Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI DAN KONTRIBUSI UMKM METE DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA BANYUSOKAH KETAPANG SAMPANG Rusliadi, Rusliadi
Jurnal Investasi Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Investasi Islam
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/ivi.v3i2.112

Abstract

Perkembangan UMKM merupakan proses yang sangat baik untuk membawa suatu bangsa menuju kemakmuran. Perkembangan UMKM dapat memperluas lapangan kerja, dan memanfaatkan potensi sumber daya alam maupun sumberdaya manusia sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (fileld research) yaitu penelitian yang dilakukan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan tempat penelitian. Oleh karenanya, Selain membuka peluang baru untuk masyarakat di desa banyusokah, UMKM mente juga berpotensi dalam meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat karena masyarakat yang biasanya hanya mengandalkan hasil tani juga bisa mendapatkan pendapatan lebih dengan menjadi karyawan dari usaha mente tersebut.
EVALUATION OF WATER QUALITY AND GROWTH PERFORMANCE OF RED TILAPIA (Oreochromis sp) IN CULTURE USING BIOFLOCK TECHNOLOGY Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Alfinda, Rudi; Asiddiqqi, Hasby; Syahroni, Desty; Kurniawan, Ronal; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol 7 No 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.7.2.305-311

Abstract

Water quality plays an important role in maintaining and increasing fish production. Tilapia (Oreochromis niloticus) is one of Indonesia's freshwater fish that has economic value. To increase production, tilapia cultivation is carried out intensively, characterized by high stocking density and provision of protein-rich feed. Good water quality control and feeding are key to the success of this intensive culture. Biofloc technology is one of the appropriate technologies for intensive tilapia rearing since fish can live at high densities and have a wide environmental tolerance. biofloc technology is an alternative solution to problems in overcoming cultivation waste such as ammonia and nitrite. Based on the above, this study was conducted to determine the effectiveness of the biofloc system in converting ammonia compounds, improving water quality in the aquaculture environment, and understanding the relationship between water quality and tilapia growth. The research was conducted for 60 days to measure several water quality parameters, namely temperature, dissolved oxygen, acidity (pH), and ammonia, and to observe the growth parameters of tilapia. The treatment applied in this study was the addition of probiotics in feed with four treatments and three replications. The results showed that the biofloc system's water quality is tolerant to tilapia growth. The best growth results in treatment A with each value of absolute weight 14.70±0.10d, absolute length 6.70 ± 0.10d, specific growth rate 3.87±0.01c, and survival rate 100±0.00b
EVALUATION OF WATER QUALITY AND GROWTH PERFORMANCE OF RED TILAPIA (Oreochromis sp) IN CULTURE USING BIOFLOCK TECHNOLOGY Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Alfinda, Rudi; Asiddiqqi, Hasby; Syahroni, Desty; Kurniawan, Ronal; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 7 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.7.2.305-311

Abstract

Water quality plays an important role in maintaining and increasing fish production. Tilapia (Oreochromis niloticus) is one of Indonesia's freshwater fish that has economic value. To increase production, tilapia cultivation is carried out intensively, characterized by high stocking density and provision of protein-rich feed. Good water quality control and feeding are key to the success of this intensive culture. Biofloc technology is one of the appropriate technologies for intensive tilapia rearing since fish can live at high densities and have a wide environmental tolerance. Biofloc technology is an alternative solution to problems in overcoming cultivation waste such as ammonia and nitrite. Based on the above, this study was conducted to determine the effectiveness of the biofloc system in converting ammonia compounds, improving water quality in the aquaculture environment, and understanding the relationship between water quality and tilapia growth. The research was conducted for 60 days to measure several water quality parameters, namely temperature, dissolved oxygen, acidity (pH), and ammonia, and to observe the growth parameters of tilapia. The treatment applied in this study was the addition of probiotics in feed with four treatments and three replications. The results showed that the biofloc system's water quality is tolerant to tilapia growth. The best growth results in treatment A with each value of absolute weight 14.70±0.10d, absolute length 6.70 ± 0.10d, specific growth rate 3.87±0.01c, and survival rate 100±0.00b.
Penerapan Teknologi Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) dengan Sistem Bioflok pada Kelompok Budidaya Bersama Kita Digjoya di Dusun Sepakat, Desa Bangko Jaya, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Efizon, Deni; Masjudi, Heri; Nurbaiti, Dinda; Nasution, Indah Dewiana; Nurfadli, Muhammad; Aini, Syarifah; Virdina, Mita; Sahputra, Erwin Wahyu; Devindra, M. Ilham; Fathi’ah , Syalaisa Amani; Al-Farid, Laren Amir; Oktaviani , Ullia
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.782 KB)

Abstract

Kelompok petani ikan "Bersama Kita Digjoya" dari Desa Bangko Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya ikan, terutama teknologi bioflok, serta meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi terhadap proses budidaya ikan. Melalui metode diskusi dan praktik, atau yang dikenal dengan istilah "learning by doing", mayoritas masyarakat berhasil memahami konsep teknologi bioflok. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menerapkan teknologi tersebut dengan membangun kolam dan menjalankan budidaya ikan secara efektif. Inisiatif ini menandai peralihan dari ketergantungan terhadap sektor kelapa sawit yang fluktuatif menjadi usaha alternatif yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan pendidikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat sektor perikanan lokal.
Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.13-19

Abstract

Kelompok petani ikan “Bangun Makmur” dari Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya ikan, terutama teknologi probiotik untuk media air budidaya dan teknologi pakan yang ditambahkan bahan herbal (rabal dan kunyit putih), serta meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi terhadap proses budidaya ikan. Melalui metode diskusi dan praktik, atau yang dikenal dengan istilah "learning by doing", mayoritas masyarakat berhasil memahami konsep teknologi probiotik dan pakan herbal. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menerapkan teknologi tersebut dengan membangun kolam dan menjalankan budidaya ikan secara efektif. Inisiatif ini menandai peralihan dari ketergantungan terhadap sektor kelapa sawit yang fluktuatif menjadi usaha alternatif yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan pendidikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat sektor perikanan lokal.
Pembuatan Pakan Rabal pada Petani Pembudidaya Ikan di Desa Muara Langsat Tang, Usman; Masjudi, Heri; Sari, Mira Rahmita; Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Kurniawan, Ronal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.108-111

Abstract

Kegiatan budidaya perikanan yang semakin meningkat, pakan merupakan salah satu faktor terpenting yang menunjang kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan. Pakan buatan menyerap 60-70% dari biaya produksi, sehingga efisiensi dari pakan tersebut perlu dipertimbangkan agar dapat menghasilkan bobot biomassa ikan yang lebih besar. Oleh karena itu perlu adanya pemberian feed supplement seperti probiotik. Salah satu probiotik yang digunakan dalam pakan adalah probiotik rabal. Probiotik yang dibuat dari Ragi dan Bakteri Asam Laktat (Rabal) merupakan salah satu metode pemanfaatan mikroba dengan cara fermentasi. Kegiatan pembuatan pakan rabal dipraktekkan secara langsung dan diberikan penjelasan kepada mahasiswa dan petani ikan tentang fungsi dari bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan fermentasi probiotik. Pembuatan Pakan Rabal di Desa Muara Langsat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan warga dalam membuat pakan rabal ramah lingkungan dengan bahan yang mudah didapat, serta memberikan kesadaran kepada warga tentang pentingnya penggunaan probiotik ini menjadi solusi internal untuk menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yang optimal, mengurangi biaya produksi dan pada akhirnya dapat mengurangi beban lingkungan karena akumulasi limbah di perairan.
Pengaruh Pemberian Vitamin C dan Vitamin E pada Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Udang Vanamei (Litopenaeus vannamei) Febriansyah, Febriansyah; Rusliadi, Rusliadi; Putra, Iskandar
South East Asian Aquaculture Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.2.2.60-67

