Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Burnout Dengan Perilaku Caring Perawat Di Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma Purwokerto Wijaya, Lintang Indra; Susanti, Indri Heri; Apriliyani, Ita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11178828

Abstract

dimana perawat harus melayani kebutuhan orang banyak. Burnout adalah sindrom yang berhubungan dengan pekerjaan yang ditandai dengan tingkat kelelahan yang berlebihan, sinisme, dan penurunan efek profesional. Burnout adalah salah satu penyebab perilaku caring perawat yang rendah. Perilaku caring yaitu memberikan perhatian yang lebih baik kepada seseorang. Pasien yang dirawat dengan caring maka pasien tersebut akan terasa aman, nyaman, selama perawatan di rumah sakit. Desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 52 perawat RST Wijayakusuma Purwokerto, menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data ditentukan dengan uji spearman-rank. Berdasarkan uji statistik spearman-rank didapatkan yaitu 0,000 < 0.05 dengan nilai koefisien korelasi -0.778. Dapat disimpulkan terdapat hubungan tingkat keeratan sedang dan tidak searah antara burnout dengan perilaku caring perawat.
Hubungan Burnout dengan Kualitas Hidup pada Perawat di Rst Wijayakusuma Purwokerto Ratnaningrum, Nitri; Susanti, Indri Heri; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11473627

Abstract

Kondisi stress yang berkepanjangan bisa mengakibatkan burnout yang merupakan risiko bagi setiap orang yang bekerja di pelayanan kesehatan seperti perawat. Perawat di masa ini membutuhkan perlindungan kesehatan baik fisik & psikologis untuk meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dengan kualitas hidup perawat di RST Wijayakusuma Purwokerto. Metode penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 119 perawat RST Wijayakusuma Purwokerto, menggunakan teknik total sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan Maslach Burnout Inventory (MBI) untuk mengukur burnout dan The World Health Organization Quality of Life–BREF (WHOQol-BREF) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan uji spearman-rank. Hasil uji spearman-rank didapatkan nilai p-value = 0,048 < α (α = 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara Burnout dengan Kualitas Hidup Perawat di RST Wijayakusuma Purwokerto.
Pengaruh Karakteristik Lansia Terhadap Tingkat Literasi Kesehatan Pasien Hipertensi di Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas Putri, Dwi Rizki Ramadina; Susanti, Indri Heri; Yanti, Linda
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i2.373

Abstract

Low health literacy has the impact of having difficulty in understanding the procedures or health services that must be carried out. The purpose of this study was to determine the effect of elderly characteristics on the level of health literacy of hypertensive patients at Puskesmas Sumbang 1, Banyumas Regency. This type of research was using quantitative research with Chi-Square data analysis. The approach used in this study was a cross-sectional approach. The sampling method used a total sampling of 51 elderly people with hypertension. Data were collected by filling out the Health Literacy Scale European Union 16 Question (HLS-EU-Q16) questionnaire. The results showed that there was an influence of elderly characteristics on the level of health literacy consisting of age and gender so that the level of health literacy of the elderly at Puskesmas Sumbang 1 Banyumas Regency was in the adequate category