intravena. Scan tiroid dilakukan menggunakan kamera gamma yang berjarak 10 cm dari tubuh pasien dengan tampilan anterior. Pemeriksaan dilakukan selama 5 menit setelah penyuntikan radioisotop. Hasil menunjukkan bahwa rerata biodistribusi Tc99m perteknetat pada pasien struma multi nodosa lebih tinggi dari pada struma uni nodosa. Rerata biodistribusi pada lobus kanan lebih tinggi dari pada lobus kiri.Kata kunci : biodistribusi, struma uni nodosa, struma multi nodosa, Tc99m perteknetat     AbstractAn analysis of bioditribution of Tc99m pertechnetate at thyroid gland struma uni nodosa and struma multi nodosa patients have been conducted. The data obtained from 20 struma nodosa patients, that consists of 10 struma uni nodosa and 10 struma multi nodosa patients. Radioisotope is injected into the patient's body through an intravenous blood vessels. Thyroid scanning is done using a gamma camera within 10 cm of the body of a patient with anterior view. Scanning is done for 5 minutes after injection of radioisotopes. The results showed that the average biodistribution pertechnetate Tc99m in multi nodosa patients higher than in the uni struma nodosa. Average biodistribution of right lobe is higher than left lobe. Kata kunci : biodistribution, struma uni nodosa, struma multi nodosa, Tc99m pertechnetate     
PERBANDINGAN ANTARA GLOMERULUS FILTRATION RATE (GFR) SECARA MANUAL DENGAN HASIL PEMERIKSAAN KAMERA GAMMA MENGGUNAKAN SUMBER RADIASI TC99M DTPA PADA PASIEN RENOGRAFI -, Monaliza; Milvita, Dian; Nazir, Fadhil; Varuna, Chavied
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 4: Oktober 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.4.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan perbandingan antara Glomerulus Filtration Rate (GFR) secara manual dengan hasil pemeriksaan kamera gamma menggunakan sumber radiasi Tc99m DTPA. Pemeriksaan dilakukan pada 23 orang pasien renografi di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta. Persentase uptake dan GFR secara manual didapatkan dari perhitungan menggunakan metode Gates yang telah dimodifikasi, sedangkan persentase uptake dan GFR hasil pemeriksaan didapatkan setelah dilakukan scan ginjal menggunakan kamera gamma dan diolah menggunakan Region of Interest (ROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai GFR dan persentase uptake hasil perhitungan secara manual jauh lebih  besar dibandingkan hasil pemeriksaan komputer kamera gamma, yaitu pada persentase uptake maksimum secara manual mencapai 300,42% sedangkan hasil pemeriksaan kamera gamma sebesar 100%. Pada GFR total secara manual didapatkan rata-rata sebesar 561,43 ml/menit sedangkan hasil pemeriksaan kamera gamma dengan rata-rata sebesar 54,22 ml/menit. Secara umum GFR komputer kamera gamma lebih tepat dibandingkan hasil perhitungan manual. Kata kunci :  Glomerulus Filtration Rate (GFR), persentase uptake, kamera gamma, Tc99m DTPA,RenografiAbstractThe comparison between the manual calculation of Glomerulus Filtration Rate (GFR) and direct examination of gamma camera by using Tc99m DTPA radiation source has been carried out. It takes on 23 renography patients in Pertamina Central Hospital, Jakarta. The uptake percentage and manual GFR calculation are obtained using modified Gates method, while the percentage of uptake and GFR test results are obtained after scanning of renal using a gamma camera, then they are processed by Region of Interest (ROI). The results show that the value of GFR and uptake percentage with manual calculation are bigger than the examination result of the gamma camera on computer, i.e the percentage of the maximum uptake manually reached 300.42% while the results of camera gamma examination is 100%. The total GFR manually obtained is 561.43 ml/min on average, while the gamma camera examination is 54.22 ml/min. In general, the calculation of computer GFR of gamma camera is more precise than the  manual one.Keywords : Glomerulus Filtration Rate(GFR), uptake percentage, gamma camera, Tc99m DTPA,  Renography
PENGUKURAN DOSIS RADIASI RUANGAN RADIOLOGI II RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT (RSGM) BAITURRAHMAH PADANG MENGGUNAKAN SURVEYMETER UNFORS-XI Martem, Dira Rizki; Milvita, Dian; Yuliati2, Helfi; Kusumawati, Dyah Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 4: Oktober 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.4.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan pengukuran dosis radiasi di Ruangan Radiologi II Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Baiturrahmah Padang menggunakan Surveymeter Unfors-Xi.  Pengukuran dosis radiasi dilakukan pada 10 titik pengukuran yang di tempatkan di dalam ruangan maupun di sekitar ruangan.  Pengukuran dosis radiasi dilakukan saat penyinaran panoramik dan intraoral.  Hasil pengukuran dosis radiasi digunakan untuk menentukan efektivitas perisai radiasi.  Hasil penelitian menunjukkan interval dosis radiasi pada penyinaran panoramik sebesar 0,37 – 55,69 nGy dan pada penyinaran intraoral sebesar 0,074 – 43,76 nGy.  