Claim Missing Document
Check
Articles

STATUS EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI DALAM DAN DI LUAR DAERAH PERLINDUNGAN LAUT (DPL) TAMAN NASIONAL LAUT WAKATOBI Armid, Alrum; Takwir, Amadhan; Oetama, Dedy; Mangidi, Uniadi; Sudia, La Baco; Alam Lawelle, Sjamsu
Jurnal Sapa Laut Vol 8, No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v8i1.36501

Abstract

Daerah Perlindungan Laut (DPL) adalah kawasan perairan laut dengan ekosistem terumbu karang yang dilindungi dan dikelola oleh masyarakat. Pembentukan DPL telah diinisasi sejak tahun 2008 melalui program Coral Reef Management Project (Coremap). Studi ini dilakukan  untuk menginvestigasi status ekosistem terumbu karang di dalam dan di luar DPL dengan batas wilayah studi di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi. Pengamatan status ekosistem terumbu karang dan ikan karang dilakukan dengan metode transek garis (line intercept transect) sepanjang 50 m sejajar garis pantai pada 6 kawasan DPL dan 4 area di luar DPL. Data lapangan berupa foto tiap frame diidentifikasi dengan menggunakan perangkat CPCe untuk mengklasifikasikan lifeform karang, tutupan karang, dan biota lainnya. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan terhadap status kondisi ekosistem terumbu karang di dalam dan luar DPL. Rata-rata persentase tutupan karang berada pada kategori baik, masing-masing sebesar 54,9% (di dalam DPL) dan 53,9% (di luar DPL). Kelimpahan ikan karang cenderung lebih tinggi pada kawasan DPL jika dibandingkan dengan di luar DPL. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase karang hidup pada area DPL jika dibandingkan dengan data pengamatan tahun 2016.Kata Kunci: DPL, luar DPL, terumbu karang, ikan karang, Pulau Wangi-Wangi
Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Menggunakan Metode Rangka Spider-Web Firihu, Muhammad Zamrun; Variani, Viska Inda; Sudarsono; Nurjannah, Irma; Takwir, Amadhan
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v1i1.15

Abstract

Ekosistem terumbu karang ini sangat rentan mengalami kerusakan, ada dua penyebab kerusakan terumbu karang, yaitu akibat dari kegiatan manusia dan pengaruh dari alam. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah adanya kerusakan ekosistem terumbu karang akibat faktor antropogenik. Lokasi pengabdian ini adalah Desa Mekar yang dihuni oleh masyarakat etnis bajo dimana 80% aktifitas masyarakatnya adalah nelayan dan pembudidaya ikan. Program pengabdian ini dilaksanakan terintegrasi dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dimana program utamanya adalah rehabilitasi terumbu karang menggunakan kerangka spider-web. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama-sama dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan mitra kelompok nelayan Miara Sama Mandiri bersama-sama menyiapkan peralatan dan bahan serta menurunkan unit transplantasi karang ke lokasi. Tidak kurang dari 30 unit media transpantasi dengan jumlah anakan karang mencapai 570 anakan karang berhasil ditransplantasikan di perairan sekitar Pulau Bokori.    
Pemodelan Sebaran Larva Karang (Acropora) di Perairan Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi Nusantara, Garda; Takwir, Amadhan; Palupi, Ratna Diyah
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss1pp28-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan karang dan pola arus permukaan serta sebaran larva karang Acropora di perairan Pulau Wangi-Wangi dengan menggunakan pendekatan pemodelan. Pengambilan data tutupan terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Coral Point Count with Excel Extensions (CPCe). Pemodelan sebaran larva Acropora dilakukan dengan memanfaatkan modul Partickel Tracking (PT) pada perangkat pemodelan MIKE 21. Simulasi dilakukan selama 15 hari pada periode purnama, dari tanggal 8-23 Maret 2023. Hasil pengamatan terumbu karang di Pulau Wangi-Wangi menunjukkan persentase tutupan karang Acropora dan non Acropora rata-rata berkisar pada kategori sedang dengan persentase terendah 13,47% di stasiun 1, Pulau Sumanga sedangkan persentase tertinggi di Pulau Matahora dengan persentase sebesar 61,77%. Hasil simulasi model Hidrodinamika menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan arus di lokasi penelitian sekitar 0,1 m/s. Hasil simulasi model PT menunjukkan bahwa pergerakan larva karang Acropora mengikuti pola arus. Prediksi wilayah yang potensial untuk wilayah rekrutmen karang adalah Pulau Kapota, Pulau Matahora, Pesisir Desa Pongo dan Desa Liya Togo.
Sebaran Total Suspended Solid Berdasarkan Pola Arus Permukaan di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari Rahman, Hifzur; Takwir, Amadhan; Ira, Ira
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss1pp48-58

