Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN QUIZIZZ DAN KEAKTIFAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATERI PERUBAHAN ENERGI KELAS IV SEKOLAH DASAR Susanti, Irma; Amaliyah, Nurrohmatul; Irdalisa, Irdalisa
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.10138

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana penggunaan Quizizz sebagai alat pembelajaran dan aktivitas yang terlibat dalam proses pembelajaran dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam berpikir kritis materi perubahan energi kelas IV sekolah dasar. Berdasarkan data, di Kelas yang menggunakan Quizizz untuk belajar memperoleh rata-rata nilai 84,27, yang lebih baik daripada kelas yang menggunakan Kahoot, yang memperoleh rata-rata nilai 82,31. Siswa yang sangat aktif dalam belajar memperoleh rata-rata nilai 90,0, yang lebih tinggi daripada siswa yang kurang aktif, yang memperoleh rata-rata nilai 78,30. Meskipun hasil ini menunjukkan kecenderungan bahwa media pembelajaran quizizz dan keaktifan belajar dapat mempengaruhi Keterampilan berpikir kritis, menurut analisis statistik, menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz sebagai alat pembelajaran dapat memengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, tingkat aktivitas pembelajaran tidak memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran Quizizz tampaknya mempengaruhi keterampilan berpikir kritis, sementara jumlah aktivitas belajar tidak. Namun, terdapat hubungan antara penggunaan Quizizz dan tingkat aktivitas belajar dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa kelas empat yang mempelajari perubahan energi di sekolah dasar.
Implementation of Telemedicine through “Apoteker Keluarga Online” Application as an Effort for Rational Headache Self-Medication Octavia, Devi Ristian; Utami, Primanitha Ria; Susanti, Irma
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 1 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss1.890

Abstract

People who seek self-medication for acute headaches in pharmacies are not properly diagnosed and treated. Irrational drug use has a high potential for causing medication errors. The AKO application is one of the digital counseling service apps managed by a pharmacist who has a strategic role in educating patients on self-medication behavior in telemedicine services. The objective of this study is to identify the benefits of AKO use in increasing rational self-medication behavior in headache complaints. It is a descriptive analysis study with a case-control design. The population is the Lamongan community who have had headache self-medication. Samples were taken by purposive sampling technique. A total of 130 participants were divided into two groups: the intervention group and the control group. A headache self-medication questionnaire was employed as the instrument. The collected data was then analyzed using the Mann Whitney test to determine the value of the AKO application in increasing knowledge of the rationality of self-medication in headache complaints. The data from the measurement of the level of knowledge of the rationality of headache self-medication revealed that the majority of the intervention group (92.3%) had good knowledge and none had poor knowledge. While there are still respondents with less knowledge (15.3%) in the control group. The statistical test results for the benefits of AKO application assistance on the level of knowledge of the rationality of headache self-medication revealed a p value = 0.000, indicating a significant difference between the intervention and treatment groups. The use of telemedicine via the AKO application can increase public awareness of the rational use of headache medications. Digital health services can be used as a medium for counseling and remote patient health monitoring.      
Hubungan Faktor Risiko Pasien Diabetes Melitus dengan Hipertensi Terhadap Kejadian Drug Related Problems (DRPs) di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Hardyanti, Rizqi Irma; Utami, Primanitha Riana; Susanti, Irma
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 11 No. 1 (2024): February
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v11i1.4879

Abstract

Prevalensi diabetes melitus meningkat setiap tahun dan merupakan suatu kelompok metabolisme terjadi karena kelainan sekresi insulin, aktivitas insulin atau keduanya. Diabetes melitus dengan hipertensi menyebabkan Drug Related Problems (DRPs). Faktor risiko untuk Drug Related Problems usia, jenis kelamin, polifarmasi, jumlah diagnosa dan penyakit penyerta. Diabetes melitus dengan hipertensi menambah keberagaman obat (polifarmasi) menyebabkan Drug Related Problems. Tujuan dari penelitian ini untuk memastikan faktor risiko diabetes melitus dengan hipertensi, macam-macam Drug Related Problems, dan hubungan faktor risiko pasien diabetes melitus dengan hipertensi terhadap kejadian Drug Related Problems. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif non-eksperimental dengan  desain penelitian cross-sectional. Populasi pada penelitian 112 pasien. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dari rekam medis pasien dan pengolahan data uji statistik Chi-Square. Dari 88 pasien didapatkan hasil faktor risiko yang menimbulkan penyakit diabetes melitus dengan hipertensi adalah jenis kelamin, usia, indeks masa tubuh, penyakit penyerta, dan polifarmasi. Uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan faktor risiko diabetes melitus dengan hipertensi terhadap kejadian DRP, didapatkan nilai p=0,019; p=0,000; serta p=0,033. Berdasarkan nilai p tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan antara faktor risiko indeks usia dengan interaksi obat, polifarmasi dengan interaksi obat, dan polifarmasi dengan obat tidak tepat. Polifarmasi menyebabkan interaksi obat yang merugikan, mempengaruhi keaadaan klinis, dan meningkatkan toksisitas pengobatan.
Edukasi Pencegahan GERD Pada Siswa SMK NU 1 Babat: GERD Qur'ani, Gadis Suci Qur’ani; Qotrunnada, Helga Syasya; Zain, Putri Awalia; Cahyani, Sushelly Anjelina; Susanti, Irma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6129

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau refluks asam lambung merupakan kondisi medis yang tidak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak hingga remaja. Di Indonesia, GERD menyerang sekitar 8,5% populasi remaja dan dewasa muda. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pengertian, gejala, pencegahan, dan pengobatan GERD. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan evaluasi melalui pretest dan postest. Jumlah responden sebanyak 31 siswa SMK NU 1 Babat. Hasil pretest menunjukkan 38,7% siswa memiliki pengetahuan kurang, sementara hasil posttest menunjukkan peningkatan menjadi 51,61% siswa dengan pengetahuan baik. Uji statistik menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikan p value 0,002 (<0,05). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD.
PENGARUH ANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH PADA PEMERINTAHAN PROVINSI JAWA BARAT Achmad Fathony, Aditya; Priatna, Husaeri; Susanti, Irma
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 14 No. 03 (2023): AKURAT Edisi September-Desember 2023 | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja dan Efektivitas Pengendalian Keuangan terhadap Kinerja Aparatur Pemerintah pada Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, yaitu untuk mengetahui pengaruh dua variabel independen terhadap satu variabel dependen. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dinas pada Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, dan sampel yang diambil sebanyak 4 orang dari jumlah 20 dinas, sehingga jumlah sampel sebanyak 80 responden. Berdasarkan hasil analisis deskriptif bahwa Anggaran Berbasis Kinerja dapat digambarkan cukup baik, Efektivitas Pengendalian Keuangan dapat digambarkan cukup baik dan Kinerja Aparatur Pemerintah dapat digambarkan cukup baik. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis verifikatif bahwa secara simultan dan parsial Anggaran Berbasis Kinerja dan Efektivitas Pengendalian Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparatur Pemerintah. Adapun hasil Koefisien Determinasi sebesar 76,0% dan sisanya sebesar 24,0% merupakan variabel lain yang turut mempengaruhi Kinerja Aparatur Pemerintah tetapi tidak diteliti.
TEKNOLOGI BIOFERMENTASI LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNTUK PRODUKSI PAKAN DAN PUPUK RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI ANGGUNING DESA PAMBOBORANG MAJENE Susanti, Irma; Ali, Najmah; Wakiah, Nurul; Dirpan, Andi; Mustabi, Jamila
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v9i2.2675

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Angguning Desa Pamboborang Kabupaten Majene, dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan melalui penerapan teknologi biofermentasi untuk menghasilkan pakan dan pupuk organik yang ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan petani dalam mengolah jerami bawang, feses dan urin ternak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, limbah menumpuk di sekitar lahan dan lingkungan, sementara kebutuhan pakan berkualitas dan pupuk organik semakin meningkat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan intensif terkait teknologi biofermentasi untuk pembuatan pakan silase, pupuk organik padat, dan pupuk organik cair. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis menggunakan bahan lokal yang tersedia melimpah. Penerapan teknologi dilakukan melalui praktik langsung oleh petani, yang kemudian dimonitor dan dievaluasi menggunakan pendekatan pretestposttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan petani mengolah limbah menjadi pakan dan pupuk. Petani mampu memproduksi silase berkualitas baik dengan aroma asam segar dan tekstur yang sesuai, serta menghasilkan kompos dan pupuk cair yang dapat diaplikasikan pada pertanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengurangi penumpukan limbah, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendorong terbentuknya sistem pertanian-peternakan terintegrasi berbasis zero waste. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan kemandirian kelompok tani.
Edukasi Tablet Tambah Darah untuk Pencegahan Anemia Remaja Putri Susanti, Irma; Fauziyati, Silvia Zety; Rahmawati, Aisyah Ardina; Azzahroh, Lutfiatu; Apriliyah, Widuri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8420

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi akibat kehilangan darah saat menstruasi dan asupan zat besi yang kurang optimal. Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi, daya tahan tubuh, serta prestasi belajar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswi kelas X mengenai anemia dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif yang dilengkapi media PowerPoint dan leaflet, serta sesi tanya jawab. Materi mencakup pengertian anemia, penyebab dan gejala, manfaat TTD, serta cara konsumsi yang tepat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang digunakan untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 84,4 pada pre-test menjadi 99,7 pada post-test. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disampaikan secara sistematis dan interaktif efektif meningkatkan pemahaman remaja putri tentang pencegahan anemia melalui konsumsi TTD secara tepat dan teratur. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah dalam menekan angka kejadian anemia pada remaja.
Edukasi Peran Vital Tablet Tambah Darah Dalam Kesehatan Remaja Pada Siswa SMK Muhammadiyah 4 Lamongan Susanti, Irma; Maghfiroh, Elsya; Wardhani, Ragestin Septia; Ariyanti, Septiara Dwi; Faiz, Muhammad Alfin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1187

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan peran vital Tablet Tambah Darah (TTD) dalam pencegahan anemia pada siswa SMK Muhammadiyah 4 Lamongan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan dengan media leaflet dan PowerPoint, disertai diskusi interaktif serta evaluasi menggunakan desain pretest dan posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa dengan pelaksanaan pretest sebelum penyampaian materi dan posttest setelah seluruh rangkaian edukasi selesai. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan, ditandai dengan meningkatnya proporsi siswa dalam kategori pengetahuan baik dari 36,6% pada pretest menjadi 86,6% pada posttest, serta menurunnya kategori pengetahuan kurang dari 40% menjadi 6,6%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan mengenai TTD yang disampaikan secara terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja.