Claim Missing Document
Check
Articles

Serat Kasar Kulit Buah dan Kapuk Randu (Ceiba pentandra Gaertn) Dari Malang dan Pasuruan: Crude Fiber of fruit peel and Kapok (Ceiba pentandra Gaertn) from Malang and Pasuruan Anggraeni, Agintha Silvya; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v6i2.17452

Abstract

In kapok, especially in fruit organs, there are kapok fibers which have cellulose content of about 65-67% in it, and lignin which reaches 14-58%. The high potential of fiber in kapok fruit can be used as raw material for sugar hydrolysate products. Crude fiber consists of cellulose, hemicellulose and lignin. This study aims to determine the difference in crude fiber content of kapok fruit (Ceiba pentandra Gaertn) from Malang and Pasuruan. This study uses a quantitative descriptive method with the design of the analysis of the difference between the two population means. Consists of two samples of kapok fiber peel, the first from Malang (A) with 9 replications and the second from Pasuruan (B) with 9 replications. Fiber analysis using the modified Wendee method. Data analysis is used, namely t-test. In sample A the average crude fiber contained minerals is 61.1%, while in sample B the average is 63.9%. Based on the analysis and t test, the two samples were not significantly different as shown at P> 0.05. Keyword : Crude fiber, Ceiba pentandra Gaertn, proximate analysis, Wendee method.   ABSTRAK Pada kapuk, khususnya pada organ buah terdapat serat kapuk yang memiliki kandungan selulosa sekitar 65-67 % didalamnya, serta lignin yang mencapai 14-58%. Potensi serat pada buah kapuk yang tinggi dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku produk hidrolisat gula. Serat kasar terdiri  dari  selulosa, hemiselulosa dan lignin. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan serat kasar buah kapuk randu (Ceiba pentandra Gaertn) dari Malang dan Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan analisis perbedaan dua rerata dua populasi. Terdiri dari dua sampel kulit buah serat kaspuk, yang pertama dari Malang (A) dengan 9 kali ulangan dan yang kedua dari Pasuruan (B) dengan 9 kali ulangan. Analisis serat menggunakan metode modifikasi Wendee. Analisis data yaitu digunakan yaitu Uji-t. Pada sampel A rata-rata serat kasar yang terkandung mineral yaitu 61,1%, sedangkan pada sampel B rata-rata 63,9%. Berdasarkan analisis dan uji t, dua sampel tidak berbeda nyata ditunjukan pada P>0,05. Kata kunci : Serat kasar, Ceiba pentandra Gaertn, analisis proksimat, metode Wendee.
Analisis Kandungan Selulosa Tumbuhan Kiambang (Salvinia Molesta) dengan Metode Wendee-Chesson-Datta: Analysis of Cellulose Content of Kiambang Plants (Salvinia molesta) Using the Wendee-Chesson-Datta Method Muzayyanah, Nana; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v7i1.18815

Abstract

The Salvinia molesta plant is classified as a nuisance and is found in waters. In a good-quality environment, the growth of Salvinia molesta can increase rapidly. Their growth causes light to be unable to enter the waters, and the ecosystem is disrupted until it does not work. The constituent elements of the Salvinia molesta body are cellulose in the cell walls and can be used as animal feed, fuel and alternative energy sources. The utility of Salvinia molesta can reduce the population density, so that disturbances in the aquatic ecosystem can also be reduced. The study aims to quantitatively analyze cellulose in floating and sinking leaves following the Wendee and Cheson-Datta methods. The stages carried out are extracting fiber and determining the cellulose fraction. The results of the analysis of cellulose in sinking and floating leaves have average values ​​of 25.5 ± 2.41% and 18.2 ± 5.85%, respectively. Based on the independent t-test, the average percentage of cellulose did not have a significant difference or was not statistically significant because it had a p-value of 0.084 (p>0.05). Keywords: Kiambang, Salvinia molesta, Cellulose, Wendee-Chesson-Datta Abstrak Tumbuhan kiambang (Salvinia molesta) digolongkan sebagai jenis pengganggu dan berada diperaian. Pada lingkungan dengan kualitas baik, pertumbuhan kiambang dapat mengalami peningkatan pesat. Pertumbuhan mereka menyebabkan cahaya tidak dapat masuk ke perairan dan ekosistem terganggu hingga tidak bekerja Unsur penyusun tubuh kiambang adalah selulosa berada dalam dinding sel dan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan bakar dan sumber energi alternatif. Pemanfaatan kiambang dapat mengurangi kepadatan populasinya, sehingga gangguan pada ekosistem perairan juga dapat dikurangi. Penelitian mempunyai tujuan analisis kuantitatif selulosa pada daun mengapung dan tenggelam mengikuti metode Wendee dan chesson- datta. Tahap yang dilaksanakan adalah mengekstrak serat dan penentuan fraksi selulosa. Hasil analisis selulosa pada daun tenggelam dan mengapung memiliki nilai rata-rata masing-masing sebesar 25.5 ± 2,41 % dan 18.2 ± 5,85 %. Berdasarkan uji independent t-test, rerata persen selulosa tidak terdapat perbedaan bermakna atau tidak signifikan secara statistik karena memiliki p-value 0,084 (p>0,05). Kata kunci: Kiambang, Salvinia molesta, Selulosa, Wendee-Chesson-Datta
Kandungan Serat Limbah Tanaman di Kebun Raya Purwodadi Menurut Metode Analisis Van Soest: Fiber Content of Plant Waste in Purwodadi Botanical Garden according to Van Soest Analysis Method Wahyuni, Sri; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v7i1.18816

Abstract

Puwodadi Botanical Garden, East Java, has a collection of plants, and their survival produces plant waste from leaves, twigs, stems and roots. If not done, specific processing into one of the organic wastes with lignocellulose fraction content can be utilized, such as crude fibre containing cellulose. The study aims to determine the fibre components contained in plant waste in Purwodadi Botanical Garden. The study used a quantitative descriptive method and consisting three samples taken three times each day. Chemical analysis used the Van Soest method: Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), Cellulose and Lignin. The results of the NDF analysis, namely fibre in waste, have an average value of (43.5 + 2.58) %. The ADF content has an average (37.1 + 2.80) % value. While the cellulose content has an average value of (21.6 + 1.36) %, and lignin has an average value of (15.6 + 3.89) %. Keywords: fiber, plant waste, Van Soest analysis ABSTRAK Kebun Raya Puwodadi memiliki koleksi tumbuhan dan kelangsungan hidup mereka menghasilkan limbah tanaman dari daun yang berguguran, ranting, batang dan akar. Jika tidak dilakukan, pengolahan tertentu menjadi salah satu sampah organik dengan kandungan fraksi lignoselulosa dapat dimanfaatkan, seperti serat kasar yang mengandung selulosa. Penelitian bertujuan menentukan komponen seratnya yang terdapat pada limbah serasah tanaman Kebun Raya Purwodadi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan sampel triplo yang diambil tiga kali tiap hari. Analisis kimia sampel dengan metode Van Soest yaitu Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), Selulosa dan Lignin. Hasil analisis NDF yaitu serat pada limbah memiliki nilai rata-rata sebesar (43, 5 + 2,58)%. Kandungan ADF memiliki nilai rata-rata sebesar (37,1 + 2,80)%. Sedangkan kandungan selulosa memiliki nilai rata-rata (21,6 + 1,36)% dan lignin memiliki nilai rata-rata sebesar (15,6 + 3,89)%. Kata kunci: analisis Van Soest, limbah lanaman, serat
Pemanfaatan Limbah-Padat Makanan pada Komponen Serat untuk Bahan Baku Tepung Delignifikasi dengan Perlakuan Hidrogen Peroksida : Utilization of Solid Food Waste in Fiber Components for Delignified Flour Raw Materials with Hydrogen Peroxide Treatment Aziz, Achmad Qomarul; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v7i1.18817

Abstract

Waste is currently an environmental problem, and there is a high volume of organic waste, primarily from household and restaurant food waste. Delignification is a process of destroying lignin molecules from the lignocellulose structure with the use of an agent. This study aimed to determine the effect of Hydrogen peroxide ((H2O2) on the water content of delignified flour raw materials and to determine the difference in water content values ​​between the control and treatment of solid food waste fibres. This study used a completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor is the concentration level of H2O2 solution with 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75%, and 1%; the second factor is the soaking time with 0, 2, 4, and 6 hours of soaking. Data analysis used Two-way ANOVA without replication and the Duncan Multiple Range Test (DMRT). The highest average water content was found at a soaking time of six hours, which was 39.29 g, while the highest average water content was at a concentration factor of 0.25%, 22.8625 g. The Soaking time factor (P=3.54x10-2) and concentration (P=0.131). Based on the analysis, the concentration of H2O2 did not affect the water content of the raw material of flour from the delignification of solid food waste fibre, and the soaking time at the level of six hours of soaking, there was a significant difference (P<0.05) in soaking time according to the Duncan test. Keywords: Delignification, Hydrogen Peroxide (H2O2), Food Solid Waste ABSTRAK Sampah saat ini menjadi permasalahan lingkungan dan tingginya volume sampah organik, terlebih dari sisa makanan rumah tangga dan restoran. Delignifikasi merupakan suatu proses perusakan molekul lignin dari struktur lignoselulosa dengan penggunaan suatu agen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Hidrogen peroksida (H2O2) terhadap kadar air bahan baku tepung delignifikasi dan mengetahui perbedaan nilai kadar air antara kontrol dan perlakuan pada serat limbah padat makanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah level konsentrasi larutan H2O2 dengan 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%,  faktor kedua adalah lama perendaman dengan 0, 2, 4, dan 6 jam perendaman. Analisis data menggunakan Two-way ANOVA without replication dan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Rata-rata kadar air tertinggi terdapat pada lama perendaman enam jam yaitu 39,29 g, sedangkan rata-rata kadar air tertingi pada faktor konsentrasi 0,25% yaitu 22,8625 g. Faktor lama perendaman (P=3,54x10-2) dan konsentrasi (P=0,131). Berdasarkan analisis konsentrasi H2O2 tidak berpengaruh terhadap kadar air bahan baku tepung dari delignifikasi serat limbah padat makanan, dan lama perendaman pada tingkat enam jam perendaman terdapat perbedaan nyata (P<0,05) waktu perendaman menurut uji Duncan. Kata kunci: Delignifikasi, Hidrogen Peroxide (H2O2), Limbah Padat Makanan.
Pengaruh Cashback, Flash Sale, Tagline “Gratis Ongkir” Terhadap Impulse Buying Konsumen Generasi Z Pada Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) Syauqi, Ahmad; Lubis, Fauzi Arif; Atika, Atika
Jurnal Manajemen Akuntansi (JUMSI) Vol 2, No 2: 2022
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jumsi.v2i2.3122

Abstract

This study aims to determine the effect of Cashback, Flash Sale, and “Gratis ongkir” Tagline on Impulse Buying Generation Z at Shopee. This type of research uses a quantitative approach. This study uses three independent variables, namely Cashback, Flash Sale, and Tagline “Gratis ongkir” with one dependent variable, namely Impulse Buying Generation Z at Shopee. After being carried out in the library and in the field, and the preparation of hypotheses, the data in this study were collected through the distribution of questionnaires as research samples with a sampling technique using a Likert scale. Process the data through the SPSS 23.0 program with multiple linear regression analysis techniques. The results of this study can be said that 1) Cashback has a significant effect on Impulse Buying Generation Z at Shopee. With the t count value of the Cashback variable, 4.515 > 1.985 and a significance of 0000 > 0.05. 2) Flash Sale has a significant influence on Generation Z Impulse Buying at Shopee. With the t count value of the Flash Sale variable, namely 2.477 > 1.985 and a significance of 0.015 > 0.05. 3) Free Shipping Tagline has no effect on Impulse Buying Generation Z on Shopee. Because the t count value of the Free Shipping Tagline variable is 1.292 < 1.985 with a significance value of 0.199 > 0.05. 4) Simultaneously variable Cashback, Flash Sale, and Tagline Free Shipping for Impulse Buying Generation Z at Shopee. With a value of Fcount > Ftable 85.669 > 2.71 and a significance of 0.000 < 0.05. This means that there is a significant effect of variables X1, X2, X3 and Y variables together.
EVALUASI KINERJA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK MENGIDENTIFIKASI MEKANIK TERBAIK Muryanah, Siti; Syauqi, Ahmad
Jurnal Informatika Vol 8, No 3 (2024): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jika.v8i3.11077

