Claim Missing Document
Check
Articles

UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP LARVA UDANG Artemia salina Leach DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) Jazilah, Nur; Fasya, Ahmad Ghanaim; Ningsih, Rachmawati; Abtokhi, Ahmad
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.637 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i1.2909

Abstract

Daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) adalah bagian dari tanaman obat potensial yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit termasuk sebagai obat antikanker. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Mengetahui tingkat toksisitas masing-masing ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dalam tiap pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol terhadap tingkat mortalitas larva udang Artemia salina Leach. (2) Mengetahui golongan senyawa yang terdapat dalam ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dengan toksisitas yang terbaik.Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi sampel dengan pelarut n-heksana yang dilanjutkan dengan pelarut etil asetat dan etanol. Ekstrak pekat yang diperoleh digunakan untuk uji toksisitas terhadap larva udang BSLT dan uji fitokimia dengan reagen. Data kematian Artemia salina dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50.Hasil dari penelitian menunjukkan pada masing-masing ekstrak daun binahong (Anredera cordifiola (Ten) Steenis) memiliki tingkat toksisitas terhadap larva udang Artemia salina Leach, ditunjukkan dengan nilai LC50 1000 ppm. Tingkat toksisitas ekstrak etanol, ekstrak etil asetat dan ekstrak n-heksana yaitu dengan nilai LC50 sebesar 7,35702 ppm, 106,992 ppm dan 175,800 ppm. Pada ekstrak etanol dilakukan uji fitokimia denga reagen yaitu adanya golongan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid/steroid dan saponin. Golongan senyawa-senyawa tersebut yang menunjukkan adanya potensi bioaktivitas terhadap larva udang Artemia salina Leach. 
Identifikasi Senyawa Flavonoid dan Efek Terapi Ekstrak Etanol 70 % Umbi Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Aktifitas SOD (Superoksida dismutase) Jantung Tikus yang Diinduksi Aloksan Andrieyani, Andrieyani; Hanapi, Ahmad; Fasya, Ahmad Ghanaim; Hasanah, Hafidatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.4, No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.773 KB) | DOI: 10.18860/al.v4i1.3146

Abstract

The  aims  of  this  research was to identify the flavonoid content in binahong tuber and determine the effect of 70 % ethanol extract of binahong tuber on blood glucose level and SOD activity in rats (Rattus norvegicus) induced alloxan. The extract was maceration and then used to test the classes of its compound content using phytochemical test, the flavonoid compound contained in the extract was separated by analytic thin layer chromatography (TLC) and antidiabetic effect against rats induced alloxan with dose of alloxan was 32 mg / 200 g BW. The results showed that the 70 % ethanol extract of binahong tuber contains flavonoids, alkaloids, tannins, saponins and terpenoids. Butanol: acetic acid: water (4: 1: 5) was the best eluent for separation of flavonoid compound in extract and binahong tuber extracts treatment with variation of extract dose, 25, 60 and 75 mg/kg BW, reduced the blood glucose levels and increased the SOD (Superoxide dismutase) activity of rat, that are 5,511 ; 5,217 and 4,942 u/mL respectively. Keywords: alloxan, antidiabetic, flavonoids, binahong tubers, SOD
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL MIKROALGA Chlorella sp. HASIL KULTIVASI DALAM MEDIUM EKSTRAK TAUGE (MET) PADA TIAP FASE PERTUMBUHAN Fasya, Ahmad Ghanaim; Khamidah, Umi; Amaliyah, Suci; B., Siti Khairul; Romaidi, Romaidi
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.2, No.3
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.89 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2889

Abstract

Chlorella sp. merupakan salah satu jenis mikroalga Chlorophyta yang mengandung berbagai senyawa penting yang seperti flavonoid, tanin, senyawa fenolik, terpenoid, klorofil dan karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak mikroalga Chlorella sp. hasil ekstraksi dengan pelarut metanol pada tiap fase pertumbuhan serta untuk mengetahui kandungan golongan senyawa aktif dalam ekstrak mikroalga Chlorella sp. Chlorella sp. dikultivasi dalam Medium Ekstrak Tauge (MET) 4 %. Pemanenan Chlorella sp. dilakukan pada fase ½ eksponensial, fase ¾ eksponensial, fase awal stasioner, fase stasioner, dan fase akhir stasioner. Ekstraksi mikroalga Chlorella sp. dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol dari masing-masing fase diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Identifikasi golongan senyawa aktif dilakukan dengan menggunakan uji reagen secara kualitatif yang meliputi alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Chlorella sp. yang memiliki aktivitas antibakteri tertinggi adalah pada fase stasioner dengan zona hambat sebesar 9,9 mm terhadap bakteri E. coli dan 12,0 mm terhadap bakteri S. aureus. Hasil identifikasi golongan senyawa aktif menunjukkan bahwa ekstrak metanol Chlorella sp. mengandung golongan senyawa steroid dan tanin.
PENENTUAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN FENOLIK TOTAL EKSTRAK KASAR TERIPANG PASIR (Holothuriascabra) DARI PANTAI KENJERAN SURABAYA Wafa, Juliyantoro Ali; Adi, Tri Kustono; Hanapi, Ahmad; Fasya, Ahmad Ghanaim
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.468 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.2901

Abstract

Kapasitas antioksidan dan fenolik total ekstrak teripang pasir (Holothuriascabra) dari Pantai Kenjeran, Surabaya telah dianalisis. Ekstrak kasar diperoleh dengan maserasi-partisi menggunakan metanol dan n-heksana. Penentuan kapasitas antioksidan dari kedua ekstrak kasar metanol dan n-heksana dilakukan menggunakan uji DPPH, sedangkan fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteau. Uji reagen dan Kromatografi Lapisan Tipis (KLT) juga dilakukan untuk identifikasi awal dan pemisahan senyawa yang tidak diketahui dari ekstrak keduanya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan n-heksana memiliki kapasitas antioksidan 78,92% dan 94,82%. Fenolik total ekstrak metanol dan n-heksan yang diperoleh sebesar 69,09 mg EAG/g sampel dan 58.01 mg EAG/g sampel. Identifikasi awal dari ekstrak kasar menunjukkan adanya senyawa triterpenoid pada ekstrak metanol dan senyawa saponin pada ekstrak n-heksana. KLT pada ekstrak metanol menggunakan n-butanol:NH4OH (4:1) diperoleh empat spot.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT, KLOROFORM, PETROLEUM ETER, DAN N-HEKSANA HASIL HIDROLISIS EKSTRAK METANOL MIKROALGA Chlorella sp. Anggraeni, Ony Novia; Fasya, Ahmad Ghanaim; Hanapi, Ahmad
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.3, No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.365 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i1.2911

Abstract

Al Qur’an surat Luqman ayat 10 menyebutkan bahwa Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat bagi manusia. Chlorella sp. merupakan jenis mikroalga yang mengandung komponen bioaktif sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi etil asetat, kloroform, petroleum eter dan n-heksana hasil hidrolisis ekstrak metanol mikroalga Chlorellasp., serta mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak mikroalga Chlorellasp. hasil identifikasi dari uji reagen dan kromatografi lapis tipis.Chlorella sp. dikultivasi dalam MET 4 % dan pemanenan dilakukan pada hari ke-10. Chlorella sp. dimaserasi menggunakan metanol dan dihidrolisis dengan katalis HCl 2N. Selanjutnya dipartisi menggunakan pelarut n-heksana, petroleum eter, kloroform, dan etil asetat.Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH secara spektrofotometri UV-Vis. Identifikasi golongan senyawa aktif dilakukan dengan  uji reagen dan KLTA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai EC50 ekstrak metanol Chlorella sp., fraksi etil asetat, kloroform, petroleum eter, n-heksana, danfasa air berturut-turut 1.334; 332,7; 182; 27,26; 173,7; dan 1.411 ppm. Hasil identifikasi golongan senyawa aktif dengan uji reagen dan KLTA menunjukkan bahwa ekstrak Chlorella sp. mengandung steroid dan asam askorbat. Eluen yang baik untuk KLT steroid adalah n-heksana:aseton (7:3) dan n-heksana:etil asetat (7:3). Eluen terbaik untuk KLT asam askorbat adalah etanol p.a.:asam asetat 10% (9:1).
Antibacterial Activity of the Red Algae Eucheuma cottonii Extract from Tanjung Coast, Sumenep Madura Andriani, Zulli; Fasya, Ahmad Ghanaim; Hanapi, Ahmad
ALCHEMY ALCHEMY (Vol. 4, No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.778 KB) | DOI: 10.18860/al.v4i2.3197

Abstract

AbstractRed alge Euchema cottonii is one of the biological source that has benefits. The aim of this study is to determine the effectiveness of antibacterial red algae Eucheuma cottonii extract. Isolation of active compounds was performed by maceration method using methanol. The methanol extract was hydrolyzed using HCl 2 N and partitioned by ethyl acetate, chloroform, petroleum ether and n-hexane solvents. The antibacterial assessment was determined using disc diffusion method againts bacteria Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Identification of active compound was conducted by reagents test. The results showed that the best solvent to extract algae was methanol with 20.7% rendemen. The methanol extract 4% gives the highest inhibition at concentrations was 7.85 mm; followed by n-hexane and chloroform were 1.0 and 0.6 mm. However, bath ethyl acetate and petroleum ether extract depicted no inhibition zone. The identification test showed the presence of flavonoids, triterpenoids, steroids and alkaloids in the methanol extract. The extract of n-hexane contained triterpenoids and alkaloids, while the chloroform extract contained flavonoids, triterpenoids and alkaloids. Keywords:  Euchema cottonii, antibacterial, disc diffusion
Aktivitas Antioksidan Isolat Steroid Hasil Kromatografi Lapis Tipis dari Fraksi n-Heksana Hydrilla verticillata Fasya, Ahmad Ghanaim; Purwantoro, Bagas; Ulya, Lulu'atul Hamidatu; Ahmad, Mujahidin
ALCHEMY Vol 8, No 1 (2020): ALCHEMY: Journal of Chemistry
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.05 KB) | DOI: 10.18860/al.v8i1.9936

Abstract

 Hydrilla verticillata is one of Allah SWT creations that potential as an antioxidant. This study’s objectives were to determine antioxidant activity and identify steroid isolates of n-hexane fraction of H. verticillata. The steroid compounds were extracted using methanol solvent. The methanol extract was hydrolyzed with HCl 2 N and partitioned using n-hexane. The n-hexane fraction was tested phytochemically and separated using thin-layer chromatography (TLC). The steroids compounds were identified using UV-Vis spectrophotometer, FTIR, and LC-MS/MS. The result showed that maceration extraction produced 5.14% yield, whereas n-hexane fraction produce 47.95% yield. Steroid separation through analytical TLC revealed that n-hexane: ethyl acetate (4:1) as the best eluant with 12 spots, while separation using preparative TLC yielded 19 spots. Steroid isolate from TLC preparative has antioxidant activity with EC50 of 5.109 ppm. Identification of steroid compounds using UV-Vis produced maximum wavelengths at 203.9 and 276 nm, while using FTIR indicated the presence of O-H group, geminal dimethyl, C=O, C=C, secondary C-OH, and =C-H (alkene) which might contain steroid compounds. The result of LC-MS/MS showed the presence of β-sitosterol. Hydrilla verticillata merupakan salah satu ciptaan Allah SWT yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antioksidan dan mengidentifikasi senyawa steroid pada isolat hasil pemisahan fraksi n-heksana H. verticillata. Senyawa steroid diekstraksi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak pekat metanol dihidrolisis dengan HCl 2 N dan dipartisi dengan n-heksana. Fraksi n-heksana hasil partisi diuji fitokimia dan dipisahkan senyawanya menggunakan KLT (Kromatografi Lapis Tipis). Identifikasi dilakukan menggunakan UV-Vis, FTIR, dan LC-MS/MS. Hasil penelitian menunjukkan ekstraksi maserasi menghasilkan rendemen 5,14%, sedangkan rendemen partisi n-heksana sebesar 47,95%. Pemisahan steroid menggunakan KLT analitik menunjukkan bahwa variasi eluen terbaik adalah n-heksana: etil asetat (4:1) dengan 12 noda, sedangkan pemisahan KLT preparatif menghasilkan 19 noda. Isolat steroid hasil KLT preparatif memiliki aktivitas antioksidan dengan EC50 5,109 ppm. Identifikasi senyawa steroid menggunakan UV-Vis menunjukkan bahwa panjang gelombang maksimum sebesar 203,9 dan 276 nm, sedangkan untuk identifikasi isolat steroid menggunakan FTIR menunjukkan gugus fungsi O-H, geminal dimetil, C=O, C=C, C-OH sekunder dan =C-H (alkena) yang diduga merupakan senyawa steroid. Hasil LC-MS/MS menunjukkan adanya senyawa steroid β-sitosterol.   
Synthesis Of L-Menthyl Acetic by Esterification L-Menthol and Acetic Anhydride with Variation Of Time Novia Suryani; A Ghanaim Fasya; Rurini Retnowati; Akyunul Jannah
Al-Kimia Vol 8 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Study Program of Chemistry - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.862 KB) | DOI: 10.24252/al-kimia.v8i1.11965

Abstract

l-menthyl acetic is an ester with specific aroma that synthesized by reaction of l-menthol and acetic anhydride and useful in fragrance industry. This paper reports influenced variation of time reaction toward ester product and characteristics l- menthyl acetic based on TLC, FTIR, GC and GC-MS. Reaction using l-menthol, acetic anhydride and catalyst H­2­SO­4­ 98 % in diethyl eter solvent at temperature 60 °C with variation of time reaction (45, 60, 75, 90, 105 minutes). The result of research is variation of time influence product with highest yield 88,43 % for 90 minutes. Monitoring TLC achived R­f­ = 0,82; analysis by FTIR achived specific wave number ester 1736,96 cm-1; analysis by GC achived t­r­ = 14,82 minutes and analysis by GC-MS achived t­r­ = 16,13 minutes with base peak m/z = 95.
FRAKSINASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA TANIN PADA DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) Elok Kamilah Hayati; A. Ghanaim Fasyah; Lailis Sa’adah
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 4, No. 2 Juli 2010
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.511 KB)

Abstract

Fractionation of tannic compound from star fruit leaves was conducted by maseration using acetone : water(7:3), and analytical and preparative thin layer chromatography using a variety of eluents. The isolates obtained wereidentified using UV-Vis and FT-IR Spectrophotometer.The best eluent for both analytical and preparative TLC was found to be n-butanol : water : acetic acid(4:1:5), which gave three isolates with Rf of 0.53, 0.61, and 0.68. The second isolate (Rf = 0.61), showed a maximumabsorption at 331 nm on the UV-Vis spectra. Its IR spectra showed specific absorptions such as OH-assymetricstretch (3372.2 cm-1), aromatic overtone (2071.8 cm-1), and aromatic and benzene stretches at 1625.8 cm-1 and 782.5cm-1 respectively. These spectra suggest that the tannic compound was either flavan pent-3,6,7,4',5'-ol or flavanpent-3,7,8,4',5'-ol.
Optimasi Produksi Gelatin Halal dari Tulang Ayam Broiler (Gallus Domesticus) dengan Variasi Lama Perendaman dan Konsentrasi Asam Klorida (HCl) A.Ghanaim Fasya; Suci Amalia; M. Imamudin; Rizka Putri Nugraha; Nazilatun Ni’mah; Dewi Yuliani
Indonesia Journal of Halal Vol 1 (2) 2018
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.303 KB) | DOI: 10.14710/halal.v1i2.3665

