Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 28 Makassar Hasirah Hasirah; M Agus Martawijaya; Nurlina Nurlina
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v2i2.229

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Pra-Eksperimen yang bertujuan untuk: (1) memperoleh informasi mengenai gambaran hasil belajar Fisika siswa kelas VIISMP Negeri 28 Makassar setelah diajar dengan menggunakan Pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan, (2) memperoleh informasi mengenai hasil belajar Fisika siswa kelas VIISMP Negeri 28 Makassar telah mencapai KKM standar sekolah atau belum setelah diajar denganmenggunakanFisikaBerbasisKeingintahuan.           Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 28 Makassar tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 27peserta didik yang ditentukan melalui acak kelas. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study. Hipotesis penelitian hasil belajar Fisika siswa kelas SMP Negeri 28 Makassar mencapai standar KKM yang ditetapkan sekolah setelah diajar dengan menggunakan Pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar Fisika yang memenuhi kriteria valid sebanyak 30 item.           Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, teknik inferensial dan pengujian hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar Fisika siswa setelah diajar dengan  Pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan pada aspek kognitif sebesar 71,89 dan standar deviasi 10,82 sedangkan untuk aspek afektif menunjukkan bahwa nilair rata-rata yang diperoleh 84,22 dan standar deviasinya 9,30. Untuk aspek psikomotorik nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 77,78 sedangkan standar deviasinya 12,96. Hasil pegujian hipotesis menunjukkan bahwa hasil belajar Fisika siswa kelas VIISMP Negeri 28 Makassar telah mencapai standar KKM lebih besar dari 70 % yang ditetapkan sekolah setelah diajar dengan menggunakan  Pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan.Kata kunci: Hasil Belajar Fisika, Pembelajaran Fisika Berbasis Keingintahuan.This research is a pre - experiment that aims to : ( 1 ) obtain information regarding the description of learning outcomes Physics class VII Junior High School 28 Makassar after being taught using Physics -Based Learning Curiosity , ( 2 ) obtain information about the student's learning outcomes junior class VII 28 Makassarhas reached thestandardKKMafterschoolorhave notbeen taughtby usingPhysics-Based Curiosities. Subjects in this study population was all students of class VII Junior High School 28 Makassar school year 2013/2014 a total of 27 students were determined through a random class . The study design used is One - Shot Case Study. Physics research hypothesis learning outcomes graders of SMP Negeri 28 Makassar achieve standards set KKM school after being taught using Physics -Based Learning Curiosity . The instrument used in this study is physics achievement test which meets the criteria of a valid 30 items . Data analysis techniques used in this research is descriptive statistics , inferential techniques and hypothesis testing . Descriptive analysis showed that the average score after the student's learning outcomes are taught with Learning Physics -Based Curiosities on the cognitive aspects of 71.89 and 10.82 while the standard deviation for the affective aspects indicate that nilair average gained 84.22 and the standard deviation of 9.30 . For the psychomotor aspects of the average value obtained is 77.78 while the standard deviation is 12.96 . The results indicate that the hypothesis pegujian learning outcomes Physics class VII Junior High School 28 Makassar had reached the standard KKM 70 % greater than the specified school after being taught using Physics -Based Learning Curiosity.Keywords : Learning Outcomes Physics , Physics -Based Learning Curiosity .
Kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Fisika Berbasis Strategi ARIAS (Assurance, Relevance, Interst, Assessment Dan Satifaction) Pada Materi Pengukuran SMA Barrang Lompo Andi Nur Isma; M Agus Martawijaya; Bunga Dara Amin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v3i2.259

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk (1) mengetahui kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Fisika Berbasis Strategi ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment dan Satisfaction) pada Materi Pengukuran. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rara-rata skor hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan penerapan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa (PBAS) adalah 20,96 dan standar deviasinya 4,07. Berdasarkan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa ada 81% peserta didik atau 21 peserta didik berada dalam  kategori tuntas atau mencapai KKM secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII1 SMP Negeri 26 Makassar mengalami peningkatan dan telah mencapai kreteria ketuntasan minimal (KKM) secara klasikal.Kata kunci: RPP, Strategi ARIAS (Assurance, Relevance, Interst, Assessment dan Satifaction), Pengukuran.Thisis adescriptive research ai medtode termine the (1) quality of Learning Implementation Plan (RPP) Physics-Based Strategy ARIAS(Assurance, Relevance, Interest, Assessment and Satisfaction) on Material Measurement. Descriptive analysis showed that the average score srara physics learning out comes of students who are taught byt he application ofactivity-oriented learning strategies students (PBAS) was 20.96 and the standard deviation is 4.07. Based on the percentage of completeness learning outcomes of students indicate that there are 81% of students or 21 students are in the category of complete orachieve the classical KKM. Based on the results mentioned above, it can be concluded that the results of learning physics class students of SMP Negeri 26 Makassar VIII1 increasing and has reacheda minimum complete nesscriteria (KKM) in the classical style.Key words: RPP, Strategy ARIAS (Assurance, Relevance, interst, Assessment and Satifaction), Measurements
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SQUARE DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS IX SMP BATARA GOWA Andriani Tahueyo; M Agus Martawijaya; Aisyah Azis
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v1i2.193

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk ;(1) Mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa kelas Kelas IX SMP Batara Gowa tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Square. (2). Mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas IX yang diajar secara konvensional.(3). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar fisika secara signifikan antara siswa kelas IX yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Square dan yang diajar secara konvensional.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas IX SMP Batara Gowa Tahun ajaran 2011/2012 yang terdiri atas 240 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah siswa Kelas IX SMP 3dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dengan rata-rata populasi 11-13 berada pada kategori kurang.Sedangkan rata-rata hasil belajar fisika siswa Kelas IX SMP Batara Gowa yang diajar secara konvensional dengan rata-rata populasi 9.15.Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasih belajar fisika siswa Kelas IX SMP Batara Gowa Tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Square dan yang diajar secara konvensional.Kata kunci: Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Square, eksperimen fisika, hasil belajarThis experimental study aimed to: (1) Knowing how much student learning outcomes physics class IX Class Batara Gowa junior academic year 2011/2012 is taught using Cooperative Model Type of Think-Pair-Square. (2). Knowing the results of learning physics class IX student who taught conventionally. (3). Determine whether there is difference in learning outcomes significantly between physics class IX students are taught using Cooperative Model Type of Think-Pair-Square and are taught by konvensional.Populasi study was all students in Class IX SMP Batara Gowa academic year 2011/2012 consisting of 240 people. While the sample is a Class IX student 3 junior high student numbers as many as 32 people. Descriptive analysis showed that the average learning outcomes physics class X SMA Negeri 9 Makassar who taught academic skills with an approach with an average population of 11-13 in the category kurang.Sedangkan average physics student learning outcomes Class IX SMP Batara Gowa who taught conventionally with an average population 9.15.Hasil inferential analysis shows that there are significant differences between the student has yet to learn physics Class IX SMP Batara Gowa academic year 2011/2012 is taught using Cooperative Model type of Think-Pair-Square and the conventionally taught.Keywords: Cooperative Model Type Think-Pair-Square, experimental physics, learning outcomes
Kemampuan Menarik Kesimpulan Berdasarkan Tabel Dan Grafik Fisika Pada Peserta Didik Kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo Astiani Astiani; M Agus Martawijaya; Rahmini Hustim
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v3i2.264

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Ex-Post Facto yang bersifat deskriptif-survei Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo yang terdaftar pada tahun 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 43 orang dengan 21 orang peserta didik sebagai sampel penelitian.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitan ini adalah data mengenai kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik yang diambil dengan cara memberikan tes uraian tertulis. Pemberian skor dirangkum dengan menggunakan lembar observasi. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran secara kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh skor rata-rata kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik peserta didik adalah sebesar 41,52  dari skor ideal yaitu 60. Dari 21 orang peserta didik, umumnya memiliki kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik berada pada kateogri sedang.Kata kunci: penelitian Ex-Post Facto bersifat deskrpitif-survei, kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan tabel dan grafik, data kuantitatif.This study is the Ex-Post Facto descriptive-survey. Thesubjects are registered students of class X (MIA) SMA Barrang Lompo in 2014/2015 with 43 people as population and 21 students asthe sample.Data collection techniques isdata regardinglearnersability to draw conclusions based on tables and graphs by providing a written description test.Scoring summarized using the observation sheet.Collected data analyzed using descriptive statistics to obtain a quantitative description.Based on the results of data analysis and discussion,the average score of ability to draw conclusions based on tables and graphs of learners obtainedis at 41.52 from the ideal score,thatis 60. Generally, the 21 students have ability to draw conclusions in moderate category.Keywords: Deskrpitif-surveyof Ex-Post Facto study, ability to draw conclusions based on tables and graphs, quantitative data.
Peranan Metode PQ4R Dalam Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas VIID SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto Nuraedah Nuraedah; M Agus Martawijaya; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v2i3.236

