Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pembuatan Penyanitasi Tangan Spray di PAKYM Surakarta Erawati, Emi; Nurwaini, Setyo; Wijayanti, Rita; Permata, Almira; Naufal, Muhammad Raihan; Falakhuddin, Muhammad; Wardhana, Krisna Wisnu; Setiawan, Panji Rasma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service was done on 12nd March 2022 in Muhammadiyah Orphanage Hall, Surakarta, Central Java. The community service was followed by Vocational High School student who stay in Muhammadiyah Orphanage Hall as much as 9 students. The nine students were who followed students from 3 vocational high school namely SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Muhammadiyah 3 Surakarta, and SMK Muhammadiyah Kartasura. The nine students were majored electrical, automotive and electrical engineering. The aim of community services for giving knowledge not only theory but also practice in making spray hand sanitizer on the other hand spray hand sanitizer was made pass the germ test namely Escherichia Coli bacteria. The community services were divided by 3 steps namely science and technology diffusion, public education, and making hand sanitizer.
Formulation and Characterization of Gels of Telang Flower Extract (Clitoria Ternatea L) with Variations of Carbopol Concentration and Antioxidant Activity Test Using DPPH Methods Nurwaini, Setyo; Fatimah, Mutiara Nurul
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23469

Abstract

Telang flower (Clitoria ternatea L) has antioxidant activity. Formulation in gel form provides convenience in the use of telang flower extract. This study aims to determine the effect of carbopol as a gelling agent on the physical properties of the gel and to determine the antioxidant activity of telang flower extract gel. Telang flower extract was obtained by maceration method. The gel was formulated with 3 variations of carbopol concentration, namely 0.5%, 1% and 2%. Characterization of Clitoria ternatea L. gel includes: organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, spreadability and stickiness. Antioxidant activity test of telang flower (Clitoria ternatea L) using DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method. The gel formulation of telang flower extract (Clitoria ternatea L.) from 3 formulas met the requirements. Gel with 2% carbopol concentration was the gel with the best characteristics: pH 5.82; viscosity 2,666 cP; spreadability 4.33 cm; stickiness 2.2 s. The Antioxidant activity test of telang flower extract gel showed strong category with an IC50 value of 97.72 ppm. Carbopol has an influence on the physical properties of telang flower extract (Clitoria ternatea L) gel and strong antioxidant activity of bay flower extract gel.
Formulation And Evaluation Of Telang Flower (Clitoria Ternatea L.) Extract Gel Preparation With Tragacanth As Gelling Agent And Antioxidant Activity Test Nurwaini, Setyo; Amanda, Alifah Tasya
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23470

Abstract

Telang flower has antioxidant activity as a scavenger of free radicals. Formulation in gel form can facilitate its use as a cosmetic preparation. This study aims to determine the characteristics of telang flower extract gel at different concentrations of tragacanth as a gelling agent and its antioxidant activity.Gel formula of telang flower extract with different concentration levels of tragacanth, namely 3%, 4%, and 5%. Gel evaluation includes organoleptic test, homogeneity, pH, spreadability, stickiness, and viscosity. The best formula will be tested for antioxidant activity.Based on the gel characteristics of telang flower extract, F3 has good physical properties, namely pH value of 7.28 ± 0.06, viscosity of 2133.3 ± 23.09 cP, spreadability of 6.05 ± 0.13 cm, and stickiness of 1.17 ± 0.07 seconds. The telang flower extract exhibited an IC50 value of 71.125 ppm, classifying it as strong antixodant. The IC50 value of telang flower extract gel was 92.867 ppm
Optimization of Ethanol Extract Preparation Gel Formula from the Combination of Lime Peel and Neem Leaves : Optimum Physical Properties and Antibacterial Activity Rahmana, Andrea Yovva; Nurwaini, Setyo
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23586

Abstract

Lime peel (Citrus aurantifolia) and neem leaf (Azadirachta indica) have antibacterial properties, especially against Staphylococcus aureus. These two ingredients can be used to treat various skin problems caused by Staphylococcus aureus. This study aimed to determine the optimal ratio of 96% ethanol extract of lime peel and neem leaves to produce a gel formula with optimum physical properties and antibacterial activity. Physical properties tested were pH test, adhesion test, spreadability test, and viscosity test. Antibacterial activity was measured by inhibition zone diameter when tested by the well method. There were 8 gel formula with the various ratio of components of lime peel and neem leaves extracts, FI (8:2), FII (6.5:3.5), FIII (5:5), FIV (3.5:6.5), FV (2:8). The optimization method used was Simplex Lattice Design using the Design Expert 11 application (Trial). The optimum formula obtained from the Design Expert was verified and analyzed using the SPSS one-sample t-test with a 95% confidence level. The optimum formula of lime peel and neem leaves obtained were 8.00%:2.00% with a desirability value of 0.471. The one sample t-test showed that the results were not significantly different between the predicted and verified values.
Formulasi Krim Tabir Surya Kombinasi Ekstrak Etanol Temu Mangga (Curcuma mangga) dan Seng Oksida Nurwaini, Setyo; Mawarni, Virga
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 2 No 2 (2023): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v2i2.21054

Abstract

Paparan radiasi sinar UV dapat menyebabkan kerusakan kulit. Temu mangga (Curcuma mangga) mengandung senyawa aktif kurkumin dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan mengadsorbsi sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak terhadap sifat fisik, aktivitas antioksidan, dan potensi tabir surya dari sedian krim kombinasi ekstrak etanol temu mangga dan seng oksida. Uji sifat fisik krim meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, dan daya sebar. Penentuan potensi tabir surya dengan mengukur nilai SPF, transmisi eritema, dan pigmentasi secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri UV. Penentuan aktivitas antioksidan dengan metode penangkap radikal DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Krim terdiri dari lima formula dengan variasi ekstrak antara 1% hingga 4%. Krim yang memiliki sifat fisik paling baik berdasarkan nilai pH dan viskositas adalah formula yang mengandung kombinasi ekstrak 4% dan seng oksida. Nilai SPF kelima formula krim termasuk kategori maksimal (8-15). Nilai transmisi eritema dan transmisi pigmentasi krim dengan kandungan ekstrak 4% dan seng oksida berturut-turut termasuk dalam kategori extra protection (6-12%) dan kategori sunblock (3-40%). Hasil uji statistik one way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan potensi tabir surya antar formula. Aktivitas antioksidan pada krim yang mengandung ekstrak 4% tergolong dalam kategori sedang (100-150 μg/ml). Krim yang hanya mengandung seng oksida tidak memiliki aktivitas antioksidan. Hasil uji statistik menggunakan one way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan nilai IC50 antar formula.
OPTIMASI BASIS HPMC DAN NA CMC DALAM SEDIAAN GEL KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA TERHADAP Staphylococcus aureus Wijayanti, Anggun Tri; Nurwaini, Setyo
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.107

Abstract

Staphylococcus aureus menyebabkan penyakit kulit yaitu jerawat. Kulit buah semangka (Citrullus lanatus) mengandung senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kulit buah semangka diformulasikan menjadi gel agar mudah diaplikasikan pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan basis gel yaitu HPMC dan Na CMC agar diperoleh sifat fisik gel yang optimum. Optimasi ini menggunakan aplikasi Design Expert versi 13.0 (Trial) dengan metode Simplex Lattice Design. Berdasarkan penelitian ini, HPMC memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap daya sebar dibandingkan Na CMC yang berpengaruh besar terhadap pH, daya lekat, dan viskositas. Formula optimum yang diperoleh adalah kombinasi 4% HPMC dan 1% Na CMC. Formula prediksi dibandingkan dengan formula verifikasi menggunakan aplikasi IBM Statistic versi 25 dengan metode one sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95% untuk parameter yang diuji (pH, daya lekat, daya sebar, dan viskositas). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa parameter pH, daya lekat, daya sebar, dan viskositas tidak berbeda signifikan sehingga metode optimasi dapat memprediksi semua parameter secara valid. Gel ekstrak kulit semangka (Citrullus lanatus) memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dengan zona hambat 15,29 mm termasuk kategori intermediet.
OPTIMASI KOMBINASI HPMC DAN HEC DALAM SPRAY WAJAH EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA Hidayah, Mentari Serlya; Nurwaini, Setyo
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i3.114

