Claim Missing Document
Check
Articles

PERANAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERDASARKAN TINGKAT PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA MAKASSAR Muh Agus Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v8i3.915

Abstract

Abstract:The Role of Learning Strategy Based on the Cognitive Development Stage toward Physics Learning in Junior High School at Makassar. This research uses experimental desing combined ex post facto survey type, generally it intends to get a description of how far the learning strategy based on the level of cognitive development (SPBTPK) designed to the context of Phisics learning development level in Makassar. In particular, this study aims are to determine: (1) the achievement percentage of junior high school students’ cognitive development level in Makassar in accordence with their year (class), (2) the presence or absence og significant difference between learners who followed the learning based on level og cognitive development with learners who followed conventional learning in logic operations capabilities, (3) the presence or absence or significant difference between learners who followed the learning based on level of significant development with learners who followed conventional learning in Physics learning outcomes; anda (4) understanding about cognitive development level for Physics educators of junior high school in Makassar. The research result explained that: (1) the level of students’ cognitive development in all junior high school where research was conducted to whow that they have not reached the level of achievement 60% of the hilghest score that possible to be reached from Cognitive Development Level test given, (2) the average score of cognitive development level test result reached by learners of the experimental group was higher than learners of the control group, although differences is still insignificant, (3) the average score of Physics learning outcome achieved by learners of th experimental group was higher than the learners of control group learners, although differences is still insignificant, and (4) Pyhsics control group learning educators’ understanding about cognitif development in state junior high school of Makassar has not reached the achievement level 60% of the highest score yet which possible to be gotten from Cognitive Development Understanding test given.Abstrak:Peranan Strategi Pembelajaran Berdasarkan Tingkat Perkembangan Kognitif dalam Pembelajaran Fisika pada Sekolah Menengah Pertama di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan disain eksperimen digabung expost facto jenis yang secara umum bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai seberapa jauh strategi pembelajaran berdasarkan tingkat perkembangan kognitif (SPBTPK) yang dirancang dalam konteks pembelajaran Fisika dapat mempercepat keterlambatan pencapaian tingkat perkembangan kognitif peserta didik SMP di kota Makassar. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persentase pencapaian tingkat perkembangan kognitif peserta didik SMP di kota Makassar sesuai dengan usianya; (2) ada tidaknya perbedaan nyata antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan operasi logik; (3) ada tidaknya perbedaan nyata antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran berdasarkan tingkat perkembangan kognitif dengan mereka yang mengikuti pembelajaran biasa dalam hal hasil belajar Fisika; dan (4) pemahaman tentang tingkat perkembangan kognitif bagi pendidik mata pelajaran Fisika SMP di kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat perkembangan kognitif peserta didik pada semua SMP yang menjadi lokasi penelitian memperlihatkan bahwa mereka belum mencapai tingkat pencapaian 60% dari skor tertinggi yang mungkin dicapai dari tes Tingkat Perkembangan Kognitif yang diberikan; (2) skor rata-rata hasil tes tingkat perkembangan kognitif yang dicapai oleh peserta didik kelompok eksperimen lebih tinggi daripada peserta didik kelompok kontrol, meskipun perbedaan tersebut masih ada yang tidak signifikan; (3) skor rata-rata tes hasil belajar Fisika yang dicapai oleh peserta didik kelompok eksperimen lebih tinggi daripada peserta didik kelompok kontrol, meskipun perbedaan tersebut masih ada yang tidak signifikan dan (4) pemahaman para peserta didik mata pelajaran Fisika SMP Negeri Makassar belum mencapai tingkat pencapaian 60% dari skor tertinggi yang mungkin dicapai dari tes Pemahaman Perkembangan Kognitif yang diberikan.Kata Kunci: SPBTPK, tingkat perkembangan kognitif, hasil belajar Fisika, pemahaman tentang tingkat perkembangan kognitif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS XI IPA3 SMA NEGERI 8 MAKASSAR Nurcaya Nurcaya; Muhammad Agus Martawijaya; Bunga Dara Amin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v7i1.948

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA3 SMA Negeri 8 Makassar pada semester ganjil tahun pelajaran 2009/2010 yang terdiri dari 39 siswa. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I dilaksanakan selama dua kali pertemuan dan pada siklus II dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data  hasil belajar  fisika siswa yang diambil dari tes setiap siklus dan data mengenai situasi belajar mengajar diambil pada saat dilaksanakan tindakan dengan menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif dengan menggunakan tes hasill belajar  pada evaluasi mata pelajaran fisika pada siklus I menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM adalah 14 orang dengan persentase 35,90% dan pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM adalah 32 orang dengan persentase 82,05%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa SMA Negeri 8 Makassar kelas XI pada materi usaha dan energi.Kata Kunci : Hasil Belajar Fisika, Model Pembelajaran Berbasis Masalah 
BUKU FISIKA PESERTA DIDIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN KETUNTASAN BELAJAR M Agus Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v10i3.966

Abstract

Student’s physics book based on local wisdom occupies a strategic position in learning to improve the character and learning completeness. This is quite reasonable because through the book, some of physical materials can be loaded, especially the materials that can not be presented as a real or abstract. In addition, the book can be inserted by characters based on local wisdom, so that the character and learning completeness of student can be increased. The existence of student’s physics book reinforces the meaning of education as a process of cultural values transformation  in addition to the nature of physics as a subject. Therefore, the physics educators who carry out their professional duties in a community environment, especially in the region of South Sulawesi and West Sulawesi should be able to make local wisdom as a basis for the development of student’s physics book that would be used in the implementation of learning. Thus, physics educators quite a role as a learning manager that implements one of the local wisdom expressions in South Sulawesi and West Sulawesi which stating Assamaiyyako Muabbulo sipeppa, Mupenrekenga Nanre Manasu (using a bamboo stick style in a discussin, so that you can give a good results).Buku fisika peserta didik berbasis kearifan lokal menempati posisi strategis dalam pembelajaran untuk meningkatkan karakter dan ketuntasan belajar peserta didik. Hal ini cukup beralasan karena melalui buku sejumlah materi fisika dapat dimuat, utamanya materi-materi pelajaran yang tidak dapat disajikan secara nyata atau abstrak. Selain itu, pada buku fisika peserta didik dapat disisipkan muatan-muatan karakter yang berbasis kearifan lokal, sehingga karakter dan ketuntasan belajar peserta didik dapat meningkat. Keberadaan buku fisika peserta didik semakin memperkuat makna pendidikan sebagai proses transformasi nilai-nilai budaya di samping hakikat fisika sebagai mata pelajaran. Oleh karena itu, pendidik mata pelajaran fisika yang melaksanakan tugas profesionalnya pada suatu lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat harus mampu menjadikan kearifan lokal yang ada sebagai basis dalam pengembangan buku fisika peserta didik yang kelak digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, pendidik mata pelajaran fisika cukup berperan sebagai seorang manajer pembelajaran yang mengimplementasikan salah satu ungkapan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang menyatakan Assamaiyyako Muabbulo sipeppa, Mupenrekenga  Nanre Manasu (bermusyawaralah ala bambu sebatang, supaya kalian memberikan hasil yang baik).Kata Kunci:  Buku Fisika Peserta Didik, Kearifan Lokal, Karakter, dan Ketuntasan Belajar 
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS FISIKA DITINJAU DARI GAYA BERPIKIR PESERTA DIDIK Isra Ayu Susanti; Bunga Dara Amin; M A Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.33873

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan berpikir kritis fisika ditinjau dari gaya berpikir peserta didik. Gaya berpikir yang dimaksud dalam penelitian ini adalah gaya berpikir sekuensial konkret, acak konkret, acak abstrak, dan sekuensial abstrak. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas XI SMKN 5 Jeneponto sebanyak 8 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes gaya berpikir, tes kemampuan berpikir kritis fisika dan wawancara. Instrumen gaya berpikir yang digunakan adalah instrumen yang dikembangkan oleh De Porter yang terdiri dari 15 nomor dengan empat pilihan jawaban. Sedangkan untuk kemampuan berpikir kritis peserta didik berupa instrumen tes. Data hasil penelitian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa peserta didik yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret mempunyai tingkat kemampuan berpikir kritis level 3 yaitu kritis, peserta didik yang mempunyai gaya berpikir sekuensial abstrak mempunyai tingkat kemampuan berpikir kritis level 2 yaitu cukup kritis, sedangkan peserta didik yang mempunyai gaya berpikir acak konkret mempunyai tingkat kemampuan berpikir kritis yaitu cukup kritis dan kritis, dan peserta didik yang mempunyai gaya berpikir acak abstrak mempunyai tingkat kemampuan berpikir kritis level 3 yaitu kritis. Kata Kunci: Kemampuan berpikir kritis, gaya berpikir, fisika.
POLA PENALARAN FISIKA PESERTA DIDIK SMA DALAM MEMAJUKAN RUMAH TERAPUNG DI DANAU TEMPE M A Martawijaya; Besse Elviana; Helmi Helmi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.34440

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis fenomenografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penalaran fisika peserta didik SMA dalam memajukan rumah terapung di danau tempe.  LKPD yang dirancang merujuk pada kearifan lokal di Wajo dengan objek “ Rumah Terapung di danau Tempe”. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Wajo yang menyukai mata pelajaran fisika dan erat kaitannya dengan mata pelajaran IPA yang lain dan pernah berkunjung ke rumah terapung di danau Tempe. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tulis, wawancara dan dokumentasi. Data hasil penelitian diperoleh melalui tes tulis dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mampu bernalar dan menggunakan pola penalaran deduktif dan induktif. 
HUMANISASI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA HUMANIZATION IN LEARNING PHYSICS Zose Wirawan; Restu Januarty; Ahmad Yani; M. Agus Martawijaya
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 4 No 3 (2022): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v4i3.405

