Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teknik Mindfulness Dalam Konseling Untuk Mengurangi Perilaku Self-Harm Murid MTS Madani Gowa The Application Of Mindfulness Techniques In Conseling To Reduce Self-Harm Behavior Among MTS Madani Gowa Students Armycha, Puput; Buchori, Sahril; Zulfikri, Zulfikri
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3973

Abstract

Self-Harm adalah perilaku melukai diri sendiri yang dilakukan secara sengaja untuk mengatasi perasaan stress, cemas, dan depresi. Fenomena Self-Harm yang didapatkan seperti memukul, mencubit, menarik rambut, mencacimaki diri, membenturkan kepala, menggaruk badan hingga luka, membakar, menghisap tangan hingga memerah, menggigit, dan membiarkan diri kelaparan. Penelitian ini bertujuan mengurangi perilaku Self-Harm murid di MTS Madani melalui konseling individual dengan menggunakan Teknik Mindfulness. Desain penelitian ini adalah Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A, yang terdiri dari pengukuran kondisi awal (baseline A1), pengukuran intervensi berupa Teknik Mindfulness (B), serta pengukuran kembali setelah intervensi (baseline A2) yang melibatkan 2 murid. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan perhitungan mean, persentase, serta analisis visual grafik untuk melihat perubahan kecenderungan arah, stabilitas, dan level data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, kedua subjek berada pada kategori tingkat perilaku Self-Harm yang tinggi. Setelah penerapan Teknik Mindfulness, terjadi penurunan singnifikan pada frekuensi perilaku Self-Harm, ditunjukkan dengan kecenderungan arah data yang menurun dan stabil pada fase baseline A2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Teknik Mindfulness dalam konseling terbukti efektif dalam membantu mengurangi perilaku Self-Harm murid di MTS Madani gowa.
Implementasi E-Modul Karier Berbasis UMKM Lokal Untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa di SMA Nur, Edil Wijaya; Saman, Abdul; Buchori, Sahril
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v1i1.13950

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of local UMKM-based E-Modules to increase high school students' entrepreneurial interest. Using a pretest-posttest one group design, this pre-experimental quantitative research involved 12 students who were randomly selected to take part in career guidance services with information materials from the Local UMKM-Based Career E-Module. Data analysis used descriptive analysis and hypothesis testing relying on the Wilcoxon Signed Rank Test. Results showed a significant increase in students' interest in entrepreneurship after the intervention, with statistical analysis confirming the effectiveness of the E-Module. In conclusion, contextualized education in career guidance, supports wider application to increase entrepreneurial interest among high school students. The main findings are in line with the SCCT theory, which explains that exposure to local MSME actor models can increase students' entrepreneurial interest. Future research suggestions should involve a larger and varied sample from different schools and different locations.
PENGARUH PERSEPSI WARNA TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK Fakhri, Nurfitriany; Agussalim, Amirah Aminanty; Buchori, Sahril; Syaifullah, Fatimah Az-zahrah; Ridduan, Nursyikin Bte; Rahmah, Sitti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28502

Abstract

Memori merupakan fungsi kognisi yang memiliki hubungan erat dengan kesehatan manusia. Penurunan kemampuan mengingat dapat memengaruhi perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh warna terhadap kemampuan memori jangka pendek mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan 16 partisipan dengan kriteria mahasiswa yang tidak mengalami buta warna, baik buta warna parsial maupun total. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen-kuasi dengan dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh persepsi warna terhadap daya ingat memori jangka pendek. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat menjadi dasar dalam melakukan penerapan praktis persepsi warna dalam meningkatkan memori jangka pendek di berbagai aspek layanan kesehatan.
Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan Karier Wirausaha dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Nur, Edil Wijaya; Saman, Abdul; Buchori, Sahril
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v8i1.9855

Abstract

This study aims to identify the needs of high school students for entrepreneurial career guidance to support the implementation of the Merdeka Curriculum. A descriptive quantitative approach with a survey model was employed, involving 30 randomly selected students from a high school in Sidrap Regency. The survey questionnaire was validated by experts and distributed online via Google Forms. The validity and reliability tests indicated that all items in both questionnaires were valid for use. Data analysis utilized the general percentage formula for Respondent Achievement Level (RAL). As shown in Table 1, students indicated a preference for E-Modules (90%), followed by projects or simulations (82%), and social media (70%). According to Table 2, students were interested in content such as success stories of young entrepreneurs (92%), the importance of entrepreneurial spirit (86%), and key entrepreneurial concepts (86%). These findings provide guidance for counseling teachers to develop E-Module products that include young entrepreneur success stories, the importance of entrepreneurship, key entrepreneurial concepts, and utilize social media support as well as project or simulation-based evaluations in entrepreneurial career guidance.
Pengaruh Layanan Informasi Karier Menggunakan Media Portofolio Terhadap Pengambilan Keputusan Studi Lanjut Siswa di SMAN 1 Bantaeng Manippi, Ibnu Hajar; Pandang, Abdullah; Buchori, Sahril
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 7 (2024): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10712526

Abstract

Lack of information about further studies for high school students after graduation is a significant problem in their study selection. This can hinder students' ability to make informed educational choices that align with their interests and goals. The formulation of the problem in this research is whether there is an influence of information services using portfolio media on students' decision making for further studies at SMAN 1 Bantaeng. This research aims to determine the significant influence of career information services using portfolio media on students' further study decisions at SMAN 1 Bantaeng. This research is a quasi-experimental type using pretest-posttest, non-equivalent control group design. Research participants were class XII MIPA 4 students at SMAN 1 Bantaeng. There were 20 participants in this study and were divided into two groups, namely the experimental group (N=10) and the control group (N=10). The measuring instrument used in this research was a questionnaire for selecting students for further studies. The data analysis technique uses independent sample t-test hypothesis testing. The research results show that information services using portfolio media can increase students' further study decision making scores at SMAN 1 Bantaeng. The results of the independent sample t-test are p = 0.000 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted so it can be concluded that there is an influence of career information services using portfolio media on students' further study decisions at SMAN 1 Bantaeng. The implication of this research is that portfolios can be used as a medium to improve high school students' decision making for further studies.
Analisis Kebutuhan Media Bimbingan Karier Kesiapan Kerja Di Era Digital Bagi Siswa SMK Yolanda, Kiky Amelia; Buchori, Sahril; Saman, Abdul
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 21 No 02 (2024): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v21i02.3904

Abstract

Vocational High School (SMK) is a level of education that aims to prepare students to enter the world of work. However, data provided by Central Bureau of Statistics shows that SMK graduates are ranked first in the open unemployment rate in 2021 and 2022. This study aims to determine students’ needs for work readiness career guidance media, especially in the digital area. The research subjects were counseling teacher and grade XI students at SMKN 3 Makassar city. The type of research is the first step of the research and development (R&D) model of Borg and Gall. The research instruments used were interviews and questionnaires. The data analysis techniques used are descriptive data analysis and quantitative data analysis. The results showed that most students will look for work after graduation from SMK but there is no career guidance media about job readiness at school. The media needed is a digital based career guidance media with an attractive design
Peningkatan Kapasitas Guru BK melalui Pelatihan Self Management di Kabupaten Gowa Latif, Suciani; Buchori, Sahril; Umar, Nur Fadhilah; Fitriana, Fitriana; Syahril, M. Fiqri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pelaksanaan kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru BK melalui pelatihan Self Management. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu pelatihan dalam bentuk ceramah, diskusi dan simulasi pelatihan Self Management. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi perubahan Kapasitas pada aspek pemahaman peserta. Dapat diperoleh gambaran bahwa sebelum pelatihan sebanyak 7% (2 orang) yang memiliki pemahaman yang mendalam, sementara setelah kegiatan sebanyak 93% (28 guru) memiliki pemahaman mendalam dalam penggunaan teknik Self Management.Kata kunci: Guru BK, Self Management, Kapasitas
Memahami Diri dalam Mencapai Konsep Diri Positif pada Remaja di Rumah Zakat Sulsel Fakhri, Nurfitriany; Firdaus, Faradillah; Irdianti, Irdianti; Kusuma, Perdana; Buchori, Sahril
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Periode remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan konsep diri, terutama bagi remaja dari keluarga kurang mampu yang menghadapi berbagai faktor risiko psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman diri dan kepercayaan diri remaja binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan melalui Workshop Pengenalan Diri dengan pendekatan experiential learning dan social-emotional learning. Workshop dilaksanakan pada Juli 2025 dan diikuti oleh remaja binaan berusia remaja awal hingga remaja akhir dengan komposisi seimbang antara laki-laki dan perempuan. Kegiatan terdiri dari empat aktivitas inti yang dirancang secara terstruktur: Pemetaan Identitas Diri, Identifikasi Kekuatan Karakter, Refleksi Pencapaian Diri, serta Integrasi dan Rencana Tindak Lanjut. Evaluasi pelaksanaan menggunakan kuesioner menunjukkan hasil sangat positif dengan tingkat kepuasan yang tinggi dari seluruh peserta, melampaui target minimal yang telah ditetapkan. Aspek kualitas materi memperoleh penilaian tertinggi, diikuti oleh aspek manfaat kegiatan, kecukupan sarana prasarana, kemudahan memahami materi, dan pelayanan komunikasi tim. Mayoritas responden memberikan penilaian sangat baik pada seluruh aspek evaluasi. Umpan balik kualitatif mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap kegiatan, permintaan kontinuitas program, saran peningkatan penyampaian materi, dan apresiasi terhadap metode kerja kelompok yang interaktif. Workshop ini berhasil memfasilitasi eksplorasi identitas dan penguatan konsep diri positif pada remaja binaan, dengan rekomendasi untuk pelaksanaan berkelanjutan guna memastikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan psikososial remaja.Kata kunci: konsep diri, remaja, experiential learning, workshop, Rumah Zakat
Disiplin Positif Berbasis Joyful Learning untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis dan Motivasi Siswa pada Guru MGBK SMA Kota Makassar Sinring, Abdullah; Harum, Akhmad; Latif, Suciani; Buchori, Sahril; Amirullah, M.
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProgram pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas 25 guru Bimbingan dan Konseling (BK) anggota MGBK SMA Kota Makassar dalam mengintegrasikan Disiplin Positif berbasis Joyful Learning guna memperkuat kesejahteraan psikologis dan motivasi belajar siswa. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif–kolaboratif melalui workshop interaktif, case discussion, role-play/microteaching, dan umpan balik formatif, disertai pretest–posttest serta observasi unjuk kerja. Hasil menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan dari 80% (pra-tes) menjadi 87% (paska-tes) dan keterampilan dari 75% menjadi 85%. Penerapan komponen Joyful Learning memperoleh skor 90% pada rubrik observasi. Secara kualitatif, guru melaporkan: (1) pergeseran mindset dari kontrol perilaku menuju pengembangan regulasi diri melalui choice language, (2) iklim kelas lebih positif berkat rutinitas menyenangkan (mis. two-stars-and-a-wish, gratitude circle), dan (3) kolaborasi BK–mapel yang kian erat melalui co-planning mingguan. Untuk keberlanjutan, peserta menyusun action plan, peer coaching, serta checklist implementasi dua mingguan. Temuan menegaskan bahwa disiplin positif yang ditopang pengalaman belajar yang menyenangkan berkontribusi pada penguatan hubungan guru–siswa, penurunan stres akademik, dan peningkatan motivasi belajar, serta siap direplikasi di konteks sekolah menengah lainnya.Kata kunci: disiplin positif; joyful learning; kesejahteraan psikologis; motivasi belajar; bimbingan dan konseling
Gambaran Perilaku Fear Of Missing Out (FOMO) Pada Siswa Penggemar K-Pop Di SMKN 7 Makassar Rahmadani, Sri; Buchori, Sahril; Zulfikri, Zulfikri
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3613

