Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Menulis Teks Biografi Siswa Kelas X SMAN 10 Medan Amanda, Vanessa; Rosmaini, Rosmaini
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 2, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2024)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v2i1.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model contextual teaching and learning berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan menulis teks biografi Siswa Kelas X SMAN 10 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 10 Medan, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 36 siswa yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif eksperimen. Instrument yang digunakan dalam penelitian terdiri dari tes menulis biografi yang dinilai berdasarkan struktur teks, ciri kebahasaan, penggunaan diksi, ketetapan struktur kalimat, ejaan dan tanda baca nilai rata-rata yang diperoleh siswa menggunakan model contextual teaching and learning tanpa bantuan media audiovisual 53,75 sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh siswa menggunakan model contextual teaching and learning berbantuan media audiovisual 82. Dengan demikian dapat disimpulkan nilai tes berbantuan media audiovisual lebih tinggi daripada tanpa bantuan media audiovisual. Sehingga analisis data pada pengujian hipotesis menunjukkan bahwa  = 6,6 kemudian dikonsultasikan dengan tabel t, taraf signifikasi 5% dan df = N – 1 = 36 – 5 = 31, diperoleh  = 2,68. Karena  diperoleh lebih besar dibandingkan dengan  yaitu 6,6 > 2,68 maka hipotesis nihil () ditolak dan hipotesis alternatif () diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan model contextual teaching and learning berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMAN 10 Medan.
Pelatihan Seni Tari Sebagai Upaya Menjaga Jagat Dan Pengembangan Kreativitas Anak Desa Sekualan Kec. Serbajadi Ailza, Izry; Ulfa, Nirwana; Rosmaini, Rosmaini; Ramadhan, Fahriza; Marzuki, Marzuki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1451

Abstract

Seni Tari merupakan ungkapan ekspresi manusia yang dinyatakan melalui gerak-gerak tubuh yang indah serta mampu memberikan aktivitas fisik dan rasa keindahan yang tertuang melalui gerak. Seni tari pada anak dapat membantu anak untuk berekspresi secara bebas. Seni tari bisa berasal dari berbagai budaya dan tradisi, dan seringkali digunakan untuk menyampaikan cerita, ekspresi emosi, atau sebagai sarana untuk merayakan atau menghormati sesuatu. Dengan memberikan pengajaran tentang seni tari akan memberikan pengaruh positif bagi anak, yaitu mengembangkan kreativitas anak dan melatih sosialisasi anak. Kegiatan ini berupa pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pendidikan dan latihan seni tari tradisional dimana sasaran kegiatannya adalah anak-anak Desa Sekualan Kecamatan Serbajadi. Manfaatnya anak dapat menambah pengalaman dalam bidang kesenian khususnya seni tari, dan dapat melatih keberanian dan percaya diri melalui olah gerak tari, yang penting dalam memunculkan kegiatan kreatif anak, adalah pemberian kebebasan kepada anak untuk melakukan berbagai eksperimen dalam rangka mewujudkan atau mengekspresikan dirinya secara kreatif.
Upaya Meningkatkan Minat Baca pada Siswa Kelas II SD Negeri 101776 Sampali Batubara, Mutiara Azhar; Handayani, Tri; Hia, Jessica Stephanie; Novita, Indah; Rambe, Najwa Syifa Aina; Rosmaini, Rosmaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat adalah kecendrungan seseorang terhadap sesuatu atau bisa dikatakan apa yang disukai dan diinginkan oleh seseorang untuk dilakukan. Minat merupakan keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu. Minat terhadap suatu yang dipengaruhi belajar selanjutnya serta mempengaruhi keinginan, kemauan dan dorongan-dorongan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari mengetahui bagaimana upaya meningkatkan minat baca siswa khususnya dikalangan sekolah dasar. minat baca merupakan suatu pengaruh yang besar bagi siswa. Upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar menjadi tanggung jawab bersama, antara siswa itu sendiri, guru maupun orang tua. Dalam upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar sebaiknya siswa diberi dukungan agar minat baca itu muncul dari diri siswa dan dikenalkan dengan bahan bacaan supaya siswa tersebut terbiasa membaca, maka dari itu kebiasaan membaca siswa dimasa duduk di bangku sekolah dasar akan menumbuhkan minat baca yang tinggi hingga siswa tumbuh dewasa. Penelitian ini dilakukan dengan merumuskan masalah penelitian mencari refrensi-refrensi dari jurnal-jurnal yang relevan dan yang sejenis untuk dianalisis datanya, jurnal dikumpulkan dengan dengan menelusuri internet melalui Google Chendikia dan/atau Google Scholar.
Pengaruh Bahasa Gaul pada Kalangan Remaja di Indonesia Rosmaini, Rosmaini; Siahaan, Bertua Marisi Gabryella; Enjelika, Tri Nova; Purba, Miranda br.; Simangunsong, Ingrid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja di jejaring sosial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap penggunaan Bahasa Indonesia pada kalangan remaja di Indonesia. Bahasa gaul adalah bentuk bahasa informal yang populer untuk ekspresi diri remaja dan identitas kelompok. Metode observasi dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data remaja usia 13-18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul memfasilitasi komunikasi dan penciptaan komunitas online yang inklusif. Namun penggunaan bahasa gaul juga dapat menimbulkan kesenjangan komunikasi antar generasi. Penelitian ini menyoroti peran bahasa gaul dalam dinamika sosial remaja dan memberikan wawasan tentang komunikasi digital dan perkembangan bahasa.
PENDAMPINGAN MENULIS PUISI DENGAN HYPNOTIK ENERGI SEBAGAI REFRESHING BAGI SISWA SMP Hadi, Wisman; Rosmaini, Rosmaini; Tansliova, Lili; Febriana , Ika; Siregar , Mustika Wati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32952

