p-Index From 2021 - 2026
7.471
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Religi: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal MD Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya GEMA TEOLOGIKA : Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Pemikiran Sosiologi Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman At-Tafkir AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Aqlania Harmoni Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Jurnal Studi Agama Ulumuna Al-Adyan: Journal of Religious Studies Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-Agama Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Journal of Comparative Study of Religions (JCSR) Religio Education (RE) As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Melo: Jurnal Studi Agama-agama Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama SWARNA Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Millah: Journal of Religious Studies SUARGA : Studi Keberagamaan dan Keberagaman Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pangkaja: Jurnal Agama Hindu Indonesian Journal of Religion, Spirituality, and Humanity Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum JHESS: Journal Hub for Humanities and Social Science Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Muwazah: Jurnal Kajian Gender Indonesian Journal of Islamization Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP KETUNGGALAN TUHAN DALAM PRAKTIK NAAM JAPNA: KAJIAN ANALISIS PRAKTIK KEAGAMAAN SIKHISME Firman Nurin Tama; Muhammad Wildan Arif Amrulloh; Abdullah Muslich Rizal Maulana
Studia Sosia Religia Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ssr.v9i2.28553

Abstract

This study examines the relationship between the doctrine of the oneness of God in Sikhism and the spiritual practice of Naam Japna as a primary expression of Sikh religious life. The study addresses the question of how the Sikh concept of monotheism, formulated in the principle of Ik Onkar, extends beyond the theological level and is embodied in everyday spiritual discipline. The study aims to analyze how the repetition of the Divine Name (Waheguru) functions as a medium for internalizing monotheistic consciousness in Sikh religious life. This research employs a qualitative method based on a literature review, utilizing the phenomenology of religion approach and theological-symbolic analysis of primary and secondary Sikh literature. The findings demonstrate that Naam Japna serves as a spiritual mechanism that shifts the orientation of consciousness from egocentrism toward theocentrism through the continuous repetition of the Divine Name. This practice functions not only as devotional meditation but also as an ontological discipline that affirms the presence of the one God in all aspects of life. Furthermore, the internalization of the concept of God through Naam Japna generates ethical implications, particularly an awareness of human equality and a rejection of caste-based social hierarchies. These findings affirm that, in Sikhism, monotheism is not merely doctrinal but is manifested as an existential consciousness that shapes the spirituality, ethics, and collective identity of its adherents.
Rekonstruksi Worldview Islam sebagai Paradigma Epistemologi: Telaah Kritis atas Konsep Weltanschauung Barat M. Kharis Majid; Abdullah Muslich Rizal Maulana; Tonny Ilham Prayogo; Farhah; Hifni Nasif
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 3 No. 2 (2026): 2026: Juli-Desember
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/9q07cr96

Abstract

Dominasi konsep weltanschauung dalam tradisi filsafat Barat telah membentuk konstruksi epistemologi modern yang cenderung menempatkan realitas pada dimensi empiris dan rasional, sehingga memunculkan reduksi terhadap aspek metafisis dalam memahami hakikat kehidupan. Kondisi tersebut mendorong perlunya rekonstruksi konseptual mengenai worldview melalui perspektif Islam yang memiliki landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep worldview Islam sebagai paradigma epistemologi melalui telaah kritis terhadap konsep weltanschauung Barat, sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap relasi antara agama, sains, bahasa, dan pembentukan peradaban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan paradigma interpretatif-filosofis. Data dianalisis melalui comparative conceptual analysis dan content analysis terhadap karya-karya pemikir Barat, Kristen, dan Islam, terutama Syed Muhammad Naquib al-Attas, Sayyid Qutb, James W. Sire, Ninian Smart, dan James Underhill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa worldview Barat berangkat dari orientasi empiris dan materialistik, sedangkan worldview Islam dibangun di atas prinsip tauhid yang mengintegrasikan wahyu, akal, pengalaman empiris, dan intuisi sebagai sumber pengetahuan. Perbedaan epistemologis tersebut menghasilkan konsekuensi yang berbeda dalam memandang realitas, ilmu pengetahuan, bahasa, budaya, dan tujuan peradaban. Penelitian ini menegaskan bahwa worldview Islam tidak hanya merupakan sistem keyakinan, tetapi juga paradigma epistemologi yang mampu menjadi kerangka integratif dalam membangun ilmu pengetahuan dan peradaban yang berorientasi pada kesatuan antara dimensi duniawi dan ukhrawi. Temuan ini memberikan kontribusi berupa rekonstruksi konseptual worldview Islam sebagai paradigma epistemologi alternatif terhadap dominasi weltanschauung dalam tradisi pemikiran modern.
Strengthening Christological Literacy and Da'wah Competence for Students of Nurul Bayan Islamic Boarding School, North Lombok, through the Seminar ‘Guarding Against Missionary Movements by Becoming Intellectual Da'is’ Abdullah Muslich Rizal Maulana; Mohammad Djaya Aji Bima Sakti; Farhah Farhah; Tistigar Sansayto; Hifni Nasif; Kholid Karomi; Az-Zahra Edu Prawoto
Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Hasil Penelitian
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/community.v5i2.384

Abstract

Muslims, as the religious majority in Indonesia, face challenges posed by the missionary activities of other faith groups, particularly Christians. Meanwhile, globalization, easy access to information, and increasing interfaith interaction necessitate a generation of *da’is* (Islamic preachers) who possess not only an understanding of and commitment to Islamic studies but also the intellectual competence to comprehend other religions in a balanced and objective manner. A recurring issue is the limited literacy regarding Christology and the dynamics of missionary movements; consequently, responses to these matters are often emotional rather than grounded in accurate knowledge. This community service initiative aims to enhance the understanding and intellectual acuity of santri (Islamic boarding school students) regarding the fundamentals of Christology and the characteristics of missionary movements from an academic perspective, while also fostering a da’wah (preaching) paradigm that is argumentative, courteous, and knowledge-based. The activity was conducted as an interactive seminar at the Nurul Bayan Islamic Boarding School in North Lombok. The methodology employed included lectures, dialogue, case studies, and question-and-answer sessions. The results indicate increased participant enthusiasm for the study of religions, a growing awareness of the importance of mastering the subject matter prior to engaging in da’wah, and an improved ability among participants to identify contemporary challenges facing da’wah.
Kasih Kristus dan Filantropi Kristen pada Kegiatan Sega Mubeng di Pastoran Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta Zulfatur Rofi'ah; Abdullah Muslich Rizal Maulana
GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 9 No. 1 (2024): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian
Publisher : Faculty of Theology Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/gema.2024.91.1104

Abstract

AbstractThis descriptive qualitative research aimed to determine the activities of sega mubeng at the Saint Anthony of Padua Catholic Church Presbytery, Kotabaru, Yogyakarta, as a form of Christ’s love and Christian philanthropy. Accordingly, this research collected data through interviews, field observations, and documentation. This study concluded that the goodness taught to the love of Christ in the form of loving and caring for one another by distributing rice boxes was realized in sega mubeng. In addition, sega mubeng also stands as the practice of Christian philanthropy in the form of Charity, referring to unconditional love through welfare for the recipients of rice boxes. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan sega mubeng di Pastoran Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta sebagai bentuk kasih Kristus dan filantropi Kristen. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya kebaikan-kebaikan yang diajarkan pada kasih Kristus berupa saling mengasihi dan menyayangi dengan cara membagikan nasi bungkus yang terealisasikan dalam kegiatan ini, terutama motif daripada perasaan para relawan ketika membagikan nasi bungkus kepada kelompok sasaran. Selain itu, kegiatan sega mubeng merupakan bentuk filantropi Kristen yang berupa charity yaitu cinta tak bersyarat dengan cara menyejahterakan kelompok sasaran dengan memberikan nasi bungkus kepada mereka.
Co-Authors Aanisah Cahyaning Almaas Achmad Reza Hutama Al Faruqi Adelia Elmira Mayda Firmansyah Adibah, Nisrina Fatin Agus Dwi Prasetio Ahmad Suharto Ahmad, Choirul Ahyadi, Nur Afifah R Arman Alfionita , Linda Aliah, Ainun Alif Nur Fitriyani Alif Nur Fitriyani Alifia, Dita Dwi Amelda Dahni Aniatuzzahro, Lu’lu Annisa Syifa Mulya aqila, hana juhaida Arum Setyowati Asep Awaludin, Asep Aulidina Nurfazri Az-Zahra Edu Prawoto Azizah, Amalia Nur Camila, Marsha Darlisa Pritama, Wa Ode Sitti Dhika Aziztya Dyah Ayu Rejekiningtya Dzihni Durratun Nikmah Fadhilah Rachmawati Fadhillah Rachmawati Fadhillah Rachmawati Fadhillatuz Zahroh Putri Farhah Farhah, Farhah Fauzan Adzima Firda Khoirun Nisa Firman Nurin Tama Fitriana, Hafifah Fitriyani, Alif Nur Fuadi Nuriz, M. Adib Hafitzah, Nabila Hanin Alfia Rosyidah Harefa, Rizka Rahmi Hartanto, Kharisa Aura Hasbi Arijal Hasbi Arijal, Hasbi Hayatina, Hana Hidayatika, Malika Shafari Hifni Nasif Imaniyyah, Khalishah Inayatullah, Inayatullah Intan Pratiwi Mustikasari Izzah, Afiyatin Nur Jamilah, Nur Azizah Jehan Khalidin Ismail Jawawi Kanda Naufal Jauhar Gani Khalishah Imaniyyah Khansa Fauziyyah Khoerunnisa, Amalia Kholid Karomi Laily, Qotrunnada M. Adib Fuadi Nuriz M. Ilham Londring Basoka M. Kharis Majid Mahayu Fanieda Mahmud, Nabila Malika Fildzah Nur Shabrina Mawardi Mawardi Mohamad Abiyyu Althof Mohammad Djaya Aji Bima Sakti Muhammad Faqih Nidzom Muhammad Hudaya Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan Muhammad Wahyudi Muhammad Wildan Arif Amrulloh Musdalifah, Sitti Amalia Muslimah, Rachmah Intan Mustikasari, Intan Pratiwi Muttaqin Muttaqin Nabilah Zalfaa Nabilah, Dianah Naila Asy Syifa Nikmah, Dzihni Durratun Nurul Alfiyah Nuur Aini Hajrah Arifin Okta Taufika Rahma Pertiwi, Silmi Rahma Prameswari, Tasya Azheda Arni Prayitno, Sabrina Aurellia Prameswari Prayogo, Tonny Ilham Putri Nurul Faizah Putri, Levina Putri, Meisin Imanda Qorib, Khoffifa Assakhyyu Rachmawati, Fadhillah Rahma, Maharani Zweida Rahmafani, Dhea Rahmi Harefa , Rizka Reizkiana Shiva Ridwan Sadili Rifdah, Nisrina Rika Yua Prasetya Rizka Amalia Yuniati Rohmah Akhirul Mukharom Sadili, Ridwan Sidqi, Nailatu Lutfiyah Sitti Amalia Musdalifah Sufratman, Sufratman Sufratman, Sufratman Sujiat Zubaidi Syafira Anisatul Izah Syahda Tarmidzi, Naeli Nafis Syakira Esa Rahimi Sari Syamsul Hadi Untung Syifa, Himmah Nabilah Tasya Azheda Arni Prameswari Teguh Somara Tistigar Sansayto Tistigar Sansayto Umi Mahmudah Untung , Syamsul Hadi Veithzal Rivai Zainal Vina Lathifatun Nafsiyah Yahya, Yuangga Kurnia Yesi Ameilia Pramesti Zahra, Tatu Azizatu Zatul Faidah Zulfa, Anis Kamila Zulfatur Rofi'ah