Claim Missing Document
Check
Articles

GEOLOGI DAN GEOWISATA DAERAH JATIMULYO DAN DONOREJO, KECAMATAN GIRIMULYO DAN KALIGESING, KABUPATEN KULON PROGO DAN PURWOREJO, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DAN JAWA TENGAH Muhammad Jamaaluddin Zuhri; Achmad Subandrio; Basuki Rahmad
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v8i2.9641

Abstract

Secara administratif, lokasi penelitian berada pada Daerah Jatimulyo dan Donorejo, Kecamatan Girimulyo dan Kaligesing, Kabupaten Kulon Progo dan Purworejo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Secara geografis daerah telitian berada pada 400000.00 mE - 405000.00 mE dan 9139000.00 mN - 9134000.00 mN. Pemetaan dilakukan dengan luasan 5x5 km atau 25 km2 dengan skala peta 1:20.000. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi serta mengidentifikasi geowisata yang sudah ada untuk dapat dikembangkan. Metode penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu: a. Persiapan, b. Pemetaan, c. Pengolahan data, d. Penyusunan laporan. Geomorfologi pada daerah penelitian terdiri dari empat bentuk lahan yaitu Lereng Vulkanik (V1), Gawir (S1), Perbukitan Karst (K1), Lereng Karst (K2), dan Dataran Aluvial (F1). Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda adalah satuan Breksi Kaligesing (Oligosen Akhir), satuan Lava-Andesit Kaligesing (Miosen Awal), satuan Batugamping Jonggrangan (Miosen Akhir), dan satuan Endapan Aluvial (Holosen). Struktur geologi di daerah penelitian berupa sesar Donorejo (left normal slip fault), sesar Teganing (normal left slip fault), dan sesar Sekedang (right normal slip fault). Potensi positif daerah penelitian berupa ata air, bahan galian golongan C, dan geowisata. Sedangkan potensi negatif berupa longsor. Geowisata didasarkan pada klasifikasi Chen (2015), jenis tempat wisata di daerah penelitian terbagi menjadi 3 kategori menurut skoring Kubalikova (2013) yaitu: Kategori Geowisata Gua terdiri dari dua subkategori yaitu Gua Kiskendo (G1) dengan nilai 78,38% (layak) dan Gua Seplawan (G2) dengan nilai 81,08% (sangat layak). Kategori Geowisata Geomorfologi terdiri dari satu subkategori yaitu Tebing Gunung Gajah (M1) dengan nilai 35,14% (tidak layak). Kategori Geowisata Sungai terdiri dari empat subkategori yaitu Sungai Mudal (S1) dengan nilai 70,27% (cukup layak), Air Terjun Kedung Pedut (S2) dengan nilai 64,86% (cukup layak), Air Terjun Kembang Soka (S3) dengan nilai 60,81% (cukup layak), dan Air Terjun Grojogan Sewu (S4) dengan nilai 58,11% (cukup layak).Kata Kunci : geologi, geowisata, geosite, Girimulyo, Kaligesing
GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DINDING BARAT DAERAH BATU HIJAU, KECAMATAN SEKONGKANG, KABUPATEN SUMBAWA BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Lua Nafsiah Hafizah A. Abdan; Basuki Rahmad; Puji Pratiknyo
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v5i2.9665