Abstract

Fear of Missing Out atau biasa dikenal dengan istilah FOMO adalah perasaan gelisah, cemas, dan takut kehilangan peristiwa tertentu yang ditandai dengan keinginan selalu mengecek media sosialnya. Fear of Missing Out ini merupakan permasalahan yang menyerang mental seorang individu. Kemudian seiring berjalannya waktu, Fear of Missing Out telah berkembang menjadi fenomena yang berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Belakangan ini, fenomena FOMO seringkali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi tren, terutama di kalangan anak muda. Remaja yang seharusnya menghabiskan waktunya untuk banyak mempelajari hal-hal baru, mencoba hal-hal baru, meningkatkan potensi diri, dan melakukan hal-hal lain yang akan membantu mereka mencapai impian masa depannya, namun sekarang lebih mementingkan hiburan semata-mata, seperti menonton drama Korea tanpa batas waktu, membeli album yang mahal dan tidak memiliki investasi, serta keborosan lain yang biasanya dilakukan oleh penggemar K-Pop yang tidak dapat mengontrol diri dan berdampak negatif. Di SMKN 7 Makassar, ditemukan siswa yang mengalami FOMO pada K-Pop dengan tingkat yang tinggi yaitu siswa yang berinisial NNA dan NU, dari siswa tersebut ditemukan bahwasanya bentuk perilaku yang dilakukan yaitu menghabiskan waktu 6-7 jam/hari hanya untuk mencari tahu kabar idolanya. Dan juga perilaku cyberbulying yang dilakukan oleh siswa di media sosial yaitu weverse. Selain itu, siswa juga mengalami kesedihan yang berlebihan yang menyangkut idolanya karena timbulnya pikiran yang berlebihan dan perasaan cemas saat idolnay dirundung di media sosial. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh [1], yang menyatakan bahwa penggemar K-Pop menjadi sulit menyeimbangkan kehidupan di dunia nyata dengan kegiatan pada dunia K-Pop. Hal ini dapat berdampak pada aktivitas akademik, pekerjaan, dan sosial para penggemar K-Pop. FOMO menjadi sebuah masalah sosial karena dianggap dapat merugikan seseorang, sejalan dengan penelitian [2] yang meneliti mengenai dampak FOMO pada individu yaitu salah satunya selalu ingin terhubung dengan media sosial, sehingga mereka menghabiskan banyak waktu di media sosial hanya untuk mengetahui aktivitas orang lain, seolah-olah mereka harus tahu semua hal yang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga berlaku pada penggemar idol grup K-Pop yang takut kehilangan informasi tentang apa yang dilakukan oleh idolanya. Media sosial banyak digunakan pada kalangan penggemar idol K-Pop untuk dijadikan tempat berkomunikasi dengan satu sama lain penggemar K-Pop dan dengan selebriti idolanya [3]