Claim Missing Document
Check
Articles

Reinstalasi Listrik Penerangan pada Rumah Ibadah di Kampung Kalamanuk Distrik Fakfak Timur Papua Barat Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Lembang, Naomi; Husnah, Nurul; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 1 (2025): April: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v2i1.9

Abstract

Listrik menjadi penunjang dalam kemajuan teknologi dan pelaksanaan pembangunan yang mendorong kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. untuk mendukung program tersebut maka perlu dukungan instalasi listrik yang memadai untuk menjamin keselamatan dan mencegah kerugian pada konsumen. Kerugian ini dapat terjadi akibat instalasi yang tidak sesuai dengan standar PUIL. Seperti halnya dengan rumah ibdah yang terdapat pada kampung kalamanuk distrik fakfak timur kabupaten fakfak. Setelah dilakukan observasi, masih terdapat instalasi penerangan yang tidak sesuai dengan standar. keadaan ini membuat masyrakat menjadi tidak khusyuk dalam melakukan ibadah karena khawatir akan bahaya krosleting listrik yang dapat membahayakan keselamatan jemaat. Hal ini mendorong mahasiswa Jurusan Teknik Listrik Politeknik Negeri Fakfak melakukan reinstalasi penerangan pada rumah ibadah di Kampung Kalamanuk. Pelayanan yang diberikan berupa instalasi ulang listrik penerangan serta perbaikan instalasi dan mengganti perlatan yang tidak sesuai dengan standar. Proses instalasi dilakukan dengan mengganti pengkabelan untuk jalur penerangan. Pemasangan ulang kabel dilakukan pada plafon rumah ibadah kemudian diklem pada setiap jarak 30 cm. Setelah proses pengkabelan selesai maka selanjutnya adalah melakukan instalasi penerangan baik dalam ruangan rumah ibadah maupun yang terdapat pada teras depan dan belakang rumah ibadah. Sebanyak 2 buah lampu penerangan pada bagian teras depan, 2 buah lampu penerangan bagian teras belakang dan 6 buah lampu penerangan pada bagian sisi samping kiri dan kanan rumah ibadah. Pemasangan penerangan pada bagian teras dimaksudkan agar halaman rumah ibadah menjadi terang ketika malam hari.
Rearing Hoven’s Carp (Leptobarbus hoevenii) by Feeding Fermented With Herbal Supplements in a Recirculation System Haris, Abdul; Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 4 No. 2 (2023): November
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.4.2.21-30

Abstract

Study aims to determine the best dose in rearing hoven’s carp (Leptobarbus hoevenii) by feeding fermented feed with herbal supplements in a recirculation system. This research was conducted from 16 January - 24 February 2022 at the UPT Experimental Pond of the Faculty of Fisheries and Marine Scnie, University of Riau. The container used was a black tub with a volume of 100 L as many as 15 units with a stocking density of 20 individuals / 80 L. This study used a one-factor completely randomized design (CRD) method with five levels of treatment and three replications. The level of treatment applied in this study was P0= without giving herbal supplements (control), P1 = doses of herbal supplements 100 ml / kg of feed, P2 = doses of herbal supplements 200 ml / kg of feed, P3 = dose of herbal supplements 300 ml/kg of feed and P4 = doses of herbal supplements 400 ml/kg of feed. The results showed that giving herbal supplements to feed with different doses had a significant effect (P <0.05) on growth but had no significant effect (P> 0.05) on the survival of leptobarbus hoevenii. The best treatment was found at the herbal supplement dosage of 300 ml/kg of feed, which resulted in absolute weight growth (5.52 g), absolute length growth (4.55 cm), specific growth rate (2.92 %), feed conversion ratio (1.80), survival rate (100%), feed digestibility (63.77%) , protein digestibility (80.16%).
Pelatihan Instalasi Listrik Penerangan Pada Rumah Tinggal di Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi, Rusliadi; Ayyub, Muhammad; Husnah, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4197

Abstract

Energi listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Permasalahan instalasi listrik yang sering timbul yaitu berupa konsleting listrik atau hubung singkat yang antara lain disebabkan kabel listrik yang mengelupas, sambungan kabel dan penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan standar keamanan, serta penumpukan beban secara berlebihan pada saluran listrik. Masyarakat di lingkungan RT 06 Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak menurut hasil survey ditemukan masih banyak yang awam dan tidak mengetahui standar keamanan intalasi listrik. Hal ini dapat dapat menimbulkan bahaya listrik seperti kejut listrik dan panas atau kebakaran. Penyebab utamanya memang masih terlihat kepada faktor sumber daya manusia terutama dalam kasus pemasangan tidak sesuai jalur terhadap pemanfaatan arus listrik yang instalasinya tidak memenuhi standar. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindari bahaya listrik adalah dengan instalasi listrik rumah yang baik dan aman. Umumnya, jumlah orang yang mampu untuk memasang instalasi listrik di desa sangat terbatas. Proses instalasi listrik bisa dikatakan cukup sederhana, sehingga dapat dilakukan orang tanpa latar belakang pendidikan khusus. Namun ada aspek-aspek yang perlu diketahui masyarakat dalam instalasi listrik, sehingga bisa menghasilkan instalasi yang baik dan aman. Untuk mengurangi bahaya akibat penggunaan listrik, di Indonesia telah ada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Oleh karena itu pemasangan intalasi listrik termasuk pada rumah tinggal harus sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan situasi di atas maka dipandang perlu untuk mengadakan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan instalasi listrik penerangan pada rumah tinggal. Pengabdian ini diharapkan mampu untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya dan pemanfaatan serta instalasi listrik rumah tangga yang aman dan benar sesuai dengan standar PUIL.
Social Welfare Policy and Cross-Sectoral Participation: For Resilience Overcoming Stunting in Indonesia Rusliadi, Rusliadi; Aina, Asri Nur
Government & Resilience Vol. 2 No. 1 (2024): Government & Resilience (April 2024)
Publisher : Dealings Foundation Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62503/gr.v2i1.10

Abstract

Efforts to reduce poverty must have an impact that can reach the various problems caused by poverty. This research aims to analyze social policies related to poverty alleviation and cross-sectoral participation in overcoming stunting problems that occur in Indonesia. This research uses a qualitative-exploratory research method to examine the Government's Social Policy in overcoming poverty and its impact on stunting which involves cross-sector participation in its implementation. Then the data is collected from interviews, field observations, and applicable literature, then to analyze the results using Nvivo 12 Pro. The location of this research uses a regional case study in Indonesia, namely the Bantaeng Regency area. The results of this study show that the contribution of government social policies in overcoming poverty has a very positive impact on reducing the number of stunting that occurs in Bantaeng Regency. Several programs issued by the government focus on increasing consumption and fulfilling community nutrition by assisting with food. Then cross-sectoral participation in handling stunting in Bantaeng Regency has also been going well, because it not only involves the local government but also involves the military. However, this study found that there was a lack of involvement of the private sector in efforts to help the government deal with the problem of stunting. So that this is a weakness in handling stunting, therefore in handling stunting based on government programs there needs to be a binding regulation to involve the private sector.
Collaborative Governance in Plastic Waste Recycling in Medan City: Integrating Informal Sector, Community Participation, and Policy Sihaloho, Ulfah Oktarida; Rusliadi, Rusliadi
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v11i1.17422

Abstract

Medan City faces low household participation in waste sorting—only 20 % regularly—and limited integration of the informal sector, which nonetheless collects approximately 30 % of recyclable materials. This study examines the role of collaborative governance in enhancing community engagement, formalizing the contributions of waste pickers, and improving policy coordination to establish a sustainable plastic recycling system. A qualitative case study design was adopted, comprising 15 in‑depth interviews with representatives from government agencies, informal sector actors, recycling businesses, and community members; field observations at three TPS/TPA sites; and analysis of relevant policy documents. Results reveal that inadequate sorting facilities and deficient public education impede household involvement; waste pickers operate without formal incentives, leading to suboptimal participation; and overlapping institutional mandates hinder effective policy implementation. In response, an integrated education campaign with the distribution of 10000 sorting bins over six months, direct subsidies of IDR 50000 per ton for registered waste pickers, and the establishment of a quarterly cross‑sectoral coordination forum are proposed. Implementation of these measures is projected to increase sorting rates to 60 % and integrate 80 % of informal actors into the formal recycling framework.
Triangular Collaboration: Strengthening Financing For Sustainable Development Goals Komara, Syifa Rachmania; Rusliadi, Rusliadi
Kybernology : Journal of Government Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjgs.v4i2.16844

