Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN DAERAH RAWAN PANGAN AKIBAT BANJIR BANDANG GALODO DI KABUPATEN TANAH DATAR Fariz Al Zacky; Dian Hafizah; Faidil Tanjung; Rusda Khairati; Lora Triana; M. Hendri; Ummul Hikmah Saragih; Rini Hakimi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1926

Abstract

Kabupaten Tanah Datar sebagai sentra produksi padi nasional mengalami dampak signifikan terhadap ketahanan pangan akibat banjir bandang (galodo) pada 11 Mei 2024. Bencana ini mengakibatkan kerusakan lahan pertanian dan gagal panen yang mengancam pasokan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zonasi wilayah rawan pangan pascabencana berdasarkan analisis spasial yang komprehensif. Penelitian menggunakan pendekatan Food Disaster Overlap Mapping (FDOM) dalam platform Sistem Informasi Geografis (SIG). Teknik ini menggabungkan tiga indikator utama: bahaya banjir, kerentanan sosial-ekonomi, dan kapasitas adaptif masyarakat. Analisis menghasilkan peta zonasi dengan tiga kategori kerawanan pangan: (1) Zona Sangat Rawan teridentifikasi di daerah dengan kerusakan irigasi parah dan gangguan distribusi pangan; (2) Zona Rawan Sedang berada pada lahan dengan kerusakan parsial; dan (3) Zona Rawan Rendah dicirikan oleh akses distribusi yang masih lancar. Secara kuantitatif, bencana merusak 511 hektar lebih sawah dan menyebabkan gagal panen 2.900 ton yang berdampak pada 2.063 petani. Studi ini menyimpulkan bahwa pemulihan ketahanan pangan memerlukan intervensi strategis yang berfokus pada rehabilitasi infrastruktur irigasi, diversifikasi pangan, penguatan logistik, dan peningkatan kapasitas mitigasi komunitas di wilayah terdampak.
Efektivitas program upaya peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) di kecamatan Lareh Sago Halaban kabupaten Lima Puluh Kota Bialvil Laila; Faidil Tanjung; Osmet Osmet
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30032102000

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program UPPKS berdasarkan perkembangan usaha ekonomi di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota dan mengetahui bagaimana manfaat program UPPKS dilihat dari aspek pendapatan dan kesempatan kerja di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey, dan menggunakan Uji atau Tes McNemar untuk mendapatkan hasil efektivitas program. Beradsarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Pelaksanaan Program UPPKS di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota berdasarkan indikator variabel input, proses dan output tergolong sangat efektif dengan nilai efektivitas sebesar 88,2 %. Hal ini dibuktikan dengan usaha ekonomi kelompok UPPKS yang masih berjalan dan berkembang. Keberadaan usaha ekonomi ini membuat perputaran modal lebih baik, dan akan memberikan keuntungan bagi anggota maupun kelompok jika anggota maupun kelompok lebih mengembangkan usahanya. Terjadi perubahan tingkat kesejahteraan masyarakat (anggota UPPKS) secara signifikan yang dinilai dari aspek jam kerja dan pendapatan pada saat sebelum dan sesudah mengikutiProgram UPPKS di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Hal ini ditunjukkan oleh nilai probabilitas atau Exact.Sig = 0,000 untukpendapatan keluarga dannilai probabilitas atau Exact.Sig = 0,006 untuk jam kerja dari hasil Tes McNemar yang lebih kecil dibandingkan α = 0,05. Kondisi ini menjelaskan bahwa keluarga khususnya Keluarga PraSejahtera dan Keluarga Sejahtaera I mampu memanfaatkan peluang usaha yang ada dalam rangka pembelajaran usaha ekonomi produktif pada skala rumah tangga.
STRATEGY FOR DEVELOPING ADVANCED BUSINESS FARMERS GROUPS USING THE HIERARCHY PROCESS (AHP) ANALYSIS METHOD IN NAGARI KOTO GADANG GUGUAK GUNUNG TALANG DISTRICT Rahmi Hamidah; Faidil Tanjung; Mahdi Mahdi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.4953

Abstract

The corn commodity is one of the common crops cultivated in Nagari Koto Gadang Guguak, Solok Regency, so the cultivation of this corn plant has been cultivated for generations. Even though this corn plant is not yet optimal, it will continue to be developed over time. This research aims to determine the strategy for developing advanced business farmer groups in Solok Regency. This research identifies internal and external factors, formulates alternative strategies using SWOT analysis, then continues with arranging a hierarchy using AHP analysis. The results of internal and external analysis show that the Advanced Farmer Group has five strengths, two weaknesses, four opportunities and two threats. The land area for development is quite large and soil suitability is the most important subfactor of strength; poor financial records are the most important subfactor of weakness; the development of information technology is the most important subfactor in opportunities and pest and disease attacks are the most important subfactor in threats. The priority strategy that can be implemented in developing Advanced Business Farmer Groups based on the results of the AHP analysis is developing production by increasing the quality of both production results and production facilities and quantity.
Analisis Viabilitas Finansial dan Kontribusi Usahatani Kunyit Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Perkotaan di Kota Solok Rizqiqa, Edtyva Dwirahmi; Tanjung, Faidil; Mahdi
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.7282

Abstract

Turmeric farming serves as a source of income for farmers in Solok City; however, its sustainability faces various production constraints and limited input support. This study aims to analyze the financial feasibility of turmeric farming and its contribution to farmers' household income in Solok City. A quantitative descriptive approach utilizing a farm analysis model was employed. Data were collected from 31 active turmeric farmers in the Payo area (Tanah Garam Urban Village, Lubuk Sikarah District) through structured interviews, observation, and documentation. The analysis covered production costs, revenue, income, the R/C ratio, financial viability, and the contribution of farming income to household income. The results indicate that turmeric farming is financially profitable, with an R/C ratio of 2.27 and an average net income of IDR 30,744,279 per planting season. However, the farming operation is not yet financially viable, as revenue fails to cover the combined total production costs and household consumption expenditures, resulting in an average deficit of IDR 353,401. Turmeric farming income contributes 54.72% to the farmers' household income, placing it in the moderate category. These findings suggest that while turmeric farming is financially profitable, its sustainability requires strengthening through the provision of high-quality planting material, improved production efficiency, enhanced farmer bargaining power, and the diversification of household income sources.