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai sebaran konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dan pola arus permukaan serta hubungan antara arus terhadap sebaran TSS yang terjadi di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Pengambilan data lapangan dilaksanakan pada bulan April 2023 di Perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Pengambilan dan pengolahan data dilakukan pada 5 titik stasiun yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu primer dan sekunder. Parameter primer yang diukur secara in situ yaitu kecepatan arus serta pengambilan sampel air yang kemudian dianalisis di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan menggunakan metode analisis gravimetri. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasang surut yang diperoleh dari Badan Meteorologi Maritim Stasiun Kota Kendari dan data batimetri diperoleh dari Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Total Suspended Solid di Perairan Kecamatan Nambo berkisar antara 1,227 mg/L – 1,850 mg/L. Perairan Kecamatan Nambo memiliki kecepatan arus yang masuk dalam kategori pelan dengan kecepatan arus pada saat menuju pasang berkisar antara 0 - 0,195 m/s sedangkan pada saat menuju surut kecepatan arus berkisar antara 0 - 0,225 m/s. Sebaran Total Suspended Solid dipengaruhi oleh kecepatan dan arah arus yang terjadi di perairan Kecamatan Nambo, Kota Kendari.
Tingkat Kerentanan Pantai Kota Baubau Akibat Banjir ROB Hubunganya Dengan Kondisi Gelombang Jainur, Arin; Takwir, Amadhan; Pratikino, A Ginong
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss2pp1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kerentanan pantai Kota Baubau yang merupakan daerah pesisir dengan panjang pantai ± 42 km. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Data-data yang telah dikumpulkan bersifat kuantitatif yang kemudian dideskripsikan berdasarkan data-data yang telah diolah. Hasil Penelitian diketahui tingkat kerantanan pesisir Kota Baubau akibat Banjir Rob masuk kategori sedang yaitu pesisir Kecamatan Batupoaro, dan Kecamatan Kokalukuna, Kecamatan Lea-Lea masuk kategori tidak rawan. Ketinggian gelombang pada musim pada barat pantai Kota Baubau lebih besar dari arah barat yang berbatasan dengan laut bebas, dibandingkan ketinggian gelombang dari arah timur dan berasal dari perairan yang semi terbuka yaitu teluk dan Selat Buton dengan begitu semakin tinggi gelombang diperairan Baubau akan berpengaruh terhadap kerusakan wilayah pesisir dalam hal ini banjir rob.
KELIMPAHAN RELATIF BENIH LOBSTER (PUERULUS) PADA BIO-ATRAKTOR DI PERAIRAN RANOOHA RAYA KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA Muhammad Fajar Purnama; Salwiyah Salwiyah; Subhan Subhan; Amadhan Takwir; La Ode Abdul Rajab Nadia
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.313

Abstract

Benih lobster fase puerulus merupakan stadia yang rentan oleh aktivitas predasi dan eksploitasi karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga perlu adanya introduksi teknologi konservasi yang mampu memproteksi siklus hidup secara alami benih lobster hingga dewasa di alam, dalam hal ini aplikasi bio-atraktor untuk tujuan perlindungan sumber daya benih lobster. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020, bertempat di Perairan Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelimpahan relatif benih lobster (Puerulus) pada bio-atraktor. Penentuan stasiun penelitian menggunakan teknik purposive sampling atau secara sengaja berdasarkan lokasi fishing ground atau daerah penangkapan benih lobster nelayan Desa Ranooha Raya. Pengambilan sampel dilakukan dengan menempatkan bio-atraktor di kawasan penangkapan benih lobster (± 400 m dari garis pantai). Teknis pemasangan bio-atraktor dilakukan dengan cara menempatkannya pada media longline atau tali horizontal bekas perangkat budidaya rumput laut. Trip penangkapan atau pemasangan bio-atraktor berlangsung pada sore - malam hari (Pukul 17.00-03.00 WITA) hingga pengangkatan bio-atraktor pada pagi hari (Pukul 04.00-05.00 WITA). Kelimpahan relatif benih lobster pada periode Agustus sebesar 154 ind./trip, 143 ind./trip pada bulan September dan periode Oktober yaitu 139 ind./trip. Sedangkan menggunakan atraktor pocong-pocong yang digunakan oleh nelayan setempat sebesar 83-102 ind./trip. Hal ini menjadikan bio-atraktor sebagai prototipe konservatif untuk menjaga kelangsungan hidup (life cycle) benih lobster di perairan Ranooha Raya.
Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas Melalui KKN Tematik; Studi di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Muhammad, Yasir Haya; Armid, Armid; Safani, Jamhir; Salma, Wa Ode; Takwir, Amadhan; Pratikino, Asrin Ginong
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v1i2.13

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengurangan risiko bencana berbasis komunitas guna mewujudkan masyarakat tangguh bencana di Kabupaten Konawe Selatan melalui program pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN tematik. Mitra program ini adalah masyarakat/relawan di Kelurahan Ambalodangge dan Desa Ambesea, Kecamatan Laeya, Sulawesi Tenggara. Program KKN tematik kebencanaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam rangka pengurangan risiko bencana berbasis komunitas di Kabupaten Konawe Selatan. Metode pendekatan yang digunakan pada KKN tematik ini adalah metode participatory rural appraisal (PRA) dengan alat analisis pemetaan partisipatif, FGD, dan kalender musim, yang dikombinasi dengan metode interview dan observasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan KKN tematik kebencanaan. Simpulan pengabdian adalah ancaman tersebut dapat diminimalkan risikonya dengan cara meningkatkan kapasitas masyarakat seperti peningkatan kesadaran masyarakat pada bencana, peningkatan ketrampilan dalam penanggulangan bencana, pemetaan daerah rawan bencana, serta pemasangan rambu-rambu evakuasi, titik kumpul dan lokasi pengungsian di lokasi sasaran. Peningkatan kapasitas juga dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menyiasati waktu musim tanam dan panen melalui kalender musim, sehingga kerugian harta benda dan gagal panen dapat diminimlkan.
Inovasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Souvenir Untuk Mendukung Destinasi Wisata Pulau Bokori Viska Inda Variani; Muhammad Zamrun Firihu; Irma Nurjannah; Fahmiati; Takwir, Amadhan; Sjamsu Alam Lawelle; Darwin Ismail
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.53

Abstract

Dukungan UMKM sangat diharapkan sebagai dukungan menyediakan fasilitas barang dan jasapada daerah destinasi pariwisata. Sejauh ini, dukungan UMKM dalam penyediaan souvenir di sekitar Pulau Bokori belum optimal. Desa Leppe merupakan salah satu desa penyangga di sekitar Pulau Bokori yang menjadi destinasi wisata bahari Kota Kendari. UMKM di desa ini berpotensi sebagai penyedia jasa pariwisata melalui produksi souvenir khas pesisir. Permasalahan yang ada saat ini adalah belum adanya inisiatif untuk memanfaatkan segmen pasar wisatawan melalui penyediaan souvenir. Hal ini disebabkan oleh belum adanya pelatihan penguatan kapasitas kelompok, kendala modal awal untuk menyediakan alat dan bahan dan belum tersedianya akses pasar. Program ini ditujukan bagi penguatan kapasitas anggota UMKM di Desa Leppe melalui serangkaian kegiatan yakni workshop pembuatan souvenir dengan memanfaatan limbah cangkang kerang-kerangan, pendampingan produksi souvenir kerang-kerangan, dan penguatan akses pasar melalui pemanfaatan media sosial. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah anggota kelompok UMKM telah mengetahui teknik pembuatan souvenir dan dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenir. Jenis - jenis produk souvenir yang telah dihasilkan oleh kelompok ini adalah gantungan kunci, bros, hiasan dinding, lampu tidur, bingkai foto dan tirai
Kondisi Beberapa Parameter Oseanografi terhadap Abrasi di Pantai Cemara, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara Rasma, WD; Asmadin, Asmadin; Takwir, Amadhan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20533

Abstract

Pergeseran garis Pantai Cemara merupakan ancaman yang menyebabkan kehilangan wilayah daratan kurang lebih 20m. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena oseanografi kaitannya dengan abrasi di wilayah Pantai Cemara Pulau Wangi–Wangi, Kabupaten Wakatobi. Pengumpulan data diperoleh melalui data lapangan dan data citra dengan metode kuantitatif. Hasil riset mengindikasikan bahwa kecepatan arus Pasang Surut mencapai nilai 0,10 m/s dan 0,16 m/s dengan arah arus menuju Selatan dan Barat Daya. Tinggi gelombang yang signifikan mencapai rata-rata 1,10 m dengan periode gelombang sebesar 28,54 s. Kondisi Pantai Cemara menunjukkan adanya abrasi pada Musim Barat sebesar 0,131 dan pada Musim Peralihan I sebesar 0,114. Kondisi gelombang dan arus terus menerus dapat meningkatkan laju abrasi suatu pantai yang tidak memiliki sistem pelindung pantai.
Respon Suhu Permukaan Laut Dan Klorofil-A Saat Triple-Dip La Niña (2020–2023) Di Sulawesi Tenggara-Laut Banda Adrian, Muh Adhim; Asmadin, Asmadin; Takwir, Amadhan
Jurnal Kelautan Vol 18, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFenomena triple-dip La Niña yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut (2020–2023) merupakan peristiwa iklim global yang jarang terjadi dan berdampak signifikan terhadap dinamika oseanografi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a di perairan Sulawesi Tenggara hingga Laut Banda selama periode tersebut. Data SPL harian dan klorofil-a bulanan diperoleh dari Marine Copernicus dan dianalisis secara spasial-temporal menggunakan pendekatan statistik dan visualisasi musiman. Hasil menunjukkan bahwa selama La Niña berkepanjangan, SPL mengalami penurunan konsisten dan diikuti oleh fluktuasi klorofil-a yang menunjukkan peningkatan pada musim dan lokasi tertentu, terutama di wilayah pesisir dan perairan dangkal. Sementara itu, indeks ONI secara konsisten menunjukkan nilai negatif selama tiga tahun, mengonfirmasi keberadaan La Niña multiyear yang memperkuat sirkulasi atmosfer timur dan mendorong proses upwelling di wilayah studi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap parameter oseanografis dan indikator iklim global dalam memahami dampak jangka panjang ENSO terhadap ekosistem laut tropis Indonesia.Kata Kunci: ENSO, klorofil-a, La Niña, ONI, suhu permukaan laut.ABSTRACTThe triple-dip La Niña phenomenon that persisted for three consecutive years (2020–2023) is a rare global climate event with significant impacts on regional oceanographic dynamics. This study aims to analyze the variability of sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a concentration in the waters of Southeast Sulawesi to the Banda Sea during this period. Daily SST data and monthly chlorophyll-a data from Marine Copernicus were analyzed spatio-temporally using statistical approaches and seasonal visualization. The results reveal a consistent decrease in SST, accompanied by an increase in chlorophyll-a during specific seasons and locations, particularly in coastal and shallow waters. The Oceanic Niño Index (ONI) remained negative over the three years, confirming a multiyear La Niña that strengthened easterly atmospheric circulation and enhanced upwelling in the study area. These findings highlight the importance of long-term monitoring of oceanographic parameters and global climate indicators to better understand and anticipate the impacts of ENSO on tropical marine ecosystems in Indonesia.Keywords: ENSO, chlorophyll-a, La Niña, ONI, sea surface temperature.
Co-Authors . Arjuna, . . Balqis . Mukrimin Abdul Rahim Abdullah Abdullah Adrian, Muh Adhim Ahmad Rifai Alam Lawelle, Sjamsu Ari Berty Rondonuwu Armid Armid Armid, Armid Armid, Alrum Awaluddin Awaluddin Baharuddin Baharuddin Bahdad, Bahdad Bahril, Bahril Balubi, Abdul Muis Baru Sadarun Darwin Ismail Dedy Oetama Dini Purbani Dini Purbani Disnawati Disnawati, Disnawati Emiyarti Emiyarti, Emiyarti Emiyarti, . Fahmiati Faisal, Mohamad Fitrah Firihu, Muhammad Zamrun Gefril, Gefril Halili Halili Harianto, Kurniawan Indra, . Indriana, . Ira Ira, Ira Irma Nurjannah Irma Nurjannah, Irma Jabir, Jabir Jainur, Arin Junaidin Sirza, La Ode Muhammad Kulmawapa, Rizki Arpakul La Baco S La Ode Abdul Rajab Nadia La Ode Abdul Rajab Nadia La Ode Abdul Rajab Nadia La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muhammad Gunawan Giu La Ode Muhammad, Yasir Haya Laode Muhamad Hazairin Nadia Laode Muhamad Hazairin Nadia Lawelle, Sjamsu Alam Mida, Fitra Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhammad Fajar Purnama Muhammad Trial Fiar Erawan Muhammad Zamrun Firihu Nadia, La Ode Abdul Rajab Nur Aisah Nurlin, . Nusantara, Garda Pratikino, A Ginong Pratikino, A. Ginong Pratikino, Asrin Ginong Rahman, Arwan Arif Rahman, Hifzur Ramma, Omiana Rasma, WD Ratna Diyah Palupi Safani, Jamhir Safarudin, . Salwiyah Salwiyah Salwiyah, Salwiyah Saputri, Fera Meilani Subhan Subhan Sudarsono Tasari, Firman Terry Louise Kepel Terry Louise Kepel, Terry Louise Uniadi Mangidi Viska Inda Variani Wa Ode Salma Wahidin, Nurhalis Wildayati Yursida Yursida, Yursida Yusriandi, Andi Zunasri, Zunasri