Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Nasirrudin, Mohammad; Bagiya, Bagiya; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan keterampilan menulis puisi dengan media audio visual merupakan pendekatan inovatif dalam pendidikan sastra yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekspresikan diri melalui puisi.Saat ini, pembelajaran puisi di sekolah sering kali menghadapi tantangan dalam mempertahankan minat siswa serta kesulitan dalam memahami dan mengapresiasi keindahan puisi secara mendalam. Terdapat kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis puisi dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan melibatkan penggunaan teknologi media audio visual seperti video pembelajaran, rekaman suara, dan visualisasi untuk memfasilitasi pembelajaran menulis puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat signifikan meningkatkan kualitas puisi yang dihasilkan oleh siswa serta pemahaman mereka terhadap teknik-teknik menulis puisi. Implementasi media audio visual dalam pembelajaran puisi dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui puisi, serta memperdalam pemahaman mereka terhadap keindahan dan makna dalam karya sastra. Kata kunci: Menulis Puisi, Media audio visual Abstract: Improving poetry writing skills using audio-visual media is an innovative approach in literary education that aims to improve students' ability to express themselves through poetry. Currently, poetry learning in schools often faces challenges in maintaining students' interest as well as difficulties in understanding and appreciating the beauty of poetry in its entirety. deep. There is a need for more dynamic and interactive learning methods to help students develop poetry writing skills better. This research aims to explore the effectiveness of using audio-visual media in improving students' skills in writing poetry. This research uses an experimental approach involving the use of audio-visual media technology such as learning videos, sound recordings and visualizations to facilitate learning to write poetry. The research results show that the use of audio visual media can significantly improve the quality of poetry produced by students and their understanding of poetry writing techniques. The implementation of audio-visual media in poetry learning can motivate students to be more active in expressing their ideas and feelings through poetry, as well as deepen their understanding of the beauty and meaning in literary works. Keywords: Writing Poetry, Audio visual media 
ANALISIS KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL SUMI KARYA JAZULI IMAM DAN MODUL AJARNYA DI SMA KELAS XII Sanjaya, Mahestya Andi; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Idealnya, sastra berperan penting dalam mencerminkan realitas sosial dan budaya di sekitarnya, serta menjadi media kritik sosial yang efektif dalam menyampaikan pesan moral, sosial, dan politik kepada masyarakat. Dalam konteks pendidikan, khususnya di tingkat SMA, pembelajaran sastra diharapkan mampu mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami kritik sosial melalui karya sastra, sekaligus memupuk sikap kritis terhadap permasalahan yang ada di sekitar mereka. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran kritik sosial melalui sastra sering kali kurang optimal, baik karena keterbatasan pemahaman siswa terhadap makna tersirat dalam karya sastra maupun metode pengajaran yang belum sepenuhnya mendukung eksplorasi kritik sosial secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik dalam Novel Sumi karya Jazuli Imam; (2) kritik sosial dalam novel tersebut; dan (3) rencana modul ajar kritik sosial novel di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data dari kutipan novel. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, simak, catat, dan observasi. Analisis data menggunakan teknik content analysis dengan penyajian informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik novel ini meliputi: tema mayor pencarian jati diri dan tema minor masalah keluarga; tokoh utama Sumi, dengan tokoh tambahan seperti Dawiyah, Pak Stefan, dan Pak Saldi; alur maju; latar tempat di kampung Pancoran, kota Marlo, serta waktu pagi hingga malam. Amanatnya adalah tidak mudah menyerah, kebaikan akan kembali kepada yang berbuat baik. Kritik sosial dalam novel mencakup: masalah agama (mengingat Tuhan), ekosistem (minimnya air bersih dan rusaknya hutan), moral (hilangnya rasa kemanusiaan), serta politik (kesenjangan sosial dan keamanan). Rencana pembelajaran menggunakan metode TANDUR yang terdiri dari enam langkah: Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Ulangi, dan Rayakan.Kata kunci: kritik sosial, novel, modul ajar.
Mengoptimalkan Pembelajaran Apresiasi Puisi Melalui Pemanfaatan Media Sosial pada Mahasiswa di Universitas Peradaban IRMA, CINTYA NURIKA; BAGIYA, BAGIYA; YUDMIANTI, SITI VITANDARI
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1: (2023): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v17i1.15442

Abstract

The purpose of this study was to describe and explain (1) optimization of poetry appreciation learning for Indonesian Language Education students at the Peradaban University through the use of social media and (2) students' interest in learning after using social media in learning poetry appreciation. The method in this research is a case study. The focus of research is related to learning poetry with supporting data for interviews and documentation.Data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that (1) social media becomes a medium that can improve students' language skills and critical thinking as an actualization of poetry appreciation learning which includes introduction, recitation, and poetry production through the use of YouTube, Facebook, Instagram, and the Website, (2) the use of media social in learning poetry has an effect on improving cognitive, affective, and psychomotor aspects. The cognitive aspect leads to the stages of understanding and the thought process of introducing, studying, and producing poetry. Affective aspects related to the process of inspiration, organization, assessment, and attitude.
Membangun Kesadaran Green Economy melalui Pulau Plastik dengan Kecerdasan Ekokritik Sastra Sofyaningrum, Rosita; Bagiya, Bagiya; Sistiyaningrum, Karina
Aksara Vol 36, No 1 (2024): AKSARA, EDISI JUNI 2024
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v36i1.4136.29--50

Abstract

This research highlights the importance of supporting and disseminating the concept of green economy as a critical step towards the sustainability of human life on this planet. The main focus of this study is to analyze the usage of plastic and the damage caused by plastic waste, as illustrated in the documentary film "Plastic Island". In this context, the research explains the concept of green economy and its relevance in reducing plastic usage. This research adopts a qualitative approach with eco-critical literary text analysis. Data were obtained through literature review and content analysis of the film "Plastic Island". Subsequently, the data were transcribed and analyzed in detail to identify scenes related to plastic usage and its negative impacts. The results of the research show that the documentary film "Plastic Island" clearly illustrates the environmental damage caused by plastic waste, including damage to agricultural land, threats to human health, and air pollution. Furthermore, the film also depicts the concept of green economy policies applied to reduce plastic usage. Thus, this research emphasizes the importance of the sustainability of human life and the environment for future generations, and highlights the significant role of the green economy concept in addressing the challenge of plastic usage. Emphasizing cross-sector cooperation and community participation in implementing green economy policies is key to achieving positive environmental change. AbstrakPenelitian ini menyoroti pentingnya mendukung dan menyebarkan konsep green economy sebagai langkah kritis menuju keberlanjutan kehidupan manusia di planet ini. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis penggunaan plastik dan kerusakan yang ditimbulkan oleh sampah plastik yang diilustrasikan dalam film dokumenter “Pulau Plastik”. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menjelaskan konsep green economy dan relevansinya dalam mengurangi penggunaan plastik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan analisis teks ekokritik sastra. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis konten film "“Pulau Plastik”". Selanjutnya, data ditranskripsikan dan dianalisis secara detail untuk mengidentifikasi adegan yang berkaitan dengan penggunaan plastik dan dampak negatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film dokumenter “Pulau Plastik” mengilustrasikan secara jelas kerusakan alam yang disebabkan oleh sampah plastik, termasuk kerusakan lahan pertanian, ancaman kesehatan manusia, dan pencemaran udara. Selain itu, film ini juga menggambarkan konsep kebijakan green economy yang diterapkan untuk mengurangi penggunaan plastik. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya keberlanjutan kehidupan manusia dan alam untuk generasi mendatang, serta menyoroti peran penting konsep green economy dalam menghadapi tantangan penggunaan plastik. Penekanan pada kerja sama lintas sektor dan partisipasi masyarakat dalam menerapkan kebijakan green economy menjadi kunci dalam mencapai perubahan positif dalam lingkungan hidup.