Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Persepsi Orang Tua Tentang Pentingnya Pendidikan Tinggi Bagi Anaknya Di Dusun V Desa Batang Tumu Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir Buyung, Buyung; Charles, Charles; Afrinaldi, Afrinaldi; Wati, Salmi
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.48

Abstract

The purpose of this study was to determine the perception of parents about the importance of higher education for their children in Hamlet V, Batang Tumu Village. And the use of this research is to provide scientific input and knowledge to parents or the public about the importance of higher education. and wasting time, fear of parents if their children stop going to college in the middle of the road due to lack of funds, many children who finished high school/equivalent who are unemployed. This type of research is a field research with a qualitative approach, namely describing a phenomenon that occurs according to the data in the field. Through observation, interviews, as well as describing and analyzing phenomena, events, social activities, beliefs, perceptions, thoughts of people individually, or in groups. From the research that has been done, it can be concluded that the perceptions of parents vary. There are those who think that higher education is good and a way to achieve their children's goals, there are parents who don't want to enter higher education because they are constrained by costs and are afraid to stop midway. There are also parents of the opinion and view that higher education or college is less important because there is no need to go to college which ends also looking for work and it is better to finish high school and go straight to work. Furthermore, parents consider it less important because their children are focused on studying religious knowledge, and religious knowledge can be obtained from Islamic boarding schools without having to continue to higher education or college. Keyword: Parental Perception, Higher Education
Eksplorasi Etnomatematika pada Adat Ba’samsam Dayak Salako Jeni, Patrisia; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung; Husna, Nurul; Nirawati, Resy; Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i2.6332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis eksplorasi etnomatematika pada upacara adat Ba’samsam Dayak Salako. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Informan dalam penelitian ini yaitu Bapak Martinus Yohanes Mahadi selaku tokoh Adat sekaligus pembaca ritual dalam upacara Ba’samsam Dayak Salako. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman yang terdiri dari redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat etnomatematika yang digunakan oleh masyarakat Dayak salako dalam Ba’samsam dan juga mereka telah mengembangkan pengetahuan matematika yang kaya dan beragam, terutama pada sebuah bilangan yang terdapat dalam pembacaan ritual atau doa, dan bentuk geometri yang terdapat dalam penggunaan alat serta jumlah bahan yang diperlukan untuk upacara adat Ba’samsam ini. Konsep-konsep matematika ini terintegrasi dalam berbagai aktivitas terutama dalam Ritual Adat Ba’samsam Dayak Salako.Kata Kunci: Etnomatematika; Eksplorasi; Ritual; Dayak; Ba’samsam Ethnomathematics Exploration of the Ba'samsam Dayak Salako TraditionABSTRACTThis study aims to study and analyze the exploration of ethnomathematics in the traditional ceremony of Ba'samsam Dayak Salako. This research used a qualitative approach with ethnographic methods. The informant in this study was Mr. Martinus Yohanes Mahadi a traditional figure as well as a ritual reader in the Ba'samsam Dayak Salako ceremony. The data collection used in this study was observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used in this study was the Miles and Huberman model which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that there was ethnomathematics used by the Dayak Salako people in Ba'samsam and also that they had developed a rich and diverse knowledge of mathematics, especially in the number contained in ritual recitations or prayers, and geometric shapes contained in the use of tools and the amount of materials required for this Ba'samsam traditional ceremony. These mathematical concepts were integrated with various activities, especially in the Ba'samsam Dayak Salako Traditional Ritual.
Pengaruh Model PBL dengan Aktivitas Math Trail Berbantuan Mathcitymap Terhadap Kemampuan Numersi Siswa Erria, Rara; Nirawati, Resy; Buyung, Buyung
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3925

Abstract

Teknologi modern sebagian besar berkembang melalui penggunaan matematika. Akan tetapi, dibandingkan dengan negara lain, kemampuan matematika siswa Indonesia masih rendah, menurut data PISA dari tahun 2000 hingga 2022. Dengan menggabungkan teknik PBL dengan aktivitas math trail yang difasilitasi oleh mathcitymap, para peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Pendekatan one group pre-test post-test digunakan dalam penelitian pra-eksperimen ini. Respon siswa terhadap kuesioner dan penilaian kemampuan numerasi digunakan untuk mengumpulkan data. Salah satu uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas Kolmogorov-Smirnov. Uji t berpasangan, analisis ukuran effect size, uji n-gain, dan perhitungan persentase adalah beberapa metode analisis data yang digunakan.. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kemampuan numerasi siswa antara tes awal dan tes akhir yang ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar 7,460, lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 2,034 pada taraf signifikansi 5% setelah hipotesis diuji menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasilnya, H0 ditolak. Selain itu, kategori tinggi ditunjukkan dengan nilai effect size sebesar 1,27. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan numerasi anak dipengaruhi oleh paradigma PBL yang menggabungkan aktivitas math traildengan menggunakan mathcitymap. (2) Setelah penerapan model PBL dengan aktivitas trace matematika dengan menggunakan mathcitymap, kemampuan numerasi siswa pada materi geometri spasial meningkat, dengan nilai N-Gain sebesar 0,31, yang dikategorikan sedang. (3) Dengan nilai respons siswa rata-rata sebesar 64,05%, siswa merespons model PBL dengan aktivitas math trail yang didukung oleh mathcitymap dengan positif. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menyoroti betapa pentingnya menggunakan model pembelajaran kontekstual dan interaktif untuk meningkatkan standar pendidikan, khususnya di bidang matematika.
Eksplorasi Aspek dan Konsep Matematika pada Bentuk dan Alat-Alat Saprahan Suku Melayu Singkawang Ruslawati, Ruslawati; Nirawati, Resy; Husna, Nurul; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung; Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 8, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v8i1.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap serta menganalisis aspek dan konsep matematika yang terkandung dalam bentuk dan alat-alat saprahan suku melayu di Kota Singkawang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Pada penelitian ini subjek dipilih secara purposive sampling, yang berarti mereka dipilih berdasarkan pertimbangan bukan secara acak. Adapun subjeknya adalah tokoh adat yang mengetahui seluk beluk mengenai tradisi saprahan pada masyarakat melayu di Kota Singkawang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data terdiri dari pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk saprahan terdiri dari saprahan pendek. Aspek dan konsep matematika yang muncul pada bentuk saprahan tersebut yaitu operasi hitung, bangun datar, modulo, permutasi, dan bilangan. (2) Alat-alat yang digunakan pada tradisi saprahan terdiri dari alas saprah, batel, gelas air, gelas tampang, pinggan saprah, piring lauk, pinggan nasi, gelas (cawan) tertutup, sendok nasi, sendok lauk, baki besar atau redang, baki kecil, serbet, serta tempat buah dan kue (apar). Aspek dan konsep matematika yang muncul pada alat -alat tersebut yaitu bilangan, bangun datar, bangun ruang, kesebangunan dan kekongruenan, simetri putar, operasi hitung dan transformasi geometri.Kata Kunci: Etnomatematika; Eksplorasi; Matematika; Saprahan; Suku MelayuExploration of Mathematical Aspects and Concepts in the Shapes and Tools of the Saprahan Malay Tribe of SingkawangABSTRACTThis research aims to reveal and analyse the mathematical aspects and concepts contained in the shapes and tools of Malay saprahan in Singkawang City. The research approach used was a qualitative approach with ethnographic methods. In this study, subjects were selected using purposive sampling, which means they were selected based on considerations, not randomly. The subject was a traditional figure who knows the ins and outs of the saprahan tradition in the Malay community in Singkawang City. Data collection techniques in this research included observation, interviews, and documentation. Data collection instruments consisted of observation guidelines, interview guidelines, and documentation. The data analysis techniques used in this research were data reduction, data presentation, and concluding (verification). The research results showed that (1) the form of saprahan consists of short saprahan. The mathematical aspects and concepts that appear in this form of saprahan are arithmetic operations, plane figures, modulo, permutations and numbers; (2) the tools used in the saprahan tradition consist of a saprah base, batel, water glass, viewing glass, saprah plate, side dish plate, rice plate, closed glass (cup), rice spoon, side dish spoon, large tray or redang, small tray, napkins, and fruit and cake holder (apar). Mathematical aspects and concepts that appear in these tools were numbers, plane figures, spatial figures, similarity and congruence, rotational symmetry, arithmetic operations and geometric transformations.
ANALISIS KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALASAH PADA MATERI SPLTV Putra, U. Edy; Utami , Citra; Buyung, Buyung
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan metakognitif sangatlah penting dimiliki siswa untuk memecahkan malalah pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan metakognitif siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah dalam memecahkan masalah pada materi sistem persamaan linier tiga variable (SPLTV). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas X Mipa2 di SMA Negeri 4 Singkawang. Objek yang dipilih adalah 1 siswa dari masing-masing tingkat kemampuan metakognitif totalnya mejadi 3 siswa. Data dikumpulkan menggunakan teknik triangulasi yaitu:,teknik tes dan wawancara. Adapun instrumen yang digunakan adalah soal tes essay materi SPLTV dan pedoman wawancara. Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berkemampuan tinggi dapat memenuhi semua indikator metekognitif yaitu planning (perencanaan), Monitoring (pengontrolan) dan Evaluating (pengevaluasian). Untuk siswa yang berkemampuan sedang hanya dapat memenuhi sebagian indikator saja yaitu dapat memenuhi indikator planning (perencanaan) dan Monitoring (pengontrolan) tetapi tidak dapat memenuhi indikator Evaluating (pengevaluasian). Dan untuk siswa yang berkemampuan rendah tidak dapat
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF MATEMATIS SISWA Buyung, Buyung; Nurhayati, Nurhayati; Rino, Rino
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i10.3112

Abstract

Masalah penelitian: Rendahnya kemampuan penalaran adaptif matematis siswa SMP Negeri 16 Singkawang. Motivasi belajar siswa SMP Negeri 16 Singkawang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah kemampuan penalaran adaptif matematis siswa mencapai kriteria ketuntasan minimum baik secara individual maupun secara klasikal dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). 2) apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan model pembelajaran langsung. 3) apakah motivasi belajar siswa tinggi setelah diberikan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi pola bilangan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Singkawang yang terdiri dari 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t one sample, uji proporsi untuk menghitung ketuntasan dan N-gain untuk melihat perbedaan peningkatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) ketuntasan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa baik secara individual maupun secara klasikal mencapai KKM = 70 dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan rata-rata nilai Posttest 74,78. 2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan model pembelajaran langsung. 3) Motivasi belajar siswa tinggi setelah diterapkan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL). Hal ini berarti model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif dalam meningkatan ketuntasan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa SMP Negeri 16 Singkawang, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung dan motivasi belajar siswa SMP Negeri 16 Singkawang tinggi.
EFEKTIFITAS PROGRAM TAX AMNESTY TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN HUKUM  WAJIB PAJAK Buyung, Buyung; Pasaribu, Muldri Pudamo James; Naldo, Rony Andre Christian
Paulus Law Journal Vol. 6 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemerintah senantiasa berusaha untuk meningkatkan penerimaan dari sektor pajak, yang salah satunya dengan membuat kebijakan Program Tax Amnesty Jilid 1. Program Tax Amnesty Jilid 1 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Kota Pematangsiantar. Program Tax Amnesty Jilid 1 diharapkan efektif meningkatkan kesadaran hukum WP, yang secara otomatis efektif pula meningkatkan penerimaan dari sektor pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis guna mengetahui efektifitas Program Tax Amnesty Jilid 1 terhadap peningkatan kesadaran hukum WP di Kota Pematangsiantar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif menggunakan metode yuridis normatif holistik, dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dianalisis secara deduktif kualitatif, yang lebih lanjut dianalisis berdasarkan norma hukum dan Teori Efektifitas Hukum yang bersinergis dengan Teori Kesadaran Hukum. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Program Tax Amnesty Jilid 1 di Kota Pematangsiantar belum efektif meningkatkan kesadaran hukum WP, yang terhadap fakta hukum tersebut diajukan 2 (dua) solusi. Abstrac The Government is always traying to increase revenue from the tax sector, one of which is by creating a Tax Amnesty Program Volume 1 policy. The Tax Amnesty Program Volume 1 is implemented in all regions of Indonesia, one of which is in Pematangsiantar City. The Tax Amnesty Volume 1 Program is expected to be effective in increasing Taxpayers’ legal awareness, which will automatically be effective in increasing revenue from the tax sector. This research aims to analyze to determine the effectiveness of the Tax Amnesty Volume 1 Program in increasing the legal awareness of Taxpayers in Pematangsiantar City. This research is a type of normative research, using a holistic normative juridical method, using a primary data and secondary data. The data obtained was analyzed deductively qualitatively, which was further analyzed based on legal norms and Theory of Legal Effectiveness which is synergistic with the Theory of Legal Awareness. The results of the research concluded that the Tax Amesty Program Volume 1 in Pematangsiantar City had not been effective in increasing Taxpayers’ legal awareness, for which 2 (two) solutions were proposed regarding these legal facts.
The Relationship Between Anxiety and Numerical Literacy of Elementary School Students Heni Hendrik, Septiana; Anitra, Rien; Buyung, Buyung
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1081

