Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Students' Thinking Process in Solving Geometry Problems based on Harel Theory on Malay Traditional House Design Nirawati, Resy; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung; Kariadi, Dodik
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Number 1, March 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v9i1.5110

Abstract

The thinking process is a cognitive development that occurs in the minds of students by involving new knowledge and problems that occur related to geometry concepts to solve problems or find solutions to the problems presented. This study aims to study and describe comprehensively the thinking process of students in solving geometry problems based on Harel theory in the design of Malay traditional houses. This research method is qualitative research with a case study design. Furthermore, the data collection used is observation, tests and interviews. Then for data analysis carried out is reflective analysis with data trustworthiness using the triangulation method. Thefindings in the research  of students' thinking processes in solving geometry in the design of Malay traditional houses are the core category / central phenomenon built or constructed by three themes which include mental act, ways of thinking and ways of understanding. Ageometric spec on the design components of West Kalimantan Malay traditional houses includes rectangles, triangles, squares, parallelograms, semicircles,  isosceles triangles, right triangles, rhombuses, and trapeziums. The findings in this study need to be implemented in mathematics learning design, which relates to students' experiences in everyday life that touch the realm of local cultural arts so that students become more understanding of the geometry concepts explained so that they can dig deeper into mental acts,  ways of thinking and ways of understanding in  order to foster various student thought processes in  Solve mathematics problems
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR FELDER AND SOLOMAN PADA MATERI PtLSV Aisha, Nur; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Buyung, Buyung
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v13i2.46260

Abstract

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa ditinjau dari gaya belajar Felder and Soloman. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 17 Singkawang pada siswa kelas VII. Instumen pengumpulan data yang digunakan berupa soal tes kemampuan koneksi matematis, angket gaya belajar Felder and Soloman, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan koneksi matematis siswa kelas VII SMP Negeri 17 singkawang ditinjau dari gaya belajar Felder and Soloman berada pada kategori sedang. Sub-sub hasil penelitian ini yaitu: (1) kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya belajar active–reflective cenderung active sedang, berada pada kategori rendah. (2) kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya belajar sensing–intuitive cenderung sensing sedang dan sensing kuat, berada pada kategori sedang. (3) kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya belajar visual–verbal cenderung visual sedang, berada pada kategori sedang. (4) Kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki gaya belajar sequential–global cenderung sequential sedang, berada pada kategori sedang. (5) Faktor yang mempengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PtLSV  berasal dari faktor internal yang mencakup pada faktor keterampilan dan faktor kognitif siswa.  
Analisis Kompetensi Strategis Matematis Siswa Ditinjau dari Etnis pada Materi Pola Bilangan Lesmana, Mindra; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Buyung, Buyung
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i1.6296

Abstract

Abstrak Siswa belum maksimal menentukan diketahui, ditanya, memilih metode dan menentukan solusi akhir. Tujuan penelitian menganalisis kompetensi strategis matematis siswa ditinjau dari etnis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sinkawang tahun ajaran 2022/2023 kelas VIII. Sumber data penelitian berupa hasil tes kompetensi strategis matematis siswa, dan wawancara. Teknik analisis penskoran, pedeskripsian data, dan wawancara. Hasil penelitian; (1) kompetensi strategis matematis siswa ditinjau dari etnis melayu berada pada kategori sedang, etnis tionghoa berada pada kategori sedang, etnis jawa berada pada kategori sedang, etnis madura berada pada kategori sedang, (2) Bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kompetensi strategis matematis. Siswa kurang memahami konsep, prinsip, dan operasi dalam menyelesaikan soal, dan (3) Faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kompetensi strategis matematis berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Kesimpulan penelitian kompetensi strategis matematis siswa ditinjau dari etnis berada pada kategori sedang. Etnis Madura memiliki rata-rata nilai kompetensi strategis baik dibandingKan kelompok etnis melayu, etnis tionghoa, dan etnis jawa. Bentuk kesalahan konsep, prinsip, dan kesalahan dalam operasi. Sedangkan faktor penyebab kesalahan siswa bersal dari faktor internal dan faktor ekseternal. Kata kunci: Kompetensi Strategis Matematis, Etnis, Pola Bilangan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN CONSTRUCT 2 PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMP NEGERI 5 KOTA JAMBI Ali, Muhammad; Buyung, Buyung; Harman, Harman
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2022): EDISI APRIL 2022
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v6i1.190

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan construct 2 pada materihimpuna nuntuk siswa SMP kelas 7 yang berkualitas. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE.Berdasarkan hasil penilaian media olehahli, media pembelajaranlayak di implementasikandenganperbaikan.Penilaian media pembelajaran oleh ahli, di perolehskor rata-rata keseluruhan 4,3dengan criteria baik,. Iplementasikandilakukan 30 siswakelas 7 SMP Negeri 5 medium.Dari hasil angket respon siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran memenuhi aspek kepraktisan dan didapatkan hasil respon siswa dengan skor rata-rata    yang termasuk dalam criteria baik. Respon siswa ditinjau dari aspek kualitas isi dan materiadalah 4,45 dengan criteria sangat baik, aspek tampilan media adalah 4,43  dengan criteria sangat baik, aspek koefisien waktu 4,53 dengan criteria sangat baik, aspek penggunaan bahasa 4,26 dengan criteria sangat baik, aspek kualitas audio-visual 4,5 dengan criteria sangat baik, aspek kualitas materi 4,16 dengan criteria baik, aspek kualitas pembelajaran 4,6 dengan criteria sangat baik dan hasil tes belajar siswa menunjukkan presentase ketuntasan sebesar 89,2% sehingga media pembelajaran memenuhi aspek keefektifan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS6 PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI SMP LABORATORIUM KOTA JAMBI Rina Utami, Nova; Buyung, Buyung; Aisyah, Aisyah
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2022): EDISI APRIL 2022
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v6i1.196

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan suatu produk berupa Media Pembelajaran Matematika menggunakan Adobe Flash CS6 Pada Materi Aritmatika Sosial Kelas VIII. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Instrumen yang digunakan adalah (1) angket evaluasi ahli media, (2) angket evaluasi ahli desain, (3) angket evaluasi ahli materi, dan (4) angket respon siswa. Uji coba dilakukan dalam 3 tahap yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas VIII Di SMP Laboratorium Kota Jambi yang mengikuti pembelajaran menggunakan Media Pembelajaran Matematika tersebut. Hasil penelitian ini adalah: (1) menghasilkan media pembelajaran Matematika Menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Aritmatika Sosia, (2) kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan media pembelajaran dari aspek ahli media sebesar 88% dengan kategori valid, ahli desain sebesar 81%  dengan kategori valid, dan ahli materi sebesar 90% dengan kategori valid. Dan kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan media pembelajaran dilihat dari penilaian respon siswa pada iji coba perorangan sebesar 83,33%, pada uji coba kelompok kecil sebesar 85% dan pada uji coba lapangan 88% dengan kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran Mtematika menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Aritmatika Sosial yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai referensi bahan ajar dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Pada Materi Pola Bilangan Sumanto, Julius Jeremiah; Wahyuni, Rika; Buyung, Buyung
Journal of Educational Review and Research Vol 7, No 1 (2024): VOLUME 7 NUMBER 1 JULY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v7i1.5741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Problem posing pada materi pola bilangan kelas VII SMP Torsina 2 Singkawang.; 2) Untuk mengukur motivasi siswa saat diterapkan model problem posing pada materi pola bilangan kelas VIII SMP Torsina 2 Singkawang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan quasi exsperimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Torsina 2 Singkawang. Sampel penelitian diambil secara simple random sampling. Kemudian dilakukan pengambilan data dengan melakukan tes kemampuan penalaran matematis pada 1 sampel.. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan penalaran matematis siswa sebelum dan sesudah diterapkan model Problem posing pada materi pola bilangan kelas VII SMP Torsina 2 Singkawang. Dari hasil perhitungan angket motivasi belajar siswa  bahwa motivasi belajar siswa tergolong tinggi ketika diterapkan pembelajaran Problem Posing pada materi pola bilangan kelas VIII SMP Torsina 2 Singkawang.
Efektifitas Model Pembelajaran VAK Terhadap Kemampuan Multi-Representasi Matematis Askalia, Maya; Husna, Nurul; Buyung, Buyung
Journal of Educational Review and Research Vol 7, No 1 (2024): VOLUME 7 NUMBER 1 JULY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v7i1.6308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas model pembelajaran VAK terhadap kemampuan multirepresentasi matematis siswa di Smp Negeri 9 Singkawang. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 9 Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan postttest kemampuan multirepresentasi matematis, dan lembar observasi keterlaksanaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah untuk menguji ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal menggunakan uji-t, uji normalitas dengan Chi kuadrat, untuk mengetahui perbedaan menggunakam uji Mann-Whitney U-test, dan untuk mengetahui keterlaksanaan model VAK menggunakan lembar observasi keterlaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran VAK efektif terhadap kemampuan multirepresentasi matematis siswa, sub-sub rumusan masalah yaitu, (1) Kemampuan multirepresentasi matematis siswa pada ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal di kelas eksperimen mencapai 70% dari siswa yang memperoleh nilai kriteria ketuntasan minimal lebih dari atau sama dengan 70; (2) Terdapat perbedaan kemampuan multirepresentasi matematis siswa yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran langsung dengan yang menggunakan model pembelajaran VAK; (3) Keterlaksanaan model pembelajaran VAK terhadap kemampuan multirepresentasi matematis siswa pada materi garis dan sudut terlaksana dengan sangat baik
Model Pembelajaran Problem Posing Berbantuan LKPD Terhadap Pengetahuan Matematis Siswa willasari, friska; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung
Journal of Educational Review and Research Vol 7, No 1 (2024): VOLUME 7 NUMBER 1 JULY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v7i1.5577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat perbedaan model pembelajaran Problem Posing berbantuan LKPD terhadap pengetahuan matematis siswa dan untuk mengetahui aktivitas siswa terhadap model pembelajaran Problem Posing. Metode penelitian ini mereupakan eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 5 Teriak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Teriak. Data diperoleh melalui instrumen tes pengetahuan matematis serta angket aktivitas siswa. Instrumen yang digunakan pada tes pengetahuan matematis yaitu materi Segiempat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan pengetahuan matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Posing berbantuan LKPD dan model pembelajaran langsung. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan teknik tes normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk dua sampel independent. 2) Aktivitas siswa tergolong aktif terhadap pembelajaran Model Problem Posing berbantuan LKPD.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis di SD Negeri 84 Singkawang Triyanti, Tamia; Buyung, Buyung; Hendriana, Evinna Cinda
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Solving, 2. Mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis, 3. Mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis di SD Negeri 84 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimen dengan metode quasy experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD negeri 84 Singkawang dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh (total sampling). Penelitian dilakukan pada dua kelas yaitu eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Solving dengan siswa berjumlah 24 orang dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran biasa dengan siswa berjumlah 24 orang. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Model Problem Solving berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis yang ditunjukkan dari hasil perhitungan Effect Size sebesar 1,57 dengan kriteria yang tergolong tinggi karena 1,57 berada pada Es 0,8. Adanya pengaruh dikarenakan pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Solving. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Solving yang ditunjukkan dari hasil perhitungan uji t dua sampel diperoleh thitung = 2,267 dan ttabel = 2,064, sehingga dapat disimpulkan thitung ttabel. Adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen dan kelas kontrol disebabkan oleh pengaruh perlakuan antara kelas tersebut. 3) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis setelah diterapkan model Problem Solving yang dibuktikan dengan skor post-test yang lebih tinggi dari hasil pre-test yang ditunjukkan dari hasil perhitungan menggunakan N-Gain diperoleh 0,391 dengan kriteria sedang karena 0,391 berada pada 0,7 ≥ N-Gain 0,3.
Kecemasan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Novanto, Yogi Setya; Buyung, Buyung; Safrihady, Safrihady; Oktavia, Wahyuni
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v10i1.6650

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu; (1) mendeskripsikan tingkat kecemasan Guru dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar, (2) menganalisis perbedaan kecemasan Guru dalam implementasi kurikulum merdeka berdasarkan jenis kelamin dan kelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei. Lokasi penelitian ini adalah sekolah dasar negeri di Singkawang. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru sekolah dasar kelas 1 dan kelas 4 yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sampel yang diambil menggunakan Teknik sampling insidental sehingga jumlah guru yang menjadi sampel adalah 48 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah komunikasi tidak langsung, sedangkan instrument yang digunakan berupa skala likert dengan pilihan sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai dan sangat tidak sesuai. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan manova. Hasil penelitian bahwa; (1) tingkat kecamasan guru masuk pada. kategori sedang dengan persentase 87,5%, (2) tidak dapat perbedaan yang signifikan antara Guru laki-laki dan perempuan serta guru yang mengajar di kelas 1 dan 4 terkait kecemasan dalam implementasi kurikulum merdeka dengan nilai signifikasi > .05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kecemasan guru dalam implementasi kurikulum merdeka berada pada kategori sedang dan cenderung naik pada level tinggi jika tidak dikontrol dengan baik. Kemudian tidak terdapat perbedaan yang signifikan terkait implementasi merdeka berdasarkan jenis kelamin dan kelas.