Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Faktor Maternal, Fetal, dan Ketepatan Rujukan dengan Keputusan Sectio Caesarean di Rsud Bangil Periode Januari–Maret 2025 Anis Puji Rahayu; Diadjeng Setya Wardani; Krisjentha Iffah Agustasari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54098

Abstract

Background: In obstetric emergencies, cesarean section (CS) is a crucial surgical intervention to save both mother and baby. Although the WHO recommends an optimal CS rate of 10–15%, the prevalence of CS at Bangil Regional Hospital has risen sharply to 80% in 2024. This marked deviation from the standard prompted a study to analyze the key factors influencing CS decision-making at the hospital.Objective: To analyze the relationship between maternal factors, fetal factors, and referral accuracy with the decision to perform CS at Bangil Regional Hospital. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design involving 202 women who gave birth during the first trimester of 2025, selected through simple random sampling. Secondary data from medical records were analyzed using the Chi-square test to examine the association between maternal, fetal, and referral variables and the likelihood of undergoing CS. Results: The decision to perform CS was significantly associated with a history of previous CS (p = 0.001), comorbid conditions (p = 0.040), other maternal medical indications (p = 0.041), and fetal distress (p = 0.001). In contrast, maternal age, parity, and referral accuracy showed no significant association. These findings indicate that CS decisions are more strongly influenced by maternal and fetal clinical urgency than by demographic or systemic factors. Strengthening risk detection and optimizing maternal–fetal monitoring are therefore essential to reduce morbidity and mortality.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Komunikasi Interpersonal Dalam Menyikapi Pernikahan Dini Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Di SMPN 2 Singosari Diadjeng Setya Wardani; Arcelia Putri Nurcahyani; Alidha Nur Rakhmani
Science Techno Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Praktek pernikahan dini masih banyak terjadi di Indonesia terutama di kabupaten Malang. Kabupaten Singosari mendominasi angka pernikahan dini pada tahun 2022 di Kabupaten Malang dengan 100 anak menikah dini. Orang tua memiliki peran yang besar dalam pencegahan pernikahan dini. Pencegahan pernikahan dini dapat dimulai dari edukasi pada orang tua terkait praktek komunikasi interpersonal yang diharapkan dapat menurunkan kejadian pernikahan dini. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penyuluhan tentang komunikasi interpersonal terhadap cara orang tua menyikapi pernikahan usia dini. Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Penelitian ini menilai dampak dari penyuluhan kesehatan mengenai komunikasi interpersonal terhadap orang tua, dengan pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 36 orang tua yang telah disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan mengenai komunikasi interpersonal secara signifikan meningkatkan pengetahuan orang tua terkait pernikahan dini (uji Wilcoxon, p=0,004). Namun, tidak ditemukan pengaruh yang signifikan terhadap sikap orang tua (uji Wilcoxon, p=0,146), meskipun 20 orang (55,5%) mengalami peningkatan skor sikap pada tes setelah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan tentang komunikasi interpersonal dalam menyikapi pernikahan dini berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan orang tua tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sikap orang tua.
The role of serum ferritin as a biomarker of iron and inflammation in anemia: a systematic literature review Kedaton, Rafi Andyah Arum; Devi, Nabila Sinta; Kusworini, Kusworini; Wardani, Diadjeng Setya
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 1 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i1.4137

Abstract

Background: Anemia remains a major global health concern, particularly in low- and middle-income countries where distinguishing Iron Deficiency Anemia (IDA) from Anemia of Inflamation (AI) remains diagnostically challenging. Hemoglobin alone cannot differentiate these conditions, necessitating more specific biomarkers. Serum ferritin, the primary iron-storage protein, reflects body iron reserves but is also elevated during inflammation through interleukin-6-mediated hepcidin induction. Objective: This review examines the dual role of ferritin as an iron biomarker and an inflammatory marker. Methods: A literature search was conducted in PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, and the Cochrane Library with a ten-year publication limit. Of the 89 articles identified, only eight studies met the inclusion criteria and directly evaluated the relationship between ferritin, iron status, and inflammatory processes. Results: Ferritin remains a key indicator of iron reserves, but its interpretation needs to take into account the inflammatory status. Conclusion: The combination of ferritin with inflammatory biomarkers such as C-Reactive Protein (CRP)and Alpha-1-acid glycoprotein (AGP) improves the diagnostic accuracy for anemia related to both iron deficiency and inflammation.
Co-Authors Agus Adi Putrawan Aisyah Ardiana, Hanida Alidha Nur Rakhmani Anika Pratiwi, Sindy Anis Puji Rahayu Arcelia Putri Nurcahyani Ariani, Novida Arifiandi, Maya Devi Arifin Syamsul Bambang Rahardjo Chusna, Safira Mauliyatul da Silva, João Francisco Lela da Silva, Zelita Fernandes Devi, Nabila Sinta Dewi Kartika Sari Diana Fransisca, Ratna Dini Syarafina, Hafizahah Duhitatrissari, Fifin Pradina Emiliana, Farica Eri Kurniasari Fajar Ari Nugroho Fatmawati Fatmawati Fernandes, Alcinda Pinto Fernandes, Alcinda Pinto Gumanti, Kentri Anggarina Hafshah, Hafshah Hastuti, Novianti Tri Hastuti, Nur Aini Retno Hernistanti, Alya Dwi Rahma Hinisa, Fariha Nuzulul I Wayan Agung Indrawan I Wayan Agung Indrawan Intan, Dara Jesica Mulyadi Kedaton, Rafi Andyah Arum Kedaton, Rafi’ Andyah Arum Krisjentha Iffah Agustasari Kristianingsih, Rey Kusworini Handono Lionardy, Chandra Maia, Hadidja Binti Ali Hosman Mergy Gayatri Miftahul Jannah MIFTAHUL JANNAH Nabila Sinta Devi Novida Ariani Nur Aini Retno Hastuti Nurazizah, Devita Alifia Nurul Fathiyyah Peguinho, Hermes Peguinho, Hermes Permata Sari, Hannie Puspita, Alfi Laili Putu Sudewi Arsini Rahayuningsih, Elba Putri rahmah, shofi nur Ratna Diana Fransisca Ratna Diana Fransiska Ratna Diana Fransiska Retnaningtyas, Nining Retno Hastuti, Nur Aini Rismaina Putri Rismaina Putri Rodríguez, Mirioldis Matos Sabilla Khaerunissa, Dymphna Sebrina, Keyko Dyandra Setiawati, Lisa Sholikhah, Laila Aminatus Simanjuntak, Roganda Sinta Devi, Nabila Sinta, Dewi Soares, Filomena Sri Andarini Sri Andarini Sri Andarini Telaumbanua, May Kristina Indah K Viera Wardhani Wahyuningtyas, Mariana Wardani, Arti Wati, Linda Ratna Widya Risanti, Arini Zamanti, Arfiyani