Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

CEMBURU DAN DIMENSI SPIRITUAL: ANALISIS EMOSI MANUSIA DARI SUDUT PANDANG DAKWAH Maarif, Samsul; Rasyid, Daud; Mahfuz, Mahfuz; Hasanah, Zulfatul; Fahrany, Sofia
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v5i3.5293

Abstract

Abstrak. Cemburu merupakan salah satu emosi manusiawi yang kompleks dan kerap timbul dalam berbagai situasi sosial. Artikel ini berupaya menganalisis cemburu dari sudut pandang dakwah Islam, dengan menelusuri dimensi psikologis, teologis, dan spiritualnya. Berdasarkan kajian literatur dan pendekatan tafsir tematik, penelitian ini menunjukkan bahwa cemburu, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi sarana introspeksi dan penguatan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Namun, jika tidak dikendalikan, ia berubah menjadi hasad (iri hati) yang merusak hubungan antarmanusia dan merusak tauhid. Artikel ini merekomendasikan perlunya integrasi pendekatan psikologis dan spiritual dalam dakwah untuk membantu umat mengelola emosi cemburu secara sehat dan Islami.
PSIKOLOGI DAKWAH DALAM PEMBINAAN JAMAAH: PENDEKATAN HOLISTIK UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN SPIRITUALITAS Yasin, Rahman; Hadi, Abdul; Majid, Zamakhsyari Abdul; Rasyid, Daud; Mahmudah, Rifatul
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v4i3.5301

Abstract

Pembinaan jamaah dalam dakwah Islam membutuhkan pendekatan yang holistik, yang memperhatikan aspek psikologis, sosial, dan spiritual. Artikel ini mengkaji prinsip psikologi dakwah sebagai dasar memahami perilaku, motivasi, dan kebutuhan emosional jamaah, sehingga intervensi dakwah dapat lebih efektif. Metode yang digunakan adalah studi literatur interdisipliner, mengaitkan psikologi, pendidikan agama, dan pengalaman praktik dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman psikologis terhadap jamaah meningkatkan keterlibatan, penguatan akhlak, dan keberlanjutan kegiatan dakwah. Kolaborasi antara pendakwah, pengurus, dan komunitas menjadi kunci terciptanya pembinaan yang menyeluruh. Artikel ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam psikologi dakwah untuk membangun jamaah yang kuat secara spiritual, sosial, dan emosional.
A Critique of Aaron Rock Singer's Understanding of Islam Wulansari, Intan; Rasyid, Daud; Nazih, Abdullah Ghulam; Nurani, Dewi; Savitaningrum, Retno Kartini
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v7i3.5341

Abstract

This paper critically examines the understanding of Aaron Rock-Singer, a contemporary Western academic in the field of modern Islamic studies, especially related to Islamism and revivalism in the Middle East. His works highlight the role of media, state, and daily practices in shaping Muslim religious authority and identity, especially in the context of modern Egypt. Using a social history approach and discursive theory, Rock-Singer attempts to reconstruct how Islam is practiced in the public sphere. However, this approach has been criticized by various groups, especially Muslim academics and postcolonial thinkers. The criticism is directed at Rock-Singer's tendency to ignore the spiritual, normative and epistemological dimensions of Islamic religious experience, as well as his reliance on the secular-liberal framework of analysis typical of Western academia. This paper aims to comprehensively evaluate Rock-Singer's understanding by addressing methodological and epistemological weaknesses from an internal Islamic perspective. It emphasizes the need for a more dialogical approach between Islamic intellectual traditions and Western academic studies so that the study of Islam does not merely become an object of outside study, but part of an inclusive global intellectual conversation.