Perisai radiasi Ruangan Radiologi II termasuk perisai yang baik, mampu mengurangi radiasi sebesar 99,33% saat penyinaran panoramik dan 99,83% saat penyinaran intraoral.Kata kunci : dosis radiasi, Surveymeter Unfors-Xi, efektivitas perisai radiasi ABSTRACTResearch on measurement of radiation dose in Radiology Room II in the Dental Hospital of  Baiturrahmah Padang using Surveymeter Unfors-Xi has been done.  Measurement of radiation dose was conducted at 10 measurement points either in the room or around the room. Measurement of dose radiation was applied at panoramic and intraoral irradiation. The result of dose radiation measurement was used to determine shielding effectiveness of radiation. The result showed that dose interval of panoramic irradiation is 0.37-55.69 nGy and the dose interval of intraoral irradiation is 0.074-43.76 nGy. The radiation shield of Radiology Room II has a good radiation shield, which is able to diminish 99,33% and 99,83% of radiation on panoramic and intraoral irradiation, respectively.Keywords : radiation dose, Surveymeter Unfors-Xi, shielding effectiveness of radiation
Analisis Pengaruh Sudut Penyinaran terhadap Dosis Permukaan Fantom Berkas Radiasi Gamma Co-60 pada Pesawat Radioterapi Diyona, Fiqi; Milvita, Dian; Herlinda, Sri; Sandy, Kri Yudi Pati
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.131-135.2016

Abstract

Telah dilakukan pengukuran dan perhitungan pengaruh sudut penyinaran terhadap dosis radiasi permukaan fantom dengan menggunakan thermoluminescence-dosemeter-100 (TLD-100). Penelitian dilaksanakan di instalasi radioterapi salah satu rumah sakit di kota Padang menggunakan pesawat terapi Co-60. Pengukuran menggunakan teknik SSD 80 cm dan luas lapangan 10 cm x 10 cm. Faktor kalibrasi TLD-100 adalah 0,022 cGy/nC. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan sudut penyinaran dari 0° hingga 170°. Nilai dosis radiasi permukaan fantom berkisar antara 70,415 hingga 102,341 cGy. Hasil perhitungan menunjukkan sudut penyinaran memberikan pengaruh terhadap terimaan dosis radiasi pada permukaan fantom, namun dosis radiasi pada permukaan yang diterima fantom tidak linear dengan kenaikan sudut penyinaran.Kata kunci: dosis radiasi permukaan, faktor kalibrasi, sudut penyinaran, TLD-100
Verifikasi Dosis Radiasi Kanker Menggunakan TLD-100 pada Pasien Kanker Payudara dengan Penyinaran Open System Azizah, Merli; Milvita, Dian; Herlinda, Sri; Sandy, Kri Yudi Pati
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.147-152.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang verifikasi dosis radiasi kanker menggunakan Thermoluminesence Dosimeter-100 (TLD-100) pada pasien kanker payudara. Tujuan dilakukannya verifikasi adalah untuk mengetahui kesesuaian antara dosis radiasi yang diterima pasien dengan dosis radiasi yang direncanakan, sehingga tidak mengalami kekurangan atau kelebihan dosis radiasi. Verifikasi dilakukan pada lima orang pasien kanker payudara yang menjalani radioterapi dengan penyinaran open system. Pengukuran dosis radiasi menggunakan teknik Source to Surface Distance (SSD). Verifikasi diperoleh dengan menghitung deviasi ketepatan perhitungan dan pengukuran dosis radiasi. Langkah-langkah sebelum melakukan verifikasi dosis radiasi adalah mengkalibrasi TLD-100, mengukur dosis radiasi permukaan menggunakan TLD-100 dan melakukan verifikasi dosis radiasi. Hasil penelitian menunjukkan deviasi ketepatan dosis radiasi berkisar dari -0,12 sampai 13,17 %. Dengan demikian, dosis radiasi yang diterima oleh lima orang pasien kanker payudara sudah tepat karena masih berada dalam rentang ketidakpastian alat ukur.Kata kunci: dosis radiasi, open system, radioterapi, TLD-100, verifikasi
Verifikasi Ketepatan Hasil Perencanaan Nilai Dosis Radiasi Terhadap Penerimaan Dosis Radiasi Pada Pasien Kanker Handayani, Mutya; Milvita, Dian; Herlinda, Sri; Sandy, Kri Yudi Pati
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.159-165.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang verifikasi ketepatan hasil perencanaan nilai dosis radiasi terhadap penerimaan dosis radiasi pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi ketepatan hasil perencanaan nilai dosis radiasi terhadap penerimaan dosis radiasi pada 5 orang pasien dengan jenis kanker yang berbeda. Verifikasi ketepatan dosis radiasi didapatkan dari perbedaan dosis yang direncanakan berdasarkan kondisi penyinaran dengan pengukuran dosis radiasi permukaan pasien kanker menggunakan TLD-100, kemudian dibandingkan dengan perencanaan nilai dosis menggunakan Treatment Planning System (TPS). Keluaran laju dosis pesawat terapi Co-60 dihitung menggunakanTechnical Report Series (TRS) IAEA No. 398 yang tercantum pada sertifikat kalibrasi. Hasil verifikasi yang didapatkan bahwa nilai dosis radiasi minimum yang diterima pasien mencapai -5,257 % yang diterima oleh pasien Ca. Laring dan dosis radiasi maksimum mencapai 11,885 % yang diterima oleh pasien Ca. Serviks. Verifikasi dosis radiasi yang diterima masih dalam batas toleransi yangdiperbolehkan yaitu ± 25%.Kata kunci: Co-60, verifikasi, TLD-100, Treatment Planning System (TPS), Technical Report Series (TRS) IAEA No.398.
Pengukuran Dosis Radiasi dan Estimasi Efek Biologis yang Diterima Pasien Radiografi Gigi Anak Menggunakan TLD-100 pada Titik Pengukuran Mata dan Timus Nurhayati, Nurhayati; Milvita, Dian; Yanti, Helfi; Kusumawati, Dyah Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.166-171.2016

Abstract

Penelitian tentang pengukuran dosis radiasi yang diterima pasien radiografi gigi anak pada titik pengukuran mata dan timus telah dilakukan pada salah satu rumah sakit di kota Padang menggunakan TLD-100. Penelitian ini bertujuan mengukur dosis radiasi yang diterima pasien anak dan estimasi efek biologis yang timbul akibat paparan radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran dosis radiasi pada 15 orang pasien anak usia 1-15 tahun. Pengukuran dosis radiasi dilakukan saat penyinaran intraoral, dengan teknik yang sama dalam waktu yang berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan dosis radiasi rata-rata yang diterima pasien usia 1-5 tahun sebesar 0,031 mGy, pasien usia 5-10 tahun sebesar 0,063 mGy dan pasien usia 10-15 tahun sebesar 0,078 mGy. Mata menerima dosis radiasi rata-rata sebesar 0,074 mGy dan timus menerima dosis radiasi rata-rata sebesar 0,034 mGy. Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan dapat diperkirakan semua pasien akan menerima efek stokastik.Kata kunci: dosis radiasi, mata, radiografi gigi, TLD-100, timus,
Co-Authors Abrar, Luthfia Aqila Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Ajirma Halimatussyakdiah Alimin Mahyudin Almahdi Mousa Almuhayar, Mawanda Almuslimiati Almuslimiati Almuslimiati, Almuslimiati Alvionita, Vinny Alya Nabilla Amatulhaq, Seruni Amel Oktavia S Amel Oktavia S. Andrea Wessha Andriani, Chintia Rahmi Anggi Effina Anindy Dwitika Fanis Annisa Yuliandari Aprizka Smartalova Syahda Arizola Septi Vandra Arizola Septi Vandra Asetiyo, Dini Asma Ul Husna, Indah Astuti Astuti - Azyyati Bahirah Azyyati Bahirah, Azyyati Candra, Ega Septryan Chavied Varuna Chavied Varuna Chavied Varuna, Chavied Chintia Rahmi Andriani Cindy Wulanda Harwin Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Darlina Darlina Darlina Darlina Dedi Mardiansyah Defira, Eli Delvihardini, Rani Despriani, Yola Devi Yunita Devi Yunita Dewanti, Wafi Muthia Dewi Kartikasari Dewi Kartikasari Dewi, Rahmawati Dian Fitriyani Dinda Dyesti Aprilyanti Dinda Dyesti Aprilyanti Dira Rizki Martem Dira Rizki Martem, Dira Rizki Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati, Dyah Effendi, Erawan Effina, Anggi Eli Defira Elistia Liza Namigo, Elistia Emidatul Manzil Eri Hiswara Eri Hiswara Ervy Primadila Fadhil Nazir Fadhil Nazir, Fadhil Fadil Nasir Fadil Nasir Fadil Nasir, Fadil Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fandi Aulia Ilham Fandi Aulia Ilham, Fandi Aulia Fani Anjelina Fanis, Anindy Dwitika Fathanah, Nurul Fauzana, Suci Febrietri, Ovia Fenta, Ira Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona, Fiqi Fransischa Ramona Friska Wilfianda Putri Friska Wilfianda Putri, Friska Wilfianda Gatot Suhariyono Geby Sri Ayu Oktavia Hadi, Bagus Sidik Waskito Hajjatun Khairah Hajjatun Khairah Hajjatun Khairah, Hajjatun Halimatussyakdiah, Ajirma Harli Handa Hidayat Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Harmayeni Harmayeni Harmayeni, Harmayeni Harwin, Cindy Wulanda Hasanah.Kr, Nurul Hasnel Sofyan Hasnel Sofyan Hasnel Sofyan Hayu Tyas Utami Helfi Yanti Helfi Yanti, Helfi Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati2 Helfi Yuliati2, Helfi Helga Silvia Helga Silvia Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Hidayat, Harli Handa Hidayat, Maulidia I Gde Sukadana Iin Kurnia Iin Kurnia Ike Putri Liasari Imam Taufiq Imam Taufiq Imam Wahyudi Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Indah Asma Ul Husna Indriani, Widia Ira Fenta Irma Dwi Rahayu Ivone Chirsnia Ivone Chirsnia Kanie, Muhammad Al Jabbar Khairunnisak Khairunnisak Khairunnisak Khairunnisak, Khairunnisak Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy, Kri Yudi Pati Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana, Kusdiana Latifah Aulia Rasyada Liasari, Ike Putri Luthfia Aqila Abrar M. Ali Shafii Mahmudi Rio Putra Mahmudi Rio Putra, Mahmudi Rio Manzil, Emidatul MARIA BINTANG Marzuki Marzuki Maulidia Hidayat Mawanda Almuhayar Maya Putri Sahfira Meqorry Yusfi Merli Azizah Merli Azizah, Merli Milda Utari Milda Utari, Milda Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Mona Vadila Monaliza - Monaliza -, Monaliza Morry Wulandarisman Mousa, Almahdi Muhammad Al Jabbar Kanie Muhammad Al Jabbar Kanie Muhammad Ilyas muhammad ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Iqbal S Muhammad Rizqi Widisaputra Muji Wiyono Muldarisnur, Mulda Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mustofa, Yahya Muthiah Hidayat Muthiah Hidayat Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Mutya Handayani Mutya Handayani, Mutya Mutya Vonnisa Nabila Fauzi Syafitri Nanang Sumitra Nasution, Rihadatul Aisy Syofyani Nini Firmawati Nisa Oktania, Nisa Nisaul Chaira Yeni Nola Leona Gemi Nola Leona Gemi, Nola Novita, Rahmi Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni, Nunung Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurul Annisa Nurul Hasanah.Kr Oktavia S, Amel Oktavia, Amel Ovia Febrietri Pahrudin Pahrudin Pahrudin, Pahrudin Pardi Pardi Pardi Pardi, Pardi Pradana, Radhia Pratama, Ida Bagus Gede Putra Primadila, Ervy Putri Trisa Vinanda Putri, Rahmiatul Putri, Suriza Radhia Pradana Rahayu, Irma Dwi Rahmat Rasyid Rahmawati Dewi Rahmawati, Indy Rahmi Desi Martha Rahmi Desi Martha Ramacos Fardela Ramadhani, Santri Ramadhani, Syarifah Ramona, Fransischa Rasyada, Latifah Aulia Regiska, Nadia Relis, Septya Annisa Resky Maulanda Septiani Resky Maulanda Septiani, Resky Maulanda Ridwan, Ridwan Rika Susanti Rima Ramadayani Rima Ramadayani, Rima Rizka Mutik Siyami S, Amel Oktavia S, Muhammad Iqbal S., Amel Oktavia Sahfira, Maya Putri Santri Ramadhani Sari, Silvia Novita Sari, Suci Indah Seruni Amatulhaq Silvia Eka Putri Silvia Eka Putri, Silvia Eka Silvia Novita Sari Siyami, Rizka Mutik Solly Aryza Sri Handani Sri Herlinda Sri Herlinda Sri Herlinda, Sri Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi D.T. Basa Sri Oktamuliani Suci Fauzana Sumitra, Nanang Suriza Putri Suryawati Arifin Suryawati Arifin, Suryawati Suwarni - Suwarni - Suyati - Suyati Suyati Syafitri, Nabila Fauzi Syahda, Aprizka Smartalova Taufiq, Vara Trengginas Eka Putra Sutantyo Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vadila, Mona Vara Taufiq Vinanda, Putri Trisa Vinny Alvionita Vinny Alvionita Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wessha, Andrea Widia Indriani Widisaputra, Muhammad Rizqi Wildian Wildian Wiyono, Muji Wulandarisman, Morry Yahya Mustofa Yeni, Nisaul Chaira Yola Despriani Yosi Sudarsi Asril Yosi Sudarsi Asril, Yosi Sudarsi Yudayanti, Ila Yudayanti Yuliandari, Annisa Yulma Susanto, Riyan Yusfi, Meqqory Yusuf, Khalid Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi