Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pemanfaatan Endocarpium Buah Kenari (Canarium indicum L.) Menjadi Briket Dan Validasi Poster Edukasi Bagi Masyarakat Hasanudin, Mahyono; Tolangara, Abdulrasyid; Majid, Ilham; Alting, Ummi Kalsum
EDUKASI Vol 22, No 1 (2024): EDISI MEI 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v22i1.8441

Abstract

Walnuts are a native Indonesian plant that grows widely in eastern Indonesia such as North Sulawesi and North Maluku. In biology, the walnut shell is called the endocarpium and acts as a fuel substitute for kerosene. Currently, endocarpium is unused waste, so it is necessary to process it into a useful product with high economic value, in the form of briquettes as an alternative fuel. The aim of this research is to describe the use of walnut endocarpium as briquettes and to describe the results of validation of learning posters in the community. The research was carried out for 3 months, June to August 2023 and took place in the biology laboratory of FKIP Unkhair for the process of cleaning the endocarpium, drying, carbonization and making briquettes. The research results show that the endocarpium of walnuts from Makian Island can be used to make briquettes with a height of 5 cm and a diameter of 16 cm. Empirical test results show that using 2 briquettes can boil 300 ml of water in 1.38 seconds. The poster validation results are categorized as valid to very valid, and suitable for use as learning media in the community.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI EKOSISTEM DI SMA NEGERI 12 HALMAHERA TIMUR Jurubasa, Nadila; Majid, Ilham; Yusuf, Yusmar
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.5899

Abstract

 Meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dibutuhkan suatu pembelajaran yang efektif. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X semester II SMA Negeri 12 Halmahera Timur pada materi Ekosistem. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X IPA di SMA Negeri 12 Halmahera Timur pada materi ekositem. Hasil observasi  aktivitas  siswa pada siklus I yaitu  69%, siklus II yaitu meningkat menjadi 84%. Sedangkan hasil observasi aktivitas  guru siklus I yaitu 85%, siklus II meningkat menjadi 100%. Hasil belajar siswa dengan menggunakan model  Problem Based Learning (PBL) pada siklus I sebanyak 13 orang yang belum tuntas atau sebanyak 65% yang belum mencapai ketuntasan belajar atau belum mencapai KKM. Sedangkan pada siklus II sudah mengalami peningkatan hasil belajar siswa sebanyak 19 orang yang tuntas atau sebanyak 95% siswa yang mencapai ketuntasan belajar, sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)  dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.
KAJIAN ANTROPOGENIK TERHADAP PEMANFAATAN TERUMBU KARANG DI DESA WOSI, HALMAHERA SELATAN (Suatu kajian kerusakan terumbu karang di daerah pesisir Halmahera) Ahmad, Zulkifli; Majid, Ilham; Jaman, Hardi R.
JURNAL BIOEDUKASI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada di daerah pesisir Halmahera. Salah satu pemanfaatan oleh masyarakat Desa Wosi, Halmahera Selatan adalah sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan pondasi rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan aktivitas masyarakat terhadap pemanfaatan terumbu karang di Desa Wosi Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan. Instrumen pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket/kuesioner dan wawancara dengan  sejumlah masyarakat. Analisis angket/kuesioner dilakukan dengan menggunakan rumus prosentase dan skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Pengetahuan masyarakat terhadap terumbu karang di Desa Wosi Kecamatan Gane Timur termasuk dalam kriteria cukup yaitu dengan nilai rata-rata 60%; (2) Aktivitas masyarakat terhadap pemanfaatan terumbu karang meliputi; Indikator pemanfaatan terumbu karang sebagai bahan bangunan dan pondasi rumah termasuk dalam kriteria cukup (nilai rata-rata 63%), indikator jual beli terumbu karang termasuk dalam kriteria rendah (52%), dan budidaya terumbu karang termasuk dalam kriteria sangat rendah (3.23%). Sementara pada kriteria skala Likert untuk seluruh indikator pengetahuan dan aktivitas pemanfaatan terumbu karang menunjukkan kriteria sangat tinggi (X 4,531 atau 127.242 4.531 dan X 3,5685 atau 97.742 3.5685).Kata kunci : Antropogenik, Halmahera Selatan, kerusakan, pemanfaatan, terumbu karang
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI RUANG LINGKUP BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DIKELAS X SMA NEGERI 6 KOTA TERNATE Abija, Nurkila; Majid, Ilham; Papuangan, Nurmaya
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.5890

Abstract

Model discovery learning merupakan model pembelajaran yang melatihkan pada peserta didik belajar mandiri untuk meningkatkan keterampilan dan proses kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Kota Ternate pada materi ruang lingkup biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bersifat reflektif dan kolaboratif yang terdiri dari empat tahapan, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 6 Kota Ternate pada materi ruang lingkup biologi. Hasil belajar peserta didik dengan mengunakan model  discovery learning pada siklus I sebanyak 2 peserta didik atau sebesar 10% yang mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan pada siklus II sudah mengalami peningkatan hasil belajar peserta didik sebanyak 18 peserta didik atau sebesar 86% yang mencapai ketuntasan belajar, sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus I yaitu 52%, siklus II yaitu meningkat menjadi 98%. Sedangkan hasil observasi aktivitas guru siklus I yaitu 56%, siklus II meningkat menjadi 88% sehingga model discovery learning dinyatakan dapat meningkatkan hasil  belajar peserta didik.
KONSERVASI HUTAN MANGROVE DI PESISIR PANTAI KOTA TERNATE TERINTEGRASI DENGAN KURIKULUM SEKOLAH Majid, Ilham; Al Muhdar, Mimien Henie Irawati; Rohman, Fachtur; Syamsuri, Istamar
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioedukasi Edisi Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v4i2.162

Abstract

Ekosistem hutan mangrove berfungsi sebagai perlindungan pantai secara alami untuk mengurangi resiko terhadap bahaya abrasi. Kota Ternate adalah sala satu kota pesisir yang memiliki hutan mangrove dengan luas 14,65 Ha namun luas kawasan mangrove tersebut telah mengalami kerusakan disebabkan oleh tebang habis, konversi menjadi lahan pertanian, perikanan, pemukiman, pembuangan sampah padat dan cair, pencemaran tumpahan minyak, dan reklamasi pantai, Pendekatan konservasi yang dilakukan untuk memulihkan serta menjaga dan melindungi hutan mangrove di Kota Ternate adalah dengan pendekatan pendidikan konservasi di sekolah formal melalui pengembangan kurikulum.
Analisis Yuridis Hak Kesehatan Perempuan dalam Prespektif Hukum Majid, Ilham; Fernando Mote, Herry Hendry; Novara Jaya, Andi Ervin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8243

Abstract

Perempuan seringkali dianggap sebagai kelompok rentan karena mereka sering mengalami ketidakadilan dan diskriminasi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks kesehatan, Perempuan juga dianggap sebagai kelompok rentan karena mereka memiliki beberapa kondisi khusus seperti menstruasi, kehamilan, persalinan, dan menopause yang memerlukan perhatian khusus. Upaya untuk melindungi hak kesehatan perempuan sudah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun, implementasi dari peraturan-peraturan tersebut masih terbatas dan belum sepenuhnya memenuhi hak kesehatan perempuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan hak kesehatan perempuan di Indonesia, terutama terkait dengan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, dan untuk mengetahui peran hukum dalam melindungi dan memenuhi hak kesehatan perempuan. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, memberikan gambaran secara rinci, sistematis dan menyeluruh tentang manusia dan keadaan/gejala-gejala lainnya. Penelitian ini berusaha menggambarkan masalah hukum, sistem hukum dan mengkajinya atau menganalisisnya sesuai dengan kebutuhan dari penelitian.
Effects of Biology Learning Models on Metacognitive Skills of Senior High School Students Ilham Majid; Roswita M Aboe; Anissa Novita Sari
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nk3tdy23

Abstract

The main problem in this study is that many students still rely on memorisation without understanding the concepts deeply, so their ability to plan, monitor and evaluate learning is less developed. In addition, conventional learning models that are often applied in schools tend to provide less opportunity for students to develop metacognitive skills optimally. Therefore, innovation is needed in learning models that can encourage students to think critically and reflect on their learning process. The purpose of this study was to determine the effect of STAD, guided inquiry, and combined STAD and guided inquiry learning models on the metacognitive skills of high school students in Ternate, Indonesia. The research used a quantitative method with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The sample consisted of 92 active students in the even semester, selected through purposive sampling. In addition, metacognitive skills were measured using rubrics integrated with test questions. The results showed that the STAD learning model, guided inquiry and a combination of STAD and guided inquiry learning models can improve students' metacognitive skills with a value of Fhitung = 9.317.  In addition, the use of STAD learning model, guided inquiry, and the combination of both models showed better metacognitive skills compared to the use of conventional methods. The conclusion of this research is that the learning model applied affects metacognition skills. The combination of STAD and guided inquiry learning models showed the highest achievement of metacognition skills compared to guided inquiry, STAD, and conventional learning models. However, the STAD and guided inquiry learning models showed the effect of metacognition scores that were not significantly different.
Sosialisasi Akibat Hukum Dalam Penyalagunaan Media Sosial dan Bimbingan Bersosial Media Secara Bijak Kepada Pelajar SMA Negeri 3 Merauke Mote, Herry Hendri; Majid, Ilham; Kocop, Ricky; Tolanda, Eki
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v5i1.4777

Abstract

Kemajuan dan perkembangan teknologi disatu sisi sangat bermanfaat namun di sisi lain juga berbahaya dan dapat menimbulkan kerugian jika salah menggunakannya. Penyalagunaan media sosial pasti akan menimbulkan permasalahan yang sudah tentu dapat  dipidanankan. Perlu adanya edukasi bagi para generasi mudah untuk mengetahui akibat hukum yang timbul jika menyalagunakan media sosial. Sosialisasi hukum ini bertujuan memberikan pemahaman dalam penggunaan media sosial yang baik dan benar dan menghindari penyalahgunaan media sosial bagi siswa-siswi Sekolah Menegah Atas. Program Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode memberikan sosialisasi terkait akibat hukum yang timbul dalam penyalagunaan media sosial, yang dilakukan dengan diskusi secara panel yang mana pemateri menyampaikan materi secara bergiliran kemudian dilanjutkan dengan Tanya jawab serta bimbingan  dari pemateri kepada siswa-siswi. Pelaksanaan kegiatan ini pada SMA Negeri 3 Merauke pada bulan November 2023. Hasil dari pelaksanaan program ini berdasarkan testimoni yang dilakukan, peserta dapat menjawab seluruh pertanyaan dengan baik, hal ini menunjukan bahwa dengan kegiatan sosialisasi ini menambah pengetahuan kepada siswa-siswi tentang sanksi hukum yang timbul akibat penyalagunaan media sosial, Sehingga meningkatkan kesadaran siswa-siswanya  dalam pencegahan melakukan penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, mengakses konten-konten pornografi, ataupun situs-situs lainnya yang berdampak buruk terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Peran TNI AL dan BAKAMLA dalam Menjaga Kedaulatan Laut di Wilayah Perbatasan Papua Selatan sebagai Implementasi Asta Cita Fahmi, Muhammad Saiful; Burhanuddin, Burhanuddin; Klau, Ricardo Goncalves; Jaya, Andi Ervin Novara; Majid, Ilham
AHKAM Vol 4 No 4 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i4.8095

Abstract

As the world’s largest archipelagic state, Indonesia possesses vast and strategically important maritime areas, including the southern Papua maritime border adjacent to Australia and Papua New Guinea, which is vulnerable to sovereignty violations such as illegal fishing, smuggling, and border incursions. This study examines the role of the Indonesian Navy (TNI AL) as the main component of national defense in Indonesian jurisdictional waters in safeguarding the territorial integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI) and securing sea lines of communication and national interests from various threats, while also analyzing the role of the Indonesian Maritime Security Agency (Bakamla), particularly the Bakamla Station in Merauke, as a non-military maritime security and safety guardian operating through the Indonesia Maritime Patrol system. The research employs an empirical juridical approach by reviewing key regulations, including Law Number 34 of 2004 on the Indonesian National Armed Forces (TNI) as last amended by Law Number 3 of 2025 on the TNI, Law Number 32 of 2014 on Maritime Affairs, and Presidential Regulation Number 178 of 2014, and by analyzing the implementation of these legal frameworks in society. The findings show that TNI AL and Bakamla (Bakamla Station Merauke) constitute the front line of national maritime security in line with Indonesia’s national development vision as articulated in Asta Cita, particularly its second pillar on consolidating the national defense and security system. However, optimalizing the role of these two institutions is still constrained by limited resources, the complex geopolitical dynamics of the southern Papua border area, and regional sentiments in the Asia–Pacific. These findings underscore the importance of strengthening institutional capacity, enhancing inter-agency coordination, and updating maritime security strategies to support the realization of a robust maritime defense posture that is responsive to the evolving threat landscape in border regions.
Dwell time variability at Tanjung Perak Port: A cargo flow analysis based on terminal operators Syamsuddin, Muhammad Anshar; Purwana, Aditya Subur; Majid, Ilham
Educoretax Vol 5 No 12 (2025)
Publisher : WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/educoretax.v5i12.1998

Abstract

Ports play a strategic role in supporting the smooth flow of national logistics and trade. Tanjung Perak Port in Surabaya is one of Indonesia's primary harbors. A key performance metric for ports is Dwell Time (DT). This study aims to analyze the variability of Dwell Time at Tanjung Perak Port, adopting a cargo flow approach segmented by terminal operator. Utilizing descriptive quantitative methods and a linear model, the research analyzes secondary data from the National Single Window Institute (LNSW) for the period January 2025 to September 2025. The analytical results indicate that DT variability at Tanjung Perak is significantly influenced by the stages of cargo/container handling at each terminal operator, specifically from stacking to gate-out. For the TPS terminal operator, the distribution of dwell times for the stages of stacking-to-job order, job order-to-gate in, and gate in-to-gate out is right-skewed. Conversely, for the TTL terminal operator, the overall DT and stacking-to-job order distributions are right-skewed, while the job order-to-gate in and gate in-to-gate out times exhibit minimal variability and are relatively uniform. A pronounced right skew indicates a mean value greater than the median, suggesting that while most data points cluster around lower times, significant outliers with extended durations are present. The linear model confirms that these operational stages have a statistically significant influence on overall Dwell Time.