Abstract

This research was pre-experimental. This study aimed to determine the achievement of learning outcomes for class X students of SMA Barrang Lompo by applying a humanistic science learning approach that is by students' hobbies and which is not by students' hobbies. The independent variable in this study is the humanistic science learning approach and the dependent variable is the result of learning physics in the cognitive domain. The subjects in this study were two students who each had different hobbies. The cognitive instrument by providing an assessment of the results of measurements carried out as a final test. The descriptive analysis provides conclusions about the achievement of learning outcomes of the research subject students whose hobbies are on the guitar achieve individual mastery with a minimum score of 65 while students whose hobbies are not on the guitar have not achieved individual mastery with a minimum score of 65.
KEMAMPUAN BERPIKIR LATERAL DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA M A Martawijaya; Jayanti Jabir; Aisyah Azis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.209 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9408

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir lateral peserta didik dalam memecahkan masalah fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MAN Luwu, sebanyak 8 peserta didik. Untuk melihat kemampuan berpikir lateral peserta didik peneliti menggunakan instrumen tes berbasis masalah fisika. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan tes untuk melihat jawaban peserta didik kemudian melakukan wawancara untuk menggali informasi lebih lanjut guna mengetahui proses berpikir peserta didik. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan mereduksi dan mendisplay data sehingga menghasilkan pola berpikir lateral yang disajikan dalam bentuk bagan. Adapun indikator yang menjadi acuan berpikir lateral adalah apabila ada perubahan konsep atau persepsi peserta didik terhadap masalah yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik sudah mampu berpikir lateral dalam memecahkan masalah fisika. Adapun saran yang diajukan peneliti adalah perlunya untuk memberikan soal-soal fisika bersifat lateral kepada peserta didik untuk merangsang proses berpikirnya.
PENGEMBANGAN BUKU SISWA FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (MAJA LABO DAHU) DI MAN 1 KOTA BIMA Atabikrifki Atabikrifki; M A Martawijaya; Jasaruddin Daud Malago
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.023 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.9942

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan buku fisika berbasis kearifan lokal siswa (maja labo dahu). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA2 di MAN 1 Kota Bima. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan atau model 4-D yang meliputi empat tahap, yaitu fase Tentukan, Desain, Pengembangan dan Pengembangan, tetapi dalam penelitian ini fase penyebaran tidak dilakukan karena hanya uji coba terbatas. Buku siswa Fisika berdasarkan kearifan lokal (maja labo dahu) telah divalidasi dan telah direvisi sehingga dinyatakan valid dan dapat digunakan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa buku siswa fisika berdasarkan kearifan lokal (maja labo dahu) berada dalam kriteria yang sangat baik dengan persentase 85,9% oleh pendidik dan berada pada kriteria mudah dipahami dengan persentase 87,7% oleh siswa.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 10 MAKASSAR Gebran Cipta Pahlevi; Abdul Haris; M A Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.183 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i2.10801

Abstract

Skripsi Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Abdul Haris dan M. Agus Martawijaya). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Wawancara yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan Berpikir Divergen peserta didik dalam memecahkan masalah-masalah fisika. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 10 Makassar pada kelas XI MIA 1 semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Sampel penelitian berjumlah 15 orang peserta didik yang bersedia diwanwancarai dengan memberi masalah fisika yakni menghilangkan embun dalam jam tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari peserta didik menjawab beberapa cara dalam menghilangkan embun dalam jam tangan.
PENGEMBANGAN BUKU SUPLEMEN PEMBELAJARAN FISIKA TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL UNTUK MENGUATKAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK Dwi Utami Putri; M A Martawijaya; Helmi Abdullah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v16i2.15986

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development), dengan menggunakan pengembangan model 4 - D (Four-D Model) yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan yang  bertujuan untuk Untuk mengetahui validitas Buku Suplemen fisika terintegrasi kearifan lokal untuk menguatkan karakter Kemandirian peserta didik SMAN 22 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 22 Makassar pada tahun ajaran 2019/2020 dengan subjek penelitian 1 orang peserta didik kelas XI MIPA VI di SMA Negeri 22 Makassar yang memiliki tingkat kemandirian yang masih kurang. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan lembar validasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan data validasi ahli. Hasil penelitian yang diperoleh dibagi menjadi beberapa tahap, antara lain: a) Tahap pendefinisian, b) Tahap perencanaan, dan c) Tahap pengembangan. Buku Suplemen pembelajaran Fisika di SMAN 22 Makassar yang layak digunakan oleh ahli pakar berada pada contents validity. Buku Suplemen yang dikatakan layak  yaitu Buku Suplemen pembelajaran Fisika mengarahkan peserta didik untuk mempelajari Kearifan lokal setempat juga menguatkan kemandirian.