Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Kualitas Spermatozoa Ayam Bangkok dalam Pengencer Ringer Laktat dan Air Kelapa yang Disuplementasi Kuning Telur dan Glukosa: Quality of Bangkok Chicken Spermatozoa in Lactate Ringer and Coconut Water Extender Supplemented with Egg Yolk and Glucose Saefudding Saefudding; Khaeruddin Khaeruddin; Bahri Syamsuryadi
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 2 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v2i2.39157

Abstract

Semen preservation can be done by freezing or cold storage (chilling). The purpose of this study was to determine the effect of the type of semen extender on the quality of Bangkok chicken spermatozoa, and to determine the best type of extender used for Bangkok chicken spermatozoa. This study used a completely randomized design (CRD) with six treatment levels (P1, P2, P3, P4, P5, P6) with four replications. The treatment level used was: P1 = Coconut Water, P2 = Coconut water + Egg Yolk, P3 = Coconut Water + Egg Yolk + Glucose, P4 = Ringer Lactate, P5 = Ringer Lactate + Egg Yolk, P6 = Ringer Lactate + Egg Yolk + Glucose. Parameters observed were motility, viability, and abnormality. The results showed that the type of extender treatment had a very significant effect (P<0.01) on spermatozoa motility, spermatozoa viability, and spermatozoa abnormalities. The conclusion of this study is that the effect of the type of semen extender on the quality of spermatozoa in Bangkok chickens is very significant, especially with the addition of egg yolk components. The best type of extender to use is coconut water extender with the addition of egg yolk.
Motilitas dan Keutuhan Membran Plasma Spermatozoa Ayam Kampung yang Disimpan dengan Penurunan Suhu yang Berbeda: Motility and Plasma Membrane Integrity of Kampung Chicken Spermatozoa of Stored with Different Temperature Decreasing Khaeruddin Khaeruddin
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 2 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v2i2.39734

Abstract

Semen storage at a temperature of 50C affects the quality of spermatozoa. The purpose of this study was to determine the differences in motility and plasma membrane integrity of Kampung chicken spermatozoa variables that were stored directly at 5 °C with storage with a gradual decrease in temperature after the semen collection process. This study used a completely randomized design with 3 treatment levels and 9 replications. The treatment used was storage at a fixed temperature of 5 ⁰C for 75 minutes (P1), storage at a gradually lowered temperature from 41 ⁰C 30 minutes - 21 ⁰C 30 minutes - 5 ⁰C 15 minutes (P2), and storage at a gradually lowered temperature from temperature 41⁰C 15 minutes - 31 ⁰C 15 minutes - 21 ⁰C 15 minutes - 11 ⁰C 15 minutes - 5 ⁰C 15 minutes (P3). Research data that were normally distributed were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that different temperature reduction treatments did not affect (P>0.05) the motility and plasma membrane integrity of spermatozoa variables during storage. The mean total motility, progressive motility and plasma membrane integrity were 25.36-41.22%, 67.30-77.08% and 92.35-96.29%, respectively. The conclusion of this study was that collected Kampung chicken spermatozoa could be directly stored at 5°C without any gradual reduction in temperature because no differences in plasma membrane integrity motility variables were found in the treatment.
ANALISIS SERAT KASAR FESES SAPI PERAH HASIL PEMBERIAN PAKAN JERAMI PADI FERMENTASI YANG DISUPLEMENTASI KONSENTRAT HIJAU Abdul Hakim Fattah; Khaeruddin Khaeruddin
Musamus Journal of Livestock Science Vol 6 No 2 (2023): Musamus Journal of Livestock Science
Publisher : Faculty of Agriculture, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjls.v6i2.5699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengethui pengaruh pemberian pakan yang disuplementasi berbagai konsentrat hijau (lamtoro, gamal dan Indigofera) terhadap kandungan serat kasar feses sapi perah. Sapi perah Fries Holland (FH), sebanyak 12 ekor digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan yaitu: pemberian pakan jerami padi fermentasi + lamtoro 30 % (P1), pemberian pakan jerami padi fermentasi + gamal 30 % (P2), pemberian pakan jerami padi fermentasi + indigofera 30 % (P3). Parameter yang diamati yaitu persentase serat kasar pada feses sapi berupa ADF (Acid Detergent Fiber), NDF (Neutral Detergent Fiber), selulosa, hemiselulosa dan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ADF berbeda nyata (P<0.05) antar perlakuan, perlakuan P2 menghasilkan ADF terendah (62.12%). Persentase selulosa berbeda nyata (P<0.05) antar perlakuan, P3 menghasilkan selulosa terendah (24.61%) dan P1 tertinggi (28.13%). Persentase NDF, hemiselulosa dan liginin tidak menghasilkan perbedaan dengan nilai masing-masing 75.90-76.82%, 11.92-13.2% dan17.55-19.59%. Kesimpulan ini adalah suplementasi Indigofera pada jerami fermentasi sebagai pakan mampu mereduksi kandungan selulosa dan meningkatkan ADF pada feses sapi perah jika dibandingkan suplementasi lamtoro dan gamal.
STUDI MORFOMETRIK DAN MORFOLOGI SPERMATOZOA ENAM RUMPUN AYAM LOKAL INDONESIA Khaeruddin, Khaeruddin -; Hermawansyah, Hermawansyah; Syamsuryadi, Bahri; Junaedi, Junaedi
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 9 No 3 (2021): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v9i3.5171

Abstract

This study aims to determine the morphometric comparison and identify abnormal sperm morphology in six types of Indonesian local chickens. Sperm observed came from six types of local chickens: red jungle fowl, Sentul chicken, Gaga’ chicken, Kampung Unggul Balitnak (KUB) chicken, Arab Silver chicken, and Bangkok chicken. Semen was collected by sequencing technique, then fresh semen was blotted on glass slides with eosin-nigrosine dye. Morphometrics and morphology of sperm were observed using a light microscope with a magnification of 100x16. ImageJ software was used for sperm morphometric observation on 60 sperm cells, while morphological observations were carried out by counting normal and abnormal sperm on 200 sperm cells. The results showed that there were variations in the size of sperm among the six types of chickens. Red jungle fowl had a higher total length and tail length than Sentul, Gaga', KUB, Arab, and Bangkok chickens. Observation of morphological characteristics showed that sperm with the highest abnormal morphology were in red jungle fowl and gaga' chickens. Tail bending and mid-piece bending is the most common abnormalities found in Indonesian local chickens.
Analisis Performa Penetasan dan Sifat Tingkah Laku Mengeram pada Ayam Kampung Yusuf, Yusuf; Junaedi, Junaedi; Suparman, Suparman; Khaeruddin, Khaeruddin
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v3i2.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa penetasan dan karakteristik tingkah laku mengeram pada ayam Kampung. Materi penelitian ini adalah ayam Kampung induk sebanyak 5 ekor, dan telur yang akan ditetasi sebanyak 11 butir per indukan. Parameter penelitian ini adalah berat badan induk, berat telur tetas, daya tunas, daya tetas, penyusutan telur, berat DOC, jumlah dan lama turun saat mengeram, suhu pengeraman dan reaksi ayam ketika didekati. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh berat badan induk ayam yang mengeram 979.6-1350 g, berat telur tetas 41.9-47.4 g, daya tunas 81.63%, daya tetas 91.06%, penyusutan telur 11.97%, berat DOC 35.35 g, jumlah dan lama turun saat mengeram masing-masing 6.6 kali dan 42.06 menit, suhu pengeraman 37.97-38.19 °C dan reaksi ayam yang mengeram ketika didekati adalah selalu menyerang.
Kadar Kolesterol dan Nilai Nutrisi Bakso Daging Sapi Bali dengan Penambahan Tepung Rebung Nurfaida, Nurfaida; Khaeruddin, Khaeruddin
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v3i2.700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai level tepung rebung terhadap kadar kolesterol dan kandungan nutrisi bakso daging sapi Bali. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu level tepung rebung (0%, 10% dan 20%) dan faktor kedua yaitu lama penyimpanan bakso (0, 7 dan 14 hari). Parameter yang diamati yaitu kadar kolesterol, kalium, protein, lemak dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level tepung rebung berpengaruh nyata terhadap kadar kolesterol, kalium, protein, lemak dan serat kasar bakso. Sedangkan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar kalium, protein, lemak dan serat kasar bakso. Kadar kolesterol terendah (330.26 mg/100 g bakso) terdapat pada perlakuan 20% tepung rebung. Penambahan level tepung rebung meningkatkan kadar kalium, protein, serat kasar dan menurunkan kadar lemak pada bakso. Semakin lama penyimpanan menyebabkan peningkatan kadar kalium dan serat kasar serta  penurunan kadar protein.
Respon Fisiologis Berbagai Bangsa Sapi Potong di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Hermawansyah, Hermawansyah; Syamsidar, Syamsidar; Fattah, Abdul Hakim; Khaeruddin, Khaeruddin; Nurfiana, Rika; Budianto, Rachmat
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi potong terhadap respon fisiologis di 3 desa Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Sapi yang digunakan sebagai sampel penelitian yaitu 10 ekor sapi peranakan Limousin, 10 ekor sapi peranakan Simmental dan 10 ekor sapi Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan (bangsa sapi) dan 10 kali ulangan (individu sapi). Parameter yang diamati yaitu suhu rektal, frekuensi pernafasan, denyut nadi dan heat tolerance coefficient (HTC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pernafasan paling rendah pada sapi Bali (17.1-19.6 kali/menit) dan paling tinggi pada sapi peranakan Limousin (34.7-37.6 kali/menit), frekuensi denyut nadi lebih rendah pada sapi Bali (61.4-62.4 kali/menit) jika dibandingkan peranakan Limousin dan Simental (67.2-68.7 kali/menit) sedangkan suhu rektal hampir tidak ada perbedaan pada ketiga jenis sapi kecuali di Desa Lemo dengan kisaran 37.7-37.93 °C. Nilai HTC pada sapi peranakan Simmental lebih tinggi (2.49-2.63) dibandingkan sapi Bali (1.71-1.83). Kesimpulan penelitian ini adalah jenis sapi potong berpengaruh terhadap frekuensi pernafasan, denyut nadi dan HTC namun relatif tidak berpengaruh terhadap suhu rektal kecuali di Desa Lemo.
Comparison of Embryo Production between Simmental and Limousin Cattle in Different Seasons at Cipelang Cattle Embryo Center Robbaani, Muhammad; Nurlayasari, Irma; Khaeruddin, Khaeruddin; Wahjuningsih, Sri
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.865

Abstract

Indonesia is a tropical country that has two different seasons, namely the rainy season and the dry season. Embryo production can be influenced by several factors, one of which is the season factor. Seasonal factors can affect the quality and quantity of embryos produced. The purpose of this study was to determine the comparison of embryo production of Simmental cattle with Limousin cattle in the rainy season and the dry season. The material used was 40 donor cattle divided into 20 Simmental cattle and 20 Limousin cattle aged 3 to 6 years with a body weight of 450-700 kg. The research procedure starts from superovulation using reproductive hormone injection, artificial insemination, embryo collection using flushing technique and embryo evaluation. The research method used was a case study. Data processing and analysis in this study used the independent t-test with research variables of the number of embryos collected, the quality of embryos produced, the number of corpus luteum produced, the level of response, and the level of recovery. The results of this study were no significant difference (P> 0.05) in the production of Limousin and Simmental cattle embryos in the rainy season. In contrast to the dry season, the results were (P <0.05) which means there is a difference in the production of Limousin and Simmental cattle embryos in the dry season. On the other hand, Limousin cattle showed that Limousin cattle were slightly superior to all variables in the dry season.
Analisis Kalsium Intraseluler dan Ultrastruktur Spermatozoa Ayam yang Dibekukan Khaeruddin, Khaeruddin
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.899

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui intensitas kalsium (Ca2+) intraseluler dan ultrastruktur pada beberapa bagian spermatozoa ayam setelah pembekuan. Analisis intensitas Ca2+ intraseluler menggunakan confocal laser scanning microscopy (CLSM) pada akrosom, kepala, bagian tengah dan ekor spermatozoa ayam sebelum dan setelah pembekuan, serta analisis Ca2+ juga dilakukan pada setiap lapisan spermatozoa. Analisis ultrastruktur spermatozoa menggunakan field emission-scanning electrom microscopy (FE-SEM) setelah pembekuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas Ca2+ intraseluler lebih tinggi pada bagian akrosom dan bagian tengah, sedangkan pada bagian kepala dan ekor lebih rendah. Proses pembekuan-thawing menyebabkan peningkatan intensitas Ca2+ intraseluler di semua bagian spermatozoa. Intensitas Ca2+ intraseluler pada lapisan bagian tengah lebih tinggi dibandingkan pada  bagian permukaan atas dan bawah spermatozoa. Pengamatan ultrastruktur menunjukkan adanya kerusakan pada bagian tengah, terlepasnya tudung akrosom, ekor melipat dan ujung ekor yang sedikit terbelah setelah pembekuan-thawing.
Penyuluhan Optimasi Green Consentrate dengan Pemanfaatan Leguminosa Lokal sebagai Stimulan Produksi Susu Sapi Bali Hermawansyah; Hakim Fattah , Abdul; Fitrawansah, Fitrawansah; Khaeruddin , Khaeruddin; Syamsuryadi, Bahri
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1089

Abstract

Tujuan program pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Masyarkat mengenai optimasi green concentrate sebagai stimulan produksi susu sapi Bali pra melahirkan. Kegiatan pengabdian inidilaksanakan di desa Arabika, kecamatan Sinjai Barat, kabupaten Sinjai. Sasaran kegiatan dari pengabdian ini adalah anggota kelompok Tani Tabbangka. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi dan praktek secara langsung mulai proses penepungan green concentrate. Tingkat pengetahuan peserta dievaluasi dengan pembagian kuesioner preest dan posttest kemudian data hasil evaluasi dianalisis deskriktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta kegiatan pengabdian dari skor 0 (pretest) menjadi skor rata-rata 60,82 (posttest). Skor tertinggi rata-rata pada pengetahuan pada proses pengolahan dan manfaat green concentrate. Tingkat Pendidikan dan umur berpengaruh terhadap daya serap ilmu peserta. Semakin tinggi Pendidikan kecenderungan skor semakin tinggi pula. Sedangkan peningkatan umur 40 hingga 80 tahun mengalami penurunan daya serap pengetahuan yang ditandai dengan skor yang semakin rendah. Kesimpulan yang diperoleh yaitu kegiatan pengabdian di desa Arabika kecamatan Sinjai Barat mampu meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang pemanfaatan green consentrate sebagai stimulant produksi susu sapi Bali pra melahirkan.