Abstract

Bunga rosella berpotensi memiliki aktivitas antioksidan karena mengandung flavonoid, fenolik, tanin, kuersetin, β-karoten, dan vitamin C. Kandungan utama antioksidan pada bunga rosella terdapat pada komponen utama senyawa polifenol yaitu antosianin yang berasal dari pigmen warna merah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kombinasi konsentrasi optimum gelling agent HPMC dan HEC terhadap sifat fisik dan aktivitas antioksidan formula optimum dalam spray wajah ekstrak bunga rosella. Optimasi gelling agent menggunakan metode simplex lattice design dengan software Design Expert-13 berdasarkan respon pH, viskositas, diameter pola penyemprotan, pump delivery, dan daya lekat. Spray wajah ekstrak bunga rosella terdiri dari 5 formula dengan variasi konsentrasi gelling agent HPMC dan HEC. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). Hasil formula optimum kombinasi gelling agent HPMC dan HEC dalam spray wajah ekstrak bunga rosella yaitu pada konsentrasi HPMC 0,6669% dan HEC 0,5831% dengan hasil konfirmasi dari respon verifikasi menunjukkan berada dalam rentang prediksi 95% PI serta tidak ada perbedaan signifikan antara respon verifikasi dengan respon prediksi pada respon pH, diameter pola penyemprotan, dan daya lekat serta ada perbedaan signifikan pada respon viskositas dan pump delivery. Aktivitas antioksidan spray wajah ekstrak bunga rosella menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 59,56 ppm.
FORMULASI MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Staphylococcus epidermidis Diniawati, Widya; Nurwaini, Setyo
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i3.124

Abstract

Jerawat berasal dari peningkatan produksi minyak di kulit, peradangan, dan pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus epidermidis. Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antibakteri masker gel peel off daun pandan wangi terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis serta mengetahui karakteristik dan sifat fisikokimia masker gel peel off ekstrak daun pandan wangi dengan berbagai konsentrasi ekstrak selama 4 minggu penyimpanan. Ekstraksi daun pandan wangi menggunakan metode maserasi dengan etanol-etil asetat (1:1 v/v). Sediaan diuji sifat fisik meliputi organoleptis (warna, bau, dan homogenitas), daya sebar, daya lekat, pH, dan kecepatan mengering. Ekstrak dan sediaan diuji aktivitas antibakterinya dengan metode difusi sumuran. Konsentrasi ekstrak daun pandan wangi yang diformulasikan menjadi masker gel peel off adalah 5% (F1), 10% (F2),15% (F3), dan 20% (F4).Pengaruh konsentrasi ektrak terhadap aktivitas antibakteri dan sifat fisikokimia dapat diketahui menggunakan one way ANOVA dan untuk mengetahui stabilitas masker gel peel off dilakukan uji T-berpasangan pada minggu ke-1 dan minggu ke-4. Hasil menunjukkan semakin besar konsentrasi ekstrak daun pandan wangi menyebabkan peningkatan aktivitas antibakteri, daya lekat, kecepatan mengering, serta penurunan daya sebar dan pH.Masker gel peel off stabil selama 4 minggu penyimpanan.
FORMULASI KRIM TABIR SURYA KOMBINASI EKSTRAK ETANOL HERBA KROKOT (Portulaca oleracea L.) DAN SENG OKSIDA Anggraini, Rahma Prasdinar; Nurwaini, Setyo
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.127

Abstract

Sinar matahari berlebih dapat menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi, kulit kusam dan kerusakan kulit lainnya. Sinar ultra violet A (320-400 nm) berperan dalam proses tanning, sinar ultraviolet B (280-320 nm) dapat menyebabkan sunburn . Upaya perlindungan kulit salah satunya dengan penggunaan tabir surya. Tanaman krokot mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai tabir surya dengan mekanisme kimia dan antioksidan. Seng oksida berperan sebagai tabir surya fisik. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk melihat sifat fisik, potensi tabir surya secara in-vitro (nilai SPF persentase eritema dan pigmentasi) serta sifat antioksidan pada krim ekstrak etanol herba krokot yang dikombinasi dengan seng oksida pada kelima formula. Sifat fisik yang dihasilkan semua formula rata-rata memenuhi persyaratan. Nilai SPF pada formula 1, 2, 3, 4, 5 secara berturut-turut adalah 11,38; 12,71; 16,92; 8,10; dan 8,53. Persentase eritema dan pigmentasi secara berurutan adalah 8,35 & 19,08; 6,99 & 13,43; 3,19 & 8,20; 20,94 & 40,37; dan 12,90 & 24,81. Aktivitas antioksidan (µg/mL) ekstrak, krim formula 1, 2, 3, dan 5 adalah 123,01; 249,97; 203,21; 172,70; dan 160,30.
STUDI LITERATUR: PENGARUH SODIUM TRIMETAPHOSPHATE (STMP) SEBAGAI AGEN TAUTAN SILANG TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA BEBERAPA PATI ALAMI Eryani, Kurnia; Nurwaini, Setyo
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i1.129

