Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Professional-Competence-Based Model of Classroom Action Research Training Management for Islam Religion Education Teachers of Senior High School Cholid, Nur; Masrukhi, Masrukhi; Rusdarti, Rusdarti; Sugito, Ari Tri
The Journal of Educational Development Vol 6 No 2 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jed.v6i2.22136

Abstract

A number of efforts have been made to improve the quality of teachers, such as providing training on curriculum, methods of learning, and further study for those who have not completed their undergraduate program. However, these efforts do not seem to be maximally successful in improving the quality of the learning process and outcomes. Therefore, training is needed in order to improve the professional competence of the teachers through classroom action research training. This research aimed to yield a product, that is the management model of classroom action research training for Islam Religion Education Teachers of Senior High Schoolof in Semarang City which is packaged in the form of a classroom action research management training manual for teachers as guidebooks for instructors and trainees to improve their professional competence. This study utilized a Research and Development approach which was preceded by a qualitative descriptive method. This method was used as a preliminary to obtain data on how to implement the training that has been running for this. A preliminary study revealed what the problem was with the training. The results show that the development of the management model of classroom action research training was carried out in accordance with the development procedures which include preliminary research, analysis, production/development, and revision, while the product was evaluated in accordance with the development of evaluation procedures.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Inquiri bagi Siswa MI Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Astutik, Indi; Cholid, Nur; Husna, Muhammad Ahsanul
Jurnal Profesi Keguruan Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7290/jpk.v4i1.13014

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui peningkatan prestasi belajar IPA melalui model pembelajaran Inquiry pada siswa kelas V MI Rudlotul Huda Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Roudlotul Huda Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data dengan metode observasi,wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar yang signifikan. Hal ini diketahui dari data kegiatan pra siklus keaktifan siswa sebesar 47,85%, siklus I keaktifan siswa sebesar 76,22%, sedangkan siklus II meningkat sebesar 90,82%. Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan belajar secara klasikal, yaitu dari data awal atau pra siklus sebesar 37,14%, pada siklus I sebesar 68,57%, dan pada siklus II meningkat sebesar 94,29%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inquiri sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.The purpose of this study is to describe and know the improvement of science learning achievement through Inquiry learning model in grade V students MI Rudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang. The research method used is Classroom Action Research. Subjects in this study were students of grade V MI Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang in the academic year 2016/2017. Data collection by observation method, interview, test and documentation. The results showed that there was a significant improvement in learning achievement. It is known from activity data of pre activity cycle of student equal to 47,85%, cycle I student activeness equal to 76,22%, while cycle II increase equal to 90,82%. This is seen from the percentage of learning completeness in classical, ie from preliminary data or pre cycles of 37.14%, in the first cycle of 68.57%, and in the second cycle increased by 94.29%. Thus, the application of inquiri learning model is very effective to improve student achievement.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID KODULAR MATERI ZAKAT MATA PELAJARAN FIKIH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DI MADARASAH IBTIDAIYAH Cholid, Nur; Ambarwati, Herni
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Vol. 8, No. 2, Oktober 2021
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v8i2.9530

Abstract

Pengembangan media pembelajaran android merupakan salah satu Langkah yang ditempuh agar pendidikan jarak jauh saat ini terfasilitasi dengan maksimal. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui langah-langkah pengembangan media pembelajaran android kodular pada materi zakat pelajaran fikih, mengetahui hasil validasi ahli terhadap produk dan mengetahui respon peserta didik terhadap motivasi belajar setelah menggunakan produk yang dikembangkan oleh peneliti. Model penelitian yang digunakan dalam pengembangan ini merujuk pada penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono subjek penelitian yang terlibat terdiri dari ahli materi, ahli media, guru dan peserta didik dua puluh Sembilan. Ahli materi memberikan nilai validasi kelayakan terhadap kevalidan materi, ahli media memberikan nilai validasi kelayakan terhadap kevalidan media sedangkan peserta didik sebagai subjek penelitian dengan mengisi angket motivasi belajar siswa dan mengisi pre test serta post test. Data yang diperoleh dianalisis secara analisis diskriptif kuantitatif. Aplikasi android mobile fikih (Moki) layak digunakan dibuktikan  dengan hasil valiasi ahli materi pada aspek pembelajaran dengan  kategori sangat baik  diperoleh nilai 4,7 dan pada aspek isi dengan kategori sangat baik di peroleh nilai 4,5. Sedangkan ahli media pada aspek keterampilan   dengan kategori sangat baik  diperoleh nilai 4,7 dan pada aspek pemograman diperoleh kategori sangat baik diperoleh nilai 4,8. penilaian oleh validator menunjukkan bahwa aplikasi android  sangat layak digunakan untuk media pembelajaran fikih.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID KODULAR MATERI ZAKAT MATA PELAJARAN FIKIH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DI MADARASAH IBTIDAIYAH Cholid, Nur; Ambarwati, Herni
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Vol. 8, No. 2, Oktober 2021
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v8i2.9530

Abstract

Pengembangan media pembelajaran android merupakan salah satu Langkah yang ditempuh agar pendidikan jarak jauh saat ini terfasilitasi dengan maksimal. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui langah-langkah pengembangan media pembelajaran android kodular pada materi zakat pelajaran fikih, mengetahui hasil validasi ahli terhadap produk dan mengetahui respon peserta didik terhadap motivasi belajar setelah menggunakan produk yang dikembangkan oleh peneliti. Model penelitian yang digunakan dalam pengembangan ini merujuk pada penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono subjek penelitian yang terlibat terdiri dari ahli materi, ahli media, guru dan peserta didik dua puluh Sembilan. Ahli materi memberikan nilai validasi kelayakan terhadap kevalidan materi, ahli media memberikan nilai validasi kelayakan terhadap kevalidan media sedangkan peserta didik sebagai subjek penelitian dengan mengisi angket motivasi belajar siswa dan mengisi pre test serta post test. Data yang diperoleh dianalisis secara analisis diskriptif kuantitatif. Aplikasi android mobile fikih (Moki) layak digunakan dibuktikan  dengan hasil valiasi ahli materi pada aspek pembelajaran dengan  kategori sangat baik  diperoleh nilai 4,7 dan pada aspek isi dengan kategori sangat baik di peroleh nilai 4,5. Sedangkan ahli media pada aspek keterampilan   dengan kategori sangat baik  diperoleh nilai 4,7 dan pada aspek pemograman diperoleh kategori sangat baik diperoleh nilai 4,8. penilaian oleh validator menunjukkan bahwa aplikasi android  sangat layak digunakan untuk media pembelajaran fikih.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Inquiri bagi Siswa MI Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Astutik, Indi; Cholid, Nur; Husna, Muhammad Ahsanul
widiyanto Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v4i1.13014

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui peningkatan prestasi belajar IPA melalui model pembelajaran Inquiry pada siswa kelas V MI Rudlotul Huda Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Roudlotul Huda Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data dengan metode observasi,wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar yang signifikan. Hal ini diketahui dari data kegiatan pra siklus keaktifan siswa sebesar 47,85%, siklus I keaktifan siswa sebesar 76,22%, sedangkan siklus II meningkat sebesar 90,82%. Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan belajar secara klasikal, yaitu dari data awal atau pra siklus sebesar 37,14%, pada siklus I sebesar 68,57%, dan pada siklus II meningkat sebesar 94,29%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inquiri sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.The purpose of this study is to describe and know the improvement of science learning achievement through Inquiry learning model in grade V students MI Rudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang. The research method used is Classroom Action Research. Subjects in this study were students of grade V MI Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang in the academic year 2016/2017. Data collection by observation method, interview, test and documentation. The results showed that there was a significant improvement in learning achievement. It is known from activity data of pre activity cycle of student equal to 47,85%, cycle I student activeness equal to 76,22%, while cycle II increase equal to 90,82%. This is seen from the percentage of learning completeness in classical, ie from preliminary data or pre cycles of 37.14%, in the first cycle of 68.57%, and in the second cycle increased by 94.29%. Thus, the application of inquiri learning model is very effective to improve student achievement.
Professional-Competence-Based Model of Classroom Action Research Training Management for Islam Religion Education Teachers of Senior High School Cholid, Nur; Masrukhi, Masrukhi; Rusdarti, Rusdarti; Sugito, Ari Tri
The Journal of Educational Development Vol 6 No 2 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jed.v6i2.22136

Abstract

A number of efforts have been made to improve the quality of teachers, such as providing training on curriculum, methods of learning, and further study for those who have not completed their undergraduate program. However, these efforts do not seem to be maximally successful in improving the quality of the learning process and outcomes. Therefore, training is needed in order to improve the professional competence of the teachers through classroom action research training. This research aimed to yield a product, that is the management model of classroom action research training for Islam Religion Education Teachers of Senior High Schoolof in Semarang City which is packaged in the form of a classroom action research management training manual for teachers as guidebooks for instructors and trainees to improve their professional competence. This study utilized a Research and Development approach which was preceded by a qualitative descriptive method. This method was used as a preliminary to obtain data on how to implement the training that has been running for this. A preliminary study revealed what the problem was with the training. The results show that the development of the management model of classroom action research training was carried out in accordance with the development procedures which include preliminary research, analysis, production/development, and revision, while the product was evaluated in accordance with the development of evaluation procedures.
Implementation of Religious Moderation at Wahid Hasyim University Ulumuddin, Imam Khoirul; Shobirin, Ma'as; Martin, Ali; Cholid, Nur; Saefudin, Ahmad
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 13 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Mafapress - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v13i1.947

Abstract

Higher Education (PT) as a provider of higher education has an important role in efforts to implement religious moderation, unfortunately, in recent years universities have become fertile fields for regeneration of groups that seek to undermine the existence of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI). In its implementation, the Ministry of Religious Affairs established a Moderation House in PTKIN, while in PTU there has been no special attention related to this. In particular, this study aims to find out the concept of implementing diverse moderation in Unwahas, which is a PTU under the auspices of the Ministry of Education and Culture of Research and Technology. This research is a qualitative research using data collection including documents, interviews, and observations. This study found that the implementation of religious moderation at Wahid Hasyim University was carried out in at least two strategic steps, namely through structured and academic programs. The structured program is a program that has been planned and implemented by the Aswaja Center Management and Young Aswaja Activists, Wahid Hasyim University, while academic means through the curriculum of the General Basic Course (MKDU), implemented in the Semester Learning Plan (RPS) of Islamic Religious Education Courses, to Aswajaan, Pancasila and Citizenship and also Compulsory Curriculum Courses (MKWK).
REKONSTRUKSI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS DALAM PEMBINAAN PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Muani, Muani; Cholid, Nur; HR , Mahmutarom; Ulumuddin, Imam Khoirul; Sa'idah, Sa'idah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i02.6452

Abstract

Penelitian Ini bertujuan mendeskripsikan dan dan mendapat data empirik tentang penerapan supervisi akademik pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sekolah SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan yang belum berjalan Maksimal, kemudian mendeskripsikan dan mendapatkan data empirik tentang faktor penyebab profesional guru Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada pada Sekolah SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan melalui supervisi akademik belum berjalan maksimal, dan mendapatkan data empirik tentang rekonstruksi pelaksanaan supervisi akademik dapat berhasil dalam membina profesionalisme guru PAI di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan penelitian yaitu pendekatan teologis normatif pendekatan yuridis formal pendekatan pedagogik, sumber data yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas pendidikan di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan kurang berjalan dengan Maksimal  Kedua, Faktor-faktor penyebab pelaksanaan supervisi akademik dalam pembinaan profesionalisme guru PAI yaitu belum berjalan maksimal dari tidak adanya kesiapan guru PAI  dalam proses pembelajaran. Sedangkan faktor dari pengawas sendiri hanya sekedar formalitas dalam pengawasan di kelas tidak pada tahap pembinaan profesionalitas guru PAI di Sekolah. Ketiga Rekonstruksi pelaksanaan supervisi akademik dapat berhasil dalam membina profesionalime guru PAI di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan bahwa tidak hanya sebatas KKG dan MGMP yang dilaksanakan di SD,SMP,SMA Kabupaten Grobogan. Padahal jika melihat pada tanggung jawab pengawas Guru PAI, seharusnya meningkatkan kinerja pengawas dari segi pembelajaran yang kreatif dan pengembangan keprofesian baik dari jenjang karir dan nilai UKG yang memuaskan. pembinaan supervisi akademik pengawas pada guru PAI ditemukan dari yang tadinya dua jenis kegiatan yang dilakukan harus menyertakan pelaksanaan dalam bidang sertifikasi Guru PAI dan pembinaan pengembangan profesi guru yang menjadi tanggung jawab pengawas
Nasihat Menuntut Ilmu Perspektif Imam Syafií dan Relevansinya di Zaman Sekarang Hasibuan, Ismail Marzuki; Sari, Mulia; Mazaya, Nur Widad; Syifa'udin, Ma'ruf; Cholid, Nur
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.614

Abstract

Salah satu prinsip pendidikan Imam Syafi'i adalah nasihat untuk menuntut ilmu dalam kitabnya Diwan Imam Ash-Syafi'i, di mana ia menyatakan, "Saudaraku, kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali kamu memenuhi enam syarat." Saya akan membahasnya secara detail: kecerdasan, kemauan, keseriusan/kesungguhan, bekal, persahabatan dengan guru, dan waktu yang lama”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang nasehat Imam Syafi'i dalam menuntut ilmu dan apa maknanya bagi kehidupan perjalanan penuntut ilmu saat ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa himbauan Imam Syafi'i untuk mencari ilmu masih sangat relevan hingga saat ini dan dapat dijadikan pedoman bagi penuntut ilmu, mulai dari kecerdasan, semangat/motivasi, keikhlasan, kemauan mengeluarkan uang/modal, kemauan untuk dibimbing, dan kemauan. untuk mencari ilmu pengetahuan yang diperoleh selama periode waktu yang cukup lama merupakan modal yang harus ditanamkan dalam diri penuntut ilmu pengetahuan. Jenis penelitian ini menggunakan Library Research (kajian pustaka), di mana penulis mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan kajian literatur. Sumber utama penelitian ini meliputi publikasi ilmiah penting, serta buku, artikel jurnal, dan tulisan yang terkait lainnya.
Enhancing Arabic Speaking Skills in Traditional Pesantren Maghfurin, Ahmad; Husna , Moh. Ahsanul; Cholid, Nur; Mazlan, Nurul Asma; Jumiati
ALSINATUNA Vol 9 No 1 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/alsinatuna.v9i1.1957

Abstract

Proficiency in the Arabic language is imperative in the context of Islamic education. However, the effective study of Arabic remains a challenge, hindering students' abilities to engage with Islamic texts and communicate in Arabic-speaking environments. Focusing on Pesantren Raudhatul Ulum-Pati, this study investigates the strategies and challenges associated with enhancing Arabic speaking skills in traditional Islamic boarding schools (Pesantren). Specific teaching techniques employed by instructors at this pesantren, aimed at improving students' Arabic speaking abilities, as well as the challenges impeding fluency, were examined through a qualitative research design, including classroom observations and interviews with teachers, administrators, and students. The outcomes highlight the importance of innovative methods and shed light on issues such as a lack of exposure to Arabic-speaking environments. The program implemented in this pesantren serves as an exemplary model for other traditional Islamic boarding schools seeking to elevate their students' proficiency in the Arabic language. The findings of this study hold significant implications for all traditional Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia.