Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendampingan Belajar di Rumah bagi Siswa Terdampak COVID-19 di Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman Khasanah Nur Hidayah; Astri Widi Astuti; Nabila Aqidatul Aisyah; Dyahsih Alin Sholihah; Ahmad Anis Abdullah; Rino Richardo; Saryanto Saryanto; Walda Isna Nisa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.713 KB) | DOI: 10.54082/jamsi.164

Abstract

Masa darurat penyebaran COVID-19 menyebabkan adanya kebijakan baru dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang seharusnya dilakukan dengan tatap muka secara langsung harus dirubah menjadi pembelajaran yang dilaksanakan secara daring atau jarak jauh. Pembelajaran daring atau jarak jauh yang terlaksana masih menemui berbagai macam kendala sehingga diperlukan solusi untuk mengurangi kendala yang terjadi. Melihat fenomena demikian maka KKN Tematika Universitas Alma Ata tahun 2021 berusaha memberikan solusi diantaranya dengan mengadakan kegiatan pendampingan bagi siswa saat belajar di rumah. Pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar bagi siswa menggunakan metode pendampingan secara langsung atau secara tatap muka dalam kelompok kecil yang berjumlah 5-10 siswa. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berupa pendampingan dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah, latihan-latihan soal, serta menjelaskan materi pelajaran di sekolah yang belum dikuasai atau belum dipahami oleh siswa. Setelah proses bimbingan belajar selesai dilaksanakan, maka selanjutnya dilakukan evaluasi kegiatan. Teknik yang digunakan dalam evaluasi kegiatan pendampingan belajar ini adalah alat ukur non tes, yaitu angket. Hasil angket evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat terbantu dan memberikan respon positif terhadap program kegiatan pendampingan belajar di rumah.
Learning Assistance for Children in Krebet, Sendangsari, Pajangan, and Bantul Villages Through the Learning House Program Ambar Musoffi; Akhmad Mundzirin Yusuf; Azzarifa Zarni; Devita Anindya Putri; Fina Faradina Drakel; Ikhlasul Amal; Irma Dwi Wahyuni; Nuraini Alfatinah; Rafidah Nur Aini; Retno Sundariningrum; Ricky Setiawan; Rina Triyani; Serin Supriani; Dyahsih Alin Sholihah
Jurma : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jurma.v6i2.1539

Abstract

The results of observations by the Alma Ata University Thematic KKN team showed that in the hamlets of Krebet, Sendangsari, Panjangan, and Bantul there were no guidance or study assistance facilities for children yet. The Thematic KKN team took the initiative to provide tutoring facilities for children through the learning house program. The objectives of implementing learning assistance through learning houses include raising public awareness about the importance of knowledge, producing quality, creative, innovative, and character human resources, and motivating children to be passionate about learning and achieving. The method used begins with the delivery of material, followed by questions and answers on material that has not been understood, then a discussion of the material that has been studied. The results of learning assistance activities show that these activities can help motivate children in learning, increase understanding, foster learning awareness, and increase children's activeness in discussing and asking questions regarding material that is not yet understood.
The impact of STEM attitudes and computational thinking on 21st-century via structural equation modelling Rino Richardo; Siti Irene Astuti Dwiningrum; Ariyadi Wijaya; Heri Retnawati; Andi Wahyudi; Dyahsih Alin Sholihah; Khasanah Nur Hidayah
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 2: June 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v12i2.24232

