Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Kesehatan Mental sebagai Upaya Meningkatkan Kapasitas Guru dalam Memberikan Dukungan Psikologis Awal bagi Siswa Amirullah, Muhammad; Harum, Akhmad; Latif, Suciani; Saman, Abdul; Buchori, Sahril
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Mei 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i3.543

Abstract

Dukungan psikologis Awal (DPA) merupakan suatu pendekatan yang berkaitan dengan upaya pertolongan segera dalam rangka membantu individu untuk mereduksi gejala stress dan membantu proses pemuliahan pasca trauma, bencana maupun krisis personal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman dan meningkatkan kapasitas guru di sekolah islam athirah sehingga mampu memberikan layanan keterampilan dasar konseling kepada siswa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi praktek. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman dan kapasitas guru di Sekolah Islam Athirah dalam rangka memberikan layanan dukungan psikologis awal dengan menerapkan keterampilan dasar konseling.
Learning Motivation and Student Engagement Among Senior High School Students Fakhri, Nurfitriany; Syarifuddin, Nurhidayah; Dewi, Eva Meizara Puspita; Buchori, Sahril
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v7i2.2851

Abstract

The objective of this research is to ascertain the levels of learning motivation (X) and student engagement (Y) among students enrolled at SMAN X Gowa. The present investigation employed a quantitative methodology, utilizing a simple random sampling technique to procure participants for the study. The sample population for this research comprised of 150 students from SMAN X Gowa, consisting of 69 male and 81 female participants. The present investigation employed Academic Motivation Scale (AMS) and Student Engagement in School Scale. The study used the product moment method for data analysis and obtained a statistically significant positive correlation (r = 0.783, p < 0.05) between learning motivation and student engagement. The findings suggest a positive correlation between the scores of learning motivation and student involvement. The degree of motivation to learn has been found to have a significant impact on student engagement, accounting for 61.3% of the variance in this construct. The findings of this study hold significant implications that can be properly considered by educators in designing effective learning curricula.
Pengembangan E-Modul Simacca Sebagai Media Perencanaan Karier Studi Lanjut Pada Siswa DM, Marwah Baso; Buchori, Sahril; Abdullah Pandang
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i2.3614

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Gambaran kebutuhan e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut pada siswa SMP Negeri 4 Pangkep, (2) Prototipe e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut pada siswa SMP Negeri 4 Pangkep, (3) Tingkat validitas e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut pada siswa SMP Negeri 4 Pangkep, (4) Tingkat kepraktisan e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut pada siswa SMP Negeri 4 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang tahapan pelaksanaan merujuk pada tahapan penelitian Borg & Gall. Instrumen penelitian ini adalah wawancara, angket, dan validasi instrument. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Masih banyak siswa yang bingung dalam merencanakan karier studi lanjut, serta pemberian layanan bimbingan dan konseling, khususnya bidang karier masih hanya menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan bantuan media sehingga e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut ini menjadi suatu produk yang dibutuhkan di SMP Negeri 4 Pangkep, (2) Prototipe e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut siswa dibuat dalam bentuk buku bacaan elektronik yang didalamnya terdapat 4 uraian materi yang berkaitan dengan perencanaan karier studi lanjut siswa. Media didesain semenarik mungkin, berwarna dan memiliki gambar yang dapat membuat siswa tertarik untuk membacanya, terdapat panduan penggunaan e-modul, serta setiap materi terdapat lembar kerja dan lembar evaluasi siswa, (3) Validitas terhadap 2 orang ahli dalam uji validasi ahli menunjukkan bahwa e-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut siswa dikatakan valid dan siap untuk dilakukan uji coba kelompok kecil, (4) E-modul “simacca” sebagai media perencanaan karier studi lanjut siswa memiliki tingkat kepraktisan yang besar bagi siswa dan guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 4 Pangkep.
Analisis Perilaku Phubbing (Phone Snubbing) dan Penanganannya Rismiyana, Rismiyana; Umar, Nur Fadhilah; Buchori, Sahril
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 5 No. 3 (2024): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v5i3.2300

Abstract

This research analyzes the phubbing behavior of JN at SMAN 3 Makassar. The purpose is to know 1) The description of phubbing behavior on JN at SMAN 3 Makassar, 2) The cause of JN's phubbing, 3) Handling phubbing on the subject of JN. This research uses a qualitative approach. the type of research is a clinical case study. Data collection through interviews, observations and documentation studies and using qualitative analysis of the Miles & Huberman model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results 1) The description of JN's phubbing behavior is playing smartphones when the teacher teaches, less socializing, looking at smartphones when interacting 2) The causative factors are internal factors: lack of self-control, habits, boredom proneness. External factors: Following and being ignored by friends. 3) The handling, researchers apply behavior contract techniques to reduce behavior. After handling, subject JN can reduce his phubbing.
EFEKTIVITAS TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM MENDORONG PENINGKATAN DISIPLIN SISWA DI SMKN 1 TINAMBUNG Said, Nurma; Aryani, Farida; Buchori, Sahril
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik self-management dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMKN 1 Tinambung. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain Non-equivalent Control Group Design, yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan teknik self-management dan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Teknik self-management terdiri dari empat tahap: self-monitoring, self-reward, self-contracting, dan self-control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam kedisiplinan siswa, sebagaimana dibuktikan melalui hasil uji statistik yang signifikan (p < 0,05). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kedisiplinan, dengan beberapa siswa mengalami penurunan skor setelah post-test. Penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik self-management efektif dalam membentuk perilaku disiplin yang lebih baik pada siswa dan disarankan untuk diterapkan di sekolah sebagai bagian dari program bimbingan konseling.
Pelatihan Ice Breaking Pada Layanan Bimbingan Bagi Guru Bimbingan dan Konseling Kota Majene Sulawesi Barat Buchori, Sahril; Pandang, Abdullah; Mansyur, Ahmad Yasser; Harum, Akhmad; Siala, Rahmat; Munawwarah, Dian
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh guru BK di Sulawesi Barat dan kajian literatur yang dilakukan, maka perlu penyusunan dan pelatihan Ice Breaking bagi guru SMP/SMA/SMK atau yang sederajat dalam melaksanakan layanan bimbingan baik bimbingan klaisakal maupun kelompok. Pelatihan ini dimulai dengan memberikan pengantar mengenai konsep ice breaking, tujuan dan manfaat pada suasana bimbingan. Peserta juga dijelaskan mengenai karakteristik siswa yang menjadi sasaran pelaksanaan ice breaking. Pada pelaksanaan pelatihan, peserta antusias dalam mengikuti setiap sesi latihan. Diakhir sesi pelatihan, peserta diberikan kembali pertanyaan secara lisan dan uraian sama seperti sesi awal. Pertanyaan diberikan untuk mengetahui konsep dan usaha agar pemberian layanan bimbingan konseling lebih menyenangkan pasca pelaksanaan pelatihan.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU BK MELALUI PELATIHAN SELF MANAGEMENT DI KABUPATEN GOWA Latif, Suciani; Buchori, Sahril; Umar, Nur Fadhilah; Fitriana, Fitriana; Syahril, M. Fiqri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pelaksanaan kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru BK melalui pelatihan Self Management. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu pelatihan dalam bentuk ceramah, diskusi dan simulasi pelatihan Self Management. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi perubahan Kapasitas pada aspek pemahaman peserta. Dapat diperoleh gambaran bahwa sebelum pelatihan sebanyak 7% (2 orang) yang memiliki pemahaman yang mendalam, sementara setelah kegiatan sebanyak 93% (28 guru) memiliki pemahaman mendalam dalam penggunaan teknik Self Management.Kata kunci: Guru BK, Self Management, Kapasitas
PENGEMBANGAN E-MODUL BIMBINGAN KARIER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MEMILIH MATA PELAJARAN PADA KURIKULUM MERDEKA Gali, Andi Haerul; Buchori, Sahril; Pandang, Abdullah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5377