Abstract

Evaluasi kinerja adalah penilaian kinerja baik secara kualitas atau kuantitas sesuai jobdesk yang dimiliki oleh karyawan. Pentingnya evaluasi kinerja dalam suatu perusahaan adalah menilai produktifitas atau hasil kinerja karyawan serta bagaimana karyawan ikut berkontribusi dalam mengembangkan dan mensukseskan perusahaan di masa depan. Galuh Motor Group adalah perusahaan yang terus mengembangkan potensi, kemampuan, keahlian dan kesejahteraan mekaniknya melalui evaluasi kinerja sehingga diperoleh mekanik yang terbaik. Namun dalam prosesnya, masih terdapat kecenderungan penilaian secara subjektif dari atasan. Beberapa kriteria yang digunakan antara lain absensi, penjualan sparepart, penjualan nilai jasa, jumlah unit motor yang dikerjakan. Kriteria untuk pemilihan mekanik terbaik dapat ditentukan secara otomatis dengan sistem pendukung keputusan. Sistem ini mengunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) yang dapat merekomendasikan mekanik yang terbaik. Hasilnya, seluruh mekanik dilakukan perangkingan sesuai dengan nilai penjumlahan dari perkalian matriks normalisasi dengan vector bobot kriteria, dimana sebelummya masing-masing kriteria diberikan bobot kepentingan dan normalisasi matriks dari masing-masing alternatif. Dalam simulasi ini sistem dapat mengidentifikasikan mekanik terbaik dengan nilai preferensi paling tinggi yaitu 0,9701 oleh A1. Dengan adanya sistem evaluasi kinerja mekanik, diharapkan mampu memberikan rekomendasi bagi perusahaan dalam menentukan mekanik terbaik sesuai hasil kinerjanya secara objektif.
Ratio Decidendi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2290K/PDT/2012 Tentang Pinjam Meminjam Uang Dengan Surat Pengakuan Utang dan Kuasa Menjual Syauqi, Ahmad; Bakri, Muhammad; Permadi, Iwan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.214 KB) | DOI: 10.17977/um019v5i2p348-359

Abstract

Tthis study aimed to analyze the validity of debt recognition letters and selling authorities (evidence P-2 and evidence P-3), the basis for judges’ considerations, and the legal consequences of the Supreme Court Decision Number 2290 K/Pdt/ 2012 for debtors and creditors. The method used in this study was normative juridical research with a statutory approach and a case approach. The results of the systematic interpretive analysis showed that the debt recognition letter (evidence P-2) and selling authorities (evidence P-3) in the Supreme Court Decision Number 2290 K/Pdt/ 2012 could be declared invalid. Juridically, the judges’ considerations were considered insufficient in examining the truth of the events in the Supreme Court Decision Number 2290 K/Pdt/2012. The legal consequences that occurred after the verdict, the creditor could have collateral for the land-based on an invalid debt acknowledgment but legalized by the panel of judges in the decision. The legal consequence for the debtor, the legal action to defend the land that was carried out by him was considered an act against the law
JALAN PANJANG COVID19: article Syauqi, Ahmad
Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jkubs.v1i1.115

Abstract

Banyak sudah yang menjadi korban Covid-19 di dunia termasuk Indonesia. Wabah Covid-19 tidak hanya merupakan masalah nasional dalam suatu Negara, tapi sudah merupakan masalah global. Covid-19 berawal muncul dari daerah Wuhan Cina. Penyebaran Covid -19 yang begitu cepat dan mematikan. Covid-19 berdampak kepada kehidupan sosial dan melemahnya ekonomi masyarakat. Permasalahan bagaimana dampak wabah Covid-19 terhadap sektor ekonomi dan upaya penanggulangan wabah Covid-19 serta bagaimana kita sebagai seorang muslim mensikapi wabah covid19 secara benar. Metode penelitian bersifat yuridis normatif yang didukung penelitian empiris menggunakan data sekunder berupa buku-buku, peraturan perundangan-undangan dan internet. Jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk mencegah penyebaran wabah Covid- 19 diperlukan kerja sama pemerintah, masyarakat, tokoh agama untuk saling bantu membatu, bahu membahu dan mengingatkan satu sama lain dan bersama-sama melawan Covid-19, dan dalam kondisi seperti ini kita sebagai muslim tetap menyakini ada hikmah dibalik ini semua setelah melakukan segala usaha dan upaya untuk mendapatkan yang terbaik bagi kebutuhan fisik dan non fisik antara materi dan immateri kita hanya bisa berikhtiar dan bertawakal kepada sang Kholik.
ISOLATION PROCESS OF ACID-PRODUCING BACTERIA WITH MODIFIED MEDIA TO OBTAIN ACETOBACTER ACETI IN CASSAVA (MANIHOT UTILISSIMA) FERMENTATION Zaki, Siti Muzakiyah; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpen.v6i2.3664

Abstract

Cassava (Manihot utilissima) is a type of high-carbohydrate plant that grows a lot in Indonesia. One of the most common and simple cassava processing is made into tape. One of the microorganisms in yeast is the genus Saccharomyces. Some species of this genus are considered very important in food production materials. One example is Saccharomyces cerevisiae, which is used in winemaking, bread, and beer. This study aims to: study the cassava fermentation process to obtain alcohol compounds as decomposition materials for acid-forming bacteria, knowing the characteristics of acid-forming bacteria in cassava tape fermentation, and getting isolates of Acetobacter aceti bacteria producing acetic acid in the cassava tape fermentation process. This research uses a qualitative descriptive method, with macroscopic, microscopic observations and gram painting on isolates of acid-forming bacteria that have been selected and successfully isolated from cassava fermentation. The results obtained by the colonies showed clear zones and did not show clear zones. Colonies that show clear zones are colonies that produce acid and react with carbonate ions; in the gram test obtained, a genus of bacteria obtained based on the results of isolation on cassava tape, namely some belonging to the genus Acetobacter with gram-negative (colored red) and some genus Lactobacillus with gram-positive (colored purple). The presence of a sour taste on the tape is caused by acid-forming bacteria after the presence of alcohol by the purples Saccharomyces cerevisiae.
Perbandingan Pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dengan Kandungan Hidrogen Peroksida Dalam Substrat Berbasis Gula Serat Diperkaya Sari Stroberi: Comparison of Saccharomyces cerevisiae Growth with Hydrogen Peroxide Content in Strawberry Juice Enriched Fiber Sugar Based Substrate Tresna, Adira Tatus; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v7i2.18814

Abstract

The growth of Saccharomyces cerevisiae involves several factors that affect the survival and reproduction of the microorganism, one of which is the carbon substrate that is key to its growth. Fibre sugar-based substrates are glucose-containing materials with residual peroxide. They are often used as a source of nutrients in various biotechnological processes, particularly in bioenergy production, and can be used to support the growth of Saccharomyces cerevisiae. Strawberries (Fragaria sp.) are red due to their rich anthocyanin colour pigment, high in antioxidants and vitamin C. Antioxidants are considered very effective in reducing the action of oxidizers such as hydrogen peroxide (H2O2). This study aims to determine the effect of strawberry juice concentration on the growth of Saccharomyces cerevisiae with peroxide content in the medium. The research method used the randomized block design method, with variations in the concentration of strawberry juice 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%, with 7x replicates for 7 days within a period of every 24 hours. The results showed that the content of strawberry juice is needed to increase growth. The 10% concentration had the same growth increase as the 0% extract concentration, but the number of cells was lower at 10,719,205 compared to 21,108,805. There is an effect of strawberry juice antioxidant substances on the growth of Saccharomyces cerevisiae fungal cells at a peroxide concentration of 1000 ppm in the medium.  Keywords: Saccharomyces cerevisiae, Hydrogen peroxide, strawberry, turbidimeter Pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae melibatkan beberapa faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan reproduksi mikroorganisme tersebut, salah satunya yaitu substrat karbon yang menjadi kunci untuk pertumbuhannya. Substrat berbasis gula serat adalah bahan yang mengandung glukosa dengan residu peroksida dan sering kali digunakan sebagai sumber nutrisi dalam berbagai proses bioteknologi, khususnya dalam produksi bioenergi. Substrat berbasis gula serat dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae. Buah Stroberi (Fragaria sp.) yang berwarna merah disebabkan kaya akan pigmen warna antosianin, tinggi antioksidan, dan vitamin C. Antioksidan dianggap sangat efektif menurunkan kerja oksidator seperti hidrogen peroksida (H2O2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kosentrasi sari stroberi terhadap pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dengan kandungan peroksida dalam medium. Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok, dengan variasi konsentrasi sari stroberi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%, dengan 7x ulangan selama 7 hari dalam kurun waktu tiap 24 jam. Hasil penelitian didapatkan kandungan sari stroberi dibutuhkan untuk memperoleh peningkatan pertumbuhan. Konsentrasi 10% terjadi peningkatan pertumbuhan yang sama seperti konsentrasi ekstrak 0%, tetapi jumlah sel lebih rendah yaitu 10.719.205 dibanding 21.108.805. Adanya pengaruh zat antioksidan sari stroberi terhadap pertumbuhan sel jamur Saccharomyces cerevisiae pada konsentrasi peroksida 1000 ppm dalam medium.    Kata kunci: Saccharomyces cerevisiae, Hidrogen peroksida, stroberi, turbidimeter
Co-Authors Abdul Khalik Agustin, Sekar Sari Aisyah Wardani, Aisyah Ali Djamhuri Allinha Yusfin Innaya Amaliyah, Viki Andaru Dahesihdewi Andrianto, Fathinah Ulfah Anggraeni, Agintha Silvya Anshori, Syaiful Apriliani, Susi Arhabi, Abuddafi Arifin Fauzi Lubis Armaidi Darmawan Atika Atika Awan, Edi Aziz, Achmad Qomarul Baskara, Vanza Aulia Belqis, Farah Nabila Choiroh, Durrotul Darizal, Adjeng Amelia Lucky Delfira, Annisa Erny Kusdiyah Fairuz Quzwain Faisal Fatmawati Fatmawati Fuadi, Muhammad Chaniful Fuadi, Mukhlisul Guntur Trimulyono Hamdy, M. Kholis hani septiana, hani Haq, Fafa Maulal Hari Santosa, Hari Hari Santoso Hartanti Sandi Wijayanti Hasan Zayadi Hasmita, Debby Hidayati, Arini Hotimah, Sitti Norul Iskandar Yusuf Istiqfaroh, Laila Iwan Permadi Juliyanti, Afifah Koto, Rinta Febrina Kusmawati, Eka Kusumawardhany, Intan Ratna Lailah, Rukhil Lathifah, Iffah Maghfirah, Inayatul MAHALINA, WEDA Majida Ramadhan Maulidiyah, Ni'matul Melinda, Fatihatul Mubarok, Imam Anas Mufidah, Ana Liatul MUHAMMAD BAKRI MUKAMTO MUKAMTO, MUKAMTO Muryanah, Siti Muzayyanah, Nana Ningrum, Mei Ninda Nisa, Siti Rofiatun Nur Fazat Arinal Haq, Nur Fazat Arinal NUR KHOLIFAH Nurdin, Immega Adelia Nurmala, Aulia Putri Pakiding, Mainar Daud Puspithasari, Agustina Dwi Rachmawati, Rachmawati Suprayoto Ramadhan, Majida Ranitadewi, Ika Nindyas Ratna Djuniwati Lisminingsih Refiandinova, Fatur Rini Oktari Batubara Riyadi, Tomi Rodiyanto Rohimah, Ririn Alfiatu Rohmatillahil Jamilah, Favi Rustandi, Helmi Saada, Iqlimatus Saifudin Asrori Saimul Laili Samsirun Halim Setyawan, Febrianto Sholehuddin, Mohammad Siti Fatimah Siti Fatonah Sonny, Sonny Sotianingsih, Sotianingsih Sri Wahyuni Suhartini, Venita Sukiran, Nufan Muwafiq Syifa, Carla Amadea Tintrim Rahayu, Tintrim Tresna, Adira Tatus Trisna, Adira Tatus Ulfa, Syazwani Umaroh, Sofiyatul Umma, Firda Firdausi Utami, Ade Ratna Varadibbah, Hasina Wahyu Indah Dewi Aurora Wakik, Wakik Widodo, Laurentius Urip Wijaya, Kusuma Lestari Wulandari, Rossa Martha Yuana, Hera Zaki, Siti Muzakiyah Zuliyana, Devy Zulkarnain, Rahmat