Abstract

Allah SWT memerintahkan manusia untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik. Salah satu Bahan Tambahan Pangan yang perlu diperhatikan kehalalannya adalah gelatin. Gelatin yang beredar di Indonesia sebagian besar diperoleh dari impor yang kemungkinan besar berasal dari tulang atau kulit babi. Selain dari tulang babi, gelatin dapat diproduksi dari tulang hewan yang halal seperti sapi, ikan atau ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dalam larutan asam klorida (HCl) dan variasi konsetrasi HCl terhadap produksi gelatin halal dari tulang ayam broiler.Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, pembuatan gelatin dengan variasi lama perendaman 12, 24, 36 dan 48 jam dalam HCl 5 %. Tahap kedua pembuatan gelatin dengan variasi konsentrasi HCl 3, 4, 5, 6 dan 7 % dengan lama perendaman optimal dari tahap sebelumnya. Karakterisasi produk gelatin dilakukan parameter uji kualitas gelatin dengan menentukan kadar air, kadar abu, derajat keasaman (pH), kekuatan gel, dan stabilitas emulsi dan kadar protein.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman dengan HCl pada poduksi gelatin tulang ayam broiler menghasilkan rendemen 7,89-10,21 %. Lama perendaman terbaik adalah 12 jam dengan rendemen 10,21 %, kadar air 8,00 %, kadar abu 11,50 %, dan pH  3,00. Sedangkan konsentrasi terbaik adalah 6 % yang dengan rendemen 3,68 %, kadar air 11,78 %, kadar abu 1,52 %, pH 4,78, kekuatan gel 9,8 N, stabilitas emulsi 63,39 % dan kadar protein 75,31 %. Kata kunci: gelatin halal; HCl, lama perendaman; konsentrasi: tulang ayam broiler. ABSTRACT Gelatin in Indonesia is generally obtained from imported product containing bone or pig skin. On the other hand, gelatin can be produced from halal sources such as cattle, fish or chickens. This study aims to determine the effect of curing time and HCl concentration variationon halal gelatin production from broiler chicken bone. This research was conducted in two stages.In the first stage, gelatin production with variation of curing time (12, 24, 36 and 48 hours) and in the second stage, gelatin production with variation of HCl concentration (3, 4, 5, 6 and 7%). Parameters in gelatin characterization are yield, moisture content, ash content, protein content, pH, gel strength, and emulsion stability. The results showed that the highest yield in gelatin production was 10.21% in 12 hours of curing time. Water content, ash content, and pH of the gelatin were 8.00%, 11.50%, and 3.00, respectively. Production of gelatin based on acid concentration variation gave the highest yield (1.52%) at HCl 6%. The chicken bone gelatin was analyzedwater, ash, and protein content which were 11.78%, 1.52%, and 75.31%, serially. Other parameters of the gelatin were 4.78 of pH, 412.4 g bloom of gel strength, and 63.39% of emulsion stability. Keywords: halal gelatin; HCl, curing time; acid concentration, broiler chicken bone;
Co-Authors Abdul Hakim Afriani, Ida Irma Ahmad Abtokhi Ahmad Hanapi Akyunul Jannah al Hakimi, Nurush Shofi Ali Abraham, Ali Andrieyani Andrieyani, Andrieyani Anik Maunatin Aqli HS, Mohammad Rosydul Arianti, Ninit Arinda Ariska Purwaning Tyas Armeida D. R. Madjid Armeida Dwi Ridhowati Madjid Azhar, Istighfarin Meilidya Bagas Purwantoro Begum Fauziyah Chairil Anwar Deva Krisna Kadarani Dewi Yuliani Dewi Yuliani Diah Kumalasari Diana Candra Dewi Dinasti, Anike Riska Dwi Anik Rahmawati Elly Rustanti Elok Kamilah Hayati Eny Rahmawati, Eny Eny Yulianti, Eny Fadhilatul Ismiyah, Fadhilatul Faiqotul Hasanah Fitroh Annasaul Mubarokah Hafidatul Hasanah Hanapi, Ahmand Handoko, Singgih Hasibuan, Lili Sunarti JANNAH, FARIDATUL Juliyantoro Ali Wafa, Juliyantoro Ali Jumina Jumina Lailis Sa’adah Lilik Miftahul Khoiroh Luky Adrianto Lulu’atul Hamidatu Ulya M. Imamudin M. Rahman Mahmudah, RIf'atul Miftahul Jannah Miftahurrahmah Miftahurrahmah, Miftahurrahmah Millati, Nuria Mujahidin Ahmad Munirul Abidin Muti'ah, Roihatul Nazilatun Ni’mah Novia Suryani Nur Jazilah, Nur Ony Novia Anggraeni, Ony Novia Purwantoro, Bagas Purwoko, Agus Rachmawati NIngsih Rachmawati Ningsih Rahmawati, Laili Maghfiroh Riza Ayu Putri Ningseh, Riza Ayu Putri Rizka Putri Nugraha Romaidi Romaidi Rurini Retnowati Rurini Retnowati Rurini Retnowati Safitri, Dany Aulia Shofiyah, Muharromatus Sholeh Afif, Sholeh Siti Aisyah Siti Khairul B., Siti Khairul Siti Khairul Bariyyah, Siti Khairul Siti Khoiriyah Soifi Ali, Soifi Sri Harini Suci Amalia Suci Amaliyah, Suci Suleman Duengo Syakuro, Abdan Tri Kustono Adi Ulfatul Mardiyah Umi Hasanah, Umi Umi Khamidah, Umi Veithzal Rivai Zainal Warsito Warsito Warsito Warsito Zulli Andriani, Zulli