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian  Pra-Eksperimen dengan desain One-Shoot  Case Study yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diajar dengan metode PQ4R Tahun Ajaran 2012/2013. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika yaitu penilaian aspek kognitif diberi tes pada pertemuan keempat, aspek afektif diberi angket tentang pernyataan untuk mengukur motivasi dan minat peserta didik serta aspek psikomotorik diperoleh dari pengamatan tentang aktivitas belajar setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek kognitif menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 26 0rang (93%). Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek afektif menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori sangat baik dan baik. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 20 (71%). Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala Tahun Ajaran 2012/2013.Kata kunci: Metode Pembelajaran PQ4R, PsikomotorikThis research is a kind of study Pre-Experiment with design One-Shoot Case Study aimed to find out the results of learning physics class VII SMP Negeri 2 Bangkala terms of cognitive, affective, and psychomotor PQ4R method taught by Academic Year 2012/2013. Research subjects in this study were all students of class VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala many as 28 students. Collecting data in this study were drawn from the data are the results of learning physics aspects of cognitive assessment tests are given at the fourth meeting, the affective aspect of the statement given questionnaires to measure the motivations and interests of learners and psychomotor aspects derived from observations on learning activities every meeting. The collected data were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the cognitive aspects of physics shows that the number of students who have mastery learning 0rang was 26 (93%). The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the affective aspect of physics shows that learners are in the category of very good and excellent. The results of the descriptive analysis of the results of the psychomotor aspects of learning physics shows that the number of students who have mastery learning is the 20 (71%). From the analysis above, it can be concluded that through PQ4R method can improve learning outcomes physics class VII students of SMP Negeri 2 Bangkala Academic Year 2012/2013.Keywords: Learning Methods PQ4R, Psychomotor
Kemampuan Merumuskan Hipotesis Fisika Pada Peserta Didik Kelas XMIA SMA Barrang Lompo Rahmaniar Rahmaniar; Abd Haris; M Agus Martawijaya
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v3i3.276

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Ex Post Facto yang bersifat deskriptif-survei bertujuan mendeskripsikan seberapa besar kemampuan merumuskan hipotesis fisika peserta didik  kelas X(MIA)  SMA Barrang Lompo, semester ganjil tahun ajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X(MIA) SMA Barrang Lompo yang terdaftar pada tahun 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 41 orang dengan 21 orang peserta didik sebagai sampel penelitian. Untuk mengetahui skor rata-rata dan kategori kemampuan merumuskan hipotesis fisika peserta didik dapat dilihat dari hasil tes menelaah buku peserta didik yang disediakan.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitan ini adalah data mengenai kemampuan merumuskan hipotesis fisika peserta didik dalam tiga jenis hipotesis, yaitu hipotesis deskriptif, hipotesis komparatif, dan hipotesis asosiatif. Pemberian skor yang diberikan menggunakan lembar observasi. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran secara kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang diperoleh skor kemampuan merumuskan hipotesis fisika peserta didik rata-rata 58 dari skor ideal yaitu 84%. Dari 21 orang peserta didik, umumnya memiliki kemampuan merumuskan hipotesis fisika dapat dikatakan baik.Kata kunci: Penelitian Ex Post Facto bersifat deskrpitif-survei, kemampuan merumuskan hipotesis fisika data kuantitatif. This study is the Ex Post  Facto descriptive-survey aims to describe how large the ability to formulate hypotheses of physics student of class XMIA high School Barrang Lompo, first semester of the school year 2014/2015. The subjects were student of class XMIA high school Barrang Lompo registered in the year 2014/2015 the number of student 41 to 21 students as a sample. To find the average score and category ability to formulate hypotheses of physics student can be seen from the result of tests examining books learners are provided. Data collection techniques performed in this research is the data on the ability t formulate hypotheses of physics students in the three thypes of hypotheses, is  hypotheses desciptive, comparative hypotheses, and hypotheses associative. Scoring is given using observation sheet. Data colleted was analyzed using descriptive statistics to obtain a quantitative desciption. Based on the results of the data analysis and discussion of the obtained scores physical ability learners formulate hypotheses on average 58 of the ideal score is 84. Of the 21 students, generally have the ability to formulate hypotheses of physics can be said to be good.Key words: Ex Post Pacto research is descriptive-survey, the ability to formulate hypotheses physic quantitative data.
INTEGRASI KEARIFAN LOCAL KE DALAM BAHAN AJAR FISIKA DI SEKOLAH Zose Wirawan; M.Agus Martawijaya; Ahmad Yani
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 4 No 1 (2022): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v4i1.135

Abstract

This study aims to obtain valid, practical and effective student physics worksheets based on local wisdom. This study is a research and development study, while the development design uses Born and Gall. The research subjects were students of class XI IPA at SMA Negeri 7 Bone. The research data was collected through observation sheets and learning outcomes tests then analyzed descriptively. The learning tools developed in this study were student worksheets that were validated by experts and limited trials. The results of this study indicate the reliability value of 1. its practical value includes the implementation of learning, namely 1, the management of learning, namely 3.9 and good student response. The data on the effectiveness of this study were the test scores of student learning outcomes above 70. Based on the results of the study, it can be concluded that local wisdom-based physics worksheets were obtained for class XI IPA students of SMA Negeri 7 Bone that were valid, practical, and effective. It is further suggested that research be carried out with the development of different materials and modification of different eksperiment as a learning alternative for teachers in an effort to improve student learning outcomes.
Logika Fisika Peserta Didik untuk Memajukan Alat Penangkap Ikan Tradisional di Danau Tempe M. A. Martawijaya; Muliana Razaq; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol 7, No 4 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v7i4.27527

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis fenomenografi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi setiap individu dalam menggambarkan fenomena disekitarnyauntuk mengetahui logika fisika peserta didik SMA untuk memajukan alat penangkap ikan tradisional di danau tempe. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 6 Soppeng yang menyukai mata pelajaran fisika. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pedoman wawancara yang digunakanmerujuk pada kearifan lokal di Wajo dengan objek “ Alat Penangkap Ikan Tradisional di danau Tempe”.Wawancara dilakukankepada setiap subjek penelitian yang diajukan secara lisan dan dijelaskan sedetail mungkin.Data hasil penelitian yang diuji keabsahannya kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian sudah memenuhi logika induktif. Sebagian besar subjek memenuhi logika induktif sebab akibat, dan sebagian kecil yang memenuhi logika induktif analogi dan generalisasi. Peserta didik juga dapatmemberikan saran untuk memajukan alat penangkap ikan tradisionalBubudi danau tempe dengan memanfaatkan konsep fisika.
KEMAMPUAN MERENCANAKAN PENYELIDIKAN FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X1 SMA BARRANG LOMPO MAKASSAR Mutmainnah Mutmainnah; Muhammad Agus Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.754 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2170

Abstract

This research was a "pre-experiment" that aimed to determine the ability of physics investigation plan based on local wisdom X1 class high school students Barrang Lompo Makassar in learning. This study used a qualitative research design. The study population was high school students X1 class Barrang Lompo Makassar academic year 2015/2016 as much as 23 and the sample selected at random by taking the class as a whole, but after the initial tests are given in the form of worksheets to students of physics, it is known that only 5 learners which has the ability to plan in the investigation of physics while 18 other students do not have the ability to plan an investigation into worksheets so that only five students a sample of this study. The research instrument used was the test the ability of planning a physics-based investigation of local wisdom that has been valid for use. The data analysis technique used in this research was descriptive data analysis techniques. Based on the results of the descriptive analysis showed that of the five students, there is only one learner who have the ability to plan an investigation of physics based on local wisdom. Keywords : teaching physics, descriptive, local wisdom Penelitian ini adalah penelitian “pra eksperimen” yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan merencanakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal peserta didik kelas X1 SMA Barrang Lompo Makassar dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Adapun populasi penelitian adalah peserta didik kelas X1 SMA Barrang Lompo Makassar tahun ajaran 2015/2016 berjumlahkan 23 orang dan sampelnya dipilih secara acak dengan pengambilan kelas secara utuh, namun setelah diberikan tes awal berupa lembar kerja fisika kepada peserta didik maka diketahui bahwa hanya 5 peserta didik yang memiliki kemampuan awal dalam merencanakan penyelidikan fisika sedangkan 18 peserta didik lainnya tidak memiliki kemampuan merencanakan penyelidikan dalam mengerjakan lembar kerja sehingga hanya 5 peserta didik yang menjadi sampel penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan merencakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal yang telah valid untuk digunakan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa dari kelima peserta didik tersebut, hanya ada satu peserta didik yang memiliki kemampuan merencanakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal. Kata Kunci:pembelajaran fisika, deskriptif, kearifan lokal
PENERAPAN STRATEGI MASTERY LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 30 MAKASSAR Salwa Rufaida; Muhammad Agus Martawijaya; Abdul Haris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.092 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menerapkan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual, pada ketiga aspek hasil belajar yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Apakah hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar yang diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual telah mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah disepakati sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain One-Shot Case Study dengan melibatkan satu variabel terikat yaitu strategi mastery learning dan tiga variabel tak terikat yaitu hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek kognitif, hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek afektif, dan  hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, sebanyak 9 kelas dengan jumlah siswa 334 siswa. Adapun sampel penelitian diambil dengan memilih kelas secara langsung yaitu kelas VIII1 dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, telah memenuhi standar KKM yang telah ditetapkan setelah diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual. Instrumen yang digunakan untuk tes hasil belajar pada aspek kognitif adalah tes objektif berjumlah 45 nomor, untuk tes hasil belajar pada aspek afektif menggunakan angket sikap belajar fisika siswa yang diolah dengan menggunakan skala likert yang terdiri atas 30 pernyataan dan tes hasil belajar pada aspek psikomotorik adalah keterampilan sains yang diwujudkan dalam bentuk tes objektif sebanyak 10 nomor. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar yang diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor, termasuk kategori skor yang cukup tinggi. Dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, telah memenuhi standar KKM yang telah ditetapkan setelah diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual.Baca secara fonetikKata kunci: Penelitian pra-eksperimen, strategi Mastery Learning, hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor