Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19 Aldina Eka Andriani; Sri Sulistyorini
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.596 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i1.6442

Abstract

Media sosial menjadi salah satu sarana yang digunakan dalam menujang proses perkuliahan di masa pandemi covid-19. Tujuan peneltian ini adalah mengetahui penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa selama perkuliahan daring. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan menyebar kuesioner pada mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang semester 2, 4, dan 6 Tahun Akademik 2019/2020. Teknik sampel yang digunakan menggunakan rumus Slovin dengan toleransi 1% sehingga didapatkan sebanyak 851 mahasiswa dari 919 mahasiswa. Kuesioner yang dibuat dalam bentuk google form yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa   mahasiswa menggunakan media sosial lebih dari 2 tahun (97,2%), jauh sebelum adanya pandemi. Whatsapp menjadi media sosial yang paling banyak digunakan yaitu sebesar 99,6% oleh mahasiswa, Instagram 98% dan Youtube 87,2%. Media sosial digunakan untuk menemukan berbagai informasi (91,4%), untuk berkomunikasi (64,6%), dan menghilangkan kejenuhan 62,1%.
ASESMEN OTENTIK BERBASIS TEKNOLOGI PLICKERS BAGI SISWA SD MASA PANDEMI COVID-19 Eko Purwanti; Sri Sulistyorini; Nugraheti Sismulyasih; Trimurtini; Isa Ansori; Marjuni
Bahasa Indonesia Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.181.1

Abstract

Abstract Assessment of learning outcomes often referred to by students as replays becomes something scary for students. There needs to be effort and innovation to change the stigma of students towards replay. If the replay is packaged interestingly, then the student will have enthusiasm and motivation towards the replay because the student feels as a pleasant thing so it will have a positive impact on the student's learning outcomes. The purpose of this community service activity is to improve the skills of elementary school teachers in conducting assessment analysis of learning results based on information technology. Especially intended to develop skills to elementary school teachers in the analysis of learning results based on plickers technology through training and mentoring activities. Training materials include the introduction of plickers, technical development of plickers, and the practice of using plickers. A sample of 30 teachers at SD Ngaliyan 01 was taken purposive random sampling. Training methods include q&A, discussions, assignments, portfolios, pretes, posts and preparation of follow-up plans. The results of community activities show the following: the average attendance of participants was 96.3% with full participation. Pretest & posttest results showed participants an average of 59.17. The average postest was 89.8. The average community service team attendance is 100%. Presentation of material is carried out by discussion method, assignment, demonstration and lecture with a handout of serving material. 100% certificate kepesertan workshop 36 JP. There is an increase in participants' scores from pretest to postest, it can be concluded that there is a development of the skills of elementary school teachers in the assessment of student learning results based on plickers technology in Ngaliyan Sub-district of Semarang. Abstrak Asesmen hasil belajar yang sering disebut oleh siswa sebagai ulangan menjadi sesuatu hal yang menakutkan bagi siswa. Perlu adanya upaya dan inovasi untuk mengubah stigma siswa terhadap ulangan. Apabila ulangan dikemas dengan menarik, maka siswa akan memiliki antusias dan motivasi terhadap ulangan karena siswa merasakan sebagai hal yang menyenangkan sehingga akan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan guru sekolah dasar (SD) dalam melakukan analisis asesmen hasil belajar berbasis teknologi informasi. Khususnya dimaksudkan mengembangkan keterampilan kepada guru-guru SD dalam analisis asesmen hasil belajar berbasis teknologi plickers melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan meliputi pengenalan plickers, teknis pengembangan plickers, dan praktik penggunaan plickers. Sampel kegiatan pengabdian masyarakat ini sebanyak 30 guru di SD Ngaliyan 01 yang diambil secara purposive random sampling. Metode pelatihan meliputi tanya jawab, diskusi, penugasan, portofolio, pretes, postes dan penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan masyarakat menunjukkan hal-hal sebagai berikut: rata-rata kehadiran peserta 96,3% dengan partisipasi penuh. Hasil pretest & postest peserta menunjukkan rata- rata 59,17. Adapun perolehan nilai rata- rata pada postest adalah 89,8. Kehadiran tim pengabdian masyarakat rata-rata 100%. Penyajian materi dilaksanakan dengan metode diskusi, penugasan, demonstrasi dan ceramah dilengkapi handout materi sajian. Diberikan sertifikat kepesertaan workshop setara 36 JP. Terjadi peningkatan nilai peserta dari pretest ke postest, dapat disimpulkan bahwa ada pengembangan keterampilan guru SD dalam analisis asesmen hasil belajar siswa berbasis teknologi plickers di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.
Pengembangan Modul Bermuatan Etnoekologi untuk Mengukur Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar Terkait Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Rury Kushera Wati; Sri Sulistyorini; Kustiono Kustiono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2391

Abstract

Bahan ajar merupakan alat bantu yang memudahkan  guru dalam menyampaikan materi saat proses pembelajaran. Hasil  observasi dan wawancara yang dilakukan sebelum penelitian menunjukan adanya analisis kebutuhan yaitu guru menggunakan bahan ajar tetapi masih hanya buku tema dan belum ada yang menggunakan modul yang mengkaitkan antara materi pembeljaaran dengan lingkungan sekitar dan kebudayaan bermuatan etnoekologi. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VA dan VB SDN 4 Blimbing Malang dengan jumlah siswa sebanyak 57 siswa. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan soal pretes-posttes. Data yang diperoleh pada skala kecil mendapatkan hasil dari angket respon siswa sebanyak 93% dan respon guru 95%. Hasil penelitian pengembangan mendapatkan presentase validasi materi sebanyak 98%, presentase validasi bahan ajar sebanyak 93%, dan validasi ahli bahasa sebanyak 87,5%.  Hasil penelitian skala luas mendapatkan hasil rata-rata pretest sebanyak 61,3 dan posttes sebanyak 79,9 sehingga diperoleh nilai N-Gain 0,480 dengan kategori sedang. Hasil penelitian skala luas mendapatkan hasil respon siswa setelah menggunakan modul bermuatan etnoekologi mendapatkan 94% dan respon guru sebanyak 100% sangat menarik untuk diterapkan pada kelas V sekolah dasar.  Bahan ajar modul bermuatan etnoekologi menarik dan efektif digunakan sebagai bahan ajar bagi siswa kelas V Sekolah Dasar.      
Discovery Learning Model with Ethnopedagogy Approach in Improving Students' Comprehension Ability Muhammad Imam Subekhi; Fakhruddin Fakhruddin; Sri Sulistyorini
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 3 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v3i2.88

Abstract

This research objective is to analyze a validity of device and effectiveness of learning discovery learning with ethno pedagogy approaches to improve learners’ understanding concepts. Kinds of this research is quantitative approach by applying quasi experimental designs. While this research population was VI grade learners of SD Dewi Sartika Cluster, Annual District, Jawa Tengah. This research results showed that there were differences in improvement in the classes that using discovery learning model by using Ethnopedagogy approach. This approach application is able to make learning process more interactive.
PENGEMBANGAN MODEL PENDAMPINGAN GURU YANG MENGINTEGRASIKAN SELF ASSESSMENT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 Sulistyorini, Sri; Parmin, Parmin; Samadi, Umar
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v44i2.6672

Abstract

Hasil studi pendahuluan, telah teridentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kualitas pendampingan terhadap guru sekolah dasar di Kota Semarang. Keberhasilan implementasi kurikulum 2013 sangat ditentukan dari kualitas pendampingan terhadap guru, agar mampu menerapkan pembelajaran yang menekankan pada keseimbangan antara sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge) yang dicapai melalui pembelajaran yang holistik dan menyenangkan. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Kelayakan model pendampingan guru berbasis self assesment setelah divalidasi oleh pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan. Sesuai hasil penelitian tahun pertama yang telah diperoleh, maka dapat diambil simpulkan; model pendampingan guru berbasis self assessment mendapakan penilaian layak dari pakar pembelajaran dan pakar kebahasaan dan dalam uji coba skala terbatas di tiga sekolah dasar piloting project kurikulum 2013 di Kota Semarang, telah terbukti dapat menguatkan kompetensi berimbang siswa dan perbaikan kinerja guru.Results of preliminary studies, have identified the problems related to the quality of assistance to primary school teachers in the city of Semarang. Successful implementation of the curriculum in 2013 is determined on the quality of assistance to teachers, in order to be able to apply the learning that emphasizes the balance between attitude (attitude), skills (skills) and knowledge (knowledge) is achieved through a holistic learning and fun. Research methods of research and development. Eligibility based teacher mentoring model of self assessment after being validated by learning expert and a linguist. According to the results of the first study that has been obtained, it can be concluded; mentoring model of self assessment based teacher assigned the adequate assessment of learning expert and a linguist and the limited scale trial at three elementary schools piloting the curriculum project in 2013 in the city of Semarang, has been shown to strengthen the students' competence impartial and improved teacher performance.
PENGEMBANGAN DIGITAL GAME BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYUSUNAN KARYA INOVATIF BAGI GURU SD GUGUS SRIKANDI Dewi Nilam Tyas; Farid Ahmadi; Sri Sulistyorini; Galih Mahardika C. Putra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Some of the problems experienced by the Gugus Srikandi teachers encourage the development of Digital Game Based Learning to improve the Skills of Composing Innovative Works for Elementary School teachers of Gugus Srikandi, given the lack of skills in composing innovative works based on digital games. The selected digital game platforms are Kahoot, Quizizz and Educand considering that these platforms are easy to operate but effective for the student learning process and can train teachers to develop innovative writing skills. The activities are carried out in a combination of offline and online with the following methods: 1) pretest 2) presentation of material on the preparation of innovative works, 3) exposure to various types of and types of digital games, tutorials on compiling digital game based learning using the Kahoot, Quizizz and Educandy applications, 4) Assistance in the preparation of innovative digital game based learning works by the service team, representatives from teachers will present the results, 5) post-test. The conclusion of this activity are an increase in understanding of the principles of innovative learning by utilizing Digital Game Based Learning, teachers provide positive responses and are able to apply the understanding that has been obtained through this activity as well as increasing skills. the preparation of innovative works through Digital Game Based Learning using the Kahoot, Quizizz and Educandy platforms as innovative learning media. Abstrak Beberapa permasalahan yang dialami guru-guru Gugus Srikandi mendorong kegiatan pengabdian Pengembangan Digital Game Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Penyusunan Karya Inovatif bagi Guru SD Gugus Srikandi mengingat kurangnya keterampilan penyusunan karya inovatif berbasis digital game. Platform digital game yang dipilih adalah Kahoot, Quizizz dan Educand mengingat platform ini mudah dioperasikan namun efektif bagi proses pembelajaran siswa serta dapat melatih guru mengembangkan keterampilan penyusunan karya inovatif. Kegiatan dilakukan secara kombinasi luring dan daring dengan metode berikut: 1) pretest 2) pemaparan materi mengenai penyusunan karya inovatif, 3) paparan macam dan jenis digital game, tutorial menyusun digital game based learning menggunakan aplikasi Kahoot, Quizizz dan Educandy, 4) Pendampingan penyusunan karya inovatif digital game based learning oleh tim pengabdi, perwakilan dari guru akan melakukan presentasi hasil, 5) post-test. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman mengenai prinsip pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan Digital Game Based Learing,, guru-guru memberikan respon positif dan mampu mengaplikasikan pemahaman yang telah diperoleh melalui kegiatan ini serta meningkatnya keterampilan penyusunan karya inovatif melalui Digital Game Based Learning menggunakan platform Kahoot, Quizizz dan Educandy sebagai media pembelajaran inovatif.
Peningkatan Kompetensi TIK Guru Melalui Pemanfaatan Evaluasi Online Berbasis Project Based Learning Bagi Guru Sekolah Dasar Aldina Eka Andriani; Sri Sulistyorini; Siti Maryatul Kiptiyah; Arif Widagdo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5672

Abstract

Evaluasi pembelajaran memegang peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan, kegiatan evaluasi selalu didahului dengan kegiatan pengukuran dan penilaian dengan menggunakan instrument. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru melalui workshop penggunaan live worksheet sebagai aplikasi LKPD interaktif. Metode yang digunakan ceramah dan diskusi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencakup 3 komponen keberhasilan, yaitu: ketercapaian tujuan kegiatan workshop, ketercapaian target materi yang telah direncanakan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru terbukti dengan adanya kenaikan persentase jumlah guru pada pengerjaan pre-test dan post-test pada kategori sangat baik yang awalnya 11% menjadi 66% dan pada kategori sangat kurang yang awalnya 32% menjadi 9%.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY) ATAU TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) DI SEKOLAH DASAR Sri Sulistyorini
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 31, No 2 (2014): October 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v31i2.5698

Abstract

The problemsof this researchare:1)how todevelop sciencelearning material based on ICT, 2) how are teacher’s skills inlearning process based onICT, 3) how are thestudents’activities duringlearning process based onICT, 4) how are the students’ learning outcomes based on ICT, and 5) how are studentsand teachersresponsein learning process based on ICT? This research approach isResearchand Development(R D). The subjects of this research are the fifth grade students andteacher of Al-Madina Primary school in Semarang. Techniques of Data Collection are observations,interviews, questionnaires, testsanddocumentations. The data analysisis descriptive statistics. The research finding showsthat development of Science learning based onICT in animalsand plantsadaptation competency can effectivelyincrease the students’ activity, it is shown that students work dominantly using computer as alearning media, teachers usuallyimplement learning based on ICT, it can complete the studentslearning outcomesalso studentsand teachersresponsetowardlearning process based on ICTbelong to good.
PELATIHAN MENCIPTAKAN CLOTH BOOK EDUCATIF BAGI GURU-GURU PAUD DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GAJAHMUNGKUR SEMARANG Sri Sulistyorini; Hardjono Hardjono; Yuyarti Yuyarti
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i1.5725

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi peserta, pengorganisasian yaitu negosiasi dengan pihak terkait, penjelasan, pengenalan model Cloth Book Educatif , demonstrasi cara pembuatan dan selanjutnya peserta membuat Cloth Book Educatif. Hasil pelatihan menunjukkan guru-guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur mendapatkan tambahan pengetahuan membuat Cloth Book Educatif, mampu menciptakan Cloth Book Educatif dengan tema: lingkungan, angka, warna, alat transportasi, hewan, tumbuhan, taman dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat digunakan untuk diterapkan di PAUD tempat mengajar sehingga siswa dapat belajar lebih bermakna dan menyenangkan. Selain itu guru dapat mengembangkan SKH (Satuan Kegiatan Harian) yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran serta melatih guru kreatif menciptakan alat peraga edukatif dengan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, disarankan kepada guru-guru PAUD untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing- masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
Peningkatan Kompetensi TIK Guru Melalui Pemanfaatan Evaluasi Online Berbasis Project Based Learning Bagi Guru Sekolah Dasar Aldina Eka Andriani; Sri Sulistyorini; Siti Maryatul Kiptiyah; Arif Widagdo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5672

Abstract

Evaluasi pembelajaran memegang peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan, kegiatan evaluasi selalu didahului dengan kegiatan pengukuran dan penilaian dengan menggunakan instrument. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru melalui workshop penggunaan live worksheet sebagai aplikasi LKPD interaktif. Metode yang digunakan ceramah dan diskusi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencakup 3 komponen keberhasilan, yaitu: ketercapaian tujuan kegiatan workshop, ketercapaian target materi yang telah direncanakan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru terbukti dengan adanya kenaikan persentase jumlah guru pada pengerjaan pre-test dan post-test pada kategori sangat baik yang awalnya 11% menjadi 66% dan pada kategori sangat kurang yang awalnya 32% menjadi 9%.
Co-Authors - Kustiono Achmad Rifai RC, Achmad Akrom, Akrom Aldina Eka Andriani Aldina Eka Andriani Alfiyani, Primanita Ali Sunarso Amin, Mohammad Latiful Andriani, Aldina Eka Anggreni, Nova Ani Rusilowati Ansori, Isa Arif Widagdo Arini Esti Astuti, Arini Esti Asih, Sri Sami Awalya Awalya, Awalya Bambang Subali Basuki, Aris Chuzaifah, Chuzaifah Danang Prasetyaning Amukti Desi Wulandari, Desi Desyandri Desyandri Dewi Nilam Tyas Eko Handoyo Eko Purwanti Eliyana, Eliyana Eliyana, Eliyana Estiastuti, Arini Eva Banowati Fakhruddin Fakhruddin Farid Ahmadi Fina Fakhriyah Galih Mahardika C. Putra Hanung, Hanung Puspita Adityas Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono, Hardjono Harmanto Harmanto Haryono Haryono Heribertus Satya Adi Hidayatullah, Romadhoni Shiddiqi Iis Wahyuningsih Indah, Putri Isdaryanti, Barokah Kiptiyah, Siti Maryatul Kumalasari, Lina Kustiono Kustiono LATIFAH, ULFATUL LAILI NUR Maemonah, Maemonah Maghfirah, Rahmayani Marifatun, Marifatun Marifatun, Marifatun Marjuni Muhammad Imam Subekhi Muhammad Rivai Muna, Trimurtini, Nur Aizatun Nikmah, Alfiyatun Nugraha, Yoga Awalludin Nugraheti Sismulyasih SB, Nugraheti Sismulyasih Nur Mahdi NURUL HIDAYAH Parmin - Rahmatika, Eviana Rury Kushera Wati Salzabila, Putri Alicia Samadi, Umar Sigit Saptono Siti Maryatul Kiptiyah Siti Nur Hidayah, Siti Nur Sri Susilogati Sumarti Sudarmin Sudarmin Sugianto Sugianto Sugiyono, Tri Tyas, Dewi Nilam Ulya, Farchatin Umar Samadi, Umar Wati, Rury Kushera Yuli Utanto Yuyarti Yuyarti Yuyarti Yuyarti, Yuyarti