Claim Missing Document
Check
Articles

LKS Berbasis Outdoor Learning Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri 9 Lubuklinggau Erwandi, Rudi; Lewinsky, Andini; Egok, Asep Sukenda
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Edisi Agustus 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i02.1757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar bentuk cetak berupa LKS Berbasis Outdoor Learning Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri 9 Lubuklinggau yang valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran metode penelitian yakni R&D (Research and Development), dengan model pengembangan 4-D. Sampel atau subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 9 Lubuklinggau yang berjumblah 6 orang siswa dan 1 orang guru kelas IV SD Negeri 9 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini menggunakan wawacara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian LKS berbasis outdoor learning ini menggunakan uji kevalidan dan uji kpraktisan.hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pengembangan LKS berbasis outdoor learning pada pembelajaran tematik ini memiliki 3 tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop). 2) validitas LKS berbasis outdoor learning pada pembelajaran tematik dikatakan valid dengan skor 0,75 ahli bahasa, 0,82 ahli materi dan 0,88 ahli media. 3) kepraktisan LKS berbasis outdoor learning pada pembelajaran tematik dinyatkan sangat praktisdengan skor 93% uji coba kelompok kecl (small group) dan sangat praktis 85% untuk kepraktisan guru, sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis outdoor learning memenuhi kriteria valid dan praktis.
SOSIALISASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS LAGU KEARIFAN LOKAL BAGI GURU SMA NEGERI 5 KOTA LUBUKLINGGAU Juwati, Juwati; Satinem, Satinem; Erwandi, Rudi; Jamaludin, Jamaludin
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.1959

Abstract

Tujuan PKM ini yaitu unuk meningkatkan pengetahuan guru terkait lagu berkearifan lokal yang dapat dijadikan salah satu penguatan pendidikan karakter. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah pertama, tahap persiapan yaitu a) koordinasi internal, dilakukan oleh tim untuk merencanakan pelaksanaan secara terkonsep. b) koordinasi secara eksternal, dilakukan dengan pihak luar yang terkait. c) Pemilihan lagu berkearifan lokal, pembuatan instrumen pengabdian dan sebagainya. d) persiapan lokasi, dokumentasi, dan persiapan lainnya. Kedua, tahap pelaksanaan kegiatan yaitu: a) Pembukaan program pengabdian masyarakat. b) Penyajian materi, diskusi, praktik, simulasi, dan tanya jawab. c) Penutup. Ketiga, monitoring dengan melihat perkembangan pelestarian lagu daerah yang telah dilaksanakan oleh guru melalui grup WA. Hasil dan pembahasan dalam PKM ini bahwa lagu daerah berisi tentang keseharian dalam kehidupan masyarakat sekitar yang didalamnya terdapat nilai pendidikan karakter. Misalnya, lagu Watervang, Ayo Ngelong Ke Linggau, dan Ngantat Tulungan. Ketika lagu tersebut disimulasikan sebagai contoh, ternyata guru tidak hanya mendapat informasi tentang lagu saja tetapi juga dapat mengetahui sejarah lagu tersebut diciptakan, dan menjadikannya sebagai pemaknaan berupa nasehat bagi siswa. Adapun lagu yang dikenalkan kepada peserta pengabdian seperti lagu “Ayo Ngelong ke Linggau, Watervang, Ngantat Tulungan”.
Analisis Nilai Moral Hikayat Silampari Putri yang Hilang dan Implikasi pada Sekolah Dasar Fitriyani, Reka; Erwandi, Rudi; Firduansyah, Dedy
Linggau Journal of Elementary School Education Vol. 1 No. 1 (2021): Linggau Jurnal of Elementary School Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.762 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai moral dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang. Adapun nilai moral yang dianalisis yaitu nilai yang berhubungan dengan Tuhan, nilai yang berhubungan dengan diri sendiri, nilai yang berhubungan dengan sesama dan nilai yang berhubungan dengan lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur analisis dalam penelitian ini berupa data reduksi, data display, dan data concluiso drawing. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara uji kredibilitas, uji transerability, dan uji konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang secara keseluruhan berjumlah 74 kutipan yang meliputi nilai yang berhubungan dengan Tuhan (14) kutipan. Nilai yang berhubungan dengan diri sendiri (17) kutipan, nilai yang berhubungan dengan sesama (28) kutipan dan nilai yang berhubungan dengan lingkungan (15) kutipan. Pada penelitian ini nilai yang berhubungan dengan sesama yang mendominasi yaitu berjumlah 37,83% Data yang dikumpulkan berupa teks dalam Hikayat Silampari Putri yang Hilang. Kata Kunci: Analisis, Nilai Moral, Hikayat.
Management practices in the implementation of driving school program at senior high school: A phenomenological study Putra, M. Rusni Eka; Marianita, Marianita; Prananosa, Ahmad Gawdy; Erwandi, Rudi
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jemin.v4i2.9974

