Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Rekonstruksi Etnosains Proses Mamaq Di Dusun Asmalang Desa Lenek Lauk Lombok Timur Sabila, Sabila Nur Amalina; Andayani, Yayuk; Sedijani, Prapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6367

Abstract

Indonesia merupakan masyarakat yang memiliki beragam budaya lokal yang dapat dikembangkan dalam kehidupan. Keragaman budaya ini dapat dioptimalkan sebagai salah satu sumber pembelajaran di sekolah. Pada pembelajaran IPA di sekolah kemampuan mengaitkan pengetahuan sains dengan fenomena di sekitar secara kontekstual dapat diperoleh melalui etnosains. Salah satu tradisi yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran adalah tradisi mamaq/menyirih. Sehingga tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan budaya lokal masyarakat yaitu mamaq/menyirih untuk diintegrasikan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian tradisi mamaq/menyirih materi IPA pada kelas VII dan kelas VIII. Diantara materi yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPA di SMP adalah morfologi tumbuhan, taksonomi tumbuhan, jaringan tumbuhan, sistem pencernaan pada manusia, serta zat adiktif dan aditif.
Rekonstruksi Etnosains Tradisi Pedak Api Masyarakat Narmada Dalam Pembelajaran Biologi Arifin, Ahmad Aris; Andayani, Yayuk; Sedijani, Prapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i2.6366

Abstract

Tradisi Pedak Api merupakan salah satu etnosains yang memiliki nilai kearifan lokal yang kaya akan sumber pengetahuan sains tradisional, yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Integrasi pengetahuan sains tradisional ini ke dalam kegiatan pembelajaran Biologi belum banyak dilaporkan. Salah satu alasan belum banyaknya pemanfaatan sains dalam masyarakat pada pembelajaran adalah kesulitan guru dalam mengidentifikasi konsep-konsep Biologi dari pengetahuan asli masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep-konsep Biologi yang berasal dari pengetahuan asli dalam tradisi Pedaq Api masyarakat Narmada. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif mengenai pengetahuan asli tradisi Pedaq Api yang dilakukan di wilayah Desa Selat, Narmada, Lombok Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep Biologi yang diidentifikasi dalam tradisi Pedaq Api mencakup konsep perpindahan panas dari lingkungan ke tubuh bayi secara radiasi, yang diatur oleh system pengatur suhu tubuh (hypothalamus) yang terkait dengan konsep homeostasis pada mekanisme termoregulasi tubuh, kemudian konsep vasokonstriksi dan vasodilatasi pembuluh darah, serta pemanfaatan aromatik tumbuhan sebagai obat tradisional. Hasil dari penelitian ini akan berkontribusi pada pengembangan bahan ajar bagi sekolah dalam pembelajaran Biologi, dan sebagai upaya untuk melestarikan tradisi Pedaq Api.
Validitas dan Kepraktisan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Proyek Biopeneurship untuk Meningkatkan Keterampilan Abad-21 pada Siswa SMP Buka, Listiawati H.; Jufri, A Wahab; Sedijani, Prapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.14424

Abstract

Tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21 menempatkan pembelajaran IPA tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kontekstual. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam praktik pembelajaran IPA di sekolah yang masih didominasi oleh penggunaan buku teks terbitan Kementerian Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship yang valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model Four-D. Hasil validasi oleh tiga pakar ahli menunjukkan bahwa modul dan instrumen evaluasi memperoleh nilai rata-rata indeks Aiken’s V lebih dari 80%. Selain itu, respon guru dan siswa menunjukkan bahwa modul dinilai praktis dan mudah digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship dinyatakan layak dan praktis untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa.