Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG LINGKUNGAN WANITA TUNA SUSILA DI DESA SINDANG PAGAR Rika Warnita; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 3 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the public perceptions about the environment a sluttish woman at Sindang Pagar Village. A kind of this research is descriptive research with a quantitative approach. Data collection technique in this research is using questionnaire, interviews and observations. Data analysis technique is using interval formulas and the percentage. The population in this research as many as 230 and sample taken as many as 46 respondents. Based on the results of the research that has been done it, can be known that the public is less likely to agree with sluttish a female environment. Therefore, in order for the government' s role in addressing a female sluttish environment is very important. There must be the strict sanctions for those who violate and it aims to order in the life of society and to prevent the occurrence of a negative impact from the sluttish women.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi masyarakat tentang lingkungan wanita tuna susila di Desa Sindang Pagar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskrptif dengan pendekatan kuantitatif. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan observasi. Tehnik analisis data menggunakan rumus interval dan persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 230 dan sampel yang diambil sebanyak 46 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa masyarakat cenderung kurang setuju dengan lingkungan wanita tuna susila. Oleh karena itu agar peran pemerintah dalam mengatasi lingkunga wanita tuna susila sangat penting. Harus ada sangsi yang tegas bagi yang melanggar dan ini bertujuan untuk ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat serta mencegah terjadinya dampak negatif dari para wanita tuna susila tersebut.Kata kunci: lingkungan, masyarakat,persepsi, wanita tuna susila.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERGESERAN MORAL DAN BUDI PEKERTI PESERTA DIDIK Siska Yanti; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, No. 3 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research is to know factors of students moral and ethis deviation at the tenth class of SMAN 13 Bandar Lampung in 2013/2014. To conduct the research, the writer used descriptive qualitative method. The subject of the research is the tenth class and the number of samples is 40 students. The main technique that is used in this research is questionnaire while observation and documentation is the supporting techique. Percentage is used for data analysis technique. Based on the result of the research, it was known that internal factor (themselves) has 62,5% percentage while external factor (mass media) has 52,5% percentage, and other factors have influence too as an example is environmental factor.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor penyebab pergeseran moral dan budi pekerti peserta didik kelas X di SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas X dengan sampel 40 orang. Teknik pokok yang digunakanangket, sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Teknik analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa faktor internal (diri sendiri) pesentase 62,5% dan faktor eksternal (orang tua) pesentase 72,5%, (media massa) pesentasenya52,5%, dan faktor lain yang juga mempengaruhi seperti faktor lingkungan. Kata kunci: budi pekerti, pergeseran moral, peserta didik
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MENURUNNYA MINAT MASYARAKAT UNTUK MENJALANKAN ADAT BUDAYA NYAMBAI Tambat Nurhasan; Holilulloh Holilulloh; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study to analyze and explain the factors affecting declining public interest in preserving indigenous culture nyambai. The method of this research is a descriptive method with the subject research is the society in incident village. The research sample are 31 people. The data provided by questionare teachnique, interview and documentation analyzed by the chi quadrat formula. The result of this research shows from the undertanding factor’s 12,90%  don’t understand category 38,70%, little understand, and 48,38% belongs to very understand category. The factor of awarness shows that 19,35% belongs to un-aware category, 45,16% little aware, and 35,48% aware category, 48,39% little love, and 45,16% really love category. Time factor shous that 12,90% can’t use effective time, and 45,16% can’t really use effective time, and 41,93% can use effective time, wander about teenager 22,58%  dis-agree category 22,58% don’t really agree, and 54,83% is agree.Tujuan penelitian untuk menganalisis dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi menurunnya minat masyarakat melestarikan adat budaya nyambai. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan subyek penelitian masyarakat yang ada Desa Kejadian. Sempel penelitian ini 31 orang. Data dilampirkan melalui teknik angket, wawancara dan dokumentasi data dianalisis menggunakan rumus chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pemahaman 12,90% tidak paham, 38,70% kurang paham, dan 48,38% sangat paham. Faktor kesadaran menunjukkan 19, 35% tidak adanya kesadaran, 45,16% kurangnya kesadaran, dan 35,48% sadar. Faktor kecintaan 6,45% tidak mencintai, 48,39% kurang mencintai, dan 45,16% kategori sangat mencintai. Faktor waktu 12,90% tidak mampu memanfaatkan waktu, 45,16% kurang mampu memanfaatkan waktu, dan 41,93% mampu memanfaatkan waktu. Faktor remaja merantau 22,58% tidak setuju, 22,58% kurang setuju, dan 54,83% setuju.Kata kunci: budaya,masyarakat nyambai, minat
