Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI PEMAHAMAN KONSEPTUAL MAHASISWA FISIKA: PEMBELAJARAN LANGSUNG VS. SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN PLATFORM Mahir, Mahir; Martawijaya, M. A.
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v4i2.459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan pemahaman konseptual mahasiswa fisika antara pembelajaran langsung dan pembelajaran melalui platform Learning Management System (LMS). Pentingnya penelitian ini terletak pada upayanya untuk memberikan wawasan tentang efektivitas kedua metode pembelajaran dalam konteks pendidikan fisika, yang dapat berkontribusi pada pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran yang lebih efektif. Metodologi yang digunakan adalah survei kuantitatif yang melibatkan 104 mahasiswa fisika dari Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur pemahaman konseptual, retensi informasi, dan tingkat kepuasan belajar. Analisis statistik dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan antara kedua kelompok belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui metode tatap muka menunjukkan pemahaman konseptual yang lebih dalam. Di sisi lain, siswa yang menggunakan LMS menunjukkan retensi informasi yang lebih baik dan tingkat kepuasan belajar yang lebih tinggi. Keterbatasan penelitian ini termasuk sampel yang terbatas pada mahasiswa fisika dari beberapa universitas di Indonesia dan kurangnya pertimbangan terhadap faktor-faktor seperti variasi desain mata kuliah dan interaksi dengan instruktur. Implikasi praktis dari penelitian ini menyoroti pentingnya menyeimbangkan pembelajaran langsung dan penggunaan LMS dalam merancang kurikulum pendidikan fisika. Kombinasi kedua metode ini dapat memaksimalkan pemahaman konseptual dan retensi informasi, serta meningkatkan kepuasan belajar siswa.
IMPLEMENTASI LEMBAR KERJA KONSTRUKTIVIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUGIS PADA MATA PELAJARAN FISIKA Martawijaya, M. A.; Mahir, Mahir
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v4i2.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam meningkatkan kemampuan kerja peserta didik. Penelitian ini menggunakan LKPD dengan pendekatan konstruktivis berbasis kearifan lokal dalam konteks pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek penelitian yang terdiri dari siswa siswa dengan kemampuan kerja terendah. LKPD diimpelementasikan dengan mengintegrasikan kearifan lokal bugis dan prinsip konstruktivis dengan tujuan melatih peserta didik dalam melakukan kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas sebagai budaya kerja pemerintah di Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LKPD konstruktivis berbasis kearifan lokal ini valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan kerja dan hasil belajar fisika peserta didik. Temuan penelitian ini memiliki implikasi bagi lembaga pendidikan, pembuat kebijakan, dan pendidik di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya lokal serta memperkuat pendekatan konstruktivis dalam pendidikan fisika. 
Physics Concept of High School Students in Northern Bone for Ad-vancing Songkok Recca Production Martawijaya, M. A.; Hasyim, M.; Musniar, A.; Zharvan, V.; Taqwin, M.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v19i2.39916

Abstract

This research aims to determine the physics conceptions of high school students in Northern Bone in developing the production of Songkok Recca using an alternative material, water hyacinth fiber. This qualitative study focuses on a descriptive case, which is the students' perceived lack of conception. The subjects used are four individuals interested in physics and are familiar with the process of making Songkok Recca. The case occurs in the students' school environment, which is also the production site of Songkok Recca. Data collection techniques in this research include observation, interviews, and documentation. The research data is analyzed through several stages, namely data collection, reduction, presentation, and data verification. Based on the research findings and discussions, it can be concluded that the students lack physics conceptions. They are only able to express some physics concepts, while some students are not familiar with those concepts.Based on the research results, it can be concluded that the students lack physics conceptions. They are only able to express some physics concepts, and some students are not familiar with those concepts. Water hyacinth fiber is deemed suitable as an alternative material for making Songkok Recca based on feasibility tests. The average tensile strength of wet water hyacinth fiber is 20.808,74021 N/m2, while the average tensile strength of dry water hyacinth fiber is 841.418,2808 N/m2.
Eksplorasi Kualitas Pertanyaan, Sikap Sains, dan Keterampilan Psikomotor Peserta Didik sebagai Dampak Kokurikuler Fisika Berbasis Kearifan Lokal A’bulo Sibatang Martawijaya, M. A.; Mahir; Wahid, Syamsul
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan IPA
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas pertanyaan, sikap sains, dan keterampilan psikomotor peserta didik sebagai dampak dari pelaksanaan kegiatan kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal A’Bulo Sibatang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan desain eksplanatori sekuensial. Subjek penelitian melibatkan peserta didik SMA di Kabupaten Takalar yang terdiri atas dua kelompok, yaitu yang mengikuti dan yang tidak mengikuti kegiatan kokurikuler fisika berbasis A’Bulo Sibatang. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, angket TOSRA, observasi psikomotor, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang mengikuti kegiatan kokurikuler memperoleh skor lebih tinggi pada ketiga variabel, yakni keterampilan psikomotor (75,77 > 69,62), kualitas pertanyaan (23,95 > 23,37), dan sikap sains (73,99 > 72,76). Kegiatan kokurikuler berbasis A’Bulo Sibatang mampu meningkatkan kemampuan bertanya reflektif, memperkuat sikap ilmiah, serta mengasah keterampilan praktikum melalui pembelajaran kontekstual yang berakar pada nilai budaya lokal. Integrasi nilai-nilai gotong royong dan kolaborasi dalam filosofi A’Bulo Sibatang memberikan kontribusi terhadap penguatan karakter ilmiah peserta didik. Dengan demikian, model kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal layak dijadikan strategi alternatif dalam pengembangan pendidikan sains yang kontekstual, berkarakter, dan berkelanjutan.
Optimization of students’ scientific writing through the utilization of mendeley reference manager Herman, Nurul Muthmainnah; Mutahharah Hasyim; M. A. Martawijaya; Abdul Haris; Mahir, Mahir
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021286

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi mata kuliah KKN, PPL, dan skripsi yang menuntut kemampuan menelusuri sumber ilmiah dan mengelola referensi secara benar. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam penentuan sumber tepercaya, penyusunan sitasi, dan penulisan daftar pustaka yang sesuai kaidah akademik. Pelatihan penggunaan Mendeley Reference Manager dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan membekali mahasiswa Jurusan Fisika keterampilan teknis dan literasi digital dalam manajemen referensi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengikuti pelatihan dengan antusias melalui sesi materi, demonstrasi, dan praktik mandiri. Analisis nilai pretest dan posttest memperlihatkan peningkatan kemampuan yang signifikan, dari rata-rata awal 46,79 menjadi 82,71 setelah pelatihan. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara, yang menunjukkan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengelola referensi, membuat folder terstruktur, serta menggunakan fitur sitasi otomatis. Meski demikian, beberapa peserta masih memerlukan pendampingan tambahan terkait penggunaan fitur lanjutan, seperti pemilihan gaya sitasi yang sesuai dan penanganan referensi duplikat. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan penulisan ilmiah mahasiswa dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menyusun karya ilmiah yang lebih sistematis, akurat, dan efisien dengan dukungan Mendeley Reference Manager.
Pelatihan penulisan proposal PKM bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar Hasyim, Mutahharah; Martawijaya, M. A.; Haris, Abdul; Mahir, Mahir; Herman, Nurul Muthmainnah
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021287

