Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Aceh Anthropological Journal

Analisis Penyebab Tingginya Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Aceh Utara Sukmawati, Cut; Murniati, Murniati; Yunanda, Rizki; Sakdiah, Sakdiah; Safrina, Safrina
Aceh Anthropological Journal Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v7i2.11597

Abstract

The issue of drug abuse and illicit trafficking is increasing every year. North Aceh District of Aceh Province is one of the districts with a high number of drug abuse cases, as in 2018 there were 124 cases of drug abuse and in 2019 there were 96 cases. This article describes the reality of the causes of high drug abuse cases in North Aceh District. The study was conducted in North Aceh District, Aceh, Indonesia, using qualitative methods in the research process. Observation, interviews and document utilization were used to collect data on the causes of high drug abuse in North Aceh district. The data collected was then classified, arranged in patterns, organized, interpreted, given meaning and concluded. This study found that there are different views, from the North Aceh local government, which is still not fully committed to the implementation of P4GN facilitation so that there is still high drug abuse, from the BNNK and North Aceh Police. The causes of the high number of cases of drug abuse and illicit trafficking in North Aceh Regency are lack of public awareness, non-existent rehabilitation facilities, the number of drug entry points into North Aceh, the existence of individual factors that cannot say NO to drugs. The influence of environmental factors (family, school and socialization), and the absence of local regulations and P4GN Action Plans.Abstrak: Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika setiap tahunnya semakin mengalami peningkatan. Kabupaten Aceh Utara  Provinsi Aceh merupakan salah satu Kabupaten dengan tingginya jumlah kasus penyalahgunaan narkotika, seperti halnya tahun 2018 ada 124 kasus penyalahgunaan narkoba dan pada tahun 2019 ada 96 kasus. Artikel ini mendeskripsikan realitas penyebab tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Aceh Utara. Studi yang dilakukan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Indonesia ini menggunakan metode kualitatif dalam proses penelitiannya. Observasi, wawancara (interview) dan pemanfaatan dokumen digunakan untuk mengumpulkan  data  tentang penyebab masih tingginya penyalahgunaan narkotika di kabupaten Aceh Utara. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diklasifikasikan, disusun dalam pola-pola, diorganisasikan, ditafsirkan, diberi makna dan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan pandangan, dari Pemda Aceh Utara masih belum berkomitmen penuh untuk implementasi Fasilitasi P4GN sehingga masih tingginya penyalahgunaan narkoba, dari pihak BNNK dan Polres Aceh Utara. Penyebab masih tingginya kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Aceh Utara yaitu kurangnya kesadaran masyarakat, fasilitasi rehabilitasi yang belum ada, banyaknya jalur masuk narkoba ke Aceh Utara, Adanya faktor individu yang tidak bisa berkata TIDAK pada narkoba. Adanya pengaruh faktor lingkungan (keluarga, sekolah dan pergaulan), dan belum adanya Peraturan daerah dan Rencana Aksi P4GN.
Co-Authors Abidin, Abd Muhyi Adha, Satirah Ali, Saif Amil, Amil Aris Munandar Arvenita, Adella Yulinda asrizal, cynthia wahyu Aulia Sudrajat, Adisti Ayuni, Intan Nabilla Azra, Salsabila Safa BUANA, ANDIKA CITRA Cahyani, Via Pramudya Cut Meurah Yeni Dendi, Dwi Eka Srimulyani fatimah Fatimah Fithriani Gade Fitri, Rahma Furqan Furqan, Furqan Habibi, Tri Dwi Halimatussaddiyah, Halimatussaddiyah Hasan Sazali Helminsyah Helminsyah Herlina Dimiati, Herlina Hully, Hully Husnah Husnah Lamkaruna Harmanda, Yoga M Husein, Mustabsyirah Maisarah, Siti Marya Ulfa Meri Andani, Meri Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Muhammad Murniati . Musdiani Musdiani Ningsih, Dian Sista Novita, Pinkan Dwi Nuraisyah, Julia Nurul Iman, Nurul Prasetyo, diky Purwaningtyas, Franindya Raihan Raihan, Raihan Ramadan, Siti Ramadhan, Muhammad Haris Ramli, Isni Radifa Rasyidah Rasyidah Redha Anshari, Muhammad Ridhwan Ridhwan, Ridhwan Ridwan, Putri Amalia Rina Setyaningsih, Rina Ristianti, Rima Rizki Yunanda Rizkitullah, Harir Sabirin Sabirin, Sabirin Safrina Safrina, Safrina Saiful Akmal Salmiyah, Salmiyah Sandrinabila, Mutiara Saputra, Dimas Yudi Sari, Dwi Kumala Sari, Maya Macia Selvi Marcellia Siregar, Rama Nida St Halimang Subhi Subhi Sukmawati, Cut Sulaimasyah, Sulaimasyah Summiyani, Summiyani Syabuddin Gade Syabuddin, Syabuddin Syadza, Sausan Syahputra, Muhammad Wanda Trifana, Novania Tristia Rinanda VANIA, FEBY Wardani, Miki Wiranda, Ulzi Echa Yaqutunnafis, Lale Yati, Abizal Muhammad Yuliana Yuliana YUNIRA, VONNA Zulfadli Zulfadli Zulyadi, Teuku Zulyadi