Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DIPUSKESMAS SULI KABUPATEN LUWU Esse Puji Pawenrusi; Kamariana; Suci Amalia Jumade
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.288

Abstract

Diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang disebabkan oleh kurangnya insulin yang diproduksi oleh pankreas atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif, yang menyebabkan peningkatan konsentrasiglukosa darah (hiperglikemia).Diabetes yang paling umum di masyarakat adalah diabetes tipe 2.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan tingkat pengetahuan penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. Metode penelitan ini menggunakan analisis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil dari populasi penderita Diabetes Melitustipe 2 di Puskesmas Suli sebanyak 84 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik Exhaustic Samplingdimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 84 responden dengan karakteristik umur paling banyak 45-53 sebanyak 30orang (35,7%),jenis kelamin paling banyak perempuan sebanyak 57 0rang (67,9%), pendidikan paling banyak SMP sebanyak 29 orang (34,5%), pekerjaan paling banyak IRT sebanyak 54 banyak (64,3%), dan pengetahuan paling banyak kategori kurang sebanyak 49 orang (58,3%) . Simpulan dari hasil penelitian Karakteristik umur paling banyak umur 45-53 tahun. Karakteristik jenis kelamin yang paling banyak perempuan. Karakteristik Pendidikan paling banyak SMP. Karakteristik Pekerjaan yang paling banyak pekerjaan sebagai IRT. Pengetahuan yang paling banyak yaitu kategori kurang . Saran diharapkan petugas puskesmas agar lebih meningkatkan penyuluhan terkait Diabetes Melitus guna meningkatkan pengetahuan penderita. Diharapkan penderita Diabetes Melitus tipe 2 diPuskesmas Suli agar lebih mencaritahu informasi tentang Diabetes Melitus.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Covid 19 Pada Masyarakat RW 02 RT 05 di Malengkeri Kelurahan Mangasa Kota Makassar Esse Puji Pawenrusi; Muhammad Hatta; Kasmira
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.300

Abstract

The World Health Organization (WHO) states that COVID-19 has become a worldwide pandemic disease (Andrews, et al., 2020). Ministry of Health COVID-19 Republic of Indonesia, showed that as of November 2020, the total number of COVID-19 positive patients in the world reached 58,900,547 people, with 1,393,305 deaths. In Indonesia, the total COVID-19 positive patients amounted to 511,836 cases, with 429,807 patients cured and 16,225 patients dying. The purpose of this research is to find out the description of knowledge and attitudes of COVID-19 prevention in the community of Malengkeri Mangasa Village, Makassar City. This type of research is descriptive research. The population in this study was the malengkeri community of Mangasa Village, Makassar city as many as 120 families. Sample withdrawal using Purposive Sampling technique with a sample count of 63 family heads. The results of this study showed that most of the malengkeri people in Makassar have COVID-19 knowledge, which is enough as many as 54 people (85.7%), and less than 9 people (14.3%) and positive attitude as many as 62 people 98.4%), negative 1 person as much (1.6%). It concludes that most malengkeri people have sufficient knowledge about COVID-19 prevention and positive attitudes. Advice for malengkeri people to date more about the development of COVID-19.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanralili Maros Esse Puji Pawenrusi; Nia Kurnia Djalil; Nasmiati
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.344

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan di dunia dan Indonesia. Indonesia masuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di Asia Tenggara. Masalah gizi di Indonesia sangat marak, terutama masalah gizi pada balita yang dapat menyebabkan stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek dari usianya, dengan nilai z-score TB/U kurang dari -2 SD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tanralili Maros. Jenis penelitian yang digunakan bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu orang tua yang mempunyai balita yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Tanralili Maros yang berjumlah 365 balita yang menderita stunting. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 78 balita. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan antropometri dimana dilakukan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise, dan pemeriksaan berat badan menggunakan timbangan. Hasil penelitian didapatkan dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p-value BBLR 0,001 < 0,05, ASI eksklusif nilai p-value 0,037< 0,05, dan pendapatan keluarga dengan nilai p-value 0,005< 0,05. Hal ini berarti ada hubungan BBLR, ASI eksklusif, dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tanralili Maros. Simpulan dari penelitian ada hubungan BBLR, ASI eksklusif, dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tanralili Maros. Maka diharapkan bagi petugas kesehatan untuk dapat menyelenggarakan promosi/edukasi tentang stunting dan dampak dari kejadian stunting pada balita sehingga orang tua dapat melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya stunting.
EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI MELALUI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA Wahyudi; Dewi Purnama Windasari; Marisna Eka Yulianita; Esse Puji Pawenrusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.771

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang berdampak pada kesehatan remaja putri, terutama di usia produktif. Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 1,62 miliar orang di dunia menderita anemia, dengan prevalensi tinggi pada anak-anak prasekolah (47,4%) dan wanita usia reproduktif (41,8%). Kurangnya pengetahuan gizi menjadi faktor utama yang menyebabkan rendahnya kesadaran remaja dalam mencegah anemia. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang menarik, seperti penggunaan media permainan ular tangga. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi melalui media ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia dan gizi seimbang. Metode: Penelitian dilakukan pada 29 santriwati Pesantren Yasrib Watansoppeng. Kegiatan terdiri dari sesi penyuluhan dan permainan ular tangga yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai penyebab, pencegahan, serta makanan sumber zat besi. Hasil: Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai anemia setelah sesi edukasi. Metode ini juga berhasil meningkatkan interaksi dan keterlibatan santriwati dalam kegiatan pembelajaran. Kesimpulan: Edukasi melalui media ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan gizi seimbang. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam program pendidikan kesehatan remaja.
"MAMAH CERDAS GIZI" UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI IBU BADUTA Diandarmayanti; Esse Puji Pawenrusi; Renaldi M
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.773

Abstract

Latar belakang: Kurangnya pemahaman ibu balita tentang cara penyajian tekstur dan frekuensi MP-ASI masih menjadi tantangan yang berdampak pada risiko kekurangan gizi, terhambatnya pertumbuhan, serta pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak usia 6–24 bulan Tujuan:Kegiatan “MAMAH CERDAS GIZI” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu balita dalam penyajian MP-ASI yang tepat Metode: Metode: Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, dilengkapi dengan pre-test dan post-test kepada 12 ibu balita untuk mengukur perubahan pemahaman Hasil:Sebelum penyuluhan, 75% ibu berada dalam kategori pemahaman rendah dan hanya 25% yang berada dalam kategori cukup. Setelah intervensi, proporsi pemahaman yang cukup meningkat menjadi 83%, sementara yang dalam kategori rendah berkurang menjadi 17%. Rata-rata skor pemahaman naik dari 64,3 pada pre-test menjadi 74,2 pada post-test, menunjukkan peningkatan sebesar 15,4%. Kesimpulan: Penyuluhan “MAMAH CERDAS GIZI” terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai penyajian tekstur dan frekuensi MP-ASI, sehingga program ini direkomendasikan sebagai langkah promotif untuk mendukung pemenuhan gizi pada anak di bawah dua tahun.
MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DI KELURAHAN CABENGE Ilham Syam; Hardianti; Esse Puji Pawenrusi; Rifkah Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.780

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi isu yang berdampak pada kesehatan reproduksi remaja, terutama karena kurangnya pemahaman mengenai risiko kesehatan, psikologis, dan sosial yang dapat ditimbulkannya. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya edukasi yang terarah untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja sebagai langkah pencegahan pernikahan dini di Kelurahan Cabenge. Metode: Pengabdian masyarakat dilakukan pada 31 siswa MTs As’ Adiyah 04 Cabenge menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Intervensi meliputi pre-test, penyuluhan interaktif menggunakan poster dan PowerPoint, sesi diskusi untuk memperjelas materi, serta post-test untuk menilai perubahan pengetahuan. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta berada dalam kategori pengetahuan kurang (74,2%), namun setelah edukasi angka tersebut menurun menjadi 12,9%. Sebaliknya, kategori pengetahuan cukup meningkat dari 25,8% menjadi 87,1%. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan berperan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait risiko pernikahan dini. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka pernikahan dini di Kelurahan Cabenge melalui peningkatan kesadaran dan pengambilan keputusan yang lebih bijak di kalangan remaja.
Co-Authors A. Tenri Batari Candrayani Ade Isfi Hayatu Ulfa Alvhina Damayanti Aman, Andryanto Aminullah Aminullah Aminullah Andi Abad Jemma Andi Indah Fajrina Andi Nur Aisyah Andi Rizky Amaliah Andi Wahyuni Anugrah, Tiara Dwi Athira Nurul Annisa Ayu Fatmawati Nurjannah Ayu Lestari Ayumar, Andi Bella Merry Jannah Chitra Dewi Dewi Hikmah Marisda Dewi Purnama Windasari Dewi Purnama Windasari Dewi Purnama Windasari Diandarmayanti Eka Wahyuni Eka Wahyuni Elisabeth Liesye Renjaan Ernayulianti Ernayulianti Fatmawati Fitria Handayani Gresina Kabinubun Gunawan Halmina Ilyas Hardianti Hardianti Harlina Harlina Hasdar Hasna Hilmiah Hilmiah Husnul Arbma Burhan Ilham Syam Iskandar Zulkarnaen Iskandar Zulkarnaen Iskandar Zulkarnaen Iskandar Zulkarnaen Ismaya Ivon, Ivon Jufri Kamariana, Kamariana Kasma, Andi Yulia Kasmira La Mansyur La Tiwu Mangin, Kartini Maria Mitani Kewaru Marice Popla Marisna Eka Yulianita Marisna Eka Yulianita Matheus Costantinus Lodar Melki Husain Miftahul Akbar Muh. Dzul Ikram Muh. Dzulkifli MN Muhammad Hatta Nadya Aulia Syahrir Najihah Najihah Nasmiati Neli Maesak Nia Kurnia Djalil Nour Sriyanah Nur Alfiana Damayanti Nurfadillah Nurfitri Nurfitri Nurhida Nurleli Nurleli Nurul Amalia Pratama, Ahmad Surya Pratiwi, Dewi Sari Rafiuddin Rahma Yulis Rahmawati Rahmawati Rasmawati Ratna Mahmud Renaldi M Riamilah Riamilah Rifkah Aulia Riona Fransina Bairsady Sarafia Inggrit Djeujana Sitti Nurhadijah Sri Eka Putri Sri Syatriani Sri Wahyuni Ningsi ST. Nadia Astuti ST.Nur Nadya yulianti Suarni Suarni Suci Amalia Jumade Suciawati Sudariari Sudariari Sudarni Suradi Efendi Viralin Abas Wahyudi Yasinta Mau Yati, Mimi Yonarti Sulu Padang Ipang Yulianti Yulinar Zaiful Yunita Zamaa, Muhammad Sahlan Zulfiqrie Iskandar