Abstract

Kegiatan pelatihan penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan literasi ilmiah, keterampilan penulisan akademik, serta kesiapan mahasiswa dalam berkompetisi pada ajang PKM tingkat nasional. Pelatihan ini diikuti oleh 45 mahasiswa yang memiliki latar belakang dan pengalaman penulisan yang beragam. Metode pelatihan mencakup penyampaian materi, diskusi, contoh proposal, workshop penyusunan kerangka proposal, dan pendampingan intensif oleh fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur PKM, terutama pada aspek kebaruan ide, ketepatan perumusan masalah, serta kesesuaian metode pelaksanaan. Peserta mampu menghasilkan draft kerangka proposal yang lebih sistematis, terfokus, dan sesuai dengan standar penilaian PKM. Selain itu, pelatihan juga meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi ilmiah. Lingkungan pembelajaran yang kondusif serta fasilitas teknis yang memadai turut mendukung efektivitas pelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan akademik mahasiswa dan dapat dijadikan model penguatan kapasitas penulisan proposal di lingkungan Jurusan Fisika UNM
OPTIMALISASI PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) MELALUI PEMANFAATAN MENDELEY BAGI GURU Martawijaya, M. A.; Mahir; Haris, Abdul; Yani, Ahmad; Usman
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10088

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Namun, banyak guru mengalami kesulitan dalam penulisan artikel ilmiah, terutama dalam pengelolaan referensi dan sitasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menulis artikel PTK melalui pemanfaatan aplikasi Mendeley. Pelatihan dilaksanakan secara daring selama lima kali pertemuan dengan melibatkan 25 guru Fisika MGMP Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung dan pendampingan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola referensi, melakukan sitasi otomatis, serta menyusun artikel ilmiah sesuai standar publikasi. Sebanyak 72% peserta berhasil menyusun draf artikel lengkap, dan 90% menyatakan pelatihan daring efektif meningkatkan literasi akademik digital. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan profesionalisme guru dan pembentukan budaya riset berbasis teknologi digital.
Trends in ‘Critical Thinking’ as a National Research Theme in Indonesia for the Period 2021 - 2024 Mahir Mahir; M. A. Martawijaya; Abdul Haris
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the trend of students' critical thinking skills in national research proposals received by the Directorate of Research, Technology, and Community Service (DRTPM) in Indonesia over the past four years. Critical thinking is an essential ability in 21st-century education, which includes interpreting, analyzing, evaluating, and inferring information by students to produce solutions to real problems. Data were taken from research proposals received and approved by DRTPM from 2021 to 2024. The analysis method includes a descriptive quantitative assessment of the number of proposals that make students' critical thinking skills the central theme of education research. The study results show a significant improvement trend in the theme of students' critical thinking skills in the proposals submitted by researchers over the past four years, especially in implementing various efforts to improve students' critical thinking skills. These findings are expected to provide input for DRTPM to develop research policies and training programs to continue improving the quality of research in Indonesia.
The Process-Outcome Disparity in Culturally Responsive Physics Instruction: A Qualitative Case Study from Indonesia Husnah, Nurul; Martawijaya, M. A.; Mahir, Mahir
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1370

Abstract

This study examines the implementation and contextual relevance of the CRT approach in Indonesian senior high school Physics education. Employing a qualitative case study design, data were gathered through classroom observations and systematic document analyses (RPP and student outputs) from a single subject at State Senior High School 10 Makassar. The key results demonstrate that while the teacher achieved high pedagogical fidelity successfully fostering inclusive interactions (Score 5.0) and stimulating critical thinking (Score 4.0) by contextualizing abstract concepts the implementation was structurally incomplete. This resulted in an extreme cultural competence gap, characterized by high teacher effort (Score 4.5) contrasting dramatically with minimal cultural manifestation in student outputs (Score 1.0). This disparity is primarily attributed to a structural weakness in formal assessment design that fails to explicitly demand culturally reflective outcomes, coupled with significant external systemic barriers (50% minimal community participation). The research’s novelty lies in its triangulated, quantitative-qualitative documentation analysis used to precisely measure this 4.5 vs. 1.0 disparity, shifting the scholarly focus from individual capacity to systemic issues. The findings offer crucial practical implications for urgent assessment reform to mandate culturally reflective learning outcomes and emphasize the contribution of strengthening holistic institutional commitment and community partnership to bridge the process-to-outcome gap.