Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Jual Beli Online Menggunakan Sistem Spaylater Dalam Perspektiffiqih Muamalah Kontemporer Syafii, Imam
JURNAL AZ-ZAWAJIR Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Az Zawajir
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/jaz.v4i2.338

Abstract

SpayLater adalah metode pembayaran “beli sekarang bayar nanti” yang disediakan oleh PT. Commerce Finance di aplikasi Shopee dan di awasi langsung oleh OJK (otoritas jaa keuangan). Dengan SpayLater ini pengguna shopee dapat membeli barang yang di inginkan terlebih dahulu dan membayarnya di bulan berikutnya atau dengan cicilan selama beberapa bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hukum Jual Beli Online menurut Fatwa DSN/MUI; 2) Perspektif Fiqih Muamalah Kontemporer terhadap mekanisme akad Jual Beli Online di Aplikasi Shopee; 3)Perspektif Fiqih Muamalah Kontemporer terhadap Jual Beli Online menggunakan sistem SpayLater. Untuk Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini menyimpulkan bahwa, pelaksanaan jual beli dengan sistem pembayaran SpayLater belum sesuai dengan Fiqih muamalah kontemporer, karena jual beli menggunakan sistem SpayLater menunjukkan bahwa pembayaran secara angsur dengan menggunakan bunga, karena di dalamnya terdapat unsur yang bertentangan dengan syariat Islam. Pinjaman SpayLater mengandung penambahan atas utang pokok, pengenaan biaya tambahan lainnya yang membaratkan serta ketidak sesuaian bunga yang diperoleh saat akad dilakukan.
Innovation of Islamic wasathiyah education methods: Transformation of da’wah in the contemporary era Syafii, Imam
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 9 No. 02 (2025): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v9i02.42992

Abstract

This study examined the innovative Islamic wasathiyah learning methods at Al-Akbar Mosque, Surabaya, which emphasize moderation, balance, and inclusiveness, and integrate the values of tolerance and anti-extremism. Qualitative-descriptive method with participatory observation techniques, in-depth interviews, and document studies was used. The educational approach at Al-Akbar Mosque involved various methods, ranging from one-way teaching to multi-directional discussions, maintaining local traditions that align with Islamic teachings. Worship practices such as congregational dhikr, congregational prayers, and commemoration of Islamic holidays were used, GenZi studies that reflect the constructive spirit of Islamic wasathiyah, and supporting facilities such as eco-green playmates, general poly, dental poly, cupping therapy, and Islamic education institutions (PAUD, MI, Madrasah Aliyah and Ma'had Ali). Other facilities, such as urban farming, Civilization Park, Asmaul Husna Park, Healthy Heart Club, and Gen Z Park were used, which support social, health, and educational activities, hope to contribute theoretically and practically to the development of adaptive mosque da'wah and strengthen Islamic wasathiyah in Indonesia.
Inventarisasi Keanekaan Anggota Ordo Odonata di Cagar Alam Nusakambangan Timur dan Sekitarnya Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Zaman, Mokhamad Nur; Yusuf, Muhammad; Romli, Mochamad; Syafii, Imam; Hardhaka, Tri; Fuadi, Bakhtiar Fahmi; Saikhu, Akhmad; Rouf, M. Solakhudin Ar; Adi, Arfiansyah; Laily, Zainul; Purwanto, Pratama Bimo; Yudo, M. Haris
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.249 KB)

Abstract

Capung merupakan serangga yang mempunyai nilai penting bagi lingkungan. Keberadaanya di alam menjadipenanda adanya perubahan kualitas lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah merekam keberadaan keanekaanCapung, karena hingga saat ini belum ada data capung di Cagar Alam Nusakambangan Timur. Mengingatpulau Nusakambangan adalah salah satu lokasi bernilai tinggi yang merupakan daerah hutan primer di Jawayang masih tersisa. Metode yang digunakan adalah survey langsung di lapangan di beberapa wilayah yaituSungai, Hutan Primer, dan Pantai pada bulan Januari 2017. Hasilnya tercatat ada 14 spesies yang terbagidalam 2 subordo yaitu Anisoptera dan Zygoptera. Subordo Anisoptera terdiri dari 2 famili yaitu Aeshnidae (1spesies) dan Libellulidae (7spesies). Subordo Zygoptera terdiri dari 4 famili yaitu Clorochypidae (1 spesies),Protoneuridae (1 spesies), Platycnemididae (3 spesies),dan Platystictidae (1 spesies). Spesies terakhirmerupakan spesies endemik Jawa yaitu Drepanosticta sundana.
Keanekaragaman Capung (Odonata) di Pulau Nusakambangan Bagian Barat Zaman, Mokhamad Nur; Fuadi, Bakhtiar Fahmi; Purwanto, Pratama Bimo; Syafii, Imam; Yusuf, Muhammad; Hidayat, Mochamad Romli; Hardhaka, Tri; Adi, Arfiansyah; Laily, Zainul; Ikram, Adryan Muhamad; Rifai, Ahmad Saikhu; Rouf, Muhamad Solakhudin Ar
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.777 KB)

Abstract

Kawasan pulau bisa saja memiliki keanekaragaman dan keunikan biodiversitas dari pulau besar di sekitarnya. Salah satunya keanekaragaman capung yang hidupnya bergantung pada perairan tawar di pulau tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keanekaragaman jenis capung di pulau Nusakambangan bagian barat. Pengambilan data dilakukan dengan mengeksplorasi beberapa tipe habitat yaitu rawa mangrove, sawah, hutan primer, dan sungai. Setiap perjumpaan dilakukan pendataan spesies dan jumlah individu per spesies. Hasil penelitian menunjukan ada 23 spesies dari 9 famili. Jumlah individu yang terhitung adalah 229. Jumlah tertinggi dimiliki oleh Heliocypha fenestrata sebanyak 48 individu. Nilai indeks keanekaragaman capung sebesar 2,44 artinya struktur komunitas capung sangat stabil.
Aktualisasi Sila Pertama Terhadap Karakter Religius Generasi Muda di Era Society 5.0 Syafii, Imam; Amelia, Rindu; Priliano, Brian; Maulindah, Dela; Jannah, Siti Nur Sofirotul; Bilqisti, Alfath
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2024.14.2.171-182

Abstract

Indonesia's young generation as the nation's successor is required to be able to adjust to the development of digital technology in the Era of Society 5.0. Digitalization has a huge impact on the character of the younger generation, especially the religious character which is currently fading. The actualization of the first precept towards religious character is needed for the younger generation to improve their spirituality. This study aims to understand the relationship of the first precept to the improvement of the religious character of the younger generation in the 5.0 era. The research method used is descriptive analysis with a mixed approach (Mix Method). This research uses data collection techniques in the form of distributing questionnaires to respondents, which are then reviewed using literature review or literature study from related sources. The results of this study indicate that the actualization of the first precept is an important part of creating a religious character of the younger generation, because it has a strong relevance to one's personality. This study seeks to improve the religious character of the younger generation by implementing the noble values contained in the first precept of Pancasila.
Religious Moderation Education as a Means to Prevent Bullying in Schools Syafii, Imam; Harjanto, Muhammad Alfian Dusan; Purnomo; Izzudin Syifaulhanani
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 10 No 2 (2025): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v10i1.27672

Abstract

This study aims to examine the role of religious moderation education in preventing bullying in schools. A qualitative approach was used, employing observation techniques at a vocational school in Central Java. The study focused on the concept of religious moderation within the school, the learning process, and the integration of moderate values, mindsets, and attitudes. Data were collected through interviews with six respondents, including the school principal, two guidance counselors, an Islamic education teacher, two students, and from school documents such as annual activity reports and teaching modules. Data analysis was conducted qualitatively, using triangulation of sources and techniques, which involved comparing and validating data from various sources (school principal, guidance counselors, Islamic education teacher, students) and school documents to ensure the validity and consistency of the findings. The results of the study reveal that the strategy of instilling religious moderation was implemented through teacher role modeling, the integration of values such as tolerance, justice, and anti-violence in lessons, daily religious activities, student empowerment as agents of change through the Roots Indonesia program, and cross-curricular collaboration. This strategy contributed to creating an inclusive school climate and significantly reduced incidents of verbal bullying. The findings indicate that the implementation of religious moderation values in school education is effective in reducing bullying behaviors and fostering a more inclusive, tolerant, and diverse learning environment.
Online Tahsin and Affective Engagement: Exploring Emotional and Spiritual Experiences of Islamic Education Students Syafii, Imam; Sariyani, Sariyani
Edukasi Vol 12 No 2 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ejpp.v12i2.31438

Abstract

This study explores how students experience emotional and spiritual engagement in Universitas Terbuka’s (UT) online tahsin al-Qur’an (Qur’anic recitation) course. Using a mixed-methods design with a qualitative emphasis, data were collected from 30 undergraduate students of the Islamic Religious Education (PAI) program through a 20-item survey and reflective writing prompts. Quantitative data were analyzed descriptively, while qualitative data underwent six-step thematic analysis. Findings reveal three major themes: (1) enhanced motivation to improve tajwīd and correct recitation errors through compassionate feedback; (2) strengthened spiritual engagement resulting from tutor presence, reflective practices, and communal rituals; and (3) deepened daily interaction with the Qur’an, evidenced by consistent muroja’ah, mindful prayer, and increased voluntary worship. These outcomes indicate that online tahsin can cultivate both technical proficiency and spiritual intimacy when designed with empathy, reflection, and structured mentorship. Theoretically, the study extends Reeve’s affective engagement framework into the domain of digital Islamic pedagogy, while practically offering design principles for spiritually-enriched distance learning. It concludes that online Qur’anic education, when humanized and reflective, can serve not only as a medium of instruction but as a transformative spiritual journey.
Edukasi Berbasis Riset: Optimalisasi Sterilisasi untuk Pencegahan Infeksi dan Penguatan Management Safety di RSUD Kardinah Tegal Hapsari, Woro; Risnanto, Risnanto; Syafii, Imam; Ratnaningsih, Ani; Mustika, Ufiyani
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.875

Abstract

Infeksi Daerah Operasi (IDO) merupakan salah satu bentuk Healthcare Associated Infections (HAIs) yang paling sering terjadi di rumah sakit, dan sering kali disebabkan oleh penggunaan instrumen medis yang tidak steril. Central Sterile Supply Department (CSSD) memegang peranan penting dalam menjamin proses sterilisasi berjalan sesuai standar, guna mencegah terjadinya infeksi pasca operasi. Dalam kenyataannya masih terdapat ketidaksesuaian dalam praktik sterilisasi serta kurangnya pemahaman tenaga kesehatan terkait manajemen instrumen steril. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga kesehatan serta petugas CSSD di RSUD Kardinah Tegal dalam pengelolaan sterilisasi yang terintegrasi dengan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) serta keselamatan pasien. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan dengan melakukan identifikasi masalah dan kebutuhan edukasi, pelaksanaan edukasi interaktif dengan materi tentang PPI, keselamatan pasien, dan sterilisasi serta evaluasi melalui pengisian kuesioner serta sesi tanya jawab. Peserta terdiri dari perawat, IPCN, IPCLN, dan petugas CSSD. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor mencapai rata-rata 98%. Edukasi ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan infeksi bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan bagian dari budaya kerja kolektif di rumah sakit. Kegiatan ini disarankan untuk dilakukan secara berkala dan diperluas ke seluruh unit pelayanan, guna mendukung peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.
Exploring Multicultural Values in Interfaith Lecturer Cooperation: An Ethnography Syafii, Imam
Edukasi Vol 12 No 01 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/wb8kds76

Abstract

Indonesia’s rich cultural and religious diversity poses both challenges and opportunities in fostering inclusive academic environments. This ethnographic study aims to explore the construction and enactment of multicultural values within interfaith academic collaboration among lecturers at Universitas Terbuka (UT), Indonesia’s leading open and distance education institution. Utilizing a qualitative ethnographic design, data were gathered through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The study involved four lecturers representing different religious affiliations: Islam, Hinduism, Christianity, and Buddhism. Thematic analysis identified three core findings: (1) religious differences are navigated through mutual respect, professionalism, and shared pedagogical goals; (2) multicultural values such as tolerance, equity, and inclusivity are embedded in teaching practices and research collaborations; and (3) interfaith dialogue is facilitated through adaptive and dialogical communication strategies. These findings reveal that UT’s interfaith academic practices are grounded in both ethical commitment and institutional support for diversity, contributing to a cohesive and productive academic climate. The study highlights the strategic role of multicultural ethics in enhancing educational quality and institutional resilience. It offers practical insights for higher education policymakers in designing effective frameworks for interfaith engagement and intercultural competence development. Furthermore, this research enriches theoretical discourses on multiculturalism in professional academic settings and suggests directions for future comparative or longitudinal studies to examine interfaith dynamics in broader educational landscapes.
Strategi Guru dalam Menanamkan Karakter Cinta Al-Qur’an melalui Program Gerakan Cinta Al-Qur’an Asshiddiqie, Zidal Huda; Syafii, Imam; Prantiara, Safira Aulia; Widiyanti, Fenny
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i1.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan karakter cinta Al-Qur’an melalui program GENTA (Gerakan Cinta Al-Qur’an) di SMP Muhammadiyah (Tahfidz) Salatiga. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan sekolah untuk membentuk generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan kepala sekolah, guru pendamping dan 3 siswa, serta dokumentasi kegiatan seperti jadwal, panduan program, dan laporan evaluasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru mencakup tiga tahapan utama: perencanaan program yang terstruktur dengan pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan (BTQ, Tajwid, dan Tahfidz), pelaksanaan pembelajaran yang adaptif, serta evaluasi berkelanjutan yang dilakukan secara fleksibel berdasarkan perkembangan siswa.
Co-Authors Abdul Aziz Achmad Widodo Adi, Arfiansyah ADIL WIJAYA, MEILDRA AGUNG PRASETYO, LUKMAN Agus Himawan Akhmad Saikhu Aldi Khusmufa Nur Iman Amelia, Rindu Amirul Haq, Denmas Amlati, Viki Farah Ardani, Muhamad Agus Asshiddiqie, Zidal Huda Bilqisti, Alfath DESTIANTO P, RAMON Djoko Soejono EKA APRIYANTO, LUKMAN FAJAR EKO CAHYONO, BOY Fatah, Haris Fenny Widiyanti FIAN ANANDA, DIKA Fitri Handayani Fuadi, Bakhtiar Fahmi G, Theodora Rosaria Hapsari, Woro Hardhaka, Tri Harjanto, Muhammad Alfian Dusan Hasanah, Mudzakaroh Nur Hatta, Hatta Hidayat, Mochamad Romli Hidayati, Islamiyah Nur Ikram, Adryan Muhamad Imron Fauzi Izzudin Syifaulhanani Jannah, Siti Nur Sofirotul Kusuma, I Dewa Made Aryananda Wijaya Laili, Nisfi Zulfatul Laily, Zainul Listyawan, Brillian Jacka Liya Yuni Astutik Maulindah, Dela Mohammad Faruk MUHAMAD ALKHADAF, DIEGO MUHAMMAD FAHMI Muhammad Yusuf Mustika, Ufiyani NADHITA, GALUH Nanang Agus Winandhoyo, Nanang Agus Nanda, Fitri Agung NUR HIDAYAT, RAKHMAT Pandu Prayoga, Pandu Prantiara, Safira Aulia Prianto, David Agus Priliano, Brian Purnomo Purwanto, Pratama Bimo Purwoto, Septyaningrum Putri PUTRI NUR FATMALA, EKA Rahman, Ahmad Rifdur Rahman, Yudi Ardian Ramadhan, Mario Surya Ratnaningsih, Ani Ridho Imawan Hanafi, Ridho Imawan RIDHOWI, MUHAMMAD Rifai, Ahmad Saikhu Risnanto Risnanto Rohadatul A'isyi, Elisya Auliya' Romli, Mochamad Rouf, M. Solakhudin Ar Rouf, Muhamad Solakhudin Ar Sariyani, Sariyani Sholeh, Farhanudin Sri Hidayati SUHADAK, AHMAD TRIYONI PRASETYO, AGUNG Yahya Aziz Yudo, M. Haris Zaman, Mokhamad Nur