Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Literasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Pojok Baca Terbuka Handayani, Monika; Nisa, Uliya Khoirun; Darma Sagita, Dony; Eka Saputri, Novi; Wardani Simarmata, Sari
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v8i1.17582

Abstract

Program Pojok Baca dirancang sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa melalui penyediaan fasilitas membaca yang menarik, ramah anak, dan mudah diakses. Bentuk kegiatan dalam program ini meliputi penyediaan ruang baca dengan dekorasi menarik, pengadaan koleksi buku yang beragam dan relevan, serta pelaksanaan berbagai aktivitas pendukung literasi seperti lomba membaca, bercerita, dan diskusi buku. Hasil dari implementasi program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan frekuensi membaca siswa. Berdasarkan observasi dan evaluasi, siswa menjadi lebih antusias dalam memanfaatkan waktu luang untuk membaca di Pojok Baca. Selain itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi juga meningkat, yang ditandai dengan tingginya partisipasi dalam lomba dan diskusi buku. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kemampuan literasi siswa, tetapi juga menciptakan budaya membaca yang lebih kuat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, Pojok Baca dapat menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain untuk mengatasi tantangan literasi di Indonesia.
Analisis Dampak Pergantian Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Terhadap Pembelajaran Di Sekolah Dasar Muhardini, Sintayana; Sari, Nursina; Amelia, Sherly Dwi; Rahman, Nanang; Muhdar, Syafruddin; Bilal, Arpan Islami; Handayani, Monika
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32675

Abstract

Modifications in the curriculum of education signify advancements in science and technology. The Merdeka curriculum is an initiative aimed at addressing contemporary demands and technological integration, affecting education across multiple levels. This study seeks to evaluate the transition to the independent curriculum from the 2013 curriculum in primary schools, focusing on its implementation, challenges, impacts, and potential solutions. This research employs a descriptive qualitative methodology. The findings of this study indicate that the independent curriculum is executed in phases in accordance with governmental directions. The process of transitioning the independent curriculum from the 2013 curriculum has three transitional stages: freedom to learn, share, and change. The main obstacle is teacher adaptation to a new, more flexible approach. In addition, limited facilities and infrastructure, such as the availability of learning books, digital devices, and technological literacy, are a challenge. The positive effects are that student participation in the learning process becomes more active, creative, and oriented in each task. In terms of administration, the workload becomes lighter. Solutions for Handling the Obstacles of the 2013 Curriculum Transition to the Independent Curriculum in Elementary Schools include providing intensive assistance to teachers, optimizing training, and conducting regular evaluations to see what still needs improvement. 
Pelatihan Penyusunan Modul Interaktif Berbasis Metode Active Learning untuk Guru SD Hadi Sakti Muzanni, Ahmad; Sutarto, Sutarto; Hastuti, Intan Dwi; Kartiani, Baiq Sarlita; Sudarwo, Raden; Handayani, Monika
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 5, No 2 (2024): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v5i2.663

Abstract

Pelatihan penyusunan modul interaktif berbasis Active Learning untuk guru SD dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta memperkuat kompetensi pedagogis guru. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan mulai dari identifikasi kebutuhan, sosialisasi konsep, praktik penyusunan modul, hingga implementasi dan evaluasi dampak. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep Active Learning, dengan kenaikan tingkat pemahaman sebesar 50% setelah sesi sosialisasi. Selain itu, guru berhasil mengembangkan modul interaktif yang meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, dengan peningkatan keterlibatan siswa hingga 40%. Observasi kelas setelah implementasi modul menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dalam berdiskusi dan memahami materi dengan lebih baik. Evaluasi melalui angket dan sesi pendampingan menunjukkan bahwa 95% peserta merasa lebih percaya diri dalam mengadopsi strategi Active Learning dalam pengajaran mereka. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti memberikan dampak positif bagi penguatan profesionalisme guru dan peningkatan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar.
Penanaman Sikap Nasionalisme Melalui Pelatihan Upacara Bendera Bagi Siswa Mahsup, Mahsup; Jariah, Ainun; Susanti, Susi; As’ad, Muhammad; Aini, Hizratun; Ismunandar, Ismunandar; Anam, Khaerul; Sudarwo, Raden; Muhardini, Sintayana; Handayani, Monika
Abdimas Mandalika Vol 4, No 3 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i3.26447

