Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS AKTIVITAS FISIK DENGAN NILAI TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH BEKASI Armi, Armi; Ayu, Yennyka Dwi; Shanti, Ignatia Maria; Setiawan, Yana; Veranita, Aprillia
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.880

Abstract

                                                        ABSTRACTBackground.Hypertension disease is found in most of the elderly, where physical activity can affect the value of blood pressure.The lack of physical activity will have an effect on increased blood pressure.Physical activity is one factor in increased blood pressure and as a means to prevent hypertension disease.The purpose of this study is to learn about the relationship of physical activity with the value of blood pressure in the elderly. Method.This research is an analytic observational study that uses cross sectional designs..A sample of 59 elderly people with a history of hypertension, By way of purposive sampling.Data collections are performed using physical questionnaires containing as many as 10 questions.Research results. Analyzed using univitarian analysis using frequency and bivariat using chis-quare tests. Research results have been linked to physical activity and age with p value = 0,000; Physical activity and sex with p value = 0,003; physical activity and systolic blood pressure for the p value=0,020. the physical activity and blood pressure diastolic for the p value= 0, 012.Physical activity on seniors done berulang-ulang (high frequency) can make a decrease in blood pressure will last long.For that reason, physical activity is regular can lower blood pressure.                                                          ABSTRAKLatar belakang. Penyakit hipertensi banyak dijumpai pada sebagian besar lansia, dimana aktivitas fisik dapat mempengaruhi nilai tekanan darah. Kurangnya aktivitas fisik akan berdampak meningkatnya tekanan darah. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah dan sebagai sarana untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan nilai tekanan darah pada lansia. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang menggunakan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 59 lansia yang mempunyai riwayat hipertensi, dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Physical Activity Scale for Elderly (PASE) berisi sebanyak 10 pertanyaan. Hasil penelitian. dianalisis menggunakan analisa univariat menggunakan frekuensi dan bivariat menggunakan uji chis-quare. Hasil penelitian ada hubungan aktivitas fisik dan usia dengan p value = 0,000; aktivitas fisik dan jenis kelamin dengan p value = 0,003; aktivitas fisik dan tekanan darah sistolik didapatkan hasil p value = 0,020. Hasil aktivitas fisik dan tekanan darah diastolik didapatkan hasil p value = 0, 012. Aktivitas fisik pada lansia yang dilakukan berulang-ulang (frekuensi tinggi) dapat membuat penurunan tekanan darah akan berlangsung lama. Oleh karena itu, aktivitas fisik dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. 
Model Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Penempatan dan Rotasi Kerja Budiman, Totong; Setiawan, Yana
Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jimb.v14i1.56036

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan besaran pengaruh terhadap efektifitas penempatan dan rotasi kerja melalui motivasi terhadap kinerja pegawai Tenaga Kependidikan UPI. Responden dalam penelitian ini sebanyak 35 responden yang merupakan pegawai Tenaga Kependidikan UPI yang telah di rotasi dan di tempatkan pada unit kerja di lingkungan UPI. Analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS 3.0 for Windows. Hasil temuan penelitian ini menunjukan gambaran tentang penempatan kerja, rotasi kerja, motivasi dan kinerja berada pada kategori tinggi. Variabel penempatan kerja berpengaruh terhadap motivasi, variabel rotasi kerja tidak berpengaruh terhadap motivasi, variabel penempatan kerja berpengaruh terhadap kinerja, variabel rotasi kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja, variabel motivasi berpengaruh terhadap kinerja. Hasil pengujian variabel motivasi dapat menjadi variabel intervening antara variabel penempatan kerja terhadap kinerja. Sedangkan variabel motivasi tidak dapat menjadi variabel intervening antara variabel rotasi kerja terhadap kinerja.
Pola Makan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Danau Indah Kecamatan Cikarang Barat Kab. Bekasi Husnul Hotimah, Helmalia; Setiawan, Yana
AACENDIKIA: Journal of Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): AACENDIKIA: Journal of Nursing
Publisher : Althar Cendikia Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.223 KB) | DOI: 10.59183/aacendikiajon.v1i2.10

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolik dan kronis ditandai dengan hiperglikemia. Di Puskesmas Danau Indah di lihat dari tiga bulan terkahir pasien diabetes melitus berjumlah 120 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu adanya hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik yang dengan rancangan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30 orang dan sampelnya mengunakan teknik total sampling dimana besar sampel sama dengan populasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar obeservasi pengukuran GDS. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil pengolahan data menggunakan chi-square menunjukan bahwa nilai p= 0.023 < α 0,005. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistik bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2, dengan nilai OR 9.750 dan (95% CI = 1-592 – 59.695). Sebagai pasien di Puskesmas Danau Indah memiliki pola makan kurang baik. Di harapkan dapat melakukan pencegahan secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan Cara menjaga pola makan dan rutin mengecek gula darah agar tetap normal.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN KETERAMPILAN VOICE PRODUCTION SEBAGAI PELUANG USAHA DI BIDANG INDUSTRI KREATIF Setiawan, Yana; Cahyani, Isah; Nurhadi, Jatmika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.38433

Abstract

AbstrakPermasalahan yang perlu diselesaikan melalui kegiatan pengabdian ini adalah (1) masih kurangnya mahasiswa yang sadar akan peluang keuntungan dari produksi suara (Voice Production) terhadap perekonomian; (2) terdapatnya mahasiswa yang belum memahami bagaimana memproduksi produksi suara (Voice Production) secara mandiri, dan (3) terdapatnya mahasiswa yang belum mengetahui berbagai jenis produksi suara (Voice Production) yang dapat dipelajari dan dioleh menjadi sebuah produk yang bisa diperjualkan. Sasaran utama pada pelatihan voice production ini anggota eSKa Radio yang merupakan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia. Pelatihan Kewirausahaan dan Produksi Suara (Voice Production) menggunakan metode pelatihan atau workshop terkait produksi suara (Voice Production). Terdapat dua jenis workshop utama, yaitu; 1) workshop voice production, dan 2) workshop kewirausahaan voice production. Workshop tersebut mencakup pelatihan podcast, dubbing, voice over, dan narrator, serta pelatihan kewirausahaan. Tahapan yang akan dilakukan dalam pelatihan adalah persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Voice Production Sebagai Peluang Usaha di Bidang Industri Kreatif telah terlaksana dimulai dari persiapan, melaksanakan pelatihan, dan melakukan evaluasi pelatihan. Tahap persiapan membahas persiapan acara, persiapan waktu serta persiapan konten materi kegiatan. Skor tertinggi tanggapan peserta terhadap pelatihan kewirausahaan pada indikator Memahami dan bisa membuat analisis SWOT yang berada pada kategori baik. Skor tertinggi tanggapan peserta terhadap pelatihan voice production pada indikator Mengetahui dan dapat menyebutkan berbagai perangkat keras yang digunakan dalam perekaman voice production dengan skor 390 yang berada pada kategori baik. Skor tertinggi tanggapan peserta terhadap intensi berwirausaha dan peluang usaha di bidang industri kreatif melalui indikator lebih suka menjadi pengusaha daripada menjadi karyawan dengan skor 420 yang berada pada kategori baik.Kata Kunci: pelatihan; keterampilan; kewirausahaan;  voice production; peluang usaha; industri kreatif AbstrakThe problems that need to be solved through this service activity are (1) the lack of students who are aware of the profit opportunities from sound production to the economy; (2) there are students who do not understand how to produce sound (Voice Production) independently, and (3) there are students who do not know the various types of sound production (Voice Production) that can be studied and converted into a product that can be sold. The main target for this sound production training is eSKa Radio members who are students from the Indonesian Education University. Entrepreneurship Training and Voice Production (Voice Production) using training methods or workshops related to sound production (Voice Production). There are two main types of workshops, namely; 1) voice production workshop, and 2) entrepreneurial voice production workshop. The workshop includes podcast, dubbing, voice over, and narrator training, as well as entrepreneurship training. The stages that will be carried out in the training are preparation, training, and evaluation. Entrepreneurship Training and Voice Production Skills as Business Opportunities in the Creative Industry Sector has been started from preparation, training, and evaluation. The preparation stage for event preparation, time preparation, and activity content preparation. The participants' highest score on entrepreneurship training was on the indicator of Understanding and being able to make a SWOT analysis which was in the good category. The highest score from the participants on the sound production training was on the indicator of Knowing and being able to name various hardware used in recording sound production with a score of 390 which was in the good category. The highest score from the participants' responses to the intensity of entrepreneurship and business opportunities in the creative industry sector through indicators of preference for entrepreneurs with a score of 420 which is in the good category.Kata Kunci: training; Skills; entrepreneurship; voice production; business opportunities; creative industry
GRADE-II MENINGKATKAN KEMAMPUAN REMAJA DALAM SKRINING RISIKO DIABETES MELITUS TIPE-II Lalu Rodi Sanjaya; Yana Setiawan
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3043

Abstract

Latar Belakang: DM tidak hanya dialami oleh orang dewasa usia 55-65 tahun, tapi juga dialami oleh anak dan remaja. Remaja seringkali mencoba berbagai aktivitas dan juga makanan terutama makanan yang manis-manis. Sehingga itu menjadi salah satu risiko terjadinya penyakit diabetes. Tujuan: PkM ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa terkait penyakit DM Tipe-II. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperimen. Sampel berjumlah 18 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil: terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada saat pretest yaitu 10 orang (67%) dengan tahap posttest paling banyak kategori baik yaitu 14 orang (93%), pengukuran BB sebelum penyampaian materi paling banyak pada kategori sangat kurang dengan jumlah 6 orang (33%) dan Kurang sebanyak 6 orang (33%). Kemampuan pengukuran TB paling banyak adalah kategori cukup yaitu 9 orang (50%), dan pada pengukur GDS terbanyak yaitu kategori sangat kuran berjumlah 16 orang (89%). Sedangkan setelah dilakukan demonstrasi terjadi peningkatan kemampuan setiap pengukuran antara lain pada pengukuran BB paling banyak pada kategori baik sekali yaitu 16 orang (88%), pada pengukuran TB terbanyak berada pada kategori baik sekali yaitu 17 orang (94%) dan pada pengukuran IMT kategori terbanyak adalah baik sekali yaitu sebanyak 18 orang (100%). Kesimpulan: GRADE-II dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa remaja dalam mencegah risiko penyakit DM Tipe-II pada remaja.
Analisis Minat Menggunakan E-Commerce Pada Wirausaha Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Setiawan, Yana; Muthia, Muthia; Sugiharti, Harpa
Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jimb.v15i1.75070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat menggunakan e-commerce pada wirausaha mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dalam bentuk google form yang disebarkan kepada responden penelitian. Dalam penelitian ini banyak wirausaha muda yang belum menggunakan e-commerce sebagai media penjualan dan pemasaran. Oleh karena itu, responden yang digunakan sebanyak 155 mahasiswa penerima pendanaan dalam        program           kewirausahaan           Belmawa Kemendikbudristek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat mahasiswa dalam menggunakan e-commerce berada pada kategori tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan ketiga indikator yaitu sikap perilaku minat e-commerce berada pada kategori tinggi, indikator norma subjektif berada pada kategori tinggi, dan indikator persepsi kontrol perilaku berada pada kategori tinggi
The Effect of Work Environment on Employee Loyalty Mediated by Employee Satisfaction at XYZ Company Aldhia Rachmi, Riezfa; Siti Hadijah, Hady; Setiawan, Yana
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 5 No. 5 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2024)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v5i5.1189

Abstract

Employees are an asset to the company. The success of a company is highly dependent on the quality of its employees. Changes in the era of globalization demand the existence of employees who have the ability to compete. As one of the private companies, of course, company XYZ must be able to have qualified employees in order to excel from similar competitors. One of the aspects possessed by qualified employees is a high level of loyalty. This study aims to evaluate the level of loyalty of employees of XYZ company that is affected by the work environment and mediated by employee satisfaction. This study uses a verifiable descriptive approach, with a sample of 68 informants. Data collection was carried out through a questionnaire with data processing using SEM-PLS. The findings of the study show that the work environment has a significant effect on employee loyalty levels. On the continuum line, the work environment and employee loyalty are in the high category. This research also highlights the need for XYZ company to improve the professional equipment used to support Employee Loyalty which ultimately affects the company's performance. This research also highlights the need for XYZ company to improve the professional equipment used to support employee loyalty which ultimately affects the company's performance.
Menjaga Ketahanan Fisik dan Meningkatkan Keseimbangan Pada Lansia Di Sekolah Lansia Selasih Jatiasih Kota Bekasi Armi, Armi; Ayu, Yennyka Dwi; Shanti , Ignatia Maria; Rohayati, Rohayati; Lastriyanti, Lastriyanti; Setiawan, Yana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10767

Abstract

Lansia merupakan suatu kondisi yang identik dengan seseorang yang mengalami penurunan kondisi fisik, sehingga status kesehatan lansia menurun. Suatu kegiatan yang menyebabkan peningkatan penggunaan energi atau kalori oleh tubuh disebut aktivitas fisik. Keterbatasan lansia melakukan aktivitas fisik juga mengakibatkan penurunan keseimbangan dan kekuatan otot yang beresiko terjadinya jatuh. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan ketahan fisik dan keseimbangan pada lansia. Lokasi kegiatan PKM berada di Sekolah Lansia Selasih Jatiasih Kota Bekasi, SDN 03 Kelurahan Jatiluhur, berupa Otago Home Exercise Programme dan memberikan ilmu pengetahuan resiko jatuh. Kegiatan deteksi dini resiko jatuh dengan pengukuran tekanan darah dan gula darah. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan sebagai upaya tujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang pentingnya latihan fisik untuk mencegah jatuh. Hasil pengukuran rerata tingkat pengetahuan lansia terhadap risiko jatuh, didapatkan peningkatan nilai rerata dari 2,53% menjadi 3,29%. Analisis bivariate dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan p-value=0,014 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan lansia mengenai risiko jatuh pada saat sebelum dan setelah pemberian intervensi. Kegiatan Latihan fisik ini diupayakan untuk menurunakan gangguan gerak dan fungsional, sehingga menurunkan angka kesakitan pada lansia dan peningkatan pengetahuan serta pengaplikasian secara rutin model latihan keseimbangan
Efektifitas dukungan keluarga terhadap pelaksanaan lima pilar pada penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Mekar Mukti Setiawan, Yana; Armi, Armi
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.937

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus dikenal oleh masyarakat sebagai penyakit kencing manis atau penyakit menahun yang di tandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah sebagai akibat dari adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Prevalensi diabetes Mellitus di Jawa Barat menempati peringkat 18 dari 36 provinsi. Pada tahun 2020 di Kabupaten Bekasi penderita Diabetes Mellitus yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar berjumlah 22.573 dengan persentase 9.32%  dari 242.169 penderita.Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian crossecsional.Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,000 untuk variable dukungan keluarga: informatif, penghargaan, dan emosional, Sedangkan untuk dukungan instrumental di dapatkan p value 0,002, maka dapat disimpulkan dari ke-4 variael tersebut dimana Pvalue dibawah 0,05 ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan lima pilar Diabetes Melitus.Kesimpulan: Dukungan keluarga penghargaan yang dominan dibandingkan dengan dukungan keluarga yang lain, karena dukungan ini membantu anggota keluarga untuk patuh terhadap jadwal untuk pelaksanaan lima pilar.
Edukasi dan Pelatihan Metode Menurunkan Kecemasan Pre Operasi Dengan Teknik Genggam Jari Dan Benson Di RSUD Kabupaten Bekasi Armi, Armi; Setiawan, Yana; Susanita, Nancy; Shanti, Ignatia Maria; Pardede, Lisbeth
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13282

Abstract

Kondisi pembedahan merupakan suatu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan pada setiap orang. Upaya nonfarmakologis yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan berupa relaksasi lima jari dan benson, metode ini dilakukan dengan cara menekan jari-jari tangan sambil menggambarkan atau membayangan sesuatu yang gembira dan membuat otot rileks, sehingga dapat menurunkan kecemasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tehnik relaksasi genggam jari dan benson, serta menurunkan kecemasan pada pasien sebelum dilakukan tindakan operasi. Lokasi kegiatan PKM berada di RSUD Kabupaten Bekasi, memberikan ilmu pengetahuan dan latihan terkait cara melakukan tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah pebatalan dilakukan operasi karena kecemasan yang akan berdampak bahaya bagi keselamatan pasien pada saat operasi. Hasil pengabdian didapatkan pengetahuan sesudah dilakukan edukasi tehnik relaksasi genggam jari dan benson terkait fungsi tehnik relaksasi baik sekitar 75%, sekitar 82% memiliki pengetahuan baik terkait manfaat, sekitar 78% memiliki pengetahuan baik terkait definisi, dan sekitar 88% memiliki pengetahuan baik terkait tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Hasil kecemasan pasien pre operasi didapatkan sekitar 40% cemas sedang, sekitar 53% cemas berat, dan sekitar 7% pasien mengalami cemas berat. Sedangkan hasil pengabdian untuk tingkat kecemasan pasien pre operasi sesudah dilakukan tehnik relaksasi benson dan genggam jari didapatkan sekitar 40% pasien mengalami kecemasan ringan, sekitar 57% kecemasan sedang, 3% cemas berat. Kegiatan latihan relaksasi genggam jari dan benson dilakukan untuk menurunkan kecemasan, sehingga proses operasi dapat dilakukan dengan lancar dan dapat menekan biaya perawatan di rumah sakit