p-Index From 2021 - 2026
6.804
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Journal of Islamic Studies and Humanities Religi: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal MD Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya GEMA TEOLOGIKA : Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Pemikiran Sosiologi Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman At-Tafkir AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Aqlania Harmoni Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Jurnal Studi Agama Ulumuna Al-Adyan: Journal of Religious Studies Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Journal of Comparative Study of Religions (JCSR) Religio Education (RE) As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Melo: Jurnal Studi Agama-agama Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama SWARNA Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Millah: Journal of Religious Studies SUARGA : Studi Keberagamaan dan Keberagaman Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pangkaja: Jurnal Agama Hindu Indonesian Journal of Religion, Spirituality, and Humanity REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Indonesian Journal of Islamization of Knowledge Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Muwazah: Jurnal Kajian Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

POSITIONING THE MEANING OF WASATIYYAH IN RELIGIOUS MODERATION Ahmad Suharto; Ridwan Sadili; Abdullah Muslich Rizal Maulana; Intan Pratiwi Mustikasari
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2023): Religious Moderation and Harmony within the Indonesian Community
Publisher : Prodi Sosiologi Agama dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v6i2.7931

Abstract

This study discusses the concept of wasa?iyyah concerning religious moderation campaigned by the Indonesian government. This study is critical because several studies state that the two have similar meanings. Still, each has distinct identities and characteristics that need to be discussed academically as further consideration of the concepts presented. Wasa?iyyah is a middle way of thinking and acting in Islam, not merely referring to a standing position between the two, but is associated with the best and foremost balance. This study uses discourse analysis to understand the conceptual definition of both wasatiyyah and moderation. This study concludes that the meaning of Wassatiyah contains several different elements, whereas Wasatiyyah is mainly built on theological constructions based on the Al-Qur'an. Wasa?iyyah, on the other hand, is an offer made from an Islamic point of view to engage in efforts to deradicalize religion with several characteristics and traits found in the Qur'an and formulated by Islamic scholars.
PENYULUHAN AKAN PENTINGNYA LINGKUNGAN BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS DI MA’HAD AL-JAMIAH PUTRA WALISONGO SEMARANG Abdullah Muslich Rizal Maulana; Muhammad Wahyudi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i4.344

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan akan pentingnya lingkungan berbahasa Arab dan Inggris di Ma’had Al-Jami’ah Putra Walisongo Semarang. Penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk seminar bersama mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Walisongo yang berisikan hikmah pembelajaran bahasa Arab, urgensi bahasa Inggris dalam peluang beasiswa studi lanjut di luar negeri, sekaligus strategi dalam membangun lingkungan berbahasa Arab dan Inggris. Pengabdian ini menemukan adanya signifikansi kenaikan motivasi terkait dengan pembelajaran bahasa Arab dan Inggris mahasantri Ma’had Al-Jami’ah Walisongo berdasarkan hasil survei pasca penyuluhan. Dalamp pengembangannya, diharapkan akan adanya pengawalan berkelanjutan dalam membangun lingkungan berbahasa Arab dan Inggris di Ma’had Al-Jami’ah Walisongo dalam bentuk evaluasi dan kontrol, penelitian akademik terkait, adapun pengabdian selanjutnya.
Javanese Culture and Its Actualisation within Christian Faith: Study in the Gereja Kristen Jawi Wetan Imaniyyah, Khalishah; Prameswari, Tasya Azheda Arni; Zahra, Tatu Azizatu; Adibah, Nisrina Fatin; Maulana, Abdullah Muslich Rizal
Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : the Faculty of Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jw.v9i1.30153

Abstract

In the East Java region, a Christian sect known as the Gereja Kristen Jawi Wetan exists. This particular sect incorporates Javanese cultural traditions into its worship rites. However, most religious communities believe they should not merge between culture and spiritual activities, as they consider them distinct and separate components. In this study, the researcher aims to accurately comprehend the significance of Javanese culture in executing worship rituals by the Gereja Kristen Jawi Wetan congregation. Integrating Javanese culture into these rituals is believed to enhance the congregation's faith. This study employs a qualitative-anthropological methodology to address the research inquiry by examining objects that have served as conduits to the supernatural, stemming from established societal practices. The researcher gathered data by employing interview procedures with multiple congregations and pastors and through direct observation. This interview ensured that the gained data aligned with the researcher's theory regarding the potential growth in faith resulting from the merger with Javanese culture. This study demonstrates the compatibility and integration of Christianity and Javanese culture without any discernible division. Conversely, the establishment of the Gereja Kristen Jawi Wetan provides a refuge for Javanese individuals who wish to maintain their cultural practices during religious ceremonies. This research inferred that the Gereja Kristen Jawi Wetan utilises Javanese culture to transmit religious values to the congregation. This strategy ensures that the adherents accept and absorb the teaching easily, enhancing the congregation's faith. Importantly, this spiritual practice recognises the cultural traditions deeply ingrained within the congregation.
POSITIONING THE MEANING OF WASATIYYAH IN RELIGIOUS MODERATION Suharto, Ahmad; Sadili, Ridwan; Maulana, Abdullah Muslich Rizal; Mustikasari, Intan Pratiwi
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 2 (2023): Religious Moderation and Cultural Dynamics in Indonesia
Publisher : UIN Mataram dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v6i2.7931

Abstract

This study discusses the concept of wasa?iyyah concerning religious moderation campaigned by the Indonesian government. This study is critical because several studies state that the two have similar meanings. Still, each has distinct identities and characteristics that need to be discussed academically as further consideration of the concepts presented. Wasa?iyyah is a middle way of thinking and acting in Islam, not merely referring to a standing position between the two, but is associated with the best and foremost balance. This study uses discourse analysis to understand the conceptual definition of both wasatiyyah and moderation. This study concludes that the meaning of Wassatiyah contains several different elements, whereas Wasatiyyah is mainly built on theological constructions based on the Al-Qur'an. Wasa?iyyah, on the other hand, is an offer made from an Islamic point of view to engage in efforts to deradicalize religion with several characteristics and traits found in the Qur'an and formulated by Islamic scholars.
Moderasi Beragama Dalam Pandangan Hinduisme Jawa Barat : Studi di Pura Wira Satya Dharma Bandung Maulana, Abdullah Muslich Rizal; Rachmawati, Fadhillah; Rifdah, Nisrina; Prayitno, Sabrina Aurellia Prameswari; Laily, Qotrunnada; Izzah, Afiyatin Nur
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.546 KB) | DOI: 10.57248/jishum.v1i3.89

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk membahas model Moderasi Beragama berdasarkan ajaran Hinduisme Jawa Barat yang dipresentasikan oleh masyarakat Pura Satya Dharma Bandung. Untuk mendapatkan data terkait pertanyaan penelitian tersebut, makalah ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, makalah ini menyimpulkan bahwa Moderasi Beragama sebagaimana dipraktikkan di Pura Satya Dharma Bandung berlandaskan ajaran Tri Hita Karana dan Twam Asi; Kedua ajaran ini sejatinya mengacu pada hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam semesta atau lingkungan, serta hubungan manusia dengan manusia lain. Adapun relevansinya pada model Moderasi Beragama adalah oleh karena Moderasi Beragama merupakan suatu cara pandang atau konsep dalam beragama guna menciptakan sikap toleran dan tenggang rasa dengan berlandaskan keadilan dan keseimbangan dengan upaya mengajak para pemeluk agama untuk selalu mengambil posisi tengah dalam bertindak, tidak tertutup terhadap agama lain, serta membuka tangan secara lebar bagi seluruh umat beragama. Pada dasarnya, konsep moderasi beragama ini muncul sebagai salah satu solusi atas berbagai macam pertikaian yang kerap terjadi antarumat beragama, sehingga menimbulkan ketidakharmonisan dan meruntuhkan kedamaian. Meskipun kenyataannya, konflik sosial antarumat beragama ini tidak hanya disebabkan oleh masalah keagamaan, namun juga karena masalah politik, budaya, suku, dan lain sebagainya. Dengan demikian, berbagai macam agama yang ada tentu akan memberikan pandangan yang berbeda-beda terhadap konsep moderasi tersebut, termasuk Hinduisme yang sejatinya kaya akan ajaran norma dan perilaku. Berkaitan dengan hal tersebut, makalah ini akan mendiskusikan pandangan dan sikap Hinduisme umat Pura Satya Dharma Bandung terhadap moderasi beragama dengan sejumlah argumentasi dan konsep ajaran yang mendukung.
Pemberdayaan Perempuan Dalam Spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta Khoerunnisa, Amalia; Azizah, Amalia Nur; Alifia, Dita Dwi; Mahmud, Nabila; Maulana, Abdullah Muslich Rizal
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 1 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jrm.v3i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan melalui penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta menimbang perlunya pemberdayaan perempuan di tengah maraknya diskriminasi terhadap perempuan. Artikel ini termasuk dalam jenis jurnal pendidikan dan sosial, dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam bagaimana nilai-nilai spiritualitas Ursulin (Serviam) diterapkan dalam proses pembentukan karakter siswi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Santa Ursula Jakarta secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas Ursulin dalam sistem pendidikannya. Hal ini tercermin dari keberhasilan sekolah tersebut dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pemberdayaan perempuan, baik dari aspek pendidikan akademis, pengembangan keagamaan, pengasahan minat dan bakat, peningkatan kemandirian, maupun keterlibatan sosial. Integrasi nilai-nilai ini tidak hanya membantu siswi menjadi individu yang berkarakter spiritual tinggi, beriman, dan berakhlak baik, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi perempuan berkualitas, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat. Kesimpulannya, penerapan nilai-nilai spiritualitas Ursulin di SMA Santa Ursula Jakarta dapat dijadikan model bagi institusi pendidikan lainnya dalam merancang sistem pendidikan yang berperspektif pemberdayaan gender melalui pendekatan spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan yang mendukung pemberdayaan perempuan secara holistik.
AGAMA DIGITAL DAN AKTIVISME ONLINE: STUDI KASUS BLOCK OUT 2024 Nabilah Zalfaa; Rahmi Harefa , Rizka; Hayatina, Hana; Muslich Rizal Maulana, Abdullah; Rachmawati, Fadhillah
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 21 No. 01 (2025)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.v21i01.5572

Abstract

Agama digital dan aktivisme online merupakan fenomena yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Agama digital mengacu pada praktik keagamaan yang dimediasi oleh teknologi digital, sedangkan aktivisme online mengacu pada penggunaan media digital untuk mendukung gerakan sosial dan kampanye politik. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena tersebut melalui #BlockOut2024, sebuah gerakan sosial yang menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana #BlockOut2024 memanfaatkan platform media sosial untuk mendukung dan menyebarkan ideologinya. Metodologi penelitian ini meliputi analisis konten berbagai postingan media sosial dan kabar berita seperti Website, Tiktok, Instagram dan platform sosial media lainnya terkait #BlockOut2024. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa #BlockOut2024 berhasil memanfaatkan media sosial sebagai alat yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan dan politik serta melibatkan masyarakat dalam gerakannya. Penggunaan simbol-simbol keagamaan dan narasi yang kuat di media sosial memperkuat identitas kelompok dan memperluas jangkauan pesan-pesan mereka. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya memahami dinamika agama digital dan aktivisme online dalam konteks gerakan sosial kontemporer, serta peluang dan tantangan dalam mengorganisir dan memobilisasi dukungan melalui media digital. Abstrak: Agama Digital, Block Out 2024, Media Sosial, Gerakan Sosial.   Digital religion and online activism are phenomena that continue to grow along with the development of information and communication technology. Digital religion refers to religious practices mediated by digital technology, while online activism refers to the use of digital media to support social movements and political campaigns. This study explores this phenomenon through #BlockOut2024, a social movement that uses social media to convey religious and political messages. This study aims to understand how #BlockOut2024 utilizes social media platforms to support and spread its ideology. The research methodology includes content analysis of various social media posts and news such as Websites, Tiktok, Instagram and other social media platforms related to Block Out 2024. The main results of the study indicate that Block Out 2024 has succeeded in utilizing social media as an effective tool to spread religious and political messages and engage the public in its movement. The use of religious symbols and strong narratives on social media strengthens the group's identity and expands the reach of their messages. The implications of this study highlight the importance of understanding the dynamics of digital religion and online activism in the context of contemporary social movements, as well as the opportunities and challenges in organizing and mobilizing support through digital media. Keywords: igital Religion, Block Out 2024, Social Media, Social Movements.
Kasih Kristus dan Filantropi Kristen pada Kegiatan Sega Mubeng di Pastoran Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta Rofi'ah, Zulfatur; Abdullah Muslich Rizal Maulana
GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 9 No. 1 (2024): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian
Publisher : Faculty of Theology Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/gema.2024.91.1104

Abstract

AbstractThis descriptive qualitative research aimed to determine the activities of sega mubeng at the Saint Anthony of Padua Catholic Church Presbytery, Kotabaru, Yogyakarta, as a form of Christ’s love and Christian philanthropy. Accordingly, this research collected data through interviews, field observations, and documentation. This study concluded that the goodness taught to the love of Christ in the form of loving and caring for one another by distributing rice boxes was realized in sega mubeng. In addition, sega mubeng also stands as the practice of Christian philanthropy in the form of Charity, referring to unconditional love through welfare for the recipients of rice boxes. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan sega mubeng di Pastoran Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta sebagai bentuk kasih Kristus dan filantropi Kristen. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya kebaikan-kebaikan yang diajarkan pada kasih Kristus berupa saling mengasihi dan menyayangi dengan cara membagikan nasi bungkus yang terealisasikan dalam kegiatan ini, terutama motif daripada perasaan para relawan ketika membagikan nasi bungkus kepada kelompok sasaran. Selain itu, kegiatan sega mubeng merupakan bentuk filantropi Kristen yang berupa charity yaitu cinta tak bersyarat dengan cara menyejahterakan kelompok sasaran dengan memberikan nasi bungkus kepada mereka.
Pengaruh Pancasila Buddha Dalam Meningkatkan Kualitas Diri Untung, Syamsul Hadi; Rizal, Abdullah Muslich; Harefa, Rizka Rahmi; Putri, Levina; Fitriana, Hafifah; Hayatina, Hana
Jounal Nyanadassana Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STAB Kertarajasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59291/jnd.v2i2.37

Abstract

This study aims to analyze the application of Buddhist Pancasila to determine the effect of Pancasila in improving self quality, this research was conducted in the form of mixed methods (mix methods) literature and field studies at STAB Nalanda. This research concludes that the Buddhist Pancasila are five moral rules that train one's self to be able to behave well when entering Buddhist life. Buddhist Pancasila has an important influence in shaping the quality of self and mentality in order to fulfill the requirements as a human being as recorded in the Tripitaka book which is a history in the formation of Pancasila through Sidharta's story whendoing meditation, this includes elements that are also related to Indonesian Pancasila as the foundation of state rules.
Shahrastani’s Exposition of Judaism in al-Milal wa al-Nihal in the Light of Comparative Theology Maulana, Abdullah Muslich Rizal; Untung, Syamsul Hadi; Nuriz, M. Adib Fuadi; Awaludin, Asep; Qorib, Khoffifa Assakhyyu
Ulumuna Vol 27 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v27i2.570

Abstract

This article aimed to offer a closer comprehension concerning Judaism in the work of Abū al-Fath Muhammad ibn ’Abd al-Karīm ibn Ahmad al-Shahrastānī’s (d. 1153) work in the study of religions, al-Milal wa al-Nihal. Employing content and document analysis methods, this research goes over the framework of Comparative Theology, advancing further perspectives and considerations of Islamic-Jewish relations built within medieval Islamic literature. This research concluded that the employment of Comparative Theology as a framework led to an enhancement of reading the content of al-Milal wa al-Nihal¸ involving a novel procedure to develop the dialogue between Islam and other religions through the schema of ‘Commitment’ and ‘Openness.’ With a particular reference to the research question offered, this research was able to grasp a deeper yet broader cognition of the relevance of Comparative Theology as a cutting-edge perspective concerning the discussion of Sēp̄er Yəṣīrā, Tanakh, aséret ha-dvarím, and Joshua continued leadership in Judaism about Islam, which, as such, provided an extensive discussion of the study of Islam and Other Religions, particularly on Jews-Islam theological encounters.
Co-Authors Aanisah Cahyaning Almaas Achmad Reza Hutama Al Faruqi Adelia Elmira Mayda Firmansyah Adibah, Nisrina Fatin Agus Dwi Prasetio Ahmad Suharto Ahyadi, Nur Afifah R Arman Alfionita , Linda Aliah, Ainun Alif Nur Fitriyani Alif Nur Fitriyani Alifia, Dita Dwi Amelda Dahni Aniatuzzahro, Lu’lu Annisa Syifa Mulya aqila, hana juhaida Arum Setyowati Asep Awaludin, Asep Aulidina Nurfazri Azizah, Amalia Nur Camila, Marsha Choirul Ahmad Darlisa Pritama, Wa Ode Sitti Dhika Aziztya Dyah Ayu Rejekiningtya Dzihni Durratun Nikmah Fadhilah Rachmawati Fadhillah Rachmawati Fadhillah Rachmawati Fadhillatuz Zahroh Putri Farhah, Farhah Fauzan Adzima Firda Khoirun Nisa Fitriana, Hafifah Fitriyani, Alif Nur Fuadi Nuriz, M. Adib Hafitzah, Nabila Hanin Alfia Rosyidah Harefa, Rizka Rahmi Hartanto, Kharisa Aura Hasbi Arijal Hasbi Arijal, Hasbi Hayatina, Hana Hidayatika, Malika Shafari Imaniyyah, Khalishah Inayatullah, Inayatullah Intan Pratiwi Mustikasari Izzah, Afiyatin Nur Jamilah, Nur Azizah Jehan Khalidin Ismail Jawawi Kanda Naufal Jauhar Gani Khalishah Imaniyyah Khansa Fauziyyah Khoerunnisa, Amalia Kholid Karomi Laily, Qotrunnada M. Adib Fuadi Nuriz M. Ilham Londring Basoka M. Kharis Majid Mahayu Fanieda Mahmud, Nabila Malika Fildzah Nur Shabrina Mawardi Mawardi Mohamad Abiyyu Althof Muhammad Faqih Nidzom Muhammad Hudaya Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan Muhammad Wahyudi Mulya, Annisa Syifa Musdalifah, Sitti Amalia Muslimah, Rachmah Intan Mustikasari, Intan Pratiwi Muttaqin Muttaqin Nabilah Zalfaa Nabilah, Dianah Naila Asy Syifa Nikmah, Dzihni Durratun Nurul Alfiyah Nuur Aini Hajrah Arifin Okta Taufika Rahma Pertiwi, Silmi Rahma Prameswari, Tasya Azheda Arni Prayitno, Sabrina Aurellia Prameswari Prayogo, Tonny Ilham Putri Nurul Faizah Putri, Levina Putri, Meisin Imanda Qorib, Khoffifa Assakhyyu Rachmawati, Fadhillah Rahma, Maharani Zweida Rahmafani, Dhea Rahmi Harefa , Rizka Reizkiana Shiva Ridwan Sadili Rifdah, Nisrina Rika Yua Prasetya Rizka Amalia Yuniati Rofi'ah, Zulfatur Rohmah Akhirul Mukharom Sadili, Ridwan Sidqi, Nailatu Lutfiyah Sufratman, Sufratman Sufratman, Sufratman Sujiat Zubaidi Syafira Anisatul Izah Syahda Tarmidzi, Naeli Nafis Syakira Esa Rahimi Sari Syamsul Hadi Untung Syifa, Himmah Nabilah Tasya Azheda Arni Prameswari Teguh Somara Tistigar Sansayto Umi Mahmudah Untung , Syamsul Hadi Veithzal Rivai Zainal Vina Lathifatun Nafsiyah Yahya, Yuangga Kurnia Yesi Ameilia Pramesti Zahra, Tatu Azizatu Zatul Faidah Zulfa, Anis Kamila