Abstract

The Driving School program has become a prominent subject in the context of the Independent Curriculum's implementation. While substantial research has been conducted on its execution, studies specifically examining the management processes remain scarce. This study aims to investigate the management of the Driving School program at the senior high school level. Employing a phenomenological approach, the research was conducted at SMAN 5 Lubuklinggau, South Sumatera, Indonesia. The participants included the principal, vice principals, facilitator teachers, alumni, teaching staff, and school administrative personnel. Data were collected through interviews and analyzed using an interactive model for qualitative data. The findings revealed that effective management of the program involves a comprehensive approach encompassing planning, organizing, implementation, and evaluation. Key areas of focus include: 1) student management, from enrollment to graduation; 2) the professional development and performance of teaching and administrative staff; 3) infrastructure and facilities management; 4) financial management; 5) curriculum development; and 6) fostering community partnerships. The study suggests the establishment of a detailed procedural framework, such as Standard Operating Procedures (SOP), to guide future program implementation. Additionally, future research could explore the effectiveness of these management procedures in achieving the program's overarching objectives.
Pengembangan Media Collage Photo Frame dengan Menggunakan Model Kooperatif Learning pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 36 Kota Lubuklinggau Mardiana, Elza; Erwandi, Rudi; Firduansyah, Dedy
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3037

Abstract

This development aims to develop collage photo frame media using a cooperative learning model in science learning for class IV students at SD Negeri 36 Lubuklinggau City. Testing the validity, practicality and effectiveness of collage photo frame media using the cooperative learning model in science learning for fourth grade students at SD Negeri 36 Lubuklinggau City. The type of research used is Research and Development with the ADDIE development model. The subjects of this research were fourth grade students at SD Negeri 36 Lubuklinggau City. Data collection techniques use observation, interviews, questionnaires and tests. Based on the results of the validity analysis of collage photo frame media in science learning for fourth grade students at SD Negeri 36 Lubuklinggau City using Aikens V, a language validation assessment of 0.83% was obtained, a media validator of 0.78%, and a material validator of 0.94%. Analysis of teacher and student practicality assessment sheets shows that the collage photo frame media using the cooperative learning model in science learning meets the very practical criteria with an average score of 85%. Then analysis of the effectiveness assessment obtained an average N-Gain score of 0.71% in the high category. Based on the research results, it can be concluded that the collage photo frame media using the cooperative learning model in science learning has proven to be valid, practical and effective so it is suitable for use in the fourth grade learning process at SD Negeri 36 Lubuklinggau City.
Hubungan Tingkat Kebugaran dengan Tingkat Konsentrasi Wasit PSSI Kabupaten Musi Rawas Rifa'i, Nova; Erwandi, Rudi
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol 8 No 2 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jpjo.v8i2.11466

Abstract

This research aims to determine the relationship between fitness level and concentration level of PSSI referees in Musi Rawas Regency. The research method used by researchers is correlation. The population of all PSSI referees in Musi Rawas Regency is 17 people and the sampling technique is porpusive sampling, 14 people. The data collection technique uses the FIFA.2016 test. Multistag Fitness Test and Grid Concentration Test. Data analysis techniques for normality testing, linearity testing, and hypothesis testing use the SPSS version 22 program. Based on the results of data analysis, researchers concluded that there is a relationship between fitness level and concentration level of PSSI referees in Musi Rawas Regency, with a significant value of 0.05 and a correlation coefficient of 0.573, which means it has moderate closeness, so it can be calculated that the coefficient of determination is 32.9%, meaning that the contribution of the physical fitness variable to concentration is 32.9%. Keywords: Concentration and Referee, Fitness
Keefektifan Media Peta Harta Karun Berbasis HOTS Materi Satuan Berat di Sekolah Dasar Oktriyanti, Dea Iintri; Erwandi, Rudi; Valen, Andri
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji keefektifan media peta harta karun berbasis HOTS materi satuan berat di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan desain ADDI­­E. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 2 Lubuklinggau berjumlah 29 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes. Adapun instrumen yang digunakan yakni berupa soal tertulis. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian pada uji keefektifan kegiatan pretest diperoleh skor rata-rata yakni 38,10 kemudian nilai rata-rata siswa saat posttest sebesar 82,41. Diketahui nilai N-Gain dari rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 0,72 dengan klasifikasi tinggi sehingga media peta harta karun berbasis HOTS dinyatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Maka dari itu berdasarkan rekapitulasi nilai N-Gain dari rata-rata pretest dan posttest serta didukung oleh penelitian yang relevan maka dapat disimpulkan bahwa media peta harta karun berbasis HOTS materi satuan berat dapat dinyatakan efektif untuk digunakan dalam materi satuan berat kelas II SDN 2 Lubuklinggau.
Kepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah Penggerak pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Kota Lubuklinggau Rudi Erwandi; Marianita Marianita
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 6 No. 2 (2023): Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v6i2.8487