Abstract

Sistem penambangan dengan metode tambang terbuka meliputi kegiatan pembongkaran lapisan penutup menjadi lereng-lereng bertingkat. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan gaya pada lereng dan perubahankekuatan massa batuan. Perubahan gaya yang terjadi menyebabkan kesetimbangan lereng terganggu dan adanya pelepasan beban dalam bentuk longsoran. Lokasi pemetaan geologi di lakukan di pit Batu Hijau dan analisisgeologi teknik dilakukan di lereng barat yang terbagi menjadi 10 segmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geologi daerah penelitian, potensi longsor dan nilai faktor keamanan pada dinding lereng barat daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu pemetaan geologi, line mapping, analisis petrografi, analisis struktur geologi, analisis kinematik berdasarkan data orientasi kekar dan sesar, dan metode kesetimbangan batas. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, satuan batuan daerah penelitian dibagi menjadi Satuan Andesit Batu Hijau, Satuan Diorit Batu Hijau, dan Satuan Tonalit Batu Hijau. Dari hasil himpunan mineral yang ditemui, daerah penelitian terbagi menjadi 4 zona alterasi yaitu alterasi Magnetit ± Biotit, Kuarsa + Serisit ± Pirit, Klorit + Epidot, dan Kaolinit ± Klorit. Berdasarkan analisis kinematik, di identifikasi kemungkinan longsoran berupa longsoran bidang dan longsoran baji di segmen seluruh segmen. Hasil Perhitungan kesetimbangan batas dan permodelan slide memperlihatkan nilai faktor keamanan rata-rata yang didapat sebesar 1.39 atau memiliki faktor keamanan yang stabil (Bowles, 1991).Kata kunci : Geologi, Kestabilan Lereng, Analisis Kinematik, Faktor Keamanan
IDENTIFYING EA PRINCIPLES USING SWOT ANALYSIS (CASE STUDY OF E-COMMERCE PT. XYZ) Rini Setyaningsih; Basuki Rahmad
Jurnal Sistem Informasi Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System)
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.654 KB) | DOI: 10.21609/jsi.v11i2.422

Abstract

In current business practice, an integration between business and IT is important. Enterprise Architecture (EA) is one of the study that synergize IT and business. The principle will be use as the main base to designing appropriate EA. Before describing these principles, it is necessary to understand the real state of a company. It aims to make the situation as one as of benchmarks to describing state of the target. After designing state of the target, it will make processes of designing EA for a company is easier. This paper will use the SWOT analysis method to recognize their core competencies in order to determine the direction of an organization by analysing and positioning the organization’s resource and environment on four regions : Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats. After an SWOT assessment, a mapping obtained wich that determines which quadrant position of the company. Every quadrant position will describe different strategies each other. From the obtained strategy, it will be describing target principles according to the position of a company based on the SWOT analysis. So the design EA for a company can start with a precise principles foundations.
PRESENTING ENTERPRISE ARCHITECTURE STRATEGIES USING BUSINESS MODEL CANVAS (CASE STUDY OF E-COMMERCE PT XYZ) Chintamy Christini; Basuki Rahmad
Jurnal Sistem Informasi Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System)
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.96 KB) | DOI: 10.21609/jsi.v11i2.423

Abstract

Information Technology (IT) is known as enabler of business. One of the study that align business and IT is enterprise architecture. In this era, one of the business that become a trend the world is electronic commerce (e-commerce). With the suitable enterprise architecture strategies, e-commerce can be improved according to the business and IT condition. This paper represents about study case of an Indonesian e-commerce website which is still unknown by internet users and the SWOT strategy analysis using Business Model Canvas. Finally, there is a creation of enterprise architecture strategies that will support e-commerce business for give a better business to Indonesian society.
ANALISA KOMPOSISI MINERAL CLAY TERHADAP KUALITAS RESERVOIR BATUPASIR LAPANGAN BETUNG, FORMASI AIRBENAKAT, SUB-CEKUNGAN JAMBI, CEKUNGAN SUMATERA SELATAN Irmaya, Aisyah Indah; Rahmad, Basuki; Kristanto, Dedy; Buntoro, Aris; Siregar, Anggi Deliana
Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jo.v7i2.1735