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2022 di Balai Besar Budidaya Air Payau (BBAP) Ujung Batee, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Vitamin C dan Vitamin E pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vanamei. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri dari empat taraf perlakuan dengan tiga kali pengulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0: Tanpa penambahan vitamin, P1: Vitamin C 275 mg/kg + Vitamin E 15 mg/kg, P2: Vitamin C 325 mg/kg + Vitamin E 15 mg/kg, P3: Vitamin C 375 mg/kg + Vitamin E 15 mg/kg, P4: Vitamin C 425 mg/kg + Vitamin E 15 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P4 memberikan hasil terbaik yaitu pertambahan bobot mutlak sebesar 2,11 ± 0,011 g, laju pertumbuhan spesifik sebesar 10,32 ± 0,02%, rasio konversi pakan sebesar 0 77 ± 0,09%, sintasan 85,00 ± 0,01%, intensitas moulting 351,67 ± 20,21%, dan salinitas 15 ppt, suhu 27,8-29,5 oC, pH 7,8-8,3, DO 3,7-4,8 mg/L, dan Amoniak 0,025-0,1 mg/L
Growth and Survival of Kissing Gourami (Helostoma temminckii) in Maintenance Media from Liquid Biological Fertilizer Aisyah, Siti; Rusliadi, Rusliadi; Pamukas, Niken Ayu
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 1 (2024): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.1.132-137

Abstract

This study aims to determine the growth and survival of kissing gourami (Helostoma temminckii) on a rearing medium given liquid biological fertilizer. This research was conducted from 01 April to 21 May 2022 at the Hatchery, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. The container used was a bucket with a volume of 100 L. This study used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) method with five treatments and three replications. The level of treatment applied in this study was P0 = No treatment, P1 = treatment of 0.01 mL/L water, P2 = treatment of 0.03 mL/L water, P3 = treatment of 0.05 mL/L water and P4 = treatment of 0.07 mL/L. The results showed that applying liquid biological fertilizer with different doses significantly affected fish growth performance (P<0.05). The best treatment was found at a dose of 0.03 mL/L, which produced a range of ammonia (0.0043-0.0163 mg/L), nitrate (0.049-0.189 mg/L) phosphate (0.036-0.072 mg/L), absolute weight growth (10.07 g), absolute length growth (11.31 cm), specific growth rate (1.94%), feed conversion (1.08%) and survival (85, 00%).
Implementasi Teknologi Budidaya Ikan Patin Pustina (Pangasionodon hypophthalmus) Berbasis Probiotik dan Pakan Herbal pada Kelompok Budidaya Pokdakan Bangun Makmur, Desa Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Rusliadi, Rusliadi; Masjudi, Heri; Putra, Iskandar; Sumiarsih, Eni; Firmansyah, Rodhi; Yulindra, Ade; Mutamima, Annisa; Yudha, Pajri Ananta
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.786-791

Abstract

The fish farming group "Bangun Makmur" from Parit Aman Village, Bangko District, Rokan Hilir Regency, has actively participated in a community service program aimed at introducing and implementing fish farming technologies, particularly probiotic technology for aquaculture water and feed technology enhanced with herbal additives (rabal and white turmeric). The program also seeks to increase income and create job opportunities in the area. The methods used include lectures, practical training, mentoring, as well as monitoring and evaluation of the fish farming process. Through discussion and practice, commonly referred to as "learning by doing," the majority of participants successfully grasped the concept of probiotic technology and herbal feed. Evaluation results indicated that some community members have started applying the technology by constructing ponds and conducting effective fish farming operations. This initiative marks a shift from dependence on the fluctuating palm oil sector to a sustainable alternative enterprise. The outcomes of this community service underscore the crucial role of technology and education in enhancing economic self-reliance and strengthening the local fisheries sector.
Pengaruh Pemberian Probiotik EM4 dengan Dosis Berbeda pada Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Selincah (Belontia hasselti) Menggunakan Sistem Akuaponik Mifna, Nur Izatul; Rusliadi, Rusliadi; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM4 (Effective microorganism) dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan selincah (Belontia hasselti). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (10 mL/kg pakan, P2 (15 mL/kg pakan), P3 (20 mL/kg pakan), dan P4 (25 mL/kg pakan). Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelulushidupan, rasio konversi pakan, dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian probiotik EM4 dengan dosis yang berbeda pada pakan sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan selincah. Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu P3 dengan dosis 20 mL/kg pakan mampu menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 10,78 g, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,23 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 1,59%, kelangsungan hidup sebesar 95,99%, rasio konversi pakan sebesar 1,84%. Perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bobot selada sebesar 48,94 g, rata-rata panjang selada sebesar 19,46 cm, yaitu pada P0, dan kualitas air selama pemeliharaan menunjukkan suhu dan pH yang optimal untuk ikan budidaya.
Co-Authors Abdul Haris Adilla, Deane Marza aditya, Rendi ahmad yani Aina, Asri Nur Al-Farid, Laren Amir Al-Farid, Laren Amir Al-Farid Alfinda, Rudi Aminudin, Arif Aminullah, Arif Anggani, Dewi Annavi, Riski Aprianti, Rahma Ariansyah, Sepri Asiddiqqi, Hasby Asmara, Sukma Ayyub, Muhammad B Hutabarat, Geral B Sianturi, Benny Candra, Andre Maryan Deni Efizon Devindra, M. Ilham DIAN LESTARI Dian Permata Puspita Eni Sumiarsih Fahrah Syahdinar, Zharin Fathi’ah , Syalaisa Amani Febriansyah Febriansyah Febriyan , Febriyan Firmansyah, Rodhi H. R., Herman Hasriadi, Hasriadi Herfiko, Zulfa Herman HR HR, Herman Husnah, Nurul Indra Lesmana Iskandar Putra Iswadi Amiruddin Junita, Riska Kafara, Hajija Jafar Kelkulat, Ramla Kristina Kristina Lembang, Desi Lembang, Naomi Lestari M P Alibasayah Lisa Legawati Lubis, Muhammad Reza Idris Manik, Retno Aprita Manurung, Fazhira Ryunisyah Masjudi, Heri Meiza, Maharanny Mestawaty As.A Mestawaty As.A Mifna, Nur Izatul Mokan, Muhammadon Morian Saspriatnadi Mulyadi Mulyadi Mutamima, Anisa Mutamima, Annisa Nainggolan, Evy Purnama Nasution , Indah Dewiana Nasution, Indah Dewiana Niken Ayu Pamukas Novianto, Achmad Mursid Nur, Abidin Nurbaiti, Dinda Nurfadli, Muhammad Oktaviani , Ullia oktavianus, Petrus Padli, Khairul Pajri Ananta Yudha Pasaribu, Jeriko Prastoro, Wiko Prayanti, Manta Prianto, Robi Putra, Widodo Rahmini Hustim, Rahmini Ramadhani Ramadhani Renaldi, Irwan Renolafitri, Hendrini Ronal Kurniawan SAHARUDDIN, A Sahputra, Erwin Wahyu Sari, Anelia Diah Wintang sari, Chici Arum Sari, Mira Rahmita Shafiq, Muhammad Sihaloho, Ulfah Oktarida Sitanggang, Rosita Siti Aisyah Situmorang, Romaida Sodipta, Yae Lia Sohni Suloi, Andi Fitra Syafrida Syafrida, Syafrida Syahroni, Desty Syamsul, Muhammad Ayyub Syaputra, Mai Liandro Pratama Syarifah Aini Syifa Rachmania Komara Tampubolon, Yohanes Hasiholan Taufik Hidayat Tobing, Olaelita L Ulfa, Fadilah Nur Usman Muhammad Tang Virdina, Mita Wahyudi, Riva Windarti Windarti Yulianto La Elo Yulindra, Ade Zahlan, Alfadita Zuqni Meldha