p-Index From 2021 - 2026
6.622
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Jurnal Pendidikan Karakter Litera PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra BAHASTRA Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra ProTVF Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Wanastra : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Metamorfosa Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Journal of Pragmatics Research Deiksis Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Prosiding University Research Colloquium Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Warta LPM BAHASTRA Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Research Journal on Teacher Professional Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Bentuk Dan Fungsi Eufemisme Dalam Komentar Akun Facebook Presiden Joko Widodo Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Rani Setiawaty; Agus Budi Wahyudi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.984 KB)

Abstract

Eufemisme digunakan pengguna bahasa sebagai sarana untukmengungkapkan sesuatu dalam bahasa santun. Salah satu penggunaaneufemisme oleh masyarakat yaitu pada komentar akun facebookPresiden Joko Widodo. Eufemisme digunakan untuk menghindariungkapan yang tidak santun dan mengatakannya dengan ungkapanyang santun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentukdan fungsi eufemisme pada komentar akun facebook Presiden JokoWidodo. Data penelitian berupa kata, kelompok kata, dan kalimatyang mengandung eufemisme dalam komentar akun facebook PresidenJoko Widodo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simakcatat dan teknik pustaka. Teknik validasi data menggunakantriangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan metode padanpragmatis dan metode agih dengan teknik ganti. Berdasarkan hasilpenelitian menunjukkan bahwa pertama, bentuk-bentuk eufemismedalam komentar akun facebook Presiden Joko Widodo yaitu (a)ekspresi figuratif, (b)metafora, (c) flipansi, (d) sirkumlokusi, (e)akronim, (f) pemotongan, (g) singkatan, (h) satu kata menggantikankata lain (one for one subtitution), (i) pelesapan, (j) istilah asing, (k)hiperbola, (l) jargon, (m) kata serapan, dan (n) ungkapan idiom.Kedua, fungsi eufemisme dalam komentar akun facebook PresidenJoko Widodo yaitu sebagai alat menghaluskan ucapan, berdiplomasi,menghindari tabu, alat pendidikan, ekspresi sopan santun,menghindari rasa takut, menghindari rasa malu, dan untukmelaksanakan perintah agama. Ketiga, eufemisme dalam akunfacebook Presiden Joko Widodo dapat dimanfaatkan sebagai bahanajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013kelas VIII dalam KI.4 dan KD.4.1 mengenai teks diskusi.
Keberfungsian Preposisi di- dalam Wacana Narasi Siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Surakarta Agus Budi Wahyudi; Putri Haryanti; Safitri Zuliana Aryanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.349 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan wujud frasa preposisi di- dalam wacana narasi karangan siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta (2) Mendeskripsikan keberfungsian frasa preposisi di- dalam wacana narasi SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Data penelitian ini berupa kalimat yang terdapat frasa preposisi di- dalam wacana narasi SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Adapun sumber data dalam penelitian ini berupa wacana narasi karangan siswa yang terhimpun dalam majalah Obah edisi No. 16 s.d 24 tahun 2016-2017. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan teknik simak dengan teknik lanjutan dengan teknik catat. Teknik catat dilaksanakan pencatatan data dari sumber data. Selanjutnya, setelah data terkumpul, dilakukan klasifikasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca markah (metode agih). Selanjutnya metode padan referensial digunakan untuk menganalisis keberfungsian frasa preposisi di- secara gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberfungsian frasa preposisi di- dalam wacana narasi siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta merepresentasikan fungsi fakta dan fungsi fiksional. Adapun posisi dari frasa preposisi di- terletak di awal, tengah, dan akhir. Wacana narasi siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta memberikan gambaran nyata bahwa siswa SD memiliki kemampuan pemfungsian preposisi dalam kalimat.
Pengkeasian Bentuk Disfemisme dan Relevansinya pada Bahan Ajar Bahasa Indonesia Kelas VIII Nivia Putri Ratna Juwita; Agus Budi Wahyudi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.991 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) menyajikan bentuk dan fungsi disfemisme (2) mengkreasikan bentuk disfemisme, dan (3) mendeskripsikan relevansi pengkreasian bentuk disfemisme sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu berita online “detik.com”. Data penelitian ini berupa bentuk dan fungsi disfemisme yang terdapat di berita online “detik.com”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Penelitian ini menggunakan metode agih dan padan referensial, dengan teknik analisis data menggunakan teknik ganti. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pertama, terdapat tiga bentuk disfemisme yaitu disfemisme bentuk kata, disfemisme bentuk frasa, dan disfemisme bentuk klausa. Kedua, terdapat tujuh fungsi disfemisme, yaitu mengungkapkan keheranan, mengungkapkan keintiman dalam pergaulan, mengungkapkan emosi, mengungkapkan rasa kesal, mengungkapkan penghinaan, mengungkapkan candaan atau tujuan melawak, dan mengungkapkan frustasi dan jengkel. Ketiga, dapat direlevansikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP kelas VIII Kurikulum 2013 KD 4.2 menyusun teks cerita moral/ fabel, ulasan, diskusi, cerita prosedur, dan cerita biografi sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.
Prespektif Pragmatik terhadap Tuturan Warganet atas Peristiwa Musibah Banjir di Jakarta Laily Rahmatika; Agus Budi Wahyudi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.262 KB)

Abstract

Peristiwa musibah banjir di Jakarta melahirkan respon warganet,baik mendukung maupun menolak. Tujuan penelitian ini untukmenentukan wujud tindak tutur ekspresif respon warganet peristiwatersebut. Jenis penelitian berupa pendekatan deskriptif kualitatif.Data penelitian berwujud kalimat yang mengandung tindak tuturekspresif. Sumber data sebanyak 137 tuturan warganet di Instagram.Teknik Pengumpulan data dengan teknik simak dan catat. Metodeanalisis data menggunakan metode agih yaitu membagi-bagi unsurlangsung yang diteruskan dengan metode padan pragmatis. Hasilpenelitian: respon warganet terhadap peristiwa banjir di Jakartaberwujud tindak tutur ekspresif berupa a) Ekspresif memaki (b)Ekspresif mengkritik (c) Ekspresif menyindir (d) Ekspresifkekecewaan (e) Ekspresif mengeluh (f) Ekspresif memanjatkan doa(g) Ekspresif memuji (h) Ekspresif membela (i) Ekspresifmengintropeksi (j) Ekspresif mengevaluasi.
Bentuk Dan Fungsi Eufemisme Dalam Komentar Akun Facebook Presiden Joko Widodo Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Setiawaty, Rani; Wahyudi, Agus Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eufemisme digunakan pengguna bahasa sebagai sarana untukmengungkapkan sesuatu dalam bahasa santun. Salah satu penggunaaneufemisme oleh masyarakat yaitu pada komentar akun facebookPresiden Joko Widodo. Eufemisme digunakan untuk menghindariungkapan yang tidak santun dan mengatakannya dengan ungkapanyang santun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentukdan fungsi eufemisme pada komentar akun facebook Presiden JokoWidodo. Data penelitian berupa kata, kelompok kata, dan kalimatyang mengandung eufemisme dalam komentar akun facebook PresidenJoko Widodo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simakcatat dan teknik pustaka. Teknik validasi data menggunakantriangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan metode padanpragmatis dan metode agih dengan teknik ganti. Berdasarkan hasilpenelitian menunjukkan bahwa pertama, bentuk-bentuk eufemismedalam komentar akun facebook Presiden Joko Widodo yaitu (a)ekspresi figuratif, (b)metafora, (c) flipansi, (d) sirkumlokusi, (e)akronim, (f) pemotongan, (g) singkatan, (h) satu kata menggantikankata lain (one for one subtitution), (i) pelesapan, (j) istilah asing, (k)hiperbola, (l) jargon, (m) kata serapan, dan (n) ungkapan idiom.Kedua, fungsi eufemisme dalam komentar akun facebook PresidenJoko Widodo yaitu sebagai alat menghaluskan ucapan, berdiplomasi,menghindari tabu, alat pendidikan, ekspresi sopan santun,menghindari rasa takut, menghindari rasa malu, dan untukmelaksanakan perintah agama. Ketiga, eufemisme dalam akunfacebook Presiden Joko Widodo dapat dimanfaatkan sebagai bahanajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013kelas VIII dalam KI.4 dan KD.4.1 mengenai teks diskusi.
Keberfungsian Preposisi di- dalam Wacana Narasi Siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Surakarta Wahyudi, Agus Budi; Haryanti, Putri; Aryanti, Safitri Zuliana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan wujud frasa preposisi di- dalam wacana narasi karangan siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta (2) Mendeskripsikan keberfungsian frasa preposisi di- dalam wacana narasi SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Data penelitian ini berupa kalimat yang terdapat frasa preposisi di- dalam wacana narasi SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Adapun sumber data dalam penelitian ini berupa wacana narasi karangan siswa yang terhimpun dalam majalah Obah edisi No. 16 s.d 24 tahun 2016-2017. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan teknik simak dengan teknik lanjutan dengan teknik catat. Teknik catat dilaksanakan pencatatan data dari sumber data. Selanjutnya, setelah data terkumpul, dilakukan klasifikasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca markah (metode agih). Selanjutnya metode padan referensial digunakan untuk menganalisis keberfungsian frasa preposisi di- secara gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberfungsian frasa preposisi di- dalam wacana narasi siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta merepresentasikan fungsi fakta dan fungsi fiksional. Adapun posisi dari frasa preposisi di- terletak di awal, tengah, dan akhir. Wacana narasi siswa SDIT Jamsaren, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta memberikan gambaran nyata bahwa siswa SD memiliki kemampuan pemfungsian preposisi dalam kalimat.
Pengkeasian Bentuk Disfemisme dan Relevansinya pada Bahan Ajar Bahasa Indonesia Kelas VIII Juwita, Nivia Putri Ratna; Wahyudi, Agus Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) menyajikan bentuk dan fungsi disfemisme (2) mengkreasikan bentuk disfemisme, dan (3) mendeskripsikan relevansi pengkreasian bentuk disfemisme sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu berita online “detik.com”. Data penelitian ini berupa bentuk dan fungsi disfemisme yang terdapat di berita online “detik.com”. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Penelitian ini menggunakan metode agih dan padan referensial, dengan teknik analisis data menggunakan teknik ganti. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pertama, terdapat tiga bentuk disfemisme yaitu disfemisme bentuk kata, disfemisme bentuk frasa, dan disfemisme bentuk klausa. Kedua, terdapat tujuh fungsi disfemisme, yaitu mengungkapkan keheranan, mengungkapkan keintiman dalam pergaulan, mengungkapkan emosi, mengungkapkan rasa kesal, mengungkapkan penghinaan, mengungkapkan candaan atau tujuan melawak, dan mengungkapkan frustasi dan jengkel. Ketiga, dapat direlevansikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP kelas VIII Kurikulum 2013 KD 4.2 menyusun teks cerita moral/ fabel, ulasan, diskusi, cerita prosedur, dan cerita biografi sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.