Abstract

This research aims to determine the participative leadership of driving school principals at State Senior High Schools (SMA) in Lubuklinggau City. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. The research subjects consisted of the Principal, Teacher Council, School Staff. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the research, the participatory leadership of the school principal driving Lubuklinggau City State High School (SMA) is as follows: able to create a good work climate, build two-way communication, verbal and non-verbal, provide motivation, and be able to collaborate with subordinates and make the right decisions. In conclusion, the school principal can build two-way verbal and non-verbal communication and can provide motivation, thereby creating a conducive work climate; with a conducive work climate, there will be good cooperation between the principal, teachers, and school staff. Keywords: Driving School, Participative Leadership
Manajemen Sekolah Menengah Atas Swasta dalam Meningkatkan Mutu Sekolah di Kota Lubuklinggau Ahmad Gawdy Prananosa; Marianita Marianita; Rudi Erwandi
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 8 No. 2 (2025): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v8i2.14851

Abstract

The purpose of this study was to determine the management of private high schools in improving school quality. This study used a qualitative approach with a phenomenological method. The subjects of the study consisted of the Principal, Teachers' Council, and School Staff. Data collection techniques; interviews, documentation, and observation. Using the Miles & Huberman data analysis technique, namely interactive model analysis. The results of the study, educators and education personnel, were carried out through selective recruitment, ongoing training, competency development, and routine performance evaluations. Students formed OSIS, extracurricular clubs, and coaching teams to support student activities. Facilities and infrastructure, namely compiling a facility management team, setting a maintenance schedule, recording needs. Finance, namely optimizing the use of existing facilities, carrying out routine maintenance, and ensuring the feasibility of facilities to support the learning process. Facilities and infrastructure through periodic audits, checking the feasibility of facilities, and collecting input from users for improvement and development. Conclusion, the management of private high schools in improving school quality consists of planning, organizing, implementing and evaluating schools which include; teaching and education personnel, students, facilities and infrastructure, finance, and curriculum.  Keywords: Management, School Quality, Senior High School
ANALISIS KEBUTUHAN MODUL IPAS BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SD Azzahrah, Wiji Nur; Erwandi, Rudi; Supriyanto, Supriyanto
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5714

Abstract

This study aims to analyze the need for developing an IPAS module based on Contextual Teaching and Learning (CTL). The research method uses a quantitative descriptive research type with a focus on the needs analysis stage through interviews, observations, and documentation. The needs analysis stage aims to identify existing learning gaps, teacher needs, and student expectations of the teaching module. This study was conducted by involving grade IV teachers and 24 grade IV students of SDN 43 Lubuklinggau as research subjects. The results of the study indicate that teachers and students need more varied teaching materials, meaningful and enjoyable learning experiences, can increase students' curiosity and interest in learning to be used to complement IPAS learning resources as well as alternative sources for teaching the material My Indonesia is rich in culture. Students need interesting teaching materials, and activities that support enthusiasm in learning and student interest in learning. Thus, the IPAS module based on the Contextual Teaching and Learning (CTL) model can be an alternative to help the learning process in improving the character of curiosity and student interest in learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul IPAS berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan fokus pada tahap analisis kebutuhan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis kebutuhan bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran yang ada, kebutuhan guru, serta harapan peserta didik terhadap modul ajar. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan guru kelas IV dan 24 peserta didik kelas IV SDN 43 Lubuklinggau sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru  dan peserta didik membutuhkan bahan ajar yang lebih variatif, pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan, dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan minat belajar peserta didik untuk digunakan untuk melengkapi sumber belajar IPAS juga sebagai sumber alternatif pengajaran materi Indonesiaku kaya budaya. Peserta didik membutuhkan bahan ajar yang menarik, dan aktivitas yang mendukung keantusisme dalam pembelajaran dan minat belajar peserta didik. Dengan demikian, modul IPAS berbasis model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat menjadi alternatif untuk membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan karakter rasa ingin tahu dan minat belajar peserta didik.