Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Penyusunan Laporan Praktikum Fisika SMP Berbasis Inkuiri Supahar Supahar
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.216 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.7232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum Fisika SMP berbasis inkuiri untuk mengukur kemampuan penyusunan laporan. Instrumen penilaian kinerja peserta yang dikembangkan meliputi: rumusan learning continuum kemampuan penyusunan laporan praktikum, kisi-kisi instrumen, butir-butir penilaian kinerja, dan pedoman penskoran. Prosedur penelitian meliputi 3 tahapan, yaitu tahap perancangan instrumen, tahap uji coba instrumen, dan interpretasi hasil pengukuran. Perancangan instrumen meliputi kegiatan perumusan learning continuum, penyusunan kisi-kisi, penyusunan butir-butir penilaian kinerja, penyusunan pedoman penskoran, kegiatan telaah pakar melalui focused group discussion (FGD), melakukan revisi atas saran pakar, dan merakit instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum sehingga siap diujicobakan. Uji coba dilakukan pada 54 responden dengan melibatkan tiga guru fisika sebagai rater. Interpretasi hasil pengukuran dimaksudkan untuk mendeskripsikan hasil pengukuran kemampuan penyusunan laporan praktikum fisika SMP di lokasi pengukuran. Telah diperoleh instrumen penilaian kinerja penyusunan laporan praktikum fisika SMP yang telah divalidasi melalui profesional judgement melalui FGD. Aspek yang diukur meliputi pernyataan masalah, desain eksperimen, pengumpulan dan penyajian data, analisis data, dan kesimpulan. Koefisien reliabilitas hasil ujicoba berkategori sangat baik dengan indeks Alpha-Cronbach sebesar 0.858. Dengan demikian, instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan penyusunan laporan praktikum fisika di SMP. Berdasarkan hasil pengukuran pada siswa di SMP 15 Yogyakarta diketahui bahwa kemampuan menyusun laporan praktikum fisika masih dominan pada kategori dua dan tiga dari empat tingkatan kategori.Kata kunci: penilaian kinerja, laporan praktikum fisika, inkuiri
Penilaian Kemampuan Inkuiri Mata Pelajaran Fisika Peserta Didik SMA di DIY Supahar Supahar
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.083 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v3i1.3890

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen pengukur kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik SMA dan mengukur kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika peserta didik kelas X dan XI-IPA SMA di DIY. Penelitian ini melalui tiga tahap, yakni: pengembangan awal instrumen, uji coba, dan pengukuran. Tahap pengembangan awal instrumen meliputi penyusunan, telaah, dan validasi. Validasi isi dilakukan oleh ahli pengukuran, ahli pendidikan fisika, ahli fisika, dan praktisi. Instrumen yang terdiri atas empat perangkat tes yang telah divalidasi diujicobakan pada 2.015 peserta didik. Pelaksanaan pengukuran menggunakan instrumen hasil uji coba yang terdiri atas empat perangkat tes yang masing-masing memiliki 30 butir termasuk sembilan anchor items pada 2.383 peserta didik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa skor dalam skala logit kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY terendah, tertinggi, rata-rata, dan simpangan baku berturut-turut adalah 0,09; 0,19; 0,13; dan 0,015. Skor semua peserta didik berada pada rentang 0,0 sampai +1,0 menurut skala logit yang artinya kemampuan siswa berada di atas rata-rata. Kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan dominan pada kategori 2 dan 3 dari kategori 1 sampai dengan 4. Jadi, kemampuan inkuiri mata pelajaran fisika siswa SMA di DIY masih belum memuaskan.Kata kunci: penilaian, kemampuan inkuiri, mata pelajaran fisika
DETERMINATION OF GAS-CONDENSATED FACTORS BASED ON COMPOSITION WITH NEWTON-RAPHSON ITERATION METHOD Supahar Supahar
Jurnal Penelitian Saintek Vol 6, No 1: Saintek 2001
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4627.764 KB) | DOI: 10.21831/jps.v6i1.5565

Abstract

The purpose  of  this research was  to determine z-factor  of gascondensate system using an iterative Newton-Raphson method to solve the Soave-Redlich-Kwong cubic equation of state (SRK­ CEOS). In this study, some influencingfactors  were observed, i.e., compositions of hydrocarbon, temperature, and pressure  of the gas condensate  system.  The  research  method  involves determination process  of the  Hepthane plus  characteristic.  i.e. Critical  Temperature  of  C7+  (T; C7+),   critical pressure  of  C7+ (PcC7+). and acentricfactor of Cv; (COC7+) using Riazi and Duabert equation;  and  the flash   liberation  process   to  determine  the compositions  of  hydrocarbon  gas  at  certain pressure   (P) and temperature  (T).    Comparison of the z-factors  calculated  using Newton-Raphson method to solve the SRK-CEOS  with modified Dranchuk   Abou-Kassem  equation  and Standing-Katz  method yield an average different of  0.3419 percent and 1.13 percent.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN TES TERINTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMA Fajrul Muhammad Bahri; Supahar Supahar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.849 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui karakteristik instrumen tes terintegrasi agama dan sains untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI SMA Negeri kelas X,  dan 2) mendeskripsikan hasil pengukuran dari instrumen tes. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berfokus pada konstruksi tes dan pengukuran kemampuan kognitif. Model pengembangan menggunakan modifikasi model Oriondo & Dallo-Antonio yang dirumuskan dalam tiga tahap: 1) tahap perencanaan instrumen, 2) tahap uji coba instrumen pada 563 siswa SMA kelas X di Kota Yogyakarta, 3) tahap pengukuran kemampuan berpikir kritis. Instrumen tes dari dua paket tes. Total item tes sebanyak 45 item masing-masing terdiri dari 25 item dengan 5 item bersama (anchor). Tingkat kesukaran berada pada level sedang dengan rentang -1,64 sampai 1,38 sehingga semua item tergolong baik. Analisis parameter item dengan program Quest dan Parscale diperoleh keseluruhan item fit dengan Partial Credit Model. Hasil pengukuran kemampuan berpikir kritis peserta didik tergolong rendah ditunjukkan oleh θ rata-rata sebesar -0,11 pada rentang skor -0,62 sampai 0,14. Sejumlah tujuh guru pengguna instrumen tes menyatakan bahwa instrumen tes layak digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian instrumen tes cocok dan layak digunakan untuk mengukur hasil pembelajaran khususnya pada kemampuan berpikir kritis peserta didik.
The Construction of Isomorphic Physics (FORFIS) as Gamification-Based Application to Support Online Learning Desy Kumala Sari; Pri Ariadi Cahya Dinata; Supahar Supahar
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 7, No 2 (2022): May 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jipf.v7i2.2113

