Sherli Diana
Unknown Affiliation

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI KEBOCORAN MIKRO RESIN MODIFIED GLASS IONOMER CEMENT (RMGIC) SEBAGAI BAHAN BASIS PASKA OBTURASI SALURAN AKAR Fitri Kabeakan; Sherli Diana; Dewi Puspitasari; Agung Satria Wardhana; Norlaila Sarifah
Dentin Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentin.v9i2.17738

Abstract

ABSTRACT Background: : Dental caries is a disease of the hard tissues of the teeth characterized by demineralization and destruction of tooth tissue. This damage begins on the tooth surface and can extend to the pulp. Root canal treatment must have a good fluid tight seal. This is achieved by using a post-root canal obturation base. This base  uses resin modified glass ionomer cement because it has good biocompatibility and setting time with dual cure. Purpose: To determine the microleakage of resin modified glass ionomer cement (RMGIC) as a post-root canal obturation base material with a base thickness of 1 mm and 2 mm. Method: This study was a pure experimental study with a post-test-only with control design. This study used 14 mandibular first premolars divided into 2 groups, namely group 1 with a base thickness of 1 mm and group 2 with a base thickness of 2 mm. Results: The average microleakage value on a 1 mm base thickness was 0.0629 and the microleakage value on a 2 mm base thickness was 0.3271. Conclution: The result of the unpaired T-test showed a significant difference in microleakage between the 1 mm base group and the 2 mm base group. The lowest microleakage was on a 1mm base and the highest microleakage was on a 2 mm base. Keywords: base, microleakage, resin modified glass ionomer cement ABSTRAKLatar belakang: Karies gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang ditandai demineralisasi dan kerusakan jaringan gigi. Kerusakan ini dimulai dari permukaan gigi dan dapat meluas ke arah pulpa. Perawatan saluran akar harus mempunyai fluid tight seal yang baik. Hal ini didapatkan dengan melakukan basis paska obturasi saluran akar. Basis ini menggunakan resin modified glass ionomer cement karena memiliki sifat biokompatibel yang baik dan setting time dengan dual cure.Tujuan: Mengetahui kebocoran mikro resin modified glass ionomer cement (RMGIC) sebagai bahan basis paska obturasi saluran akar dengan ketebalan basis 1 mm dan 2 mm. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental murni dengan rancangan post test-only with control design. Penelitian ini menggunakan 14 gigi premolar pertama rahang bawah dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok 1 dengan ketebalan basis 1 mm dan kelompok 2 dengan ketebalan basis 2 mm. Hasil:  Rata rata nilai kebocoran mikro pada basis ketebalan 1 mm adalah 0,0629 dan nilai kebocoran mikro pada basis dengan ketebalan 2 mm adalah 0,3271. Kesimpulan: Hasil uji T-test tidak berpasangan menunjukkan perbedaan kebocoran mikro yang bermakna antara kelompok basis dengan ketebalan 1mm dan kelompok basis dengan ketebalan 2 mm. Kebocoran mikro paling rendah pada basis 1mm dan kebocoran mikro paling tinggi pada basis 2 mm.Kata kunci : basis, kebocoran mikro, resin modified glass ionomer cement
PENGARUH PERENDAMAN GIGI DESIDUI PADA LARUTAN KITOSAN SISIK IKAN HARUAN (Channa striata) TERHADAP PELEPASAN ION KALSIUM Noval Ihza Maulana; Didit Aspriyanto; Deby Kania Tri Putri; Yusrinie Wasiaturrahmah; Sherli Diana
Dentin Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentin.v8i2.13109