Abstract

Pati alami cenderung memiliki keterbatasan dalam pengaplikasian dibidang farmasi sehingga perlunya modifikasi untuk meningkatkan karakteristik fisikokimia pati alami. Penggunaan STMP telah banyak digunakan untuk mendapatkan pati dengan stabilitas tinggi, kelarutan rendah, dan gelatinisasi yang stabil. Maka dalam studi literatur ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh STMP sebagai agen crosslink dan konsentrasi STMP terhadap karakter fisikokimia pati alami. Sodium trimetaphosphate memeiliki pengaruh terhadap karakteristik fisikokimia pati alami yang dihasilkan. Crosslinking pati alami dengan konsentrasi sodium trimetaphosphate (STMP) tertentu berpengaruh terhadap derajat crosslinking pati, yang berpengaruh terhadap kandungan amilosa dan sifat kristal pati. Mayoritas pati alami hasil crosslink mengalami perubahan sifat kelarutan dan swelling power lebih rendah, serta gelatinisasi yang lebih stabil. Pengaruh yang nyata dengan hadirnya gugus fungsi baru (P-O, P=O, P-O-C) pada struktur pati alami.
Co-Authors Abdellah, Yousra Nait El Haj Abid, Muhammad Maslakul Adilah Purbowati Alkautsar, Hamimatusalma Almira Permata Amanda Wahyu Kurniawan Amanda, Alifah Tasya Ambar Yunita Ambar Yunita Nugraheni Anggraini, Rahma Prasdinar Anggun Tri Wijayanti Anindya, Talitha Ahnaf Anita Sukmawati Anjati, Yasinta Widia Arifah Sri Wahyuni Asti Arum Sari Audi Tahta Aurellia Aurum, Mursalina Nanda Ayu Intan Savitri Azistyna, Delvi Yulia Azizah, Erfinna Nur Azzahra, Annisa Alya Baiti, Nurul Balqis, Moetia Rahman Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Devi Usdiana Rosyidah Diniawati, Widya Diva Ratna Shabrina Emi Erawati Endang Setyaningsih Erindyah Retno Wikantyasning Eryani, Kurnia Fachriani, Galuh Falakhuddin, Muhammad Farida, Rahayu Fatimah, Mutiara Nurul Firdaus, Farhand Ahmad Hani Afifah Harindasari, Amorita Azzah Heppy Purbasari Hidayah Karuniawati Hidayah, Mentari Serlya Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul Khoirunnisa Khoirunnisa Krisna Wisnu Wardhana Kurnia Eryani Kurniawati, Yuwandira Larasati, Arindra Lestari, Nining Luluk Ria Rakhma Maryati Maryati Maulana, Fahmi Alief Mawarni, Virga Mentari Serlya Hidayah Mika Tri Kumala Swandari, Mika Tri Kumala Mubarok, Afrizal Muhammad Da'i Muhammad Falakhuddin Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Muhammad Raihan Naufal Nasihah, Rosyidah Hafidzatun Naufal, Muhammad Raihan Niken Dyaharesti Nur Mahmudah Nur ‘Azah Palupi, Devita Niken Permata, Almira Pinasthika, Shinta Purbowati, Adilah Rahma Prasdinar Anggraini Rahmana, Andrea Yovva Rajali, Ahmad Ramadhani, Amalia Ramarohasina, Mika Notahiana Ramdani, Tasya Eka Rasma Panji Setiawan Ratsimandresy, Neciah Fahombiazana Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Rita Wijayanti Rosyidah Hafidzatun Nasihah Salima, Tansa Sania Nayasari Khoirunnisa Savitri, Ayu Intan Septiani, Adiva Metri Setiawan, Panji Rasma Shabrina, Diva Ratna Sulistyani Sulistyani Tansa Salima Tanti Azizah Sujono Tri Agustina, Tri Triyatno, Sabrina Azizah Wahyu Utami Wardhana, Krisna Wisnu Wibowo, Farrel Maulana Widya Diniawati Wijayanti, Anggun Tri Wikantyasning, Erindyah R. Yuka Aulia Rahma Yuniasti, Lainisah Purna Zahidah, Fairus Zahratunisa, Namira