Peranan Guru Dalam Menanamkan Rasa Percaya Diri Siswa di SMP PGRI 2 Bekri Tesa Lonika Silvia; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to put explanation forward teachers role in giving students self-confidence at PGRI junior high school 2 Bekri Lampung Tengah Regency the year 2016/2017. Descriptive research was used with qualitative approach as the research method in this research. The research population was 67 respondents. The main data collecting technique used was questionnaire, and technique persetage was also used as the data analysis technique. Based on the data and result of the research. It had found the teacher has less role in giving students self-confidence, especially the teacher have not done yet their role meticulously as the educator in giving students sense of self-confidence. The teacher have not done yet their role meticulously as the trainer in giving students sense of self-confidence. And, The teacher have not done yet their role precisely as the motivator in giving students sense of self-confidence at the PGRI junior high school 2 Bekri the year 2016/2017.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan guru dalam menanamkan rasa percaya diri siswa di SMP PGRI 2 Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi yang berjumlah 67 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket, analisis data menggunakan teknik presentase`Berdasarkan data dan hasil penelitian, diketahui guru kurang berperan dalam menanamkan rasa percaya diri siswa khususnya guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pendidik dalam menanamkan rasa percaya diri, guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pembimbing dalam menanamkan rasa percaya diri, guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pelatih dalam menanamkan rasa percaya diri, dan guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai motivator dalam menanamkan rasa percaya diri siswa di SMP PGRI 2 Bekri tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci : peranan guru, rasa percaya diri, siswa
STUDENTS PERCEPTION OF EDUCATION SERVICES BASED OPTIMIZATION OF GOVERNMENT REGULATION NUMBER 19 OF 2005 Lady Anst; Berchah Piteoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 5 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this research was to explain how students perception the optimization of education services based on Government Regulation 19th 2005 about National Standards of Education in Senior High School YP Unila Bandar Lampung. Method used descriptive. The subject researched was students in Senior High School YP Unila Bandar Lampung in year 2012/ 2013. Samples were 10% or 114 persons. Data were analyzed using percentage formula. Thus it can be concluded that the perception of students toward the optimization of educational services based Government Regulation 19th 2005 about National Standards of Education in Senior High School YP Unila Bandar Lampung have to meet the standards and the services that have been provided school education can understand and function according to the needs of students.Keywords: education services, national standards of education, government regulation
HUBUNGAN PEMAHAMAN MATERI TENTANG NILAI PANCASILA DENGAN PERUBAHAN SIKAP NASIONALISME SISWA SMP Leni Puspita; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 4 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to clarify the relationship between the material understanding of Pancasila values with changes in students' attitudes Nationalism SMP 1 belalau country. The method used in this research is descriptive method. Data collection techniques used in this study consisted of the principal techniques poll / questionnaire, data analysis techniques used in this research is descriptive qualitative analysis. The results showed that there is a positive relationship, significant, and low categories of the closeness of the relationship between the material understanding of Pancasila values with changes in students' attitudes Nationalism.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan antara hubungan pemahaman materi tentang nilai Pancasila dengan perubahan sikap Nasionalisme siswa di SMP negeri 1 belalau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari teknik pokok yaitu angket/kuesioner, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan rendah antara hubungan pemahaman materi tentang nilai Pancasila dengan perubahan sikap Nasionalisme siswa.Kata kunci : nasionalisme,nilai pancasila, perubahan sikap.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP ADAB SOPAN SANTUN SISWA KELAS X Koko Nurcahyo Arianto; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 8 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe and analyze the influence of the social environment to the civilized manners of class X students at SMA 1 Sidomulyo South Lampung regency.The method used in this study was a quantitative descriptive research subjects students who were 32 students. The technique of collecting data was using questionnaires with a reliability test using Product Moment and Spearman Brown, while data analysis was using Chi Kuadrat. Based on the research that has been done, it can be seen that it is proved strong on contingency coefficient C = 0.58 and a maximum contingency C_maks = 0.81. Based on these calculations, the level of the relationship with KAT = 0.71 are in the strong category. It means, there is a strong influence on the influence of the social environment to the civilized manners of class X students at SMA 1 Sidomulyo South Lampung regency.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap adab sopan santun siswa kelas X di Sekolah Menengah Atas 1 Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian siswa yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan uji realibilitas menggunakan Product Moment dan Spearman Brown, sedangkan analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terbukti kuat pada koefisien kontingensi C = 0,58 dan kontingensi maksimum = 0,81. Bedasarkan perhitungan tersebut maka tingkat keeratan hubungan dengan KAT = 0,71 berada pada kategori kuat. Artinya, terdapat pengaruh yang kuat pada pengaruh lingkungan sosial terhadap adab sopan santun siswa kelas X di Sekolah Menengah Atas 1 Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.Kata kunci: adab sopan santun, lingkungan sosial, pengaruh
