Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pencegahan Diabetes dan Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Antidiabetes bagi Masyarakat Pengunjung Car Free Day Colomadu, Karanganyar Sujono, Tanti Azizah; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Munawaroh, Rima; Utami, Wahyu; Sari, Asti Arum; Nurwaini, Setyo; Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul; Anindya, Talitha Ahnaf; Firdaus, Farhand Ahmad; Harindasari, Amorita Azzah; Balqis, Moetia Rahman; Anjati, Yasinta Widia
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.10545

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic (non-communicable) disease whose prevalence is currently increasing. Public awareness of the importance of early detection and prevention of diabetes is still relatively low, because this disease is sometimes asymptomatic. Various efforts to prevent and treat DM continue to be developed, including through public education. This activity aims to increase public knowledge about diabetes and the use of natural ingredients as antidiabetics. Car-free day Colomadu was chosen as a strategic location to reach the community by providing accessible health education. This activity is a collaboration between the UMS Faculty of Pharmacy and the Aisyiyah Colomadu Branch Management. The method used is to detect diabetes through blood sugar level checks and education about diabetes, which is done by providing leaflets. The level of knowledge is measured by comparing the pretest and posttest. A total of 19 respondents met the inclusion criteria: visitors to the Colomadu car-free day, had had a blood sugar level check, were willing to fill out a questionnaire, and had a history of education/work not in the health sector. Based on the results of statistical tests, there was a significant increase in knowledge about diabetes (p<0.001) with a pretest value (72.11) in the sufficient category and a posttest value (78.95) in the good category. Based on this, education using this leaflet can increase public knowledge about diabetes. Still, it is recommended that other educational methods, such as counseling accompanied by questions and answers, be used to optimize the results.
Peningkatan Pemasaran Produk pada Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki di Desa Cabeyan Sukoharjo Nugraheni, Ambar Yunita; Purbasari, Heppy; Utami, Wahyu; Cholisoh, Zakky; Nurwaini, Setyo; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Wikantyasning, Erindyah Retno; Munawaroh, Rima; Hanwar, Dedi; Larasati, Arindra; Ramdani, Tasya Eka
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.10989

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki in Cabeyan Village, Sukoharjo, is a community of women actively engaged in plant cultivation and the production of instant herbal products such as ginger and temulawak (curcuma). However, their product marketing activities are still limited to conventional methods and have not yet reached digital marketing platforms. This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of KWT members in digital product marketing through educational sessions and practical training. The methods used included interactive lectures, group discussions, and hands-on practice related to the use of social media and e-commerce platforms. The educational materials covered product marketing and basic understanding of Break Even Point (BEP) calculation. A total of 18 active KWT members and 5 teenagers participated in this activity. The participants' knowledge test results before (pre-test) and after (post-test) the educational session showed an increase in the average knowledge level, from the fair category (63.77%) to the good category (97.10%). KWT members began to understand the importance of market segmentation, slogan development, and the use of digital platforms such as WhatsApp Business, Instagram, and Shopee. This activity demonstrated that participatory training could equip participants with practical skills to improve their product marketing strategies. It is recommended that an internal marketing team be formed and continuous mentoring provided to optimize digital marketing efforts and product legality aspects such as PIRT (Home Industry Food Permit) and halal certification.
Psikoedukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas pada Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan Farida, Rahayu; Karuniawati, Hidayah; Wikantyasning, Erindyah R.; Sukmawati, Anita; Cholisoh, Zakky; Nurwaini, Setyo; Swandari, Mika Tri Kumala
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18567

Abstract

Berdasarkan laman Kementerian Luar Negeri Indoneisa warga negara Indonesia yang tinggal di Korea Selatan baik sebagai pekerja, pelajar dan mahasiswa, pendamping keluarga, serta menikah dengan warga negara Korea Selatan tercatat sebanyak lebih dari 42.000 pada tahun 2019. Jumlah ini semakin bertambah dari tahun ke tahun berkenaan dengan meningkatkan hubungan diplomatik dan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi atau pengetahuan terkait materi kesehatan mental. Pengabdian masyarakat internasional ini diberikan dengan metode seminar dengan tema kesehatan mental. Materi ini penting untuk diberikan sebagai bekal menghadapi tekanan psikologis yang dialami oleh para warga negara indonesia di Korea Selatan sebagai akibat dari adanya kejutan budaya. Harapannya dengan seminar ini maka para WNI yang tinggal di Korea Selatan dapat melakukan penanganan mandiri pada kasus gangguan kesehatan mental oleh masalah sehari-hari. Setelah mengikuti seminar diharapkan peserta dapat lebih bijak dalam menggunakan obat, serta dapat mengelola stress dengan baik sehingga dapat menjaga kesehatan mental agar tetap produktif di tengah berbagai tekanan psikologis yang dihadapi sehari-hari sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di negara lain dan jauh dari keluarga. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 37 peserta yang merupakan jamaah Masjid Sirotol Mustaqim Ansan, Seoul Korea Selatan.
Edukasi Pemilihan Kosmetika Aman dan Sehat di Car Free Day Colomadu Nurwaini, Setyo; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Sukmawati, Anita; Septiani, Adiva Metri; Azistyna, Delvi Yulia; Triyatno, Sabrina Azizah; Ramdani, Tasya Eka
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18333

Abstract

Berbagai produk kosmetik seperti skincare dan produk kosmetika dekoratif dari dalam maupun luar negeri dengan mudah ditemukan di berbagai marketplace. Upaya edukasi ditargetkan pada peserta car free day agar dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang pemilihan kosmetika yang aman dan sehat untuk digunakan sehari-hari. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan bagaimana memilih kosmetika yang aman dan sehat serta untuk mengurangi risiko akibat penggunaan kosmetika illegal. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi dan pemberian informasi melalui leaflet, pemberian pretes dan postes tentang kosmetika pada peserta kegiatan. Data nilai benar per item pernyataan (soal) dibandingkan antara pretes dan postes. Kegiatan edukasi pemilihan kosmetika yang aman dan sehat pada 23 Februari 2025 diikuti oleh 26 peserta car free day Colomadu. Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pemilihan kosmetika yang aman dan sehat.
PELATIHAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) GURU SEKOLAH AMAL USAHA MUHAMMADIYAH Rosyidah, Devi Usdiana; Mahmudah, Nur; Sulistyani, Sulistyani; Agustina, Tri; Lestari, Nining; Nurwaini, Setyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 5. No. 2, September 2025
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v5i2.12204

Abstract

ABSTRAK Kemandirian siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih rendah. Guru menjadi pembimbing dan pengganti orang tua saat kegiatan sekolah. Guru dituntut untuk memiliki kemampuan bidang akademik, dan non akademik berkaitan dengan kesehatan anak didik saat kegiatan di dalam dan diluar sekolah. Lingkungan sekolah sehat, ketersediaan perlengkapan kesehatan, personil guru yang kompeten dibidang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) menjadi salah satu modal menciptakan lingkungan kondusif bagi anak didik. Guru penanggung jawab UKS sekolah Muhammadiyah tingkat TK dan MI di Kecamatan Gondangrejo belum pernah mendapatkan pelatihan khusus mengenai UKS dan P3K. Berdasarkan hal tersebut kami mengadakan pengabdian masyarakat melalui pelatihan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk Guru Sekolah Taman Kanak-Kanak dan Madrasah Ibtidaiyah Amal Usaha Muhammadiyah. Metode kegiatan berupa seminar, workshop, pembuatan buku panduan UKS, poster kesehatan, serta pembagian perlengkapan UKS dan P3K. Peserta pelatihan adalah perwakilan guru dari TK dan MI Muhammadiyah se-kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Peningkatan kompetensi dapat diberikan dengan pemberian pengetahuan dan pelatihan. Nilai postes lebih tinggi dibanding nilai pretes. Menciptakan sekolah sehat merupakan tanggung jawab seluruh civitas sekolah, baik guru, siswa, karyawan sekolah, maupun orang tua siswa.   ABSTRACT The independence of kindergarten (TK) and Madrasah Ibtidaiyah (MI) students is still low. Teachers act as mentors and substitutes for parents are required to have academic and non-academic skills related to the health of students during activities. A healthy school environment, the availability of health equipment, and teaching staff who are competent in School Health Services (UKS) and First Aid (P3K) are some of the factors that contribute to creating a conducive environment for students. Teachers in charge of UKS at Muhammadiyah kindergarten and MI levels in Gondangrejo Subdistrict have never received special training on UKS and P3K. Based on this, we held a community service program through training on School Health Efforts and First Aid for Accidents for teachers. The methods used were seminars, workshops, the creation of UKS guidebooks and posters, and the distribution of UKS and P3K equipment. The training participants were teacher representatives from Muhammadiyah kindergartens and elementary schools in the Gondangrejo sub-district of Karanganyar Regency. Competency improvement can be achieved through the provision of knowledge and training. The post-test scores were higher than the pre-test scores. Creating a healthy school is the responsibility of the entire school community, including teachers, students, school employees, and parents.
Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap Penggunaan Obat Mandiri Karuniawati, Hidayah; Wikantyasning, Erindyah R.; Sukmawati, Anita; Cholisoh, Zakky; Nurwaini, Setyo; Swandari, Mika Tri Kumala; Farida, Rahayu; Rajali, Ahmad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penggunaan obat mandiri di masyarakat cukup tinggi. Penggunaan obat secara mandiri yang tidak rasional dapat menyebabkan tujuan terapi tidak tercapai, bahkan dapat membahayakan pasien. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku warga negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap penggunaan obat secara mandiri. Kegiatan dilakukan di masjid Ansan Seoul Korea Selatan. Kegiatan inti berupa penyuluhan kepada warga Indonesia yang berada di Seoul terkait dengan penggunaan obat mandiri yang rasional yang meliputi bagaimana cara mendapatkan obat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang tidak dipakai. Meskipun 37 peserta hadir pada kegiatan ini, tetapi 14 peserta mengisi kuesioner. Mayoritas peserta (71,4%) adalah laki-laki, 64,3% umur 25-30 tahun, dan 50% pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA). Rata-rata pengetahuan responden terkait dengan pengobatan mandiri adalah 63,6% sedangkan sikap 72,9%. Pengetahuan, sikap, dan perilaku yang belum sesuai adalah cara mendapatkan obat (logo obat), cara minum obat, cara penyimpanan, dan cara membuang obat. Perlu edukasi farmasis untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat mandiri secara rasional.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Hand Gel Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Nurwaini, Setyo; Nasihah, Rosyidah Hafidzatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan hand gel dibutuhkan untuk mencegah penyebaran bakteri daritangan ke dalam mulut. Daun jambu biji (Psidium guajavaL.)diketahui memiliki aktivitas terhadap E. coli, S. aureus, danP.aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulahand gel ekstrak daun jambu biji yang memiliki sifat fisik dan aktivitasantibakteri yang paling baik. Hand gel dibuat dalam tiga formuladengan variasi kadar ekstrak daun jambu biji yaitu FI (10%), FII(15%) dan FIII (20%). Evaluasi sifat fisik hand gel meliputi ujiorganoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat.Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap E. coli. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa warna sediaan adalah coklat kehijauan, baukhas, homogen, pH 4,9-5,0, viskositas 140-167 dPas, daya lekat 3,6-5,9 detik. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa hand gelmemiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dengan diameter zonahambatan FI 13,5 ± 0,0 mm, FII 13,5 ± 0,1 mm dan FIII sebesar 13,0± 0,1 mm. Peningkatan kadar ekstrak daun jambu biji 10-20% dalamhand gel tidak menunjukkan perbedaan aktivitas antibakteri yangbermakna.
HAND SANITIZER GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN LIDAH MERTUA DAN DAUN JAMBU BIJI Nurwaini, Setyo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand sanitizer gel ekstrak daun lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) 10% mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 32%, sedangkan gel hand sanitizer ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) 10% memiliki kemampuan menurunkan angka kuman sebesar 47%. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji serta mengetahui aktivitas antibakterinya. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan penyari etanol 96%. Gel hand sanitizer dibuat dengan menggunakan Na CMC sebagai gelling agent. Sifat fisik gel yang diuji meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Sediaan gel hand sanitizer diuji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli menggunakan metode difusi sumuran serta kemampuan menurunkan jumlah angka kuman dengan metode swabbing. Hasil evaluasi sifat fisik gel hand sanitizer memenuhi kriteria sifat fisik gel yang baik. Gel hand sanitizer ekstrak daun lidah mertua memiliki zona hambat terhadap Escherichia coli sebesar 10,5 mm serta mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 52%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji dapat digunakan sebagai alternatif sediaan gel hand sanitizer.
Kombinasi Asam Oleat dan Propilen Glikol sebagai Enhancer Cold Cream Verapamil untuk Penghantaran Transdermal Nurwaini, Setyo; Purbowati, Adilah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verapamil HCl merupakan obat anti-hipertensi kelompok Calcium Channel Blocker (CCB) yang pada bentuk sediaan oral bioavailabilitasnya hanya 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol terhadap penetrasi verapamil HCl secara in vitro. Variasi kombinasi kadar asam oleat dan propilen glikol yang ditambahkan dalam cold cream verapamil HCl adalah F0 = 0:0 ; F1 = 10:2,5 ; F2 = 7,5:5 ; F3 = 6,25:6,25 : F4 = 5:7,5 ; dan F5 = 2,5:10. Uji transdermal secara in vitro dilakukan dengan dengan sel difusi Franz dengan media Phosphate Buffer Saline (PBS) pH 7,4 ± 0,05 selama 8 jam. Paramater yang dihitung yaitu fluks, lag time dan efisiensi transport. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol memberikan pengaruh terhadap sifat fisik dan penetrasi verapamil HCl. Sifat fisik cold cream verapamil HCl memenuhi persyaratan cold cream dan penetrasi verapamil HCl meningkat dengan adanya penambahan enhancer. Hasil menunjukkan jumlah kumulatif verapamil HCl yang terpenetrasi berturut paling baik adalah F4 dengan jumlah kumulatif sebesar 6350,17 ± 253,83 ?g/cm2. Fluks verapamil HCl yang paling baik adalah F4 dengan fluks sebesar 793,77 ± 13,16 ?g/cm2 jam, lag time yang paling baik adalah F4 dengan hasil 2,64 ± 0,09 jam. Effisiensi transport terbaik adalah F4 dengan hasil 63,72 ± 1,30 %. Diperoleh formula prediksi untuk mendapatkan hasil terbaik dengan penambahan asam oleat dan propilen glikol sebesar 9,47 dan 3,03 %.
Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Tangan Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Nurwaini, Setyo; Savitri, Ayu Intan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu mete tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan gel antiseptik tangan alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) terhadap bakteri Escherichia coli. Gel dibuat dengan basis CMC-Na dengan konsentrasi ekstrak daun jambu mete 5-15%. Evaluasi sediaan gel meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji viskositas. Uji aktivitas antibakteri pada bakteri Escherichia coli dilakukan dengan metode difusi sumuran. Data hasil evaluasi sediaan gel dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan dan T-berpasangan pada minggu ke-1 dan minggu ke-4 sedangkan data hasil aktivitas antibakteri ekstrak dan gel daun jambu mete dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jambu mete pH dan daya sebar menurun sedangkan viskositas, daya lekat, aktivitas antibakteri semakin meningkat. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa gel antiseptik tangan ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Zona hambat yang diperoleh dari gel dengan kadar 5-15% merupakan zona hambat irradikal dengan diameter 11,25-15,25 mm.
Co-Authors Abdellah, Yousra Nait El Haj Abid, Muhammad Maslakul Adilah Purbowati Alkautsar, Hamimatusalma Almira Permata Amanda Wahyu Kurniawan Amanda, Alifah Tasya Ambar Yunita Ambar Yunita Nugraheni Anggraini, Rahma Prasdinar Anggun Tri Wijayanti Anindya, Talitha Ahnaf Anita Sukmawati Anjati, Yasinta Widia Arifah Sri Wahyuni Asti Arum Sari Audi Tahta Aurellia Aurum, Mursalina Nanda Ayu Intan Savitri Azistyna, Delvi Yulia Azizah, Erfinna Nur Azzahra, Annisa Alya Baiti, Nurul Balqis, Moetia Rahman Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Devi Usdiana Rosyidah Diniawati, Widya Diva Ratna Shabrina Emi Erawati Endang Setyaningsih Erindyah Retno Wikantyasning Eryani, Kurnia Fachriani, Galuh Falakhuddin, Muhammad Farida, Rahayu Fatimah, Mutiara Nurul Firdaus, Farhand Ahmad Hani Afifah Harindasari, Amorita Azzah Heppy Purbasari Hidayah Karuniawati Hidayah, Mentari Serlya Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul Khoirunnisa Khoirunnisa Krisna Wisnu Wardhana Kurnia Eryani Kurniawati, Yuwandira Larasati, Arindra Lestari, Nining Luluk Ria Rakhma Maryati Maryati Maulana, Fahmi Alief Mawarni, Virga Mentari Serlya Hidayah Mika Tri Kumala Swandari, Mika Tri Kumala Mubarok, Afrizal Muhammad Da&#039;i Muhammad Falakhuddin Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Muhammad Raihan Naufal Nasihah, Rosyidah Hafidzatun Naufal, Muhammad Raihan Niken Dyaharesti Nur Mahmudah Nur ‘Azah Palupi, Devita Niken Permata, Almira Pinasthika, Shinta Purbowati, Adilah Rahma Prasdinar Anggraini Rahmana, Andrea Yovva Rajali, Ahmad Ramadhani, Amalia Ramarohasina, Mika Notahiana Ramdani, Tasya Eka Rasma Panji Setiawan Ratsimandresy, Neciah Fahombiazana Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Rita Wijayanti Rosyidah Hafidzatun Nasihah Salima, Tansa Sania Nayasari Khoirunnisa Savitri, Ayu Intan Septiani, Adiva Metri Setiawan, Panji Rasma Shabrina, Diva Ratna Sulistyani Sulistyani Tansa Salima Tanti Azizah Sujono Tri Agustina, Tri Triyatno, Sabrina Azizah Wahyu Utami Wardhana, Krisna Wisnu Wibowo, Farrel Maulana Widya Diniawati Wijayanti, Anggun Tri Wikantyasning, Erindyah R. Yuka Aulia Rahma Yuniasti, Lainisah Purna Zahidah, Fairus Zahratunisa, Namira