Abstract

ABSTRACTBackground: Haruan fish (Channa striata) scale chitosan solution can maintain tooth structure by reducing the solubility rate of hydroxyapatite which makes up tooth enamel. Haruan fish (Channa striata) scale chitosan solution prevents tooth demineralization in an acidic environment. Objective: To analyze the effect of soaking deciduous teeth in chitosan solution from haruan fish scales (Channa striata) with concentrations of 1.25%, 2.5% and 5% on the release of calcium ions in an acidic environment. Method: Pure experimental research with a post-test only design with control group, consisting of 4 treatment groups. The negative control was immersion of deciduous teeth in lactic acid solution pH 5.2, and treatment groups with concentrations of 1.25%, 2.5% and 5%. All groups soaked deciduous teeth in lactic acid solution with a pH of 5.2 for each group. Measurement of calcium release levels in deciduous teeth using UV-Vis spectrophotometry instruments. Results: The results of this study are hypothesized to be acceptable or that there is an effect of soaking deciduous teeth in haruan fish scale chitosan (Channa striata) concentrations of 1.25%, 2.5% and 5% in inhibiting the release of calcium ions. This study showed that there were no significant differences between the 1.25%, 2.5% and 5% treatment groups, but there were significant differences between the control group and all treatment groups. Conclusion: Haruan fish (Channa striata) scale chitosan with concentrations of 1.25%, 2.5%, and 5% is able to inhibit the release of calcium in deciduous teeth and has potential as a demineralization inhibitor biomaterial.Keywords :  Caries, Calcium, Chitosan, Demineralization, Haruan.  ABSTRAK Latar Belakang: Larutan kitosan sisik ikan haruan (Channa striata) dapat menjaga struktur gigi melalui proses penurunan laju kelarutan hidroksiapatit penyusun enamel gigi. Larutan kitosan sisik ikan haruan (Channa striata) mencegah demineralisasi gigi dalam lingkungan asam. Tujuan: Menganalisis pengaruh perendaman gigi desidui pada larutan kitosan dari sisik ikan haruan (Channa striata) dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5% terhadap pelepasan ion kalsium dalam lingkungan asam. Metode: Penelitian eksperimental murni dengan desain post-test only with control group, terdiri dari 4 kelompok perlakuan. Kontrol negatif yaitu perendaman gigi desidui pada larutan asam laktat pH 5,2, dan kelompok perlakuan konsentrasi 1,25%, 2,5%, serta 5%. Semua kelompok perendaman gigi desidui dalam larutan asam laktat dengan pH 5,2 dilakukan pada setiap kelompok. Pengukuran kadar pelepasan kalsium gigi desidui menggunakan instrumen spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Hasil penelitian ini hipotesis dapat diterima atau adanya pengaruh perendaman gigi desidui pada kitosan sisik ikan haruan (Channa striata) konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5% dalam menghambat pelepasan ion kalsium. Pada penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan 1,25%, 2,5%, dan 5%, namun terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan semua kelompok perlakuan. Kesimpulan: Kitosan sisik ikan haruan (Channa striata) dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5% mampu menghambat pelepasan kalsium pada gigi desidui dan memiliki potensi sebagai biomaterial agen penghambat demineralisasi. Kata kunci : Demineralisasi, Haruan, Kalsium, Karies, Kitosan
Co-Authors Afiati, Risti Agung Pratama Akbar Agung Satria Wardhana Alexander Sitepu Alya Rahmasari Amina Khairima Amy Nindia Carabelly Andi Triawan, Andi Aqshall Ilham Safatullah Arifin, Rahmad Aspriyanto, Didit Aulia Azizah Azilita Ananda Bayu Indra Sukmana Beta Widya Oktiani Brachmedio Barito Syech Erlangga Buyung Maglenda Citra Aghnia Thamara Debby Saputera, Debby Dewi Nurdiana Dewi Puspitasari Dewi Puspitasari Dewi, Renie Kumala Diana Wibowo Diyah Ayu Rizki Tiara Defi Dwi Kurniawan, Fajar Kusuma Erine Febrianti Fathonah, Zeni Dwi Fitri Kabeakan Gunawan Halim, Novia Gusti Wina Ayu Hazarisa Hanifah Mulyani Hatta, Isnur Husma, Emma Annahal Ichrom Nahzi, Muhammad Yanuar Ika Kusuma Wardani Indri Indah Tari Irpansyah Irpansyah Karina Ramadhani Kevinda Januarizqi Khairima, Amina Khairina, Niketa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Maharani Laillyza Apriasari Muhammad Adeya Herdira Putra Muhammad Rezky Gunawan Nadiya Amalia Nadya Fatimah Alzahrah Nida Aulia Niketa Khairina Norhayati Norhayati Noval Ihza Maulana Novia Gunawan Halim Nur As Alifuddin Nurrahman, Tri Pribadi Santosa Putra, Fedriko Gamaliel R. Harry D. Setyawardhana Rahmad Arifin Rahmatillah Rahmatillah Raihatun Nida Ramadhani, Karina Ratih Yusnita Reni Amirah Salsabila Fitri Renie Kumala Dewi Resha Yusnida Risti Afiati Rizki Sri Yuliati Rosihan Adhani, Rosihan Sarifah, Norlaila Setyawardhana, Raden Harry Dharmawan Sinaga, Gloria Meyana Sitepu, Alexander Thamara, Citra Aghnia Tri Putri, Deby Kania Ulfa Asma Wita Bancin US Ramadilla Ramadilla Utami, Juliyatin Putri Yudha Fatahillah Syahari Yusrinie Wasiaturrahmah