Abstract

The achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) is imperative for global sustainability, necessitating innovative financing strategies that leverage collaboration among government entities, the private sector, and philanthropic organizations. This research explores the framework of triangular collaboration as a means to enhance funding for SDGs, addressing the complex financial landscape that currently hampers effective implementation. Utilizing a qualitative approach, the study conducts in-depth analyses of existing partnerships through multiple case studies to identify best practices and challenges in mobilizing diverse funding sources. The findings reveal that multi-stakeholder engagement fosters synergies, increases resource allocation efficiency, and drives sustainable development. Furthermore, the research highlights critical policy implications, suggesting that coherent governance frameworks and incentives can optimize collaboration among stakeholders. Recommendations include developing tailored funding models that leverage the strengths of each partner. Ultimately, this research contributes to a nuanced understanding of how triangular partnerships can be effectively utilized to address the financing needs of the SDGs while recognizing inherent limitations and challenges in these collaborations.
Reducing Poverty and Improving Food Security through Public-Private Partnerships in the Coastal Areas Rusliadi, Rusliadi; Widianingsih, Ida; Buchari, Rd Achmad
Journal of Contemporary Governance and Public Policy Vol. 5 No. 2 (2024): (October 2024)
Publisher : Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Kontemporer, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46507/jcgpp.v5i2.204

Abstract

This study analyses the role and impact of public-private partnerships to improve food security in coastal areas of Indonesia. The public-private partnership model as a tool to address poverty, food needs and stunting is examined using a qualitative exploratory technique. Additional information was gathered by the researchers via interviews, field observations and documents. The study was carried out in Indonesia’s Coastal Takalar Regency, and NVivo 12 Pro was used to visualise the data. The results showed that the parties involved in efforts to improve food security on the Takalar Regency Coast include the Food Social Service and Village Community Empowerment of Takalar Regency, Subdistrict Social Welfare Workers, village government, Mandiri Bank, food suppliers and E-Warong (noncash government assistance) agents. Findings further showed that the benefits arising from this collaboration can reduce social inequalities such as decreasing poverty, increasing food needs and reducing stunting cases in the coastal areas of Takalar Regency. This work revealed several obstacles to cooperation between the government and the private sector to improve food security through food aid programmes, namely corruption through diversion of aid funds and a lack of supervision.
Studi Eksegesis 2 Korintus 11:4 Mengenai “Yesus yang Lain” dan Implikasinya terhadap Pembinaan Iman Jemaat Prianto, Robi; Rusliadi, Rusliadi; Tampubolon, Yohanes Hasiholan
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 4, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v4i1.158

Abstract

Another Jesus was a false doctrine taught by the false apostles to the Corinthians to lead astray the Lord’s congregation in Corinth. The teachings of the false apostles concerning another Jesus are those that are easy to understand and reasonable. When they believe in “another Jesus," they will be blessed and experience no shortage and no suffering. That is why the apostle emphasized to the Corinthians the when he became a believer in Christ of weakness, the suffering of even death and humiliation was yet to be experienced.  The method used is qualitative research with an exegetical approach through grammatical-historical analysis. The study found that salvation was god’s initiative to rescue mankind trough his sacrifice on the cross. Only Jesus Christ who died on the cross and rose from the dead became the savior of man, not “the other Jesus.” That is why it is important to know Jesus Christ properly and prayerfully. Became through Jesus Christ mankind has gained the gift of salvation and not “another Jesus” as taught by the false apostle. AbstrakYesus yang lain adalah doktrin palsu yang diajarkan oleh para rasul palsu kepada jemaat Korintus untuk menyesatkan jemaat Tuhan di Korintus. Ajaran para rasul palsu tentang Yesus yang lain adalah ajaran yang mudah dimengerti dan masuk akal. Ketika mereka percaya pada “Yesus yang lain”, maka mereka akan diberkati dan tidak mengalami kekurangan dan segala macam penderitaan. Itulah sebabnya, rasul Paulus menekankan kepada orang-orang Korintus bahwa ketika dia menjadi percaya kepada Kristus yang lemah, penderitaan bahkan kematian dan penghinaan belum dialami. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan eksegese melalui analisis gramatikal-historis. Penelitian ini menemukan bahwa keselamatan itu adalah inisiatif Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia melalui pengorbanannya di kayu salib. Hanya Yesus Kristus yang mati di kayu salib dan bangkit dari kematian menjadi penyelamat manusia, bukan “Yesus yang lain.” Itulah mengapa penting untuk mengenal Yesus Kristus dengan benar dan dengan doa. Menjadi melalui Yesus Kristus umat manusia telah memperoleh karunia keselamatan dan bukan “Yesus yang lain” seperti yang diajarkan oleh rasul palsu.
Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Efisiensi Transformator Distribusi 20 KV pada Gardu Distribusi Tipe BBD Kampung Tanama PT PLN (Persero) ULP Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.148

Abstract

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.
Pengaruh Pembebanan Terhadap Kestabilan Ferekuensi pada Mesin Komatsu-01 PLTD Fakfak Kelkulat, Ramla; Rusliadi, Rusliadi; Husnah, Nurul
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v7i1.182

Abstract

Generator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak mekanik menjadi energi listrik dengan frekuensi putaran rotor sama dengan frekuensi tegangan yang dibangkitkan. Generator menggunakan prinsip elektromagnetik dalam pengoperasian energinya. Permasalahan yang sering muncul pada generator adalah penggunaan beban yang berlebihan sehingga menimbulkan perlambatan pada putaran rotor. Ketika kebutuhan beban meningkat dan tidak dapat dipenuhi oleh generator maka perlu dilakukan pelepasan beban pada system. Hal ini dimaksudkan untuk menstabilkan frekuensi serta keseimbangan antara daya generator dan beban. Pada penelitian ini telah diketahui bahwa pembebanan sangat berpengaruh terhadap frekuensi generator. Berdasarkan hasil pengukuran beban diketahui bahwa beban sebesar 350 kW, 400 kW dan 440 kW menyebabkan terjadinya penurunan frekuensi menjadi 49,8 Hz, 49,2 Hz dan 49 Hz.
Co-Authors Abdul Haris Adilla, Deane Marza aditya, Rendi ahmad yani Aina, Asri Nur Al-Farid, Laren Amir Al-Farid, Laren Amir Al-Farid Alfinda, Rudi Anggani, Dewi Annavi, Riski Ariansyah, Sepri Asiddiqqi, Hasby Ayyub, Muhammad B Hutabarat, Geral B Sianturi, Benny Buchari, Rd Achmad Candra, Andre Maryan Deni Efizon Devindra, M. Ilham DIAN LESTARI Elo, Yulianto La Eni Sumiarsih Fahrah Syahdinar, Zharin Fathi’ah , Syalaisa Amani Fatmawati, Fatmawati Febriansyah Febriansyah Febriyan , Febriyan Firmansyah, Rodhi Hasriadi, Hasriadi Herfiko, Zulfa HR, Herman Husnah, Nurul Ida Widianingsih Iskandar Putra Iswadi Amiruddin Junita, Riska Kafara, Hajija Jafar Kelkulat, Ramla Lembang, Naomi Lestari M P Alibasayah Lubis, Muhammad Reza Idris Manik, Retno Aprita Manurung, Fazhira Ryunisyah Masjudi, Heri Meiza, Maharanny Mestawaty As.A Mestawaty As.A Mifna, Nur Izatul Mokan, Muhammadon Mulyadi Mulyadi Mutamima, Anisa Mutamima, Annisa Nainggolan, Evy Purnama Nasution , Indah Dewiana Nasution, Indah Dewiana Niken Ayu Pamukas Nur, Abidin Nurbaiti, Dinda Nurfadli, Muhammad Oktaviani , Ullia Padli, Khairul Pajri Ananta Yudha Pasaribu, Jeriko Prastoro, Wiko Prianto, Robi Puspita, Dian Permata Putra, Widodo Rahmini Hustim, Rahmini Ramadhani Ramadhani Renaldi, Irwan Ronal Kurniawan Sahputra, Erwin Wahyu sari, Chici Arum Sari, Mira Rahmita Shafiq, Muhammad Sihaloho, Ulfah Oktarida Sitanggang, Rosita Siti Aisyah Situmorang, Romaida Subaedah, Subaedah Syafrida Syafrida, Syafrida Syahroni, Desty Syamsul, Muhammad Ayyub Syaputra, Mai Liandro Pratama Syarifah Aini Syifa Rachmania Komara Tampubolon, Yohanes Hasiholan Tobing, Olaelita L Ulfa, Fadilah Nur Usman Muhammad Tang Virdina, Mita Windarti Windarti Yulianto La Elo Yulianto La Elo Yulindra, Ade Zahlan, Alfadita