Abstract

Based on the study, computational thinking skills are influenced by science, technology, engineering and mathematics (STEM) skills, and there is a relationship between computational thinking skills and 21st-century skills. However, studies related to STEM attitudes, computational thinking and their impact on 21st-century skills are still very few and limited. The purpose of our study was to examine the impact of STEM attitudes and computational thinking on 21st-century. This research uses a quantitative approach. The participants of this study were students of a vocational school in Bantul Regency, Yogyakarta, Indonesia (N=290). Research data in STEM attitude, computational thinking, and 21st-century skills using a questionnaire. The data were analyzed using structural equation modeling techniques using the Smart PLS application. The results of the study obtained several findings, including: the model proposed in this study was valid; STEM attitude has a positive and significant effect on computational thinking; and computational thinking has a positive and significant effect on 21-st century skills. It can be argued that when STEM attitudes and computational thinking are more positive, 21-st century skills will improve. These findings have implications that curriculum development and STEM learning practices have to develop students’ computational thinking skills and 21st-century skills, especially in vocational schools.
Penerapan Model Problem-Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa Kelas VI Mi Ma’arif Jekeling Binti Salamah; Dyahsih Alin Sholihah
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2023.2(2).87-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa pada materi operasi hitung campuran dengan menggunakan model problem-based learning. Penelitian dilaksanakan di MI Ma’arif Jekeling. Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas VI MI Ma’arif Jekeling. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Alur masing-masing siklus PTK yang dilaksanakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain lembar observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, dokumentasi, dan tes akhir di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan langkah-langkah model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut sesuai dengan nilai rata-rata afektif pada siklus I sebesar 76,73% dan siklus II sebesar 80,77% dan terjadinya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 4,04%. Nilai rata-rata psikomotor siklus I sebesar 69,81% dan siklus II sebesar 75,58% dan terjadinya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 5,77%. Rata–rata nilai kognitif siswa pada siklus I sebesar 67,31, kemudian siklus II meningkat menjadi 76,54, dengan demikian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 9,23. Kata kunci: Problem-Based Learning, Hasil Belajar, Matematika
EKSPLORASI ETNOMATSAINS PADA UPACARA SAPARAN BEKAKAK AMBARKETAWANG GAMPING SLEMAN Anjarwati, Subekti; Aryani, Anggi Erna; Azizah, Fika Fa’aliyatul; abdullah, ahmad anis; Mubarrok, Muhammad Najib; Sholihah, Dyahsih Alin; Adawiya, Robiatul; Richardo, Rino
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v9i2.320

Abstract

 Pembelajaran Matematika dan Sains hingga saat ini masih dianggap monoton dan masih mengacu pada buku. Ditambah lagi adanya pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada segi pembelajaran, sehingga mereka lebih fokus pada materi yang dikirim oleh guru melalui media sosial. Hal ini akan membuat siswa cenderung bosan dan malas selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan suatu pendekatan pembelajaran. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dianggap kontekstual, yaitu pendekatan pembelajaran yang mampu menciptakan suasana pembelajaran matematika dan sains dalam kehidupan sehari-hari yang penuh makna. Sehingga dalam mewujudkan pembelajaran yang kontekstual maka diperlukan adanya keseimbangan pembelajaran antara konsep sekolah dengan budaya tradisional. Budaya tradisional merupakan wujud nyata yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan untuk konsep pembelajaran kontekstual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi konsep etnomatsains yang terkandung pada kegiatan Upacara Saparan Bekakak yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika maupun sains. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan etnografi yaitu mendeskripsikan dan menganalisis tentang peninggalan kebudayaan. Berdasarkan hasil observasi dan studi pustaka diperoleh beberapa konsep matematika dan sanis yang terdapat pada bagian- bagian dari tradisi Upacara Saparan Bekakak yang ditampilkan dalam bentuk matriks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagian-bagian pada tradisi Upacara Saparan Bekakak yang berkaitan dengan konsep matematika dan sains antara lain menghitung, mengukur, dan bentuk gunungan yaitu seperti kerucut, serta bentuk makanan-makanan dalam pembuatan bekakak, jenis-jenis tumbuhan penyusun bekakak yang memiliki berbagai unsur sains.
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Etnomatematika Berbantuan Geogebra terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Aisyah, Nabila Aqidatul; Abdullah, Ahmad Anis; Mubarrok, Muhammad Najib; Adawiya, Robiatul; Sholihah, Dyahsih Alin
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2024): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v6i1.2431

Abstract

Salah satu kemampuan matematika yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi era disrupsi adalah kemampuan berpikir kreatif. Model discovery learning sangat tepat dalam menumbuhkan kemampuan berpikir keatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning berbasis etnomatematika berbantuan geogebra dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini menerapkan metode Kuasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Kasihan tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning berbasis etnomatematika berbantuan GeoGebra memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Penyuluhan Kesehatan: Cegah Stunting dengan Bebas Anemia pada Ibu Hamil di Desa Donorojo Ashar, Moh.; Mulyana, Yunia Putri; Triwulandari, Nadia; Alumi, Nurmarifatullah; Ulfa, Hana Maria; Yakin, Mahmul; Azma, Najida Laha; Ferawati, Hanny; Nurzakiah, Nurzakiah; Dwi K. N., Rahajeng Prina; Gangga, Egita Jose Phira; Muarif, Faizul; Sholihah, Dyahsih Alin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5940

Abstract

Stunting dan anemia menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan akses terbatas ke perawatan kesehatan yang berkualitas. Faktor-faktor seperti kurangnya pengetahuan tentang gizi, pola makan yang tidak seimbang, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dapat menjadi penyebab utama masalah ini. Salah satu penyebab stunting yakni anemia pada ibu hamil. Melihat kondisi demikian maka perlu dilakukan suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai anemia dan stunting serta mencegah terjadinya stunting sejak dalam masa kehamilan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2023 di Balai Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah dengan jumlah peserta peyuluhan sebanyak 13 orang.  Indikator ketercapaian kegiatan ini diukur melalui pretest dan posttest. Jenis tes yang digunakan adalah tes benar salah. Berdasarkan skor pretest dan posttest terlihat bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta penyuluhan sebesar 16,92%. Peningkatan pemahaman peserta menjadi indikasi bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan cegah stunting dengan bebas anemia pada ibu hamil berhasil dilakukan dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
School well-being pada siswa berprestasi tinggi dalam bidang matematika (studi kasus di sekolah dasar) Sholihah, Dyahsih Alin
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 10 No. 1 (2022): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v10i1.46695

Abstract

School well-being merupakan penilaian individu yang bersifat subjektif terhadap rasa terpenuhinya kebutuahan dasar di sekolah untuk melakukan kegiatan belajar yang meliputi having, loving, being, dan health. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana school well-being siswa sekolah dasar yang termasuk dalam kategori siswa berprestasi tinggi dalam bidang matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer terdiri dari dua orang siswa yang berprestasi dalam bidang (mata pelajaran) matematika. Pengumpulan data dilaksanakan dengan dengan wawancara terstruktur dan observasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek merasakan kenyamanan dalam belajar di sekolah karena meraka mampu beradaptasi dengan baik terhadap segala kondisi dan lingkungan sekolah, mereka menganggap segala kekurangan yang ada di sekolah bukan sebagai hambatan dalam proses belajar. Perasaan sejahtera dan nayaman yang dialami siswa di sekolah menyebabkan siswa menikmati untuk belajar, sehingga berdampak pada prestasi belajarnya.AbstractSchool well-being is a subjective individual assessment of the sense of fulfillment of basic needs at school to carry out learning activities, including having, loving, being, and health. This study aims to explore the school well-being of elementary school students included in the category of high achieving students in mathematics. The research uses a qualitative approach with the type of case study. This research was conducted by involving primary and secondary data sources. Primary data sources consist of two students who excel in mathematics (subjects). Data collection was carried out with structured interviews and observations. Then the data were analyzed using an interactive analysis model. The validity of the data used is a triangulation of data sources. The results showed that the two subjects felt comfortable learning at school because they could adapt well to all conditions and the school environment. They considered all the shortcomings that existed at school, not as obstacles in the learning process. The feeling of well-being and comfort experienced by students at school causes them to enjoy learning, so it impacts their learning achievement.
Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Rino Richardo; Ahmad Anis Abdullah; Muhammad Najib Mubarok; Dyahsih Alin Sholihah; Ardiyaningrum, Martalia; Esti Nawangsasi; Sri Wulandari Danoebroto; Abdul Tarom; Sulastri Sulastri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v3i4.1836

Abstract

Mathematics is an important subject for students to master in facing the challenges of the 21st century. However, there are still many students who experience difficulties in learning mathematics. This is because learning mathematics is abstract and far from life. Therefore, the student mathematics education study program community service team introduced the Indonesian realistic mathematics education (PMRI) learning model at MTs Janki Dausat to increase student motivation in learning mathematics. As a result of this activity, students become motivated and enjoy learning mathematics, which can be seen from the students' enthusiasm and activeness in learning mathematics.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Budaya Banyumasan Sebagai Sumber Belajar Matematika Oktaviani, Tamia; Sholihah, Dyahsih Alin; Wafa', Muhammad
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2022.13(2).100-117