Abstract

Abstrac: The purpose of the service activity is to describe the cultivation of nationalism through the Flag Ceremony training. The method of service activities with stages consists of socialization, implementation of activities and evaluation. The results of the service activities that the flag ceremony has gone well and had a positive impact on students. They not only acquire technical skills in the implementation of ceremonies, but also foster a sense of love and pride for the homeland, which they hope will continue to carry in their daily lives.Abtrak: Tujuan kegiatan pengabdian untuk mendeskripsikan mengenai penanaman sikap nasionalisme melalui pelatihan Upacara Bendera. Metode kegiatan pengabdian dengan tahapan terdiri dari sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian bahwa upacara bendera telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi siswa. Mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air, yang diharapkan akan terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.
Carbon Cost Accounting Model for the Indonesian Cement Industry Monika Handayani; Phaureula Artha Wulandari; Rika Novyanti
International Journal of Business and Quality Research Vol. 3 No. 03 (2025): July - September, International Journal of Business and Quality Research (IJBQ
Publisher : Citakonsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijbqr.v3i03.2296

Abstract

This study develops a carbon cost accounting model tailored to the Indonesian cement industry, a sector that represents one of the nation’s largest industrial contributors to CO₂ emissions. While Indonesia introduced a carbon tax in 2022, its effective implementation has been constrained by the lack of clear technical guidelines for integrating carbon costs into corporate accounting systems. Drawing upon environmental management accounting, legitimacy theory, stakeholder theory, and the triple bottom line framework, this research proposes a structured model to identify, measure, and allocate carbon-related costs—namely emission allowances, carbon taxes, and abatement costs—within financial reporting. Using a mixed-methods approach that combines qualitative insights from industry practitioners with quantitative analysis of economic and sustainability data, the model addresses critical gaps in current practices, enhances transparency, and supports regulatory compliance. Beyond compliance, it provides a strategic tool for improving resource efficiency, reducing emissions, and strengthening competitiveness in a carbon-constrained economy. Ultimately, the proposed framework seeks to empower Indonesian cement companies to better manage their environmental impact, align with global sustainability targets, and enhance long-term economic resilience.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Siswa Dalam Membaca Unsur Instrinsik Karya Sastra Melalui Penerapan Model Mind Mapping SD Muhammadiyah Bangsri Rosyidi, Muhammad Abdul; Muzanni, Ahmad; Handayani, Monika; Kartiani, Baiq Sarlita
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4, No 2 (2025): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v4i2.562

Abstract

Sebagian besar siswa kelas II SD Muhammadiyah Bangsri masih menghadapi tantangan dalam memahami dan menuliskan unsur intrinsik karya sastra secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengungkapkan unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hambatan utama yang dialami siswa berkaitan dengan kesulitan dalam memahami isi cerita serta mengidentifikasi komponen intrinsiknya. Penelitian ini melibatkan guru serta 25 siswa kelas II sebagai peserta, “menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes dan nontes dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dan menulis unsur intrinsik karya sastra, dengan rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 8,56—dari 78,28 persen pada siklus I menjadi 86,84 persen pada siklus II.”
PENERAPAN TEKNIK ECOPRINTING DALAM GERAKAN SEKOLAH BERSIH MENYENANGKAN UNTUK MENGUATKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Andayani; Monika Handayani; Ade Mardiana; Purwanti Pahrurodji
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 02 (2021): JPD - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.103 KB) | DOI: 10.21009/jpd.v12i02.26323

Abstract

This service is motivated by the existence of the Fun Clean School Movement (GSBM) which is integrated to shape the character of children to become religious, independent, and intelligent individuals like the motto of the City of South Tangerang. Meaningful education does not only think about scientific thinking, but needs to be integrated with characters that include various aspects of supporting the skills of elementary school-aged children. This service aims to provide an understanding of the concept of learning arts, culture and crafts in elementary schools whose development target is elementary school age. Combining the theory of development of elementary school-aged children, it was found that the learning content in the subjects of arts, culture and crafts can develop character in children through the scope of ecoprinting material. The stages of implementing this community service activity include: 1) Planning, 2) Implementation (training, mentoring and practice), 3) Evaluation. This service resulted in learning designs for Cultural Arts and Crafts, especially ecoprinting techniques in various media to support the Fun Clean School Movement (GSBM) program in strengthening KDP and the effectiveness of integrating arts and crafts learning in various media in supporting the Fun Clean School Movement (GSBM) as one of the ways to support character education.
Pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, & Math (STEAM) untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 Siswa Sekolah Dasar Rilianty, Adhy Putri; Handayani, Monika; Nugroho, Wahyu
Journal of Primary Education Research Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Primary Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, & Math (STEAM) merupakan salah satu pendekatan yang menjadi trend di abad 21. Pendekatan STEAM menjadi salah satu jawaban untuk mampu mendesain kegiatan pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik dalam kegiatan pemecahan masalah, proyek, dan penemuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, & Math (STEAM) yang dapat diterapkan di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu systematic literature review. Data dikumpulkan dari berbagai sumber referensi seperti buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEAM dapat diterapkan di SD baik kelas rendah maupun kelas tinggi. Penerapan STEAM dapat meningkatkan keterampilan abad 21 siswa SD. Keterampilan abad 21 tersebut antara lain keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah (critical thinking and problem solving/ expert thinking), komunikasi dan kolaborasi (communication and collaboration), kreativitas dan inovasi (creativity and innovation/ applied imagination and invention). Penerapan STEAM di SD masih membutuhkan peran guru yang cukup banyak. Guru berperan sebagai fasilitator dan motivator.
Pedampingan Mahasiswa pada Program PLP I di Sekolah Dasar Negeri 26 Mataram Khosiah, Khosiah; Sudarwo, Raden; Anam, Khaerul; Setiawan, Irma; Handayani, Monika
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1511

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan elemen penting dalam pendidikan guru di Indonesia, dengan tujuan untuk membiasakan para calon pendidik dengan seluk-beluk lingkungan pendidikan. PLP-1 adalah suatu tahapan awal yang disiapkan oleh fakultas FKIP UMMAT dalam proses penyiapan guru profesional pada jenjang Program Sarjana Pendidikan berupa penugasan kepada mahasiswa khususnya pada semester IV untuk mengimplementasikan hasil belajar melalui pengamatan proses pembelajaran di sekolah SDN 26 Mataram, dibawah bimbingan dan pengawasan dosen pembimbing dan guru koordinator secara berjenjang. Metode  pelaksanaan kegiatan pedampingan yang dilakukan adalah berupa bimbingan, diskusi dan refleksi serta evaluasi secara berkala. Program pendampingan PLP-1 dievaluasi berdasarkan hasil yang dicapai. Berdasarkan evaluasi secara berkala  menjelaskan bahwa program PLP-1 memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami dunia pendidikan secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa telah berhasil menyelesaikan beragam tugas yang diberikan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Fenomena ini dapat diamati melalui kegiatan observasi yang dilakukan dan interaksi sosial yang terjalin dengan komite pembelajaran sekolah. Pengalaman-pengalaman positif yang diperoleh mahasiswa, tantangan-tantangan yang dihadapi, serta nilai-nilai dan perubahan sikap yang dihasilkan dari kegiatan PLP I memberikan kontribusi bagi pengembangan kompetensi mereka secara komprehensif sebagai calon guru. Pengetahuan yang mereka dapatkan dari pengalaman ini kemudian diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran dan pengajaran di masa depan, yang berkontribusi pada pengembangan profesional mereka.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP CALON GURU SEKOLAH DASAR PADA KONSEP PENCERNAAN Andayani; Rif’at Shafwatul Anam; Monika Handayani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 4 (2022): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v11i4.8726