Abstract

The learning process during the Covid-19 pandemic becomes monotonous and make students tired. Therefore, there is needed for a learning media based on gamification that can support online learning. This research was conducted to develop an android application that can be used in physics learning, especially in momentum and impulse materials. This program is an application based on gamification and more attractive for students. The developed application is called Physics Isomorphic (FORFIS). This research uses the ADDIE model (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation) as development phases. The research data were obtained from a questionnaire containing 27 statements and analyzed using the ideal standard deviation score. The mean score result by expert judgement is 132.29, which is in the "excellent" category. The Application of Isomorphic Physics (FORFIS) is declared feasible to be used as a medium of physics learning.
KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA Meyska Widyandini; Esti Nugraheny; supahar
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Juni
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) menyebabkan infeksi ibu, sedangkan infeksi sendiri merupakan penyebab ketiga kematian pada ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui kejadian KPD pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini merupakan analitik observasional rancangan kasus-kontrol, dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian seluruh ibu bersalin dengan KPD sebanyak 225 ibu. Sampel ibu bersalin dengan KPD (kasus) sebanyak 144 ibu secara purposive sampling dan ibu bersalin tanpa KPD (kontrol) sebanyak 144 secara systematic random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengumpul data dan rekam medis pasien. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian, kejadian KPD di RSUD Panembahan Senopati berhubungan dengan beberapa faktor meliputi 1) faktor umur 20-35 tahun sebanyak 102 ibu (70,8%) dengan p-value 0,018 dan OR 1,96; 2) faktor usia kehamilan pre-term (<37 minggu) sebanyak 112 ibu (77,8%) dengan p-value 0,048 dan OR 1,84; 3) faktor riwayat KPD sebelumnya hanya berjumlah 13 ibu (9,0) % paling banyak dialami oleh ibu tanpa riwayat KPD sebelumnya sebanyak 131 ibu (91,0) dengan p-value 0,024 dan OR 3,47; 4) faktor pekerjaan, ibu yang bekerja yaitu sebanyak 90 ibu (62,5%) dengan p-value 0,01 dan OR 1,51; dan 5) faktor penyulit, malpresentasi dan malposisi sebanyak 125 ibu (86,8%) dengan p-value 0,00 dan OR 7,56. Kesimpulannya jumlah kejadian KPD yang tinggi pada ibu umur produktif yaitu umur 20-35 tahun dengan usia kehamilan preterm (<37 minggu), disertai dengan riwayat KPD sebelumnya dan penyulit malpresentasi/ malposisi, sebagian besar ibu adalah pekerja. Disarankan menyusun SOP deteksi dini kejadian KPD dan upaya promosi kesehatan mengenai faktor penyebab kejadian KPD.
Pengembangan Modul Multimedia Pendidikan Kesehatan Reproduksi Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seksualitas Di SMP N 2 Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta Nur Azizah; Esti Nugraheny; supahar
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Edisi Desember
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v7i1.118

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi tentang seksualitas pada remaja dapat menyebabkan terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD), aborsi, dan penyakit menular seksual (PMS) pada remaja. Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2013 sebanyak 41,8% remaja melakukan aktivitas seksual pranikah. Modul multimedia sebagai salahsatu alternatif media yang dapat digunakan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan modul multimedia pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang seksualitas. Metode: Rancangan penelitian ini adalah pretest-posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 417 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Depok yang berjumlah 80 siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan multimedia dan kuesioner yang dikembangkan peneliti. Analisis data bivariat menggunakan uji GLM dan analisis multivariat menggunakan uji manova. Hasil: Hasil analisis deskriptif menunjukan adanya peningkatan sebelum dan sesudah pemanfaatan multimedia dengan selisih 10,53poin pada variabel pengetahuan dan 12.3 pada variabel sikap. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya peningkatan pengetahuan (pre-post) menggunakan multimedia (F=5149.22; Sig=0,00; Partial Eta=98%) dan sikap menunjukan (F=461.52; Sig=0.00; Partial Eta=85%). Hasil analisis multivariat menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang seksualitas menggunakan multimedia (F=5576.18; Sig=0.00). Kesimpulan: Ada pengaruh pemanfaatan modul multimedia pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang seksualitas. Modul multimedia dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam memberikan pendidikan kesehatan pada remaja yang dapat dimanfaatkan oleh remaja, guru penanggungjawab upaya kesehatan sekolah dan tenaga kesehatan.
The effect of virtual instrument system laboratory to enhance technological literacy and problem-solving skills among junior high school students Supahar Supahar; Eko Widodo
Journal of Science Education Research Vol 5, No 2 (2021): J. Sc. Edu. Research
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v5i2.44290

Abstract

This study aims at analyzing the effect of the Virtual Instrument System Laboratory (Vis-Lab) to enhance technological literacy and problem-solving skills among junior high school students. This type of research can be categorized as Quasi-experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The subjects of this study were the seventh-grade students in one of the junior high schools in Sleman Regency, Yogyakarta. The research instrument consisted of pretest and posttest on technological literacy and problem-solving skills. The data analysis technique used N-Gain analysis, prerequisite test, hypothesis testing with MANOVA, and effect size. Based on the MANOVA test, the Sig. value of 0,000 less than α (0.05) indicated that there was a gap in the students’ technological literacy and problem-solving skills between the control and the experimental class. The use of VIS-Lab learning media enhanced the ability of technological literacy by 9.0% for the experimental class and 2.1% for the control class respectively. Meanwhile, the effective contribution to the use of VIS-Lab learning media was 36.5% for the experimental class and 4.73% for the control class. It means that the use of VIS-Lab learning media contribute effectively to improving the ability of technological literacy and problem-solving.
Penilaian kinerja untuk mengukur sikap tanggung jawab peserta didik Frida Amriyati Azzizzah; Supahar Supahar
Measurement In Educational Research Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.217 KB) | DOI: 10.33292/meter.v1i1.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan alat penilaian pembelajaran Fisika berupa lembar penilaian kinerja yang layak digunakan untuk mengukur tanggung jawab peserta didik, (2) mengetahui sikap tanggung jawab peserta didik dan, (3) mengetahui efektivitas penerapan instrumen penilaian kinerja di sekolah. Metode yang digunakan adalah Research and Development ( R&D ). Pengumpulan data menggunakan lembar penilaian kinerja dan angket respon. Untuk mengetahui kelayakan penilaian ahli menggunakan statistik V Aiken, uji validitas menggunakan pendekatan IRT dan uji reliabilitas menggunakan pendekatan inter-rater ICC. Hasil penelitian ini (1) lembar penilaian kinerja yang layak digunakan untuk mengukur tanggung jawab peserta didik, (2) tanggung jawab peserta didik mendapatkan rata-rata nilai 92,85 menunjukkan predikat “sangat baik”, dan (3) lembar penilaian kinerja efektif untuk mengukur tanggung jawab, dilihat dari hasil respon guru dalam kategori “sangat baik”. Performance assessment for measuring the attitude of responsibilities of learners AbstractThis study aims (1) to produce an assessment tool for physics learning in the form of sheet votes decent performance used to measure the responsibility of learners, (2) to determine the attitude of the responsibility of learners, (3) to examine the effectiveness of the implementation of performance assessment in schools. The method used is Research and Development (R & D). Collecting data using the performance assessment form and questionnaire responses. To determine the feasibility of using the expert assessment of statistical V Aiken, using the validity test and reliability test IRT approach using inter-rater ICC approach. The results of this study (1) sheet decent performance assessment used to measure the responsibility of learners, (2) the responsibility of learners obtain an average value of 92.85 indicates the predicate "very good", (3) an effective performance appraisal sheet measure of responsibility, seen from the response of the teacher in the category of "very good".
CONTENT VALIDITY AND RELIABILITY ANALYSIS OF INTEGRATED ISLAMIC-SCIENCE TEST INSTRUMENT TO MEASURE THE STUDENT’S CRITICAL THINKING ABILITY Muhammad Fajrul Bahri; Supahar Supahar
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol 5, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.809 KB) | DOI: 10.30983/islam_realitas.v5i1.894

Abstract

This research is aimed to asses the validity and reliability of Islamic-science integrated test instrument. The instrument was formed in multiple-choice test instrument which is regarded as appropriate to assist student critical thinking ability. The validity of the instrument and its reliability were assessed quantitively. While Aiken’s V was used for assessing content validity, and Alpa Cronbach was used for assessing content reliability. In terms of Item Response Theory, it was assessed through the test I Function information and Standard Error of Measurement (SEM). The result of developing Islamic-science integrated test instrument to measure critical thinking ability was formed in the form of closed-minded multiple choice that consisting of two test packages. The total test items on the instrument are 45 items consisting of 25 items with 5 shared items (anchor). Estimation of the validity test instrument obtained an index ranging from 0.75 to 1. According to classical test theory, the coefficient of reliability was  0.70 and according to the total function information and Standart Error of Measurement, the test instrument was suitable for rangeability from 1.75 to +3. Thus, the test instrument is proved reliable and valid. A total of seven teachers using the declared that the test instrument is appropriate to use in measuring learning outcomes, especially the critical thinking abilities of the student Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten validitas dan reliabilitas dari intrumen tes terintegrasi agama dan sains. Konten validitas dan reliabilitas dianalisis secara kuantitatif. Pendekatan kuantitatif untuk konten validitas menggunakan Aiken’s V, sedangkan untuk konten reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach dan secara teori respon butir menggunakan fungsi informasi dan kesalahan pengukuran. Hasil pengembangan berupa instrumen tes terintegrasi agama dan sains untuk mengukur kemampuan berpikir kritis berupa tes pilihan ganda beralasan tertutup yang terdiri atas dua paket tes. Total item tes pada instrumen sebanyak 45 item yang terdiri dari 25 item dengan 5 item bersama (anchor). Estimasi validitas instrumen tes menggunakan formula Aiken diperoleh rentang indeks antara 0,75 sampai 1. Estimasi reliabilitas tes menurut teori tes klasik ditunjukkan oleh koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,70 dan menurut kurva total  fungsi informasi dan SEM yang berdasar pada teori respon butir (IRT) instrumen tes cocok untuk  rentang kemampuan -1,75 sampai +3. Dengan demikian instrumen tes terbukti valid dan reliabel. Sejumlah tujuh guru pengguna instrumen tes menyatakan bahwa instrumen tes layak digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian instrumen tes cocok dan layak digunakan untuk mengukur hasil pembelajaran khususnya pada kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Co-Authors Afifah, Reny Agatha Pindha Sitaresmi Agatha Pindha Sitaresmi AHSAN ABDULFATTAH Andi Reski Anindyarini, Rosyita Apriliyani, Dini Sukma Arimbi Rachmayani Arnita Rapang Aulia Hermawati Ulfah Awal Mulia Rejeki Tumanggor Az Zahro, Siti Fatimah Azizah, Isma Azzizzah, Frida Amriyati Bara, Farida Tandi Bashooir, K. Bashooir, Khoirul Budi Handono Dadan Rosana Deby Kurnia Dewi Desy Kumala Sari Desy Kumala Sari Dewi Liesnoor Setyowati Dyah Ayu Fitriana Dyaz, Iqbal Edi Istiyono Edt Istiyono Edt Istiyono, Edt Istiyono Eko Wahyunanto Prihono Ernila Siringo Ringo Esti Nugraheny Faila, Rohaya Evatri Fajrul Muhammad Bahri Fauzan, Muhammad Ikhwan Fitriana, Dyah Ayu Handayani, Novia Amarta Hanindya, Yovita Harliadi, Muhammad Dika Heri Retnawati Insih Wilujeng Ivandra Immanuela Latumakulita Jumadi Jumadi Jumadi Khoirunnisa Nasution Kusumawati, Andhiani Eka Lestari, Indiyah Lilik Kurniawan Marina Ramadani Marwiyah, Mulyani Meyska Widyandini Muhammad Amirrudin Muhammad Dika Harliadi Muhammad Fajrul Bahri Mutia Ulfah Seftianingsih Mwakapemba, James Leonard Ni'mah, Ayu Mar'ati Barokatun Nopiyanti Nopiyanti Nopiyanti Nopiyanti, Nopiyanti Novianto, Khairul Putra Nur Azizah nur fauzah eryanti Pebriana, Irvany Nurita Pri Ariadi Cahya Dinata Pri Ariadi Cahya Dinata, Pri Ariadi Cahya Pujianto Pujianto Puspa Indah Devitasari Puspita Sari, Mega Indah Ramadani, Marina Rapang, Arnita Reski, Andi Riki Perdana Ringo, Ernila Siringo Riwayani Riwayani Riwayani, Riwayani Rosyita Anindyarini Rosyita Anindyarini Sajdah, Siti Nurul Sari, Desy Kumala Seran, D'aquinaldo Stefanus Fani Siti Nurjanah Soeharto Soeharto Soeharto Soeharto Sukardiyono Sukardiyono Sultan, Jumriani Sumarhadi, Anas Suparwoto Suparwoto Surahman, Ence Tantri, Risma Ulfah, Aulia Hermawati Vika Asriningtyas Vika Asriningtyas Yuni Kusmiyati Yuni Kusmiyati Zuhdan Kun Prasetyo Zukhruf, Naura