Variasi Kalimat Memoaris dalam Buku Berjudul Memoar Menjadi Pegiat Literasi Rahmatika, Laily; Wahyudi, Agus Budi; Sumayah, Sumayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memoar sebagai wujud untuk mengekspresikan kenangan peristiwa atau pengalaman hidup di masa lampau. Wujud ungkapan kenangan direalisasikan dalam bentuk variasi kalimat di memoar. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi adanya variasi kalimat yang ditulis para memoaris. Sumber data penelitian ini diambil dari buku memoar yang berjudul Memoar menjadi Pegiat Literasi sebanyak 10 pegiat literasi Indonesia. Teknik simak dan catat digunakan untuk pengumpulan data. Triangulasi teori dipakai sebagai validitas data. Metode yang digunakan untuk teknik analisis data yaitu agih, padan dan permutasi. Kalimat berdasarkan struktur gramatikal di dalam memoar ditetapkan dengan metode agih yang menggunakan teknik bagi unsur langsung. Metode padan dengan padan referensial. Metode permutasi dengan penyusunan kalimat kembali menjadi kalimat berpola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, variasi struktur kalimat memoaris terdiri atas #S-P#, #S-P,Pel#, #S-P-O#, #S-P-O-Pel#, #S-P-K#, #S-P-K-Pel#, #S-P-O-K#, dan #S-P-O-K-Pel#. Kedua, penanda kalimat meliputi penanda P (tindakan yang lampau), keterangan waktu, dan tidak berpenanda.
Prespektif Pragmatik terhadap Tuturan Warganet atas Peristiwa Musibah Banjir di Jakarta Rahmatika, Laily; Wahyudi, Agus Budi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa musibah banjir di Jakarta melahirkan respon warganet,baik mendukung maupun menolak. Tujuan penelitian ini untukmenentukan wujud tindak tutur ekspresif respon warganet peristiwatersebut. Jenis penelitian berupa pendekatan deskriptif kualitatif.Data penelitian berwujud kalimat yang mengandung tindak tuturekspresif. Sumber data sebanyak 137 tuturan warganet di Instagram.Teknik Pengumpulan data dengan teknik simak dan catat. Metodeanalisis data menggunakan metode agih yaitu membagi-bagi unsurlangsung yang diteruskan dengan metode padan pragmatis. Hasilpenelitian: respon warganet terhadap peristiwa banjir di Jakartaberwujud tindak tutur ekspresif berupa a) Ekspresif memaki (b)Ekspresif mengkritik (c) Ekspresif menyindir (d) Ekspresifkekecewaan (e) Ekspresif mengeluh (f) Ekspresif memanjatkan doa(g) Ekspresif memuji (h) Ekspresif membela (i) Ekspresifmengintropeksi (j) Ekspresif mengevaluasi.
PERALIHAN FUNGSI DAN FILOSOFI PERKEMBANGAN WISATA HERITAGE: STUDI KASUS COMMERCIAL AREA PADA BANGUNAN DE TJOLOMADOE Saputri, Pratiwi Yulia; Wahyudi, Agus Budi; Kusumaningsih, Septi Indrawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

De Tjolomadoe merupakan bangunan eks pabrik gula Colomadu (Suikerfabriek Tjolomadoe) yang dibangun pada tahun 1861 dan diprakarsai oleh KGPAA Mangkunegara IV (1853-1881). Berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 1 Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Pada mulanya bangunan ini sempat mengalami masa kejayaannya pada tahun 1928 hingga menjadi pabrik terbesar se-Asia pada zamannya, hingga pada akhirnya ditutup secara resmi pada tahun 1998 akibat pergantian pengelolaan. Peralihan fungsi pun terus dilakukan seperti dijadikan museum, cafe, dan pusat kebudayaan yang berbayar. Pemanfaatan bangunan dengan cara yang tepat dapat menyelamatkan bangunan yang semula tidak terawat menjadi terpelihara dan terlindungi. Namun, penerapan fungsi baru yang menjadikan bangunan De Tjolomadoe menjadi Commercial area mendapat beberapa pertentangan dari alih budaya dan sejarawan setempat, peralihan fungsi juga berdampak pada peralihan filose pada bangunan tersebut. Maka dari itu, adaptive reuse dinilai mampu menjadi solusi ditengah dinamika peralihan fungsi dan filosofi wisata Heritage De Tjolomadoe. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan analisa dan evaluasi kualitatif, yaitu dengan menggambarkan kondisi bangunan. Setelah itu dilakukan kajian untuk menemukan solusi sesuai regulasi kota Karanganyar, teori revitalisasi, serta contoh keberhasilan adaptive reuse di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menghasikan sebuah fungsi baru tanpa menghilangkan nilai sejarah, karakteristik bangunnan dan kebutuhan ruang dalam bangunan yang direvitalisasi yakni dengan adaptive reuse. Teori ini dipilih berdasarkan serangkaian analisa panjang yang dilakukan oleh budayawan, warga setempat, dan pemerintah kota. Adanya fungsi baru diharapkan dapat membangkitkan aktivitas sosial, budaya, dan sejarah lama yang mulai dilupakan warga lokal, menjadi destinasi wisata hiburanserta edukasi, dan turut serta memelihara, melindungi, dan memanfaatkan eksistensi Bangunan Cagar Budaya di Kota Karanganyar.
Co-Authors Abdillah Nugroho Abdul Ngalim Adyana Sunanda Ahmad Sani Saefur Rohman Ahmad Sani Saefur Rohman Ainun Qolbi Munawarotul Fitri Aiyah Rahmawati Andi Haris Prabawa Andres, Darwin M ANGGARA TIYO Ani Rufiah Arif Wiyat Purnanto Aryanti, Safitri Zuliana Atiqa Sabardila Azizah Manikandini Bella Purba Dafa Al Fauzan Desy Anggraini Dhimas Arsyad Arrajiv Diah Fitriani Dini Restiyanti Pratiwi Dipa Nugraha Duwi Saputo Dwi Haryanti Eko Purnomo eko purnomo Eko Purnomo Eko Purnomo Emilia Putri Kumalasari Fadlilah, Muhammad Surya Fadlullah, Shandy Yusril Febriyanti, Rifiana Fransisca Nanda Arintowati Gallant Karunia Assidik Harun Joko Prayitno Haryanti Dwi Haryanti, Putri Hoque, Mohammed Shamsul Islam, M. Monjurul Joko Santosa Joko Santosa, Joko Joko Santoso Joko Widianto Joko Widianto, Joko Juwita, Nivia Putri Ratna Kusmanto, Hari Kusumaningsih, Septi Indrawati Laila Qudhori Laili Etika Rahmawati Laily Rahmatika Lathifah Nurul Hidayah Leyla Aailyah Madani, Tiara Surya Main Sufanti Malikatul Laila Markhamah Melati Beauty Mia Nur Insani Miftakhul Huda Mohammed Shamsul Hoque Muhamad Fakhrur Saifudin Naimul Faizah Naimul Faizah, Naimul Najikhah , Fatikhatun Nasution, Ali Napiah Nivia Putri Ratna Juwita Nivia Putri Ratna Juwita Noviafitri, Kartika Satya Noviana, Sinta Tri Nuraini Fatimah Nuraini Fatimah, Nuraini Nurfitasari, Dwi Ocfitasari Aditian Pristiawati, Eva Abripda Putri Haryanti Rahmatika, Laily Rahmatika, Laily Rahmatika, Laily - Rahmawati, Aiyah Rani Seriawaty Rani Setiawaty Ratna Latifa Riana, Helma Riyani Eka Arnumasari Rohman, Ahmad Sani Saefur Rozin, Yusuf Safitri Zuliana Aryanti Saputri, Pratiwi Yulia Sawitri Sawitri Sawitri Sigit Haryanto Siti Zubaidah Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sumayah Sumayah, Sumayah Sunanda, Adyana Tiara Surya Madani Tiyo, Anggara Tri Santoso Umi Fadlilah, Umi Utomo, Ammar Faqih Vitri, Kartika Satya Novia Wibowo, Yudha Satyo Wijayanti, Olivia Septiana Setyo Winda Dwi Lestari Yakub Nasucha Yudha Satyo Wibowo Yuliana Muktiyasning Bekti Saputri Yunus Sulistyono Zainal Arifin