Peranan Guru dalam Menanamkan Kedisiplinan dan Kegiatan Belajar Siswa Penderita Tuna Rungu Reza Wahyuni; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is to explain the teachers role in instilling the value of discipline and learning activities of deaf students in Extraordinary School PKK Bandarlampung 2016.This research used qualitative method, the subject of this research are teachers in Extraordinary School PKK Bandarlampung totaling 2 peoples. The technique of collecting data using triangulation and the data analysis using observation, interview, and documentation.The result of the research there is a teachers role in instilling the value of discipline and learning activities of deaf students in Extraordinary School PKK Bandarlampung. This shows that the higher teachers role in Extraordinary School PKK Bandarlampung it will be the better in instilling the value of discipline and learning activities of deaf students.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan Peranan Guru dalam Menanamkan Kedisiplinan dan Kegiatan Belajar Siswa Penderita Tuna Rungu di Sekolah Luar Biasa PKK Bandarlampung Tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru di Sekolah Luar Biasa PKK Bandarlampung yang berjumlah 2 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi dengan analisis data menggunakan observasi, wawancara kemudian dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa: terdapat peranan guru dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan kegiatan belajar siswa penderita tuna rungu di Sekolah Luar Biasa PKK Bandarlampung. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi peran guru di Sekolah Luar Biasa PKK Bandarlampung maka akan semakin baik pula dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan dalam kegiatan belajar siswa penderita tuna rungu.Kata kunci : kedisiplinan, peranan guru, tuna rungu
Pemahaman Guru Terhadap Peristiwa G 30 S PKI Sebagai Informal Content Mata Pelajaran PPKn Inka Attahu Ulfa; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain the teachers understanding of events g 30 s PKI as informal content of Pancasila and Civic Education subjects in Madrasah Aliyah Masyariqul Anwar Bandar Lampung. The research method used in this research is qualitative descriptive with the subject of one research of Pancasila and Civic Education teacher, three studens in the tenth grade were taken on the grade level (low, medium, high) and vice principal of the curriculum field. Data collection techniques use guidance test guidelines interviews, observasion guidelines, and documentation guidelines, while data analysis using credibility test with triangulation. The result of this study indicate that the teachers of Pancasila and Civic Education have given responsive and proactive attitude to the film  G 30 S PKI as informal material through formal mterials related to the threat to the state and efforts to solve it in the field of ideology, politics, economy, sicial culture and defense and security in Bhinaka Tunggal Ika. the response of lesrners can be see from the understanding od students interpret an event objectively and the school support screening G 30 S PKI given to the students by giving permission and facilities needeed by teachers PPKn.Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan pemahaman guru terhadap peristiwa G 30 S PKI sebagai Informal Content mata pelajaran PPKn di Madrasah Aliyah Masyariqul Anwar Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian satu Guru PPKn, tiga peserta didik kelas X diambil berdasarkan tingkatan nilai (rendah, sedang, tinggi) dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru PPKn telah memberikan sikap responsif dan proaktif pada film G 30 S PKI sebagai materi informal melalui materi formal yang berhubungan dengan ancaman terhadap negara dan upaya terhadap penyelesaiannya dibidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan dalam Bhineka Tunggal Ika. Respon peserta didik dapat dilihat dari pemahaman peserta didik memaknai sebuah peristiwa secara objektif serta pihak sekolah mendukung pemutaran film G 30 S PKI diberikan pada peserta didik dengan memberikan izin dan fasilitas yang dibutuhkan oleh guru PPKn.Kata kunci : informal content, pemahaman guru, peristiwa G 30 S PKI. 
Hubungan Pemahaman Nilai Pada Sila Persatuan Indonesia Dengan Sikap Nasionalisme Peserta Didik Septa Polentari; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze and describe the relationship of understanding value in Sila Indonesia association with the attitude of nationalism students. The research method used in this research is a quantitative descriptive with a sample of 10% amounting to 30 eleventh grade students at SMA Negeri 14 Bandar Lampung. Once processed using a chi-squared formula then continue using the data as calculation material, by first using the number of symptoms expected to occur. Based on the data and results of the research results, it is known that there is a positive relationship between understanding the value of Indonesian unity with nationalism learners in SMA Negeri 14 Bandar Lampung especially in transferring the value please Indonesian unity and in everyday application both in class, school and outside school.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan Hubungan Pemahaman Nilai Pada Sila Persatuan Indonesia Dengan Sikap Nasionalisme Peserta Didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif Kuantitatif dengan sampel sebesar 10% yang berjumlah 30 peserta didik kelas XI SMA Negeri 14 Bandar Lampung. Setelah diolah dengan menggunakan rumus chi-kuadrat kemudian dilanjutkan menggunakan data tersebut sebagai bahan perhitungan, dengan terlebih dahulu menggunakan banyaknya gejala yang diharapkan terjadi. Berdasarkan data dan hasil pembahasan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara pemahaman nilai sila persatuan Indonesia dengan sikap nasionalisme Peserta didik di SMA Negeri 14 Bandar Lampung khususnya dalam mentransfer nilai sila persatuan Indonesia dan dalam pengaplikasian sehari-hari baik dikelas, sekolah maupun diluar sekolah.Kata kunci : persatuan indonesia, nasionalisme, peserta didik.
Co-Authors A Halim Aan Suardi Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Ana Astriyani Ms Ana Mentari Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elly Sukmawati Elsa Nursabrina Ema Triyani Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haris Fajrin Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Ismi Rakhmawati Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto M. Efendi M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati nurhayati nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Riyo Nur Buana Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina SRI LESTARI Suci Daniati Suciati Nurmala Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Farida Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Zulfikar Zulfikar