Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 43 LUBUKLINGGAU Gusti Satria, Tio; Maya Sari, Dwi; Rosalina, Elya; Rijal, Akmal
Jurnal Paris Langkis Vol 2 No 2 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.838 KB) | DOI: 10.37304/paris.v2i2.4180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan siswa kelas V SD Negeri 43 Lubuklinggau dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi pecahan dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesalahan siswa kelas V SD Negeri 43 Lubuklinggau dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi pecahan. Subjek penelitian yang diambil yaitu kelas V SD Negeri 43 Lubuklinggau dengan jumlah 19 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika disebabkan oleh (1) kesalahan fakta, (2) kesalahan konsep, (3) kesalahan prinsip dan (4) kesalahan operasi. Dari data hasil tes akhir diperoleh persentase kesalahan siswa pada kesalahan fakta sebesar 44,7%, kesalahan konsep sebesar 50%, kesalahan prinsip sebesar 52,6%, kesalahan operasi sebesar 89,5%. Faktor- faktor penyebab kesalahan siswa antara lain 1) siswa tidak menguasai konsep 2) siswa tidak memahami soal pemecahan masalah 3) kurang motivasi dan konsentrasi dalam belajar matematika. Cara guru mengatasi siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika yaitu 1) membantu siswa memiliki sikap positif 2) menerapkan metode yang menekankan pada pemahaman konsep matematika 3) mendorong siswa memiliki motivasi dalam memecahkan masalah matematika 4) membantu siswa dalam meningkatkan efikasi diri 5) sering berlatih memecahkan masalah matematika.
Sosialisasi dan Pendampingan Integrasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pengembangan Rencana Pembelajaran dan Modul Ajar Pada Satuan Pendidikan Kota Lubuklinggau Mulyono, Dodik; Rijal, Akmal; Fadli, Muhammad; Saputra, Miki; Utami, Sri; Jubaedah, Siti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/21pcz143

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut inovasi dalam proses pembelajaran agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Salah satu pendekatan yang relevan adalah deep learning approach atau pendekatan pembelajaran mendalam. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lubuklinggau pada tahun 2025, ditemukan bahwa tantangan utama dalam implementasi deep learning ialah rendahnya pemahaman guru terhadap konsep dan teknik penerapannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kemitraan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dalam memahami serta menerapkan deep learning dalam perencanaan pembelajaran dan modul ajar. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan Mei–Desember 2025 di Sekretariat IGI Kota Lubuklinggau dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Silampari, serta diikuti oleh 36 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru SD–SMP. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait implementasi deep learning. Sebanyak 80,36% responden menyatakan setuju dan 14,25% sangat setuju terhadap peningkatan pemahaman guru, sedangkan 76,25% menyatakan setuju terhadap aspek pemanfaatan sumber daya dan dukungan teknologi, khususnya penggunaan Learning Management System (LMS). Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi guru dan mendorong terbentuknya komunitas belajar kolaboratif berbasis teknologi di lingkungan sekolah.
Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika Berbasis Model Learning Cycle 7E untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rijal, Akmal; Putra, Mansyur Romadon
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v3i1.2508

Abstract

Abstrak: RPP yang digunakan di sekolah masih belum optimal dalam memfasilitasi pernkembangan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan RPP matematika berbasis model learning cycle 7E untuk siswa kelas V sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan adalah model pengembangan Plomp, yang terdiri dari tiga tahap: preliminary research, prototyping phase, and assessment phase. Data diperoleh dari uji validitas, kepraktisan dan efektifitas. Validitas data diperoleh dari lembar validasi RPP. Kepraktisan data diperoleh dari lembar angket respon guru, respon peserta didik dan wawancara. Efektifitas diperoleh dari aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan RPP berbasis model learning cycle 7E memiliki kriteria yang valid dalam hal isi dan konstruksi. RPP sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan, dan waktu yang dibutuhkan. RPP juga telah efektif dari segi aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata aktivitas peserta didik meningkat dan ketuntasan belajar, ini berarti perangkat pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa RPP matematika berbasis model learning cycle 7E yang dikembangkan dalam pembelajaran matematika di kelas V SD dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif.Kata Kunci: RPP, Matematika, Learning Cycle 7EAbstract: RPP used in schools is still not optimal in facilitating student development. The purpose of this study is to produce mathematical lesson plans based on the 7E learning cycle model for elementary school students in grade V that are valid, practical, and effective. This type of research is development research. The model used is the development model of Plomp, which consists of three stages: preliminary research, prototyping phase, and assessment phase. Data obtained from the validity, practicality and effectiveness test. The validity of the data is obtained from the RPP validation sheet. The practicality of the data was obtained from teacher response questionnaire sheets, student responses and interviews. Effectiveness is obtained from the activities of students and student learning outcomes. The collected data was analyzed descriptively. The results showed that mathematics learning with RPP based on the 7E learning cycle model had valid criteria in terms of content and construction. The lesson plan is practical both in terms of implementation, convenience, and time needed. RPP has also been effective in terms of activities and learning outcomes of students with an average value of increased student activity and mastery learning, this means that learning devices are effective in improving student learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the mathematical lesson plan based on the 7E learning cycle model developed in mathematics learning in grade V elementary school can be declared valid, practical, and effective.Keywords: RPP, Mathematics, 7E Learning Cycle
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GAMIFIKASI BERBANTUAN KAHOOT SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Rijal, Akmal; Maharani, Tidi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24115

Abstract

This research is based on the low mathematics learning outcomes of grade II students in mathematics learning at SD Negeri II Wonosari. This research aims to improve the learning outcomes of mathematics students in grade II by using the kahoot-assisted gamification model. This type of research is classroom action research (PTK). Data collection techniques are carried out by observation, interviews, tests and documentation. The data analysis techniques used are quantitative descriptive. This research consists of 2 cycles using the Kemmis & McTaggart model which includes planning, implementation of actions, observation, and reflection. The results of the study showed an increase in student learning outcomes after the implementation of the Kahoot-assisted gamification model. In the first cycle, the percentage of students who completed was only 16.67%, in the second cycle it rose to 62.50%, and the percentage of classical completeness had been achieved. This shows that there is an improvement in mathematics learning outcomes through the implementation of the Kahoot-assisted gamification model in Year II students of SD Negeri 3 Wonosari.
Peningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Siswa Kelas 1 Muzdalifah SDIT Insan Kamil Bandar Jaya Sri Wahyuningtias; Akmal Rijal; Riyan Terna Kuswanto
Jurnal Cakrawala Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Penerbit Ndari Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65659/pbz3ts07

Abstract

Daya tarik dan motivasi belajar siswa semestinya bisa meningkat akibat dari penerapan sebuah model pembelajaran, Namun faktanya dalam kenyataannya di SDIT INSAN KAMIL Bandar Jaya, proses kegiatan belajar Matematika para guru lebih sering menggunakan satu metode pengajaran yang tidak menarik bagi peserta didik dimana siswa hanya mendengarkan yang membuat proses belajar menjadi membosankan. Model pembelajaran kerja sama yang mengutamakan kolaborasi tim dan penilaian individu meruoakan pengertian dari STAD (Student Team Achievement Divisions). Salah satu model pembelajaran kooperatif yang paling dasar atau biasa di sebut STAD. Pembagaian peserta didik menjadi kelompok kecil yang berbeda (dari segi kemampuan, jenis kelamin, ras, dan etnis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model STAD dalam meningkatkan hasil belajar Matematika kelas 1 Muzdalifah di SDIT INSAN KAMIL Bandar jaya. Studi ini menerapkan pendekatan Penelitian Tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di setiap siklus memiliki empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions) memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas 1 Muzdalifah di SDIT Insan Kamil Bandar Jaya.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Leaflet Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rani Ayunda; Lucy Asri Purwasi; Akmal Rijal
Jurnal Cakrawala Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Penerbit Ndari Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65659/zgqb1m76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan Media Leaflet dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas V SDN 81 Lubuklinggau sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik skor rata-rata atau presentase. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Presentase hasil belajar siswa pada pra siklus 47% dengan kategori kurang, siklus I sebesar 60% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan 69% dengan kategori baik, pada siklus III hasil belajar siswa kembali mengalami peningkatan dengan presentase 78% dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan media Leaflet pada mata pelajaran matematika.