Abstract

This study aims to develop and test the effectiveness of a Career Guidance E-Module in assisting students in selecting subjects under the Merdeka Curriculum. The E-Module is designed to provide interactive guidance on exploring interests, talents, and career planning independently. The method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall model, involving validation stages and practicality testing. The research was conducted at UPT SMAN 1 Pangkep, involving 30 students for the needs analysis. Product validation was carried out by 2 experts, namely a career guidance expert and a media expert, to assess the quality of the content and the design of the E-Module. The practicality test was conducted with 5 students and 1 career guidance teacher. The results showed that the E-Module is valid, with scores of 85% from content experts and 88% from media experts, and practical, with scores of 82% from students and 84% from the career guidance teacher. The E-Module is able to enhance students' understanding in selecting subjects according to their interests and career goals, supporting the flexibility of learning provided by the Merdeka Curriculum
Interpersonal Communication in Guidance and Counseling: The Role of Teachers' Empathy, Self-esteem, and Intrapersonal Peacefulness Buchori, Sahril; Fakhri, Nurfitriany; Fakhri, Ria Andriany
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 9 Number 3 December 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v9i3.54409

Abstract

The aim of the research is is to investigate the influence of empathy, self-esteem, and intrapersonal peacefulness on the development of interpersonal communication skills in teachers engaged in guidance and counseling. The study's sample comprises guidance and counseling teachers who are currently employed at the junior high school and high school levels within the South Sulawesi region. The participant pool for this research consisted of 74 teachers, who were selected by accidental sampling. The present study uses four specific scales: the Interpersonal Reactivity Index (IRI), the Rosenberg Self Esteem Scale (RSES), the Self Personal Scale (SPS), and the Interpersonal Communication Scale (ICS). The presence of empathy and intrapersonal peacefulness has the potential to act as indicators for improving interpersonal communication abilities among guidance and counseling teachers in South Sulawesi. Other findings derived from the data analysis indicate that there were no statistically significant disparities observed in the duration of employment among guidance and counseling teachers across various factors, including empathy, self-esteem, intrapersonal peacefulness, and interpersonal communication. Significant disparities in levels of empathy have been identified between those identifying as female and male. Research has shown that female guidance and counseling teachers exhibit higher levels of empathy compared to their male colleagues within the same professional field. This study is the initial research in Indonesia that aims to uncover the communication abilities of guidance and counseling teachers, focusing on their individual levels of peacefulness, empathy, and self-esteem. With an emphasis on peacefulness, it is anticipated that this research will serve as a foundation for the development of new training programs designed to enhance the communication abilities of guidance and counseling teachers. 
Constructing and Preliminary Validation of the School Peace Culture Scale Eliasa, Eva Imania; Ilfiandra, Ilfiandra; Buchori, Sahril; Suwarjo, Suwarjo; Fakhri, Nurfitriany; Latif, Suciani; Nadhirah, Nadia Auliah
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 10 Number 2 August 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v10i2.61448

Abstract

Educational opportunities are part of the culture of peace, which includes many areas of the community's well-being. This study comes up with a new way to measure school peace culture called the School Peace Culture Scale (SPCS). The researcher made the tool by evaluating it theoretically, checking its content validity, followed by doing a confirmatory study to check its internal and external psychometrics. The people who answered were in charge of or led Vocational High Schools in Makassar. There were 63 of them, 24 men and 39 women. The Winstep Rasch Model tool is used to analyze the data. The SPCS has been carefully checked for validity, and 34 items that are particularly good at measuring factors have been found. The results indicate a reliability value of 0.91 and item reliability of 0.82. The study also proved that the proposed SPCS questionnaire can measure the level of peace in schools. Furthermore, the research has confirmed that the items in the proposed SPCS questionnaire effectively assess the extent to which peace is implemented in schools. These results provide a foundation for further investigation. The questionnaire can help determine the extent to which a peaceful culture has been established in schools. Furthermore, the SPCS concept and questionnaire could be valuable tools for assessing schools that require training in promoting peaceful education.