Abstract

This study aims to: 1) Describe the level of mathematics anxiety of fifth grade students of SDN 6 Singkawang, 2) Describe the level of numeracy literacy of fifth grade students of SDN 6 Singkawang, 3) Describe the relationship between mathematics anxiety and numeracy literacy of fifth grade students of SDN 6 Singkawang. This type of research is quantitative research. The research design uses a correlation design. The population in this study were all fifth grade students of SDN 6 Singkawang. The sample used saturated sampling totaling 21 students. Data collection techniques used a mathematics anxiety questionnaire and a numeracy literacy test. Data analysis techniques used descriptive percentage tests and Pearson product moment correlation tests using Excel and SPSS 27. The results of the study showed: 1) students' mathematics anxiety was in the very low category with a percentage of 48%, 2) students' numeracy literacy was in the very low category with an average value of 49, 3) there was no significant relationship between students' mathematics anxiety and numeracy literacy. The correlation value is 0.118 and the correlation coefficient is in the very low category.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SDN 92 SINGKAWANG Hadi, Fery Dwi; Buyung, Buyung; Mertika, Mertika
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan kriteria kemandirian belajar siswa; 2) Untukmendeskripsikan kriteria hasil belajar siswa; 3) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kemandirian belajar denganhasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatankuantitatif dan desain penelitian assosiatif. Penelitian ini dilakukan di SDN 92 Singkawang. Sampel dalam penelitian iniadalah kelas 4 yang berjumlah 30 siswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu angketkemandirian belajar dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil perhitungankemandirian belajar tergolong tinggi dengan rata-rata keseluruhan 63,18; (2) hasil belajar siswa tergolong tinggidengan rata-rata keseluruhan 80; (3) Terdapat hubungan antara efikasi diri dengan hasil belajar siswa kelas V di SDN92 Singkawang dengan koefisien korelasi sebesar 0.714 berada pada kategori tinggi dan koefisien diterminan sebesar50,98%.
Development And Implementation of 5M Activity Based Digital Learning With a Cultural Approach Husna, Nurul; Mariyam, Mariyam; Wahyuni, Rika; Utami, Citra; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Number 1 March 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i2.5067

Abstract

Today's educational transformation has led to digital-based learning. STKIP Singkawang is one of the universities implementing digital-based learning. The aim of this research is to determine the results of development, implementation, and student learning outcomes in implementing 5M activity-based digital learning with a cultural approach. The research method uses research and development (R&D) with a 4D development model without dissemination stages, namely the define, design, and develop stages. The research results show that the results of the development and implementation of digital modules for SBM courses can be presented more interactively, where all activities carried out in class are presented in writing in digital modules that contain 5M activities and are carried out synchronously and asynchronously. The majority of students' learning outcomes get very high scores, and student responses to learning are very positive.