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa/i SMPN 4 Tanjung Pura selama ini adalah: (1) kurangnya pemahaman siswa mengenai materi puisi, (2) kurangnya kemampuan siswa dalam menulis puisi, dan (3) keadaan sosial ekonomi siswa menyebabkan siswa mengalami beberapa kendala untuk bisa meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan literasi. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan menulis puisi dengan menggunakan metode hypnotik energi sebagai refreshing bagi siswa di SMP Negeri 4 Tanjung Pura Kabupaten Langkat dengan harapan kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi siswa khususnya untuk meningkatkan pengetahuan mengenai puisi, keterampilan menulis puisi dan melalui hipnosis energi diharapkan siswa menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk menulis sehingga berdampak terhadap peningkatan motivasi belajar dan kemampuan literasi siswa. Metode pengabdian yang digunakan, yaitu (1) metode pendidikan dilakukan dengan cara menjelaskan pentingnya memiliki belajar tentang sastra, memahami puisi dan pentingnya memiliki keterampilan menulis puisi, (2) metode latihan dan praktik untuk melatih keterampilan menulis siswa khusunya menulis puisi, dan (3) bimbingan dan pendampingan dalam menerapkan pendekatan hypnotik energi dalam menulis puisi sehingga mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan apa yang diharapkan. Haisl PkM, yaitu siswa/i berpartisipasi aktif mengikuti pendampingan, guru dan siswa dapat mengetahui manfaat kegiatan pendampingan menulis puisi dengan hypnotik energi, siswa/i mampu mengaplikasikan kemampuan menulis puisi sebagai pendukung proses pembelajaran di sekolah serta menumbuhkan semangat dan motivasi belajar.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA : MENUJU GENERASI SEHAT DAN AKTIF Suharni, Suharni; Rosmaini, Rosmaini
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2609

Abstract

Adolescence is the age stage where a person begins to act independently without depending on their parents starting at the age of 12 years and above. As the most extensive phase, teenagers experience various simple and complex problems, such as the health of their reproductive organs. The Community Service activities that the researchers participated in were carried out at the Nurul Falah Islamic Boarding School with a focus on providing counseling to 25 teenagers who were active as Islamic boarding school students and female students there. Extension activities will be carried out on Saturday, November 25 2023 from 09.00 am until finished. As a result, this activity went well where the author found two weaknesses, namely the difficulty in carrying out PKM activities and the students being shy.Keyword: Adolescence, Community Service, Nurul Falah, Counseling, Reproductive Health
BUDAYA HIDUP SEHAT MELALUI PENERAPAN MAKAN MAKANAN BERGIZI YANG SEHAT DAN BERSIH SERTA DENGAN MENJAGA LINGKUNGAN SEKOLAH DI SDN 23 PASIR SEBELAH KOTO TANGAH Suharni, Suharni; Febianne, Febianne; Rosmaini, Rosmaini; Saputra, Muhammad Rizki
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2975

Abstract

Kesehatan siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menerapkan budaya hidup sehat yang mencakup pola makan bergizi, kebersihan diri, dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 23 Pasir Sebelah, Koto Tangah, Padang, dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya budaya hidup sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan memanfaatkan media visual seperti proyektor, kuis edukatif, dan diskusi kelompok. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki peningkatan pemahaman tentang pentingnya makanan bergizi serta kesadaran akan perilaku hidup bersih. Guru dan orang tua juga terlibat dalam mendukung siswa untuk menerapkan kebiasaan baik tersebut di rumah maupun di sekolah. Selain itu, lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan sehat berkat upaya bersama seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan. Program ini memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa sebagai penerima langsung, tetapi juga bagi institusi sekolah dalam menciptakan budaya yang positif dan sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan tentang budaya hidup sehat efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa dan masyarakat sekolah. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mendukung pembentukan generasi muda yang sehat dan peduli terhadap lingkungan. Program ini juga dapat dijadikan model bagi sekolah lain dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan budaya hidup sehat.Kata Kunci : Budaya Hidup Sehat, Kebersihan Lingkungan, Pola Makan Bergizi 
PENYULUHAN ETIKA BATUK DI MESJID AL MUQARRABIN KOMPLEK KODAM KECAMATAN NANGGALO PADANG Birman, Yuliza; Rosmaini, Rosmaini; Efriza, Efriza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1576

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2). Penyebaran SARS-CoV-2 sangat cepat karena sumber transmisi utamanya berasal dari manusia ke manusia. SARS-CoV-2 dapat menyebar secara langsung atau droplet maupun melalui kontak tidak langsung yaitu melalui benda yang terkontaminasi dan penularan melalui udara. Penyebaran secara langsung dapat terjadi melalui percikan udara ketika berbicara, batuk dan bersin. Percikan ini tidak dapat melebihi jarak hingga dua meter, namun dapat bertahan di udara hingga tiga jam. Penularan tidak langsung terjadi jika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi SARS-CoV-2, kemudian tangan menyentuh selaput lendir seperti mata, hidung, atau mulut. Virus ini dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya bahkan fatal pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit atau orang dengan daya tahan tubuhnya lemah. Studi tendahulu, remaja seringkali lebih tingi mobilitasnya, mereka mungkin menjadi Orang tanpa gejala (OTG) yang dapat menyebarkan virus tanpa disadari. Masih terdapat tambahan kasus baru sebanyak 31 orang dengan total konfirmasi positif covid tahun 2022 yaitu 7.151 kasus, 43 orang kasus sembuh, sehingga total sembuh 5.848 kasus. Terdapat 0 meninggal sehingga total meninggal 29 orang. Dalam rangka dies natalis FK unbrah yang ke 29, tim pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat “Campus Goes to Mesjid” yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat   tentang etika batuk pada peserta pesantren ramadhan  tingkat SMP dan SMA (remaja) diantaranya di Mesjid al Muqarrabin  Kecamatan Nanggalo Padang untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang masih saja ada, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan tentang terhadap etika batuk.
The Transformation of Islamic Education in The Era of Artificial Intelligence (AI): Opportunities, Challenges, and Ethics of Its Use Rosmaini, Rosmaini
Jurnal Ilmiah Teunuleh Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Teunuleh
Publisher : Teunuleh Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51612/teunuleh.v6i3.228

Abstract

The transformation of Islamic education in the era of artificial intelligence (AI) opens up great opportunities to improve the quality, effectiveness, and relevance of learning. This article aims to examine in depth the potential, challenges, and ethical framework in the use of AI for Islamic education. Using the literature review method, various scientific literature is thematically analyzed to identify patterns, findings, and strategic recommendations. The results of the study show that AI is able to provide a more personalized, adaptive, and efficient learning experience through features such as chatbots, automated evaluations, and interactive learning. However, significant challenges also arise, including limited infrastructure, low digital competence of teachers, unprepared curriculum, and concerns about the degradation of human and spiritual values. The key findings of this article are that AI integration should be governed within an Islamic ethical framework centered on the principles of sharia maqashid, specifically hifz al-din (protection of religion) and hifz al-aql (protection of reason). This article contributes by offering a character-centric model of AI integration and positioning AI as a tool that is subject to humanist values, rather than as an essential substitute for the role of murabbi. A comprehensive strategy is needed, including curriculum reform, strengthening teacher competence, and ethical regulations based on local wisdom. This article offers a comprehensive technology integration strategy through curriculum updates, strengthening teachers' digital competencies, cross-sector collaboration, and the development of contextual Islamic learning content.
SOSIALISASI MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK KEPADA IBU DI NAGARI DUSUN TANGAH KABUPATEN SOLOK SELATAN Saputra, Muhammad Rizki; Rahma Triyana; Ruhsyahadati, Ruhsyahadati; Nana Liana; Rifkind Malik; Roland Helmizar; Suharni, Suharni; Sri Wahyuni; Rosmaini, Rosmaini; Alif Dhuha; Kendall Malik
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 7 (2025): Nusantara Hasana Journal, December 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i7.1778

Abstract

This community service activity was carried out to support the acceleration of stunting reduction in Nagari Dusun Tangah, Solok Selatan Regency. Stunting is a public health problem that affects physical growth, cognitive development, and long-term productivity. This condition is primarily caused by inadequate maternal nutrition during pregnancy, improper child-feeding practices, recurrent infections, and poor environmental sanitation. The activity involved 22 participants, consisting of pregnant women and mothers of children under five. The methods used included interactive lectures, discussions, demonstrations of locally sourced complementary feeding (MP-ASI), sanitation education, promotion of clean and healthy living behaviors, and basic training for posyandu cadres. Pre-test and post-test assessments were conducted to measure the increase in participants' knowledge. The results showed positive responses and strong interest among participants in improving child-feeding practices and household hygiene. The MP-ASI demonstration using local ingredients such as eggs, freshwater fish, and homegrown vegetables was considered highly beneficial. The increase in participants' knowledge aligns with theoretical causes of stunting, particularly related to optimal nutrition, infection prevention, and sanitation. This activity also strengthened the capacity of posyandu cadres and enhanced collaboration between the puskesmas, local government, and the community. Overall, the socialization successfully improved family understanding of stunting prevention and is expected to serve as an initial step toward sustainable community-based nutrition interventions.