Abstract

Indonesia is an archipelagic country that has various types of culture, one of which is Java. In central Java, especially in Banyumas it’s famous for the Banyumasan Batik culture, the Begalan and Ebeg traditions in which there are elements and mathematical concepts. However, not many people use Banyumasan culture to serve as a learning resource in mathematics learning at school. This study aims to (1) fine out the fundamental mathematical activities found in Banyumasan Batik culture, the Begalan and Ebeg traditions, (2) fine out the ethnomathematical elements and concepts contained in Banyumasan Batik, Begalan and Ebeg traditions (3) and describe the use of ethnomathematical exploration results in Banyumasan Batik, Begalan and Ebeg traditions so that they can be used as a source of learning mathematics. The type of research used is qualitative research with an ethnographic approach. Data obtained from the results of interviews and documentation observations. The instrument in this study consisted of the main instrument, namely the researcher himself and the supporting instruments in the from of observation and interview guidelines and documentation tools. The data validity technique used in this study used a triangulation method with data analysis in the from of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results in this study are six fundamental mathematical activities in Banyumasan Batik culture, the Begalan and Ebeg traditions namely aspects of counting, measuring, locating, designing, playing and explaining. The mathematical elements and concepts found in Banyumasan Batik culture, the Begalan and Ebeg traditions are points, lines, similarity, parallelism, congruence, flat shapes (square, rectangle, triangle, trapezoid and circle), spatial shapes (cones and spheres), transformations (reflection, rotation and dilation). Utilization of the results of the ethnomathematical exploration in Banyumasan Batik, Begalan and Ebeg traditions can be used as a source of learning in school ranging form elementary to high school.Keywords : ethnomathematic, culture, banyumasan, learning resources,
Co-Authors Abdul Tarom Abdullah, Ahmad Anis Abdus Sholihin Adawiya, Robiatul Adhetia Martyanti Ahmad Anis Abdulla Ahmad Anis Abdullah Ahmad Anis Abdullah Aisyah, Nabila Aqidatul Akhmad Mundzirin Yusuf Alfan Alfian Rahcman Ali Mahmudi Alumi, Nurmarifatullah Ambar Musoffi An-Nisa Apriani Anjarwati, Subekti Ardiyaningrum, Martalia Ariyadi Wijaya Aryani, Anggi Erna Ashar, Moh. Astri Widi Astuti Azizah, Fika Fa’aliyatul Azma, Najida Laha Azzarifa Zarni Binti Salamah Devita Anindya Putri Duwik Nur Cahyo Duwik Nur Cahyo Dwi K. N., Rahajeng Prina Endi Rochaendi Esti Nawangsasi Ferawati, Hanny Fina Faradina Drakel Fuadi, Akhsanul Gangga, Egita Jose Phira Hana Maria Ulfa Heri Retnawati Ikhlasul Amal Indah Perdana Sari Irma Dwi Wahyuni Khasanah Nur Hidayah Khasanah Nur Hidayah Kholik, Nur Ma'mun, Saepul Mahfud Mahfud Martyanti, Adhetia Muarif, Faizul Mubarok, Muhammad Najib Mufida Awalia Putri Muhammad Najib Mubarok Muhammad Najib Mubarok Muhammad Najib Mubarrok Mulyana, Yunia Putri Nabila Aqidatul Aisyah Nuraini Alfatinah Nurzakiah Nurzakiah Oktaviani, Tamia Oktaviani, Tamia Rafidah Nur Aini Rahcman, Alfan Alfian Retno Sundariningrum Ricky Setiawan Rina Triyani Rino Richardo Rino Richardo Rino Richardo Robiatul Adawiya Robiatul Adawiya Rouzi, Kana Safrina Saryanto Saryanto Serin Supriani Siti Asiatun Siti Irene Astuti D Siti Zahro Sri Wulandari Danoebroto Sulastri Sulastri Triwulandari, Nadia Wafa', Muhammad Wafa', Muhammad Wahyudi, Andi Walda Isna Nisa Widha Nur Shanti Widha Nur Shanti Widha Nur Shanti, Widha Nur Yakin, Mahmul Yusinta Dwi Ariyani Zahro, Siti