Abstract

Cumulative fluid production during 2009 - 2021 in the Betung Field, which is the research location and is located in the Jambi sub-basin-South Sumatra Basin (Barber et al., 2005), amounted to 277,923.52 MBbl. The relationship between porosity and permeability can be said in general that if the porosity is greater, the permeability will be greater, but in reality it will be found that certain layers will have large porosity but small permeability, such as in layers containing clay or shale. Mineralogical composition plays an important role, especially with regard to clays, involving several compositions including illite, smectite, kaolinite and chlorite. The presence of quartz and feldspar increases permeability, while clay minerals and calcite tend to have the opposite effect (Jose M. Carcione et al., 2019). The analysis carried out included XRD analysis to determine the mineral composition of the reservoir sandstone of the Airbenakat formation, rock quality analysis (porosity and permeability), well log analysis and then the overall analysis results were linked to production data. Based on XRD analysis, petrophysical analysis of wells 209 and 217 in the Betung field, Airbenakat formation, Jambi sub-basin, South Sumatra basin, the results of XRD and petrophysical analysis show the presence of clay content consisting of Kaolinite, Illite, Smectite and Chlorite which has an influence on reservoir quality, especially permeability, where the greater the clay content, the more obstructed fluid flow is. 
Batubara dan Serpih Karbonan Formasi Ngrayong, Daerah Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah Studi Kasus : Kajian Sedimentasi terhadap Karakteristik Mikroskopis Piritik Sulfur Rahmad, Basuki; Sugeng Raharjo; Yody Rizkianto; Aris Buntoro; Dita Antari Setyaningsih; Obrin Trianda
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sedimentasi batubara dan karakteristik mikroskopis sulfur lapisan batubara yang tersingkap di daerah Sale, Rembang, Jawa Tengah. Geologi regional daerah Rembang berada di Antiklinorium Rembang-Madura termasuk dalam cekungan belakang busur (back arc basin). Target formasi dalam penelitian ini adalah Formasi Ngrayong. Metoda penelitian yang dilakukan adalah adalah pengambilan sampel singkapan batubara dan serpih karbonan, kemudian dianalisa mikroskopis maseral dan mineral berdasarkan sayatan blok polished briquette. Singkapan batuan yang ditemukan di daerah telitian terdiri dari batubara, channel batupasir dan serpih karbonan. Hasil analisa pollen ditemukanfosil indeks Florschuetzia Trilobata dan Palmaepollenites Kutchensis umur relatif batubara Formasi Ngrayong Miosen Tengah diendapkan di lingkungan Upper Delta Plain dicirikan oleh hadirnya taksa freshwater pollen seperti Cephalomappa, Stemonurus, Calophyllum type, Verrucatosporites Usmensis, Macaranga dan Casuarina spp. Berdasarkan perubahan kolom air maka sistem sedimentasi batubara dan Serpih karbonan formasi Ngrayong mengalami perubahan dari high water dengan ciri kandungan vitrinite tinggi menuju low water dicirikan dengan kandungan vitrinite lebih sedikit. Perubahan pasang surut air laut di daerah transisi menyebabkan ion sulfat air masuk ke dalam rawa membentuk framboidal piritik sulfur. Peringkat batubara Formasi Ngrayong sub-bituminus (Rv 0,38-0,53)
Strategi dan Komunikasi Publik yang Effektif Partai Politik Terhadap Pemilih Pemula Pasca Pemilu Tahun 2024 Utomo, Prawido; Yuliarsono, Alifian; Rahmadi, Basuki
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partai politik merupakan sarana partisipasi politik masyarakat dalam kehidupan demokrasi secara konstitusional dalam upaya mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Dan pemilu adalah arena untuk mengekpresikan kebebasan rakyat dalam memilih dan menseleksi pemimpinnya. Namun demikian partai politik sebagai mesin politik yang sangat efektif, harus dapat memahami selera publik terutama terkait penentuan calon legislatif, calon presiden dan calon wakil presiden dalam strateginya untuk menghadapi Pemilu 2024. Jika tidak, partai politik akan ditinggalkan publik.[1].Partisipasi politik pemilih pemula di Indonesia menjadi perhatian ketika memasuki pemilu serentak pada tahun 2024 yang merupakan pemilu kedua di Indonesia dimana pemilihan legislatif dan eksekutif dilaksanakan secara bersamaan. Oleh karena itu, partai politik baru, utamanya partai politik yang khusus menyasar segmen pemilih pemula perlu memiliki strategi komunikasi politik yang inovatif dan kreatif untuk menarik minat para pemilih pemula. Hasil analisis penelitian kemudian mengidentifikasi strategi komunikasi politik yang digunakan oleh partai politik dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula sekaligus meningkatkan perolehan suara calon legislatif baik pada tataran komunikator, pesan, saluran, komunikan, serta efek dan feedback. [2] Luaran penelitian akan dipublikasikan pada jurnal nasional SINTA 1-4. Luran tambahan HKI dan buku penerbit nasional anggota IKAPI. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian TKT 2 dengan target akhir TKT 3.
Penyuluhan Pengolahan Air Tanah Yang Mengandung Kapur, Besi, dan Mangan Menggunakan Filtrasi dan Membran Reverse Osmosis di Desa Kapor, Madura Hendrasarie, Novirina; Nur Trilita, Minarni; Farichah, Himatul; Rahmad, Basuki; Azizah Affandy, Nur
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v8i1.1049

Abstract

Evaluation of the Implementation of Precision Agricultural Technology on Tidal Land: Case Study in Tanjung Baru Village, Muara Padang, Banyuasin Regency, South Sumatra of Indonesia Rahim, Supli; Aminah, Raden Iin Siti; Marlina, Neni; Batubara, Mustopa Marli; Murtado, Ade; Helida, Asvic; Basuki, Rahmad; Elfama, Yudha; Rosita; Fitriani; Natalia, Anita; Yusup, Muhammad; Lucyana; Saputra, Ari; Fitriani, Eka Yuliana; Sapsidi, Herlianto; Permana, Deddy; Badriah, Dina; Damiri, Nurhayati; Supli, Nur Aslamiah
Journal of Smart Agriculture and Environmental Technology Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025, Published 2025-04-07
Publisher : Indonesian Soil Science Society of South Sumatra in Collaboration With Soil Science Department, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60105/josaet.2025.3.1.31-36

Abstract

The study aims to evaluate the application of precision farming  technology in Tidal Land, Tanjung Baru Village, Muara Padang, Banyuasin. The study uses quantitative and qualitative approaches with field observation and survey methods and in-depth interviews. The population of the study was all farmers who manage agricultural land in Tanjung Baru Village. The research sample was taken purposively, namely farmers who have implemented or tried to implement precision farming. The number of samples was 30 farmers. Data collected included the use of precision farming technology, the obstacles faced and its impact on farmer productivity and welfare. In addition, the experience of farmers in implementing precision farming and identifying proposed solutions was also studied. Results of this study are that the majority of farmers in Tanjung Baru Muara Padang Banyuasin village were aged 41-50 years (46.7 percent), with an even level of education between high school, junior high school, and elementary school graduates. The largest land ownership is 3-5 hectares (53.3 percent). As many as 93.3 percent of respondents have implemented precision farming technology, with tractors and combine harvesters as the most commonly used technology. GIS  technology is used by 23.3 percent of respondents, drones by 10 percent, and plowing tools and machines and GRPS systems by 3.3 percent of respondents each. The main reasons for using technology are to increase farming productivity, reduce costs, and increase farming efficiency. Respondents want easy access to technology (50 percent), technical assistance (26.7 percent), and subsidy and financial assistance (20 percent). As many as 90 percent of respondents stated that they would continue to use precision farming technology in the future. More than 30 percent of respondents suggested assistance with precision farming tools and education and training, while 20 percent suggested the provision of water pumps. This indicates the need for comprehensive and sustainable support to increase the adoption of precision farming technologies.
Evaluasi Kualitas Layanan Sistem Informasi Nota Dinas Elektronik (NDE) PT Telkom Indonesia Tbk Menggunakan Standar ISO/IEC 25010:2022 Dimensi Quality In Use Karakteristik (Effectiveness, Freedom From Risk, Dan Contenxt Coverage) Nelsa , Putri; Ramadhani , Lutfi; Rahmad, Basuki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak —Perkembangan Teknologi Informasi (TI) saat initelah memiliki kapabilitas untuk mendukung penerapanotomatisasi dalam pengarsipan dan digitalisasi melalui sistemelektronik Nota Dinas dibuat oleh pejabat yang berwenangdalam rangka pelaksanaan tanggung jawab, fungsi, dan tugasjabatan pejabat yang ditujukan kepada pejabat lain dalamlingkup internal satuan organisasi.Hal ini menunjukkanbahwa nota dinas ini mempunyai peranan penting dalamkeberlangsungan perusahaan. PT Telkom Indonesia memilikisistem pengelolaan teknologi digital sistem elektronik dengannama Electronic Office Note (NDE) System. Dari segi kualitas,sistem ini belum pernah dilakukan evaluasi penilaian denganmenggunakan standard ISO/IEC 25010:2011, perlu dilakukanevaluasi dengan menggunakan Dimensi Quality in Use denganpenilaian dari sudut pandang pengguna. Memastikan sistemini berfungsi secara optimal, memenuhi kebutuhan penggunamengidentifikasi indikator yang perlu ditingkatkan dalamkualitas sistem Nota Dinas Elektronik (NDE) agar lebih baik,serta memastikan layanan sistem yang berkualitas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem mempunyainilai yang sangat tinggi, ditinjau dari karakteristikeffectiveness sebesar 89,7% , Karakteristik freedom from risksebesar 84,2 %, karakteristik Context coverage sebesar85,9%.Dengan perolehan nilai yang telah diperoleh daripengguna, penulis menemukan beberapa fitur yang masihdikeluhkan pengguna untuk perbaikan di masa mendatang.Sehingga, penulis melalui penelitian ini memberikanrekomendasi untuk sistem di masa depan. Kata Kunci─ISO/IEC 25010, Quality In Use, Sistem NDE
Co-Authors Abdurrachman, Mirzam Abi Zarkasyi Achmad Rodhi Achmad Subandrio Agus Haris Widayat Aisyah Indah Irmaya Ajeng Citra Rizkyanur Allen Haryanto Lukmana Ari Saputra, Ari Aris Buntoro Aris Buntoro Asvic Helida Aulia Primadani Badriah, Dina Bambang Eka Purnama Batubara, Mustofa Marli Budi Prayitno Buntoro, Aris Chatleen Prycilia Ompi Chintamy Christini Chintamy Christini Chintamy Christini Chintamy Christini Chintamy Christini, Chintamy Deddy Kristanto Dita Antari Setyaningsih Dwi Fitri Yudiantoro Ediyanto Ediyanto Ediyanto Ediyanto Ediyanto Ediyanto Ediyanto Ediyanto Eko Widi Pramudiohadi Elfama, Yudha Fauziah, Rainy Happy Shahisa Fitri Febriana Purba Fitri Febriana Purba, Fitri Febriana Fitriani Fitriani, Eka Yuliana Gerhana Prasetya Putra Gusti Muhammad Sagala Hendaryono Hendaryono Hendrik Hendriana Firmansyah Heru Asbi Rahmanda I Wayan Sadia Ian Fahmi Nugraha Ibnu Yazid Ikhwana Intan Paramita Haty Irfan Darmawan Irwan, Raden Jamhari Jamhari Kadek Rihendra Dantes Ketut Gunawan Komang Anggayana Komang Anggayana Kristanto, Dedy Lanusgana Amerta Liane Okdinawati Liane Okdinawati LIANE OKDINAWATI, LIANE Listriyanto Listriyanto Lua Nafsiah Hafizah A. Abdan Lucyana Luthfi Ramadani M. Hardimansyah M. Teguh Kurniawan Minarni Nur Trilita Muchamad Ocky Bayu Nugroho Muhammad Jamaaluddin Zuhri Muhammad Nurcholis Muhammad Nurcholis Muhammad Pramaditya Muhammad Ruslan Muhammad Ruslan Muhammad Yusup Murtado, Ade Natalia, Anita Navya Kirana Safitri Nelsa , Putri Neni Marlina Novirina Hendrasarie Nurhayati Damiri Oskar Halomoan Manalu Pangaribuan, Zekson Panji Permana Syahid Paramita Paramita Permana, Deddy Prawido Utomo Puji Pratiknyo Putri Myke Wahyuni Raden Iin Siti Aminah Radityo Prakoso Rahim, Supli Ramadhani , Lutfi Rani Auliya Syafrudin Rani Auliya Syafrudin, Rani Auliya Rd. Rohmat Saedudin Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Riska Puspita Sari, Riska Puspita Ristiyan Ragil Putradianto Rosita Salatun Said Sapsidi, Herlianto Sapto Kis Daryono Septriono Hari Nugroho Sinung Suakanto Siregar, Anggi Deliana Soesilo, Joko Sri Haryani Br. Manjuntak Sri Widodo Sugeng Raharjo sugeng raharjo Sugeng Raharjo Sugeng Raharjo Sugeng Raharjo Sugeng Widada SUPLI EFFENDI RAHIM Supli, Nur Aslamiah Syama’ani Syama’ani Temmy Wikaningrum Umar unan Kurnia Septo Hediyanto Umar unan Kurnia Septo Hediyanto, Umar unan Kurnia Septo Warsono Warsono Winanda, Lutgardis Dianika Yody Rizkianto Yuli Adam Prasetyo Yuli Prasetyo Yuliarsono, Alifian Yuni Prihadi Utomo Zarkasyi, Abi