Abstract

This article provides an overview of the understanding of prospective elementary school teachers regarding the digestive concept. The research described in this article is descriptive research with a survey type, which was delivered to 105 elementary school teacher candidates. The instruments distributed were conducted online in the form of multiple choices related to the concept of digestion and a questionnaire related to their learning experiences. Based on the results, it was found that, in general, the answers given by prospective teachers were not in line with expectations. It is proven by the average percentage of correct answers of 45.12%, which was categorized in the "Less" category. In addition, most of the respondents' learning experiences on the concept of digestion came from more miniature interactive books, visualization, and packaging of concepts that were deemed not to be following what they needed. It means that the need for teaching materials/media development to ease the teachers to understand the concept of digestion. One solution to overcome this was to use Augmented Reality (AR) media. The media combines technology to present the content learned on gadgets in terms of the real-world environment. In addition to its making, it is necessary to pay attention to the pedagogical aspects so that the concepts given in the media are easy for users to learn.
Co-Authors Ade Mardiana Ahmad Muzanni, Ahmad Aini, Hizratun Ainun Jariah Akhmad Faizal Rahman Ali, Zulchaidir Aliza, Zaskia Amelia, Sherly Dwi Anam, Rifat Shafwatul Andayani Anugrah Wati Indah Sahrul Aprilianto, Mohammad Ricko Arisa Aulia Rahmi Arya Juanda, Muhammad As’ad, Muhammad Ati Rohmawati Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Bilal, Arpan Islami Dina Indra Astuti Dony Darma Sagita Eka Kusuma Dewi Eka Saputri, Novi Fadhila Khairunnisa Fadia Rahmi Fahristi Fatima Az Zahra Faizal Akhmad Adi Masbukhin Fathya Nur Kamila Fatimah Tri Maulida Fiqri Ramadhan, Muhammad Fitria Fitria Hana Lutfita Harry Pratama Yunus Ihya Ihya Intan Dwi Hastuti Irma Setiawan, Irma Ismunandar Khaerul Anam Khairunnisa, Fadhila Khosiah Khosiah, Khosiah Lia Agustina Lia Agustina, Lia M Rizky Thessar Setiawan Mahsup, Mahsup Mohammad Arliyan Syahrial Muhammad Bahit Muhammad Bahit Muhammad Bahit Muhammad Fauzan Ahsani Muhammad Najman Muhammad Rafly Muhammad Rivaldi Akbar Muhammad Syahid Pebriadi Muhdar, Syafruddin Mutoharoh, Ulul Azmiatul Noor Salsabila Noor Syifa Rahmah Pebrianti, Reska Phaureula Artha Wulandari Pirdayuni Pirdayuni Pradana, Yoan Dendi Purwanti Pahrurodji Puteri Utami, Nadia Rahman, Nanang Rahmi, Arisa Aulia Rahmi, Fadia Rif’at Shafwatul Anam rika novyanti Rilianty, Adhy Putri Rosyidi, Muhammad Abdul Sa'id, Muhammad Sabrina, Nadya Sapta, Andy Sari, Nursina Setiawan, M Rizky Thessar Sintayana Muhardini Suci Indah Permata Sudarwo, Raden Surya Ajie Perkasa, Raj surya2, raj1 Susi Susanti Sutarto Sutarto Syahrial Shaddiq Syamsul Hadi Thohir Trisna . Trisna ., Trisna Uliya Khoirun Nisa Wahyu Nugroho Wardani Simarmata, Sari Zaskia Aliza Zulchaidir Ali