Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Morfometrik Sapi Lokal yang Dipelihara di Balai Pembibitan Ternak Sei Kelampai Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah Dengan Menggunakan Teknik Citra Digital Erni, Nurliani Erni; Rafian, Teguh
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfometrik sapi lokal yang dipelihara di Balai Pembibitan Ternak Sei Kelampai Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah dengan menggunakan Teknik Citra Digital. Penelitian ini menggunakan 28 ekor sapi lokal dengan metode yang dilakukan berupa pengukuran morfometrik linier (cervicalis vertebrae, thoracic vertebrae, lumbar vertebrae, sacral vertebrae, scapulla, humerus, radius- ulna, metacarpus, femur, tibia-fibulla, metatarsal, panjang badan, tinggi badan, tinggi pinggul, dan dalam dada) secara manual yaitu melakukan pengukuran menggunakan tongkat ukur langsung pada ternak dan secara digital yaitu mengambil foto ternak menggunakan kamera digital dengan acuan ukuran tongkat ukur kemudian diolah menggunakan software ImageJ. Data hasil pengukuran morfometrik linier dianalisis secara deskriptif yaitu dengan rataan dan standar error, data hasil pengukuran morfometrik menggunakan metode digital dan manual dianalisis dengan uji t-student. Hasil analisis morfometrik sapi lokal menggunakan metode digital diantaranya 54,01±1,43 cm, 23,11±0,88 cm, 27,21±0,49 cm, 51,87±1,16 cm, 28,99±1,02 cm, 30,44±0,89 cm, 22,08±0,84 cm, 36,49±0,76 cm, 38,91±0,94 cm, 32,00±0,65 cm, 116,53±2,31 cm, 118,13±2,02 cm, 117,60±1,71 cm, dan 61,88±1,08 cm. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa teknik pengukuran citra digital dapat digunakan sebagai metode pengukuran morfometrik yang akurat. Hal ini dibuktikan dengan data pengukuran morfometrik linier pada pengukuran digital memiliki hasil yang sama dengan pengukuran manual.
Correlation Between Egg Production Performance of Sikumbang Jonti Ducks as a Selection Method in Smallholder Farms Rafian, Teguh; Yurnalis, Yurnalis; Husmaini, Husmaini; Arlina, Firda; Wanniatie, Veronica; Husni, A.
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.20.1.40-46

Abstract

This study aims to determine the diversity and correlation of egg production performance in Sikumbang Jonti ducks as a basis for making selection decisions. The materials used were 47 female Sikumbang Jonti ducks. In the production phase, Sikumbang Jonti ducks were intensively reared in individual battery cages for 24 weeks. The observed variables were body weight (g), age at first laying (days), egg production (eggs), and egg weight (g). Data on body weight, age at first laying, total egg production, and egg weight were analyzed descriptively by calculating the mean value, standard deviation, coefficient of variation, minimum value, and maximum value. Furthermore, data on body weight, age at first laying, egg production, and egg weight were also analyzed for correlation to see the direction and relationship between variables. The results of this study were that Sikumbang Jonti ducks have an average body weight of 1299g, age at first egg laying of 170.19 days, average total egg production of 36.62 eggs, and average egg weight of 59.06g. The diversity of body weight, age at first egg laying, and egg weight of Sikumbang Jonti ducks are moderate, while the diversity of egg production is high. The diversity of body weight, age at first laying, and egg weight of Sikumbang Jonti ducks are included in moderate diversity. In contrast, the diversity of egg production is included in high diversity. Based on the correlation of body weight, age at first laying, egg production, and egg weight of Sikumbang Jonti ducks, age at first laying is the selection variable that can be used as a good predictor of egg production performance. In conclusion, the study results show that a longer age of first laying can be used as a selection variable to increase the production and egg weight of Sikumbang Jonti ducks.
ANALISIS KORELASI GENETIK ANTARA BOBOT INDUK DAN BOBOT ANAK SAPI PERANAKAN ONGOLE DAN SIMMENTAL PERANAKAN ONGOLE Nurliani Erni; Teguh Rafian
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/zmf36x70

Abstract

This research was conducted to analyze the genetic correlation between dam weight calf weight of Ongole Grade (PO) and Simmental Ongole Grade (SIMPO) cows. This study used 19 Ongole Grade and 37 Simmental Ongole Grade calves and cows. Observed variables included dam weight at calving, calf sex, birth weight, dam weight at weaning, weaning weight, dam weight loss, and calf weight gain. The data were analyzed using Pearson's correlation analysis to estimate the genetic correlation values. The results showed that dam weight at calving, calf birth weight, dam weight at weaning, weaning weight, dam weight loss, and calf weight gain in both PO and SIMPO cattle did not show significant differences between different sexes. Based on the genetic correlation analysis, it was concluded that there was a weak (negative) to moderate (positive) relationship between dam weight and calf weight in PO cows, and a weak (positive) to moderate (negative) relationship in SIMPO cows.
Quantitative Performance of Krui Cattle in Traditional Farming in Krui Selatan and Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency, Lampung Kurniawati, Dian; Dakhlan, Akhmad; Adhianto, Kusuma; Rafian, Teguh
AGRITROPICA : Journal of Agricultural Sciences Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agritropica.8.1.1-6

Abstract

The objective of this study was to evaluate the quantitative performance of thirty-six Krui cattle aged 18 to 36 months, raised on a traditional farm located in the Krui Selatan and Pesisir Selatan district, Pesisir Barat Regency, Lampung. A survey method using purposive sampling was employed to collect the samples. Body measurements, including body weight (BW), body length (BL), chest width (CW), chest circumference (CC), chest depth (CD), and hip circumference (HC), were recorded. The collected data were analysed descriptively. The findings revealed that BW, BL, CW, CC, CD, and HC of the Krui cattle in Krui Selatan District were: 175.40 ± 41.77 kg, 111.18 ± 5.74 cm, 28.18 ± 2.56 cm, 138.55 ± 16.88 cm, 52.73 ± 8.19 cm, and 18.00 ± 1.41 cm, respectively. At the same time, the Krui cattle's BW, BL, CW, CC, CD, and HC in Pesisir Selatan District were 154.23 ± 65.70 kg, 110.64 ± 9.36 cm, 24.86 ± 5.15 cm, 120.80 ± 11.2 cm, 47.67 ± 5.33 cm, and 17.64 ± 1.36 cm, respectively. This study concludes that the quantitative performance of Krui cattle in Traditional Farming in Krui Selatan District is greater than that of Krui cattle in Pesisir Selatan District. Still, more miniature compared to other local cattle breeds (Madura cattle, Bali cattle, Aceh cattle, Ongole grade cattle, and Jabres cattle) in Indonesia.
EDUKASI RAGAM MANGROVE DAN KEBERMANFAATANNYA BAGI ANAK SEKOLAH DI DUSUN KALANGAN, PAHAWANG Putriani, Rizha Bery; Putri, Septi Malidda Eka; Lahay, Almira Fardani; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Delis, Putu Cinthia; Kartin, Nidya; Amiin, Muhammad Kholiqul; Rafian, Teguh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44728

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2024 di Dusun Kalangan, Desa Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dengan melibatkan 35 siswa sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian ekosistem mangrove. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi teori serta diskusi interaktif. Pulau Pahawang sebagai wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem mangrove, namun menghadapi tantangan seperti alih fungsi lahan, penurunan kualitas lingkungan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Melalui edukasi mengenai jenis-jenis mangrove dan pemanfaatannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Evaluasi pasca-kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterlibatan aktif masyarakat setempat dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan pesisir secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI NOMOR KONTROL VETERINER DI SUMBER SARI 2 FARM SEBAGAI UPAYA MENDAPATKAN PANGAN ASUH (AMAN, SEHAT, UTUH, DAN HALAL Septinova, Dian; Hartono, Madi; Suhono, Suhono; Rafian, Teguh
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.5823

Abstract

Abstract: Sumber Sari 2 (SS2) Farm adalah peternakan ayam ras petelur yang belum mempunyai Nomor Kontrol Veteriner (NKV)   sebagai bukti jaminan keamananan pangan produknya. Tujuan pengabdian ini adalah (1) membantu SS2 Farm dalam mendapatkan sertifikat NKV dengan level terbaik,  (2) meningkatkan daya saing produk telur  di pasaran, dan (3) membantu masyarakat untuk mendapatkan produk telur yang aman, sehat, utuh, dan halal.  Pengabdian ini dilakukan dengan metode Participatory Rural Apraisal (PRA).Kegiatan pendampingan ini, berdampak terhadap: (1) peningkatan  pengetahuan dan keterampilan peternak tentang pengontrolan pencegahan penyakit menular pada layer melalui sistem biosekuriti, (2) meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak tentang pelaksanaan sistem biosekuriti tiga zona; (3)  perolehan sertifikat NKV level II.  
Front Cover Edisi 6 No 3 (Agustus 2022) Rafian, Teguh
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan(Journal of Research and Innovation of Animals) Chief EditorKusuma Adhianto Associate EditorDian SeptinovaRatna ErmawatiFitria Tsani FardaEtha ‘Azizah Hasiib Editorial BoardRudy SutrisnaFarida FathulAli HusniErwantoRr. RiyantiSyahrio TantaloKhaira NovaSri SuharyatiPurnama Edy Santosa SiswantoLimanTeguh Rafian