Claim Missing Document
Check
Articles

Frekuensi Gangguan dan Energi Tak Tersalurkan Sebagai Indikator keandalan Sistem Jaringan Tegangan Menengah Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 2 (2024): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i2.5208

Abstract

The increasing need for electrical energy must be balanced with improved customer service. Customers will feel comfortable if they can enjoy an uninterrupted electricity supply in the form of a disconnection of the electricity supply for a certain period of time or what is commonly called the ENS (Energy Not Supplied) index and the AENS (Average Energy Not Supplied) index. The reliability of the electric power system is one of the things that is very important in order to maintain the performance of the three main pillars of PT. PLN (Persero). A reliable distribution network can be seen from the number of disruptions that often occur in the distribution network. Disruptions that arise in the distribution network arise due to internal factors such as less reliable distribution network components. In addition, it can also be caused by external factors such as natural disasters or the influence of trees and animals. Based on the results of the research that has been conducted, it is known that the occurrence of disruptions and the length of the duration of the disruption cause the Energy Not Supplied (ENS) value to increase as in April and July, the high duration of the blackout also makes the ENS higher, namely 792.857804 kW and 789.046811 kW. However, the distribution network at the Wagom feeder is still considered reliable in distributing electrical energy based on the SAIDI and SAIFI indices. From the research results, the SAIDI index at the Wagom feeder reached 8.96 hours/customer/year. While the SAIFI index at the Wagom feeder reached 2.08 times/customer/year.
Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.786-791

Abstract

The fish farming group "Bangun Makmur" from Parit Aman Village, Bangko District, Rokan Hilir Regency, has actively participated in a community service program aimed at introducing and implementing fish farming technologies, particularly probiotic technology for aquaculture water and feed technology enhanced with herbal additives (rabal and white turmeric). The program also seeks to increase income and create job opportunities in the area. The methods used include lectures, practical training, mentoring, as well as monitoring and evaluation of the fish farming process. Through discussion and practice, commonly referred to as "learning by doing," the majority of participants successfully grasped the concept of probiotic technology and herbal feed. Evaluation results indicated that some community members have started applying the technology by constructing ponds and conducting effective fish farming operations. This initiative marks a shift from dependence on the fluctuating palm oil sector to a sustainable alternative enterprise. The outcomes of this community service underscore the crucial role of technology and education in enhancing economic self-reliance and strengthening the local fisheries sector.
Pengaruh Pemberian Probiotik EM4 dengan Dosis Berbeda pada Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Selincah (Belontia hasselti) Menggunakan Sistem Akuaponik Mifna, Nur Izatul; Rusliadi, Rusliadi; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM4 (Effective microorganism) dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan selincah (Belontia hasselti). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (10 mL/kg pakan, P2 (15 mL/kg pakan), P3 (20 mL/kg pakan), dan P4 (25 mL/kg pakan). Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelulushidupan, rasio konversi pakan, dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian probiotik EM4 dengan dosis yang berbeda pada pakan sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan selincah. Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu P3 dengan dosis 20 mL/kg pakan mampu menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 10,78 g, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,23 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 1,59%, kelangsungan hidup sebesar 95,99%, rasio konversi pakan sebesar 1,84%. Perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bobot selada sebesar 48,94 g, rata-rata panjang selada sebesar 19,46 cm, yaitu pada P0, dan kualitas air selama pemeliharaan menunjukkan suhu dan pH yang optimal untuk ikan budidaya.
Polikultur Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) dan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Junita, Riska; Rusliadi, Rusliadi; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Polikultur merupakan kegiatan budidaya perikanan dalam satu wadah yang menghasilkan lebih dari satu jenis organisme secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem polikultur terhadap pertumbuhan ikan nilem. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu P0 (15 nilem), P1 (5 lobster air tawar dan 15 nilem), P2 (10 lobster air tawar dan 15 nilem), dan P3 (15 lobster air tawar dan 15 nilem), P4 (20 lobster air tawar dan 15 nilem), P5 (25 lobster air tawar dan 15 nilem). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan padat tebar lobster yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan ikan nilem. Hasil pengukuran tertinggi pertumbuhan bobot mutlak, yaitu 7,21 g, panjang mutlak 4,59 cm, laju pertumbuhan spesifik 2,93%, kelulushidupan 93,33%, dan konversi pakan 1,26%, hal ini disebabkan karena kepadatan tebar lobster air tawar pada P2 rendah. Kepadatan penebaran yang rendah memberikan ruang bagi ikan nilem untuk bergerak dan hidup. Pemeliharaan sistem polikultur lebih baik dilakukan pada 10 ekor lobster air tawar dan 15 ekor ikan nilem karena menghasilkan pertumbuhan panjang dan bobot mutlak terbaik.
Pemeliharaan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang di Beri Pakan Diperkaya Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Manipulasi Fotoperiod pada Sistem Aquaponik Annavi, Riski; Rusliadi, Rusliadi; Putra, Iskandar; Windarti, Windarti
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan salah satu ikan konsumsi memliki nilai ekonomis yang tinggi dan digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis daun kelor yang tepat dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan patin yang dipelihara dengan keadaan gelap selama 24 jam menggunakan sistem resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 selama 60 hari. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis perlakuan daun kelor yaitu P0 kontrol (0 g/kg), P1 (5 g/kg), P2 (10 g/kg), dan P3 (15 g/kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang diperkaya daun kelor berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup patin. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah P1 (10 g/kg) yang menghasilkan panjang mutlak 7,62 cm, berat mutlak 31,93 g, LPS 3,29%/hari, dan tingkat kelangsungan hidup 98,89%.
Pengaruh Pemberian Probiotik Rabal pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gabus (Channa striata) Menggunakan Sistem Resirkulasi Herfiko, Zulfa; Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Probiotik rabal adalah probiotik dari hasil fermentasi ragi dan bakteri asam laktat. Probiotik rabal mengandung bakteri baik yaitu Lactobacillus cassei dan yeast. Penambahan probiotik pada pakan meningkatkan aktivitas enzim pencernaan sehingga penyerapan makanan menjadi lebih sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dosis terbaik pemberian probiotik rabal pada pakan untuk pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2023 yang bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu P0 (pakan tanpa penambahan probiotik), P1 (30 mL probiotik/ 100 g pakan), P2 (35 mL probiotik/ 100 g pakan), P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan), P4 (45 mL probiotik/ 100 g pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik rabal pada pakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus (p<0,05). Perlakuan terbaik adalah P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan) dengan pertumbuhan bobot mutlak 2,91±0,03 g, panjang mutlak 3,72±0,15 cm, LPS 3,69±0,06%/hari, kelangsungan hidup 98,33±2,88% dan FCR 3,16±0,04. Parameter kualitas air selama penelitian yaitu suhu 28-29,5 ˚C, pH 6,1-7,1, oksigen terlarut 3,9-4,9 mg/L, dan amoniak 0,0006-0,0019 mg/L masih dalam kondisi baik untuk ikan gabus.
Penambahan Enzim Phytase pada Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) dengan Sistem Resirkulasi Anggani, Dewi; Rusliadi, Rusliadi; Putra, Iskandar
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian dosis enzim phytase terbaik pada pakan komersial untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan nilem (Osteochilus hasselti) dengan sistem resirkulasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuannya adalah: P0 (tanpa enzim phytase), P1 (enzim phytase 0,5 g/kg pakan), P2 (enzim phytase 1 g/kg pakan), P3 (enzim phytase 1,5 g/kg pakan) dan P4 (enzim phytase 2 g/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim phytase dengan dosis yang berbeda pada pakan dengan sistem resirkulasi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan nilem, bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan dan kecernaan pakan. Perlakuan terbaik adalah P4 (enzim phytase 2 g/kg pakan) dengan pertumbuhan bobot mutlak 4,69±0,45 g, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,90±0,01 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 3.93±0,19%, FCR sebesar 1,19±0,01%, dan kelulushidupan sebesar 100±0,00 %. Nilai kecernaan pakan ikan nilem 71,26% dan kecernaan protein pada ikan nilem 87,15%. Parameter kualitas air selama penelitian masih mendukung suhu berkisar antara 27,2-28,8˚C, pH air berkisar antara 6,1-7,2, kandungan oksigen terlarut (DO) berkisar antara 4,5-6,5 ml/L dan ammonia berkisar antara 0,00057-0,00195
Growth and Survival of Kissing Gourami (Helostoma temminckii) in Maintenance Media from Liquid Biological Fertilizer Aisyah, Siti; Rusliadi, Rusliadi; Pamukas, Niken Ayu
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This study aims to determine the growth and survival of kissing gourami (Helostoma temminckii) on a rearing medium given liquid biological fertilizer. This research was conducted from 01 April to 21 May 2022 at the Hatchery, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. The container used was a bucket with a volume of 100 L. This study used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) method with five treatments and three replications. The level of treatment applied in this study was P0 = No treatment, P1 = treatment of 0.01 mL/L water, P2 = treatment of 0.03 mL/L water, P3 = treatment of 0.05 mL/L water and P4 = treatment of 0.07 mL/L. The results showed that applying liquid biological fertilizer with different doses significantly affected fish growth performance (P<0.05). The best treatment was found at a dose of 0.03 mL/L, which produced a range of ammonia (0.0043-0.0163 mg/L), nitrate (0.049-0.189 mg/L) phosphate (0.036-0.072 mg/L), absolute weight growth (10.07 g), absolute length growth (11.31 cm), specific growth rate (1.94%), feed conversion (1.08%) and survival (85, 00%).
EVALUATION OF WATER QUALITY AND GROWTH PERFORMANCE OF RED TILAPIA (Oreochromis sp) IN CULTURE USING BIOFLOCK TECHNOLOGY Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Alfinda, Rudi; Asiddiqqi, Hasby; Syahroni, Desty; Kurniawan, Ronal; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 7 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.7.2.305-311

Abstract

Water quality plays an important role in maintaining and increasing fish production. Tilapia (Oreochromis niloticus) is one of Indonesia's freshwater fish that has economic value. To increase production, tilapia cultivation is carried out intensively, characterized by high stocking density and provision of protein-rich feed. Good water quality control and feeding are key to the success of this intensive culture. Biofloc technology is one of the appropriate technologies for intensive tilapia rearing since fish can live at high densities and have a wide environmental tolerance. Biofloc technology is an alternative solution to problems in overcoming cultivation waste such as ammonia and nitrite. Based on the above, this study was conducted to determine the effectiveness of the biofloc system in converting ammonia compounds, improving water quality in the aquaculture environment, and understanding the relationship between water quality and tilapia growth. The research was conducted for 60 days to measure several water quality parameters, namely temperature, dissolved oxygen, acidity (pH), and ammonia, and to observe the growth parameters of tilapia. The treatment applied in this study was the addition of probiotics in feed with four treatments and three replications. The results showed that the biofloc system's water quality is tolerant to tilapia growth. The best growth results in treatment A with each value of absolute weight 14.70±0.10d, absolute length 6.70 ± 0.10d, specific growth rate 3.87±0.01c, and survival rate 100±0.00b
Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kelompok petani ikan “Bangun Makmur” dari Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya ikan, terutama teknologi probiotik untuk media air budidaya dan teknologi pakan yang ditambahkan bahan herbal (rabal dan kunyit putih), serta meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi terhadap proses budidaya ikan. Melalui metode diskusi dan praktik, atau yang dikenal dengan istilah "learning by doing", mayoritas masyarakat berhasil memahami konsep teknologi probiotik dan pakan herbal. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menerapkan teknologi tersebut dengan membangun kolam dan menjalankan budidaya ikan secara efektif. Inisiatif ini menandai peralihan dari ketergantungan terhadap sektor kelapa sawit yang fluktuatif menjadi usaha alternatif yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan pendidikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat sektor perikanan lokal.
Co-Authors Abdul Haris Adilla, Deane Marza aditya, Rendi ahmad yani Aina, Asri Nur Al-Farid, Laren Amir Al-Farid, Laren Amir Al-Farid Alfinda, Rudi Anggani, Dewi Annavi, Riski Ariansyah, Sepri Asiddiqqi, Hasby Ayyub, Muhammad B Hutabarat, Geral B Sianturi, Benny Buchari, Rd Achmad Candra, Andre Maryan Deni Efizon Devindra, M. Ilham DIAN LESTARI Elo, Yulianto La Eni Sumiarsih Fahrah Syahdinar, Zharin Fathi’ah , Syalaisa Amani Fatmawati, Fatmawati Febriansyah Febriansyah Febriyan , Febriyan Firmansyah, Rodhi Hasriadi, Hasriadi Herfiko, Zulfa HR, Herman Husnah, Nurul Ida Widianingsih Iskandar Putra Iswadi Amiruddin Junita, Riska Kafara, Hajija Jafar Kelkulat, Ramla Lembang, Naomi Lestari M P Alibasayah Lubis, Muhammad Reza Idris Manik, Retno Aprita Manurung, Fazhira Ryunisyah Masjudi, Heri Meiza, Maharanny Mestawaty As.A Mestawaty As.A Mifna, Nur Izatul Mokan, Muhammadon Mulyadi Mulyadi Mutamima, Anisa Mutamima, Annisa Nainggolan, Evy Purnama Nasution , Indah Dewiana Nasution, Indah Dewiana Niken Ayu Pamukas Nur, Abidin Nurbaiti, Dinda Nurfadli, Muhammad Oktaviani , Ullia Padli, Khairul Pajri Ananta Yudha Pasaribu, Jeriko Prastoro, Wiko Prianto, Robi Puspita, Dian Permata Putra, Widodo Rahmini Hustim, Rahmini Ramadhani Ramadhani Renaldi, Irwan Ronal Kurniawan Sahputra, Erwin Wahyu sari, Chici Arum Sari, Mira Rahmita Shafiq, Muhammad Sihaloho, Ulfah Oktarida Sitanggang, Rosita Siti Aisyah Situmorang, Romaida Subaedah, Subaedah Syafrida Syafrida, Syafrida Syahroni, Desty Syamsul, Muhammad Ayyub Syaputra, Mai Liandro Pratama Syarifah Aini Syifa Rachmania Komara Tampubolon, Yohanes Hasiholan Tobing, Olaelita L Ulfa, Fadilah Nur Usman Muhammad Tang Virdina, Mita Windarti Windarti Yulianto La Elo Yulianto La Elo